Kisah Cinta Gadis Kembar

Kisah Cinta Gadis Kembar
Kisah Cinta Gadis Kembar #11


__ADS_3

Sebelumnya ..


Putri yang masih heran hanya diam memandang Morgan .


Ayo turun ! " Morgan


Kita ngapain ke sini " Putri


Udah ayo , yang lain udah pada nunggu di dalem " Morgan . Putri hanya menurut dan masuk ke dalam Restaurant .


Ha papah ? " Putri


Maaf mah telat , macet " Morgan


Iya sayang gpp kita juga baru pada nyampe kok , duduk sini " Alma


Tante " Putri seraya mencium tangan Alma . Alma tersenyum .


Pah ada apa sih , tumben banget " Putri


Langsung aja ya . Jadi gini maksud papa mengumpulkan kalian di sini memang ada yang ingin di bicarakan " Ivan


Kayanya serius banget pah " Rafael


Iya , maka dari itu papah harap kalian bisa mengerti dan mau menerima keputusan dari kami " Ivan


Ada apa sih pah , Putri jadi tambah bingung nih to the point aja " Putri


Iya om , emang ada apa sih " Morgan


Oke . Jadi papah sama Tante Alma ini memutuskan untuk menikah " Ivan


Apaa !!! " Putri dan Morgan bersamaan .


Putri melirik ke arah Morgan .


Papah serius " Putri


Ya serius dong sayang . Kamu setujukan sama keputusan papah ini " Ivan . Morgan hanya terdiam tidak bisa berkata apapun .


Papah udah gak sayang sama mama ya , atau papah udah lupa sama mamah iya ? Papah jahat tau gak " Putri dan langsung berlari ke luar .


Putri mau kemana kamu , papah belum selesai bicara . Putri !! " Ivan


Udah mas , biarin Putri nenangin diri dulu . Mungkin dia masih belum


nerima " Alma


Yauda pah biar aku susul Putri " Rafael


Udah Raf , biar gue aja yang susul " Morgan


Yauda kalo gitu , tolong ya Gan " Rafael


Iya . Om , mah aku susul Putri


dulu " Morgan


Morgan , tolong di bujuk ya om percaya sama kamu " Ivan


Iya om " Morgan dan langsung menyusul Putri keluar .





Putri P.O.V





Duduk menyendiri di taman air matanya yang sejak tadi di bendung kini mengalir deras membasahi pipi mulusnya .


Hiks .. hiks .. papah udah gak sayang sama mama . Kenapa papa cepet banget buat lupain mama " Putri

__ADS_1


Mah , Putri gak mau mamah di gantiin sama orang lain . Putri gak mau " Putri


Sementara itu dengan Morgan langsung mencari Putri ke luar . Langkahnya menuju taman dekat restaurant .


Put ! Putri ! " Morgan


Put .. di mana lagi tuh anak cepet banget ngilangnya " Morgan terus berjalan hingga sampai dekat taman .


Put .. " Ucapan Morgan terhenti saat melihat sosok yang di carinya dan berjalan pelan menghampiri Putri . Morgan menghela nafas dan duduk di samping Putri .


Put " Morgan . Putri yang mendengar suara Morgan pun mencoba menghapus air matanya .


Ngapain lo di sini " Putri dengan suara yang sedikit serak akibat menangis .


Gue ngerti kok perasaan lo " Morgan


Apa yang lo ngertiin dari gue " Putri tanpa melihat ke arah Morgan yang berada di sampingnya .


Put ! Denger , gue juga sama kaya lo . Tapi kalo itu emang yang terbaik buat mereka , kalo itu yang bisa bikin mereka bahagia kenapa kita harus nentang . Kenapa gak kita coba buat nerima keputusan


mereka " Morgan . Putri terdiam .


Coba deh lo pikir , apa lo gak mau ngeliat papah lo bahagia . Mungkin emang ini yang bisa buat papah lo bahagia . Apa lo gak mau punya keluarga yang


utuh lagi " Morgan


Tapi gan .. gue gak mau kalo mamah di gantiin sama siapapun " Putri yang akhirnya menatap ke arah Morgan . Matanya terus saja mengeluarkan cairan bening dengan derasnya .


Gue gak mau papah lupa sama mamah gan " Putri


Iya gue ngerti . Gue juga sama kaya lo , lo pikir gue gak syok denger nyokap gue mau nikah sama bokap lo . Tapi gue coba terima , lo mau tau kenapa alesan gue buat nerima keputusan mereka " Morgan


Kenapa ? " Putri


Karna gue pengen ngeliat nyokap gue bahagia itu aja . Mungkin cuma ini satu - satunya cara . Coba deh lo pikir , pernah gak bokap lo minta yang macem - macem sama


lo " Morgan . Putri hanya menggeleng pelan .


