Kisah Berdarah Diujung Senja

Kisah Berdarah Diujung Senja
14. gadis cantik


__ADS_3

aku masih mengobrol dengan Tomi sampai malam ,kulihat jam di layar ponselku sudah pukul 23.15 menit ,gak terasa hampir tiga jam kami ngobrol .


"kamu sudah ngantuk Mel ,tidur saja gak papa ,aku numpang di teras kamu sini boleh kan ." Tomi memperhatikan ku yang sedang menatap layar handphone.


"besok hari Minggu ,aku libur tom ,gak papa aku temani kamu ngobrol ,biar makin enak ngobrolnya aku buatin mie rebus dulu ya ." aku beranjak dari kursi ,Tomi hanya menatapku .


sesampai di dapur aku mengambil panci lalu mengisinya dengan air ,saat mau menghidupkan kompor gak nyala nyala ,saat aku cek ternyata gas nya habis ,aku berjalan ke gudang untuk mengambil tabung gas yang di stok di sana .


aku membuka pintu gudang ,didalam gelap gulita,aku mencari cari saklar untuk menghidupkan lampu .


ceklek ...didalam gudang jadi terang ,aku berjalan menuju pojok ruangan untuk mengambil tabung .


"mbaaaaaakkkkk ....."


aku meloncat dan hampir terjatuh karena tersangkut karung beras ,aku menoleh ke arah suara yang barusan memanggilku .


"ka...kamu siapa ." aku menatap perempuan berbaju putih ,rambut nya panjang ikal ,wajah nya pucat pasi ,di matanya ada lingkaran hitam .


"tolong saya mbak...sempurnakan saya ,kuburkan saya secara layak sampaikan pada keluarga ku ,aku sudah mati dua tahun yang lalu ." jawab perempuan yang masih menatapku ,wajah nya mengiba .


"iya ,aku akan membantu mu ,tolong katakan pada ku siapa nama mu dan dimana kuburan mu ." aku prihatin sekali melihat nya.


"aku Tere ....adiknya mas Tomi, aku tahu kamu bisa komunikasi dengan mahluk seperti ku ,tolong sampaikan sama mas Tomi,nanti aku tunjukan di mana jasad ku ." ujarnya ,dan kali ini dia menangis ,suara tangisannya menyayat hati .


"kamu Tere adiknya Tomi yang menghilang lima tahun yang lalu .?" tanyaku ,aku beranjak mendekati Tere ,aku pegang tanganya dan berusaha menguatkan nya .


"sabar ya Tere ,berceritalah pada ku ,apa yang sudah terjadi pada mu ,aku akan sampaikan ke Tomi ,dia begitu mencemaskan mu ." aku mengelus punggung tangan Tere yang dingin bagaikan es .


"lima tahun lalu aku di culik pria bule dan dibawa ke Eropa ,disana aku tak ingat apa apa ,pria yang aku panggil Dady sudah aku anggap seperti ayahku sendiri ,sampai akhirnya aku mengalami kecelakaan yang membuat ingatanku kembali ,aku merindukan keluarga ku di kampung ."


"saat aku sampaikan keinginanku ,pria asing itu menolak dan memaksaku untuk tetap bersama nya ,aku disekap dan diperkosa setiap saat sampai akhirnya melahirkan anak laki laki ."


"saat anak ku berusia lima bulan aku berhasil Kabur meninggalkan Eropa ,aku di tolong seorang ibu pejabat dan membawanya ke rumahnya ,aku sudah dianggap seperti anak oleh keluarga mereka ."


"rencana nya ibu akan mengantarku pulang ke kampung ,tapi pria asing itu menyusul ku ke Indonesia dan berhasil menemukan ku ,dia memaksa ku untuk kembali bersamanya ke Eropa ,aku menolak ,lalu....." Tere menangis sesenggukan .


"dia membunuhku dan mengubur jasadku di lubang pembuangan kotoran di sebuah rumah tua di belakang hotel anatel ."


Tere menghambur memeluk ku ,aku mengusap rambutnya dan menenangkan hati nya .

__ADS_1


"Mel...maaf saya boleh numpang ke toilet ." suara Tomi mengejutkan ku ,reflek tubuh Tere menghilang dari pelukan ku .


"itu toiletnya samping tom ,"aku menunjukan pintu toilet dekat dapur ,Tomi berjalan melewati ku .


"sini aku bantu pasangin Mel ." Tomi mendekat ke arahku saat melihatku akan mengganti tabung gas .


"makasih ya tom,ya sudah kamu tunggu di depan aku mau masak dulu ,Oya tom jangan duduk di teras ya dingin masuk saja ke ruang tamu tapi biarkan pintu nya terbuka ." ujarku sambil menghidupkan kompor .


"iya Mel makasih ya ." sahut Tomi dan berlalu ke depan .


aku menaruh dua mangkuk mie rebus dan dua gelas teh manis hangat keatas nampan dan membawa ke depan .


"adanya cuma ini tom ,maaf ya soalnya aku jarang masak sih ." aku menaruh mangkuk di depan Tomi .


"ini saja sudah makasih benget Lo Mel ,maaf ya dah ngerepotin kamu ." Tomi menatap ku sekilas ,lalu mengambil mangkuk dan menyendok mie kedalam mulut nya .


"tadi kamu kok lama banget di belakang Mel ,kenapa gak panggil aku kalau kesulitan pasang tabung gas ." ujar Tomi sambil menyeruput teh di gelas .


