
jam satu siang bus yang aku tumpangi memasuki terminal besar di ibu kota ,,panas sangat menyengat aku turun dan membawa koperku ke ruang tunggu penumpang .
aku belum tahu akan tinggal di mana ,aku akan mencari rumah kontrakan di dekat kantor nya Nathan ,untuk malam ini aku akan tidur di hotel .
tak lama taxi online yang aku pesan datang dan membawaku ke hotel yang sudah aku boking saat di perjalanan tadi .
"hotel Sari Pasific ya mbak .' tanya sopir taxi sambil menoleh kebelakang .
"iya pak ,tolong antar kan kesana ya ." aku membenahi posisi duduk karena mata pak sopir tidak sopan menatapku .
"ok mbak siap , sendiri an saja mbak ." tanya nya lagi ,matanya menatapku dari spion kaca di dekat kepalanya.
"seperti yang bapak lihat ,aku sendirian saja ." jawabku malas .
"wah ...nanti pasti kedinginan mbak kamu tidur dihotel sendirian ." wajah sopir taxi senyam senyum sok ganteng .
"kok diem mbak ,senyum dong jangan manyun gitu ." aku jengkel sekali melihat tingkah sopir taxi ini .
"saya capek pak nggak pengen ngobrol ,tolong bapak fokus nyetirnya ya jangan sampai ada apa apa sama saya ." ujarku ketus.
"galak amat si mbak ,biasanya kalau cewek galak nafsunya besar ." ujarnya terkekeh ,mual perutku mendengar celotehnya yang nggak lucu .
untung saja taxi segera masuk ke halaman hotel ,tak menunggu waktu lama aku segera turun ,saat aku menunggu koperku di keluarkan kembali sopir sok ganteng ini menghampiriku .
"mbak ,minta nomor handphone dong ,siapa tahu mbak minta ditemani keliling Jakarta ,saya siap mengantar dan gratis mbak ." ujarnya cengengesan .
aku menulis nomor mobil kebakaran yang aku ambil dari goegle lalu menyebutkan angkanya ke sopir yang sangat ke pede an ini .
"maksih ya mbak ,nanti malam saya telepon ,saya siap 24 jam jika dibutuhkan ,,Ayuk saya antar sampai kamar.
ah lumayan lah aku nggak perlu minta tolong room boy untuk membawakan koperku ke kamar hotel ,aku pun mempersilahkan dia membawa koperku .
"cukup sampai sini saja pak ," aku berhenti di depan receptions dan menyuruh nya meletakan koperku ,dan mempersilahkan dia pergi .
diantar room boy aku naik ke lantai 8 dan memasuki kamar yang sudah aku pesan .
aku meletakan koper di samping lemari ,lalu segera masuk ke kamar mandi ,rasanya badanku sudah sangat lengket.
saat aku membersihkan kepalaku dengan shampo,tanganku meraba benda keras yang menancap tepat di tengah kepalaku ,,
"aku lupa bahwa aku sudah pernah mati,,aku bisa hidup atas bantuan bapak dan mbok jumi ,,aku jadi ingat Karel kemana dia kenapa nggak muncul lagi ,dia selalu bilang ingin menjadi sahabatku.
ah Karel ....kenapa aku jadi kangen sama kamu ,apa dia tidak diijinkan maminya keluar dari rumahnya ...entahlah .
....
__ADS_1
jam 7 malam aku menghubungi Yogi yang masih di Belanda .
"halo gi ,apa kabar ."
"kabarku baik Mel ,kamu jadi kejakarta ."
"aku sudah dijakarta gi." sekarang nginap dihotel ."
"Mel tanteku punya rumah dijakarta kalau kamu mau bisa ditempati Mel ,Tante sekarang di London ,kalau kamu mau nanti aku kasih alamatnya."
"boleh gi,dari pada aku bingung nyari kontrakan ,nanti kirim alamatnya ya ,besok aku kesana ."
aku mengakhiri telepon dan mematikan ponselku.
saat hendak naik ke tempat tidur ,,sudah ada mahluk yang tidur di pinggir dekat jendela.
sialan pocong ini mau mengganggu ku ,aku ambil bantal dan memukul tubuhnya ,dia berdiri meloncat loncat lalu diam di dekat pintu kamar mandi .
"ngapain kamu masuk ke kamarku.!"
"aku disuruh tidur nemenin kamu ."
"siapa yang nyuruh .!"
"pak Joko ."
"sopir taxi yang sudah kamu tipu tadi ."
