Kisah Cinta Gadis Kembar

Kisah Cinta Gadis Kembar
Kisah Cinta Gadis Kembar #12


__ADS_3

Sebelumnya ..


Dengan rasa sedikit takut Putri tetap ikut makan malam . Selama makan Putri memang tidak bersuara sama sekali kini mulai memberanikan diri untuk bicara pada papahnya . Putri menatap Rafael , Rafael pun mengangguk .


Emm ,, pah " Putri . Om Ivan tidak bersuara hanya menoleh ke arah Putri .


Putri mau minta maaf soal kejadian tadi sore . Putri tau Putri salah , papah mau kan maafin Putri " Putri


Iya sayang , papah udah maafin kamu kok . Papah ngerti perasaan


kamu " Om Ivan


Papah gak marah sama Putri " Putri


Enggak , harusnya papah yang minta maaf . Mengambil keputusan papah sendiri dan gak bilang dulu sama


kalian " Om Ivan


Makasih ya pah . Putri sayang banget sama papah " Putri seraya memeluk papahnya .


Papah juga sayang sama kalian . Yaudah papah masuk kamar dulu ya " Om Ivan . Sementara Putri tersenyum lega .


Tidak seperti biasanya Putri tidak bersemangat untuk sekolah . Wajahnya terlihat masih murung , entah apa yang ada di pikiranya saat ini . Rafael yang melihat raut wajah Putri hanya bisa maklum . Putri memang sudah bernafas lega , namun ia masih belum tahu apa yang harus lakukan . Ia memang harus menceritakan pada kedua sahabatnya , menurutnya mungkin akan mengurangi beban pikiranya saat ini .


Pagi guys " Putri menyapa kedua sahabatnya saat sudah sampai di kelas .


Pagi Put " Vita


Lo kenapa ? Gak biasanya lo kaya gini , ada masalah ? Cerita dong siapa tau kita bisa bantu " Indah


Bokap gue " Putri


Bokap lo kenapa ? " Indah . Putri pun menceritakan semua kejadian kemarin sore pada sahabatnya .


What !? " Indah


Lo serius Put ? " Vita


Iya , lo inget kan ndah kemaren kenapa Morgan jemput gue ? Ya ternyata mau ngebicarain itu , gue bingung harus gimana " Putri


Put , kalo menurut gue mending lo terima aja keputusan bokap lo . Mungkin bokap lo ngerasa kesepian Put , apa lo gak mau ngeliat bokap lo bahagia , apa lo gak mau ada sosok seorang ibu lagi " Vita


Vita bener Put , pelan - pelan lo jalanin pasti deh semuanya bakal terbiasa kok percaya sama gue " Indah . Putri menghela nafas panjang .


Iya deh . Thanks ya guys udah mau ngedengerin curhatan gue , makasih buat saranya . Nanti gue mau coba ke rumah Tante Alma " Putri


Nah gitu dong , udah jangan cemberut lagi " Indah


Eh Vit , tumben lo nyambung tadi " Indah


Iya dong , gue " Vita


SKIP >>


Saat pulang sekolah Putri memutuskan untuk langsung pulang , lebih tepatnya ia akan mendatangi kantor sang papa . Entah apa yang akan ia lakukan di sana .


Ndah , Vit