"setelah selesai makan ,aku mau cerita sama kamu tom ."


selesai makan Tomi mengambil mangkuk di hadapanku dan membawa nya ke belakang,aku sudah melarang nya tapi dia memaksa .


"udah kamu duduk aja sana ,bentar lagi aku nyusul ." sahutnya .


aku berjalan lagi kedepan saat mau duduk di sofa ,tere sudah berdiri di samping pot bunga dekat jendela ,dia memperhatikan Ku dan memberiku isyarat agar tidak mengatakan ke Tomi jika dia ada disini .


" kamu mau cerita apa Mel." Tomi sudah gak sabar mendengarkan ceritaku .


aku diam tidak menjawab ,aku khawatir Tomi akan menertawai ku ,jika aku mengatakan bahwa Tere tadi menemui Ku di gudang .


"Mel ,Kok diam katanya mau cerita ." Tomi menatapku ,aku mengangguk .


"jadi gini tom aku mau cerita ke kamu kenapa tadi aku lama di belakang ,tapi aku takut kamu gak percaya dan menganggap Ku konyol ."


"cerita lah Mel ,aku akan mendengarkan ,emangnya ada apa sih." sahut Tomi gak sabar .


"tom ,ternyata adik mu Tere sudah meninggal ." ujar ku pelan ,aku takut Tomi syok mendengar nya .


"Tere sudah meninggal ..?! kamu kata siapa Mel ,kan kamu baru tahu Tere dari cerita ku tadi pas aku disini ,terus kenapa sekarang kamu bilang Tere sudah meninggal ,kamu gak sedang bercanda kan Mel ." Tomi tersenyum lebar ,dia menganggap ku sedang nge prank dia .

__ADS_1


"tuh kan ...tadi aku juga sudah bilang pasti kamu gak percaya ." aku meruncingkan bibir ku .


"maaf Mel bukan begitu maksudku ,hanya aneh saja ,tiba tiba kamu bilang Tere sudah meninggal ,kamu tahu dari mana ." timpal Tomi lagi .


"Waktu di gudang tadi Tere menemuiku tom," aku menatap ke arah Tere dia mengangguk menyuruhku melanjutkan cerita .


"apa...maksud kamu arwah nya Tere menemui mu gitu Mel ." netra Tomi membulat menatap ku .


"iya tom ,Tere bilang sudah meninggal dua tahun yang lalu ,dan dia minta tolong untuk di kuburkan secara layak ,atau di sempurnakan ."


"Tere di bunuh pria asing yang sudah menculiknya dulu ,saat di Eropa Tere kecelakaan dan ingatan nya kembali normal ,Tere mau kabur pulang ke Indonesia tapi tidak diijinkan oleh pria yang sudah dianggap sebagai ayahnya ."


"hingga akhirnya Tere diperkosa dan punya anak,Tere berhasil pulang ke Indonesia bersama anaknya ,tapi pria itu menyusulnya dan membunuhnya ." aku terdiam sesaat melihat reaksi Tomi .


"jasad Tere dimana Mel ,ya Allah kasian sekali kamu re ,ibu sekarang sakit dan selalu manggil manggil kamu ,kami semua rindu Sama kamu re ." Tomi menangis mendengar cerita ku .


"kamu harus menolong Tere tom ,aku akan membantu mu ,kamu yang sabar ya tom ,iklaskan adik mu nanti kita cari dimana anak Tere sekarang ,kamu harus cari keponakan mu tom ." aku berusaha menguatkan Tomi .


Tomi menyeka matanya yang basah dengan ujung kemejanya ,wajah Tomi terlihat begitu sedih ,dia menatap ku dengan mata yang kembali basah .


"Mel aku yakin kamu orang baik dan orang spesial ,karena Kamu bisa melihat arwah Tere ,tapi bagaimana aku bisa yakin jika arwah yang menemui mu itu benar Tere adik ku ." Tomi masih terisak saat bicara .


aku bingung atas pertanyaan Tomi ,benar apa yang dia katakan ,apa buktinya jika sosok perempuan yang masih berdiri di dekat jendela ini adalah Tere adiknya Tomi .


"mbak...kamu jangan khawatir ,saat aku remaja ibu membelikan aku kalung yang ada liontin huruf T ,di jasadku masih menempel kalung itu ,mas Tomi pasti masih mengingatnya ." tere berbicara pada ku tanpa di dengar Tomi .


"baiklah re ,nanti aku sampaikan ke Tomi ." sahutku .


"kamu bicara denganku ." Tomi mengangkat wajah nya menatap ku .


"eh enggak ...aku hanya mengingat nama adik mu ,takut salah sebut ." aku ngeles kaya bajai hehe .


"tom ,besok kita bongkar tempat Tere di kubur ,dia bilang ada sesuatu tanda yang bisa membuktikan jika jasad itu adalah Tere adik mu ." ucapku pelan .


"tanda apa Mel ." sorot Mata Tomi menghujam ,iba aku melihat nya .


"besok jika kita berhasil menemukan jasad nya kita akan tahu tom ,sekarang istirahatlah sudah larut malam ." aku berjalan kekamar mengambil bantal dan selimut memberikan ke Tomi .


"tidurlah disini tom ,aku juga mau istirahat ." aku berjalan ke kamar setelah mengunci pintu depan .

__ADS_1


" makasih ya mbak Amel ,aku mau disini dulu menjaga kakak ku,boleh kan ." suara Tere membuatku menoleh ke arahnya dan aku tersenyum mengiyakan permintaanya .


__ADS_2