"hah ...ternyata bandot tua itu yang mengirim mu kemari ,pergi sana atau ku tendang kamu keluar hotel ." ancam ku .
bukanya takut dia malah mendekat ke arahku ,lalu berdiri dihadapanku sambil menggerak gerakan tubuh bagian bawah nya ke arahku .
aku jijik sekali melihat tingkahnya,,saat aku berdiri hendak menarik kain yang menutupi wajahnya ,tak ku sangka geraknya sangat cepat dia menubruk ku sampai jatuh ke atas tempat tidur.
"pocong sialan ,bau ...pergi kamu dari atas tubuhku ,aku jijik melihatmu .
pocong sialan ini tidak menghiraukan icapanku ,dia mencoba mencium bibirku ,aku memalingkan wajahku dan mendorong sekuat tenaga tubuh nya .
aku berhasil membuatnya menjauh dari tubuhku,,aku berlari ke arah meja didekat lemari .
ku buka ransel dan mengambil keris kecil pemberian bapak ,,aku perlihatkan ke pocong yang tinggal beberapa langkah lagi dihadapanku .
"berani kamu mendekat aku bakar tubuhmu dengan ini ." aku mengarahkan keris ke hadapannya.
dia mundur beberapa langkah ,,dan diam disamping tempat tidur .
__ADS_1
"pak Joko tidak akan melepaskan mu begitu saja ,kamu sudah menipunya,dia pasti akan membalas mu dengan cara lain ."
wuzzzzz ...pocong menghilang dari kamarku.
ternyata pak Joko bukan orang sembarangan ,aku harus berhati hati dengan nya.
aku kembali ke tempat tidur ,tubuhku lelah sekali setelah menempuh perjalanan semalaman ,aku segera tidur .
...
aku kembali memesan taxi online saat sudah berada di loby hotel .
taxi sampai didepan rumah mewah yang berada diujung gang ,aku membawa koperku menuju rumah disamping rumah mewah ini .
kata Yogi kunci rumah tantenya dititipkan sama tetangga sebelah rumah ,Yogi sudah menghubungi pemilik rumah bahwa aku akan menempati rumah itu .
"selamat siang bu.." sapaku saat melihat seorang perempuan paruh baya sedang menyapu teras .
"siang ....mbak kawanya mas Yogi ya ." tanya ibu yang bertubuh subur ,matanya menatapku dari ujung rambut sampai kaki .
"benar Bu ,kenalkan nama saya Amel ," aku menyalami ibu yang masih menatapku .
"oh ,,nama saya Tika Mendez ." nama yang cukup unik menurutku ,aku tersenyum mendengarnya.
"sebentar ya ,saya ambilkan kuncinya duduklah tunggu sebentar ." ujar Bu Tika sambil berjalan ke belakang .
aku duduk di sofa di ruang tamu ,,mataku melihat sekeliling rumah Bu Tika ,,aku melihat foto yang dipasang di dinding dibawah jam besar yang terbuat dari kayu .
foto seorang gadis berambut pirang ,disampingnya ada berdiri seorang laki laki memakai jas putih wajahnya khas wajah bule dengan hiding mancung dan rambut pirang ,disamping nya lagi bu Tika waktu masih muda ,tubuhnya tidak segemuk sekarang .
"ini kuncinya ,,yang besar ini kunci gerbang ,yang ini kunci pintu depan ,kunci semua kamar ada di laci bufet yang ada diruang tamu ." Bu Tika memberikan dua buah kunci kepadaku .
"makasih ya Bu ,kalau begitu saya permisi dulu ya ." ujarku pamit .
"iya ,silahkan semoga betah ya tinggal dirumah itu ,kalau bosan dirumah .ain saja me sini ,ibu dirumah terus kok ." ucapnya ramah .
"iya Bu pasti saya main kesini ." ujarku sambil menyeret koper keluar dari rumah Bu Tika .
aku sudah membuka pintu gerbang dan sekarang tinggal membuka pintu utama rumah mewah ini ,,
mataku melirik ke kanan ,ada sosok yang memperhatikan ku ,ah bodo amat aku tidak mau terlihat memperhatikan kedatanganya.
aku berhasil membuka pintu dan masuk kedalam rumah ,rumah ini sangat mewah perabotannya pun bagus ,kursi tamu terbuat dari jati dengan dengan ukiran berwarna kuning mas .
aku membuka laci bufet dan mengambil kunci yang diikat dengan kawat menjadi satu.ku buka kamar dekat ruang tengah ,entah mengapa aku ingin membuka kamar ini lebih dulu .
__ADS_1
aku masuk kedalamnya dan memutuskan untuk menempati kamar ini ,tempat tidur besar dengan dengan sprei yang masih tertata rapih .
tiba tiba mataku ngantuk sekali dan aku tertidur diatas kasur empuk ini .