Enggak kan , justru malah sebaliknya lo minta ini itu iya kan " Morgan . Sejenak Putri berpikir selama ini ia terus saja membuat papa nya susah dengan tingkah lakunya di sekolah , semenjak sang mama meninggal Putri berubah drastis dan ia sangat menyadarinya dari yang selalu membuat masalah di sekolah dan harus memanggil sang papa menghadap kepala sekolah . Sebenarnya ia hanya menarik perhatian lagi dari sang papa .


Kalo gue boleh jujur , gue pengen punya sosok seorang papah lagi . Makanya gue cuma bisa diem . Jujur Put , Om Ivan itu mirip sama bokap gue . Gue ngerasa bokap gue hidup lagi " Morgan


Lo gak perlu minta maaf sama gue , harusnya lo minta maaf sama


bokap lo " Morgan


Makasih ya " Putri . Entah sadar atau tidak Putri pun memeluk Morgan , dengan sedikit ragu Morgan memabalas pelukan Putri .


Iya sama - sama " Morgan tanganya mengusap punggung Putri dengan hati - hati .


Yauda sekarang kita mau balik lagi ke dalem atau gimana " Morgan


Gue mau langsung pulang aja gan " Putri


Yaudah yuk gue anter lo pulang " Morgan


Tapi Tante Alma " Putri


Gpp mereka juga pasti ngerti


kok " Morgan


Beneran gpp " Putri


Iya gpp , sekarang apus air mata lo gue anter lo pulang " Morgan . Putri mengangguk .


SKIP >>


makasih ya gan udah mau nganterin gue pulang . Maaf kalo ngerepotin lo " Putri


Iya . Gak ngerepotin sama sekali " Morgan


Yauda kalo gitu gue masuk ya " Putri


Oke . Gue juga mau balik ke resto " Morgan


Hati - hati ya gan " Putri . Morgan hanya tersenyum .


* * *

__ADS_1


Reza P.O.V


Entah apa yang membuat nya tersenyum sendiri dengan ponsel di tanganya sejak tadi , mungkin itulah yang di rasakan Reza saat ini seperti sedang jatuh cinta . Sementara sang adik merasa sedikit heran .


Kenapa lo ja seneng banget kayanya "


Kepo aja lo ham " Reza


Yee di tanya juga rese lo " Ilham . Reza dan Ilham memang kakak beradik namun tidak ada yang mengetahuinya .


Haha gitu aja marah " Reza . Seraya melempar bantal ke arah Ilham , namun dengan cepat Ilham menghindar .


Ham gue pengen cerita nih " Reza


Cerita apaan , masalah cewe nih " Ilham


Hehe tau aja lo . Tapi kali ini beda " Reza


Iyaa . Sebenernya gue juga mau curhat nih ja sama lo " Ilham


Ikut - ikutan aja lo " Reza


Gue serius " Ilham


Haha yauda curhat apa emang , tumben benget lo " Reza . Ilham pun menceritakan tentang dirinya yang memang sedang menyukai teman sekolahnya . Begitu sebaliknya dengan Reza menceritakan bahwa ia sedang dekat dengan seorang gadis dan bahkan mulai menyukainya . Reza memang tahu bahwa gadis yang di sukainya satu sekolah dengan Ilham , namun Reza masih belum memberitahu Ilham .


Putri P.O.V


Berdiri di balkon kamar memang sudah kebiasaan Putri saat sedang sedih , mata indahnya menatap kosong ke arah langit .


Mah .. mamah apa kabar ? Putri kangen banget sama mamah , Putri mau ketemu sama mamah " Putri . Air matanya mengalir kembali membasahi pipinya .


Tok .. tok .. tokk ..


Put .. " panggil Rafael . Putri yang mendengar suara kakaknya pun langsung menghapus air matanya dan menarik nafas panjang .


Ada apa coh " Putri


Kamu kenapa ? Masih mikirin kejadian tadi sore " Rafael seraya mengusap kepala Putri .


Coh , papah marah ya sama Putri " Putri


Enggak , papah gak marah kok " Rafael


Yang bener coh " Putri


Iyaa sayang , yaudah yuk kita makan malam dulu . Papah sama Ayu udah nungguin di bawah " Rafael .





Dengan rasa sedikit takut Putri tetap ikut makan malam . Selama makan Putri memang tidak bersuara sama sekali dan kini mulai memberanikan diri untuk bicara pada papahnya . Putri menatap Rafael , Rafael pun mengangguk .


Emm ,, pah " Putri . Ivan tidak bersuara hanya menoleh ke arah Putri .


Putri mau minta maaf soal kejadian tadi sore . Putri tau Putri salah , papah mau kan maafin Putri " Putri


Iya sayang , papah udah maafin kamu kok . Papah ngerti perasaan kamu " Ivan


Papah gak marah sama Putri " Putri


Enggak , harusnya papah yang minta maaf . Mengambil keputusan papah sendiri dan gak bilang dulu sama


kalian " Ivan


Makasih ya pah . Putri sayang banget sama papah " Putri seraya memeluk papahnya .


Papah juga sayang sama kalian . Yaudah papah masuk kamar dulu ya " Ivan . Sementara Putri tersenyum lega .





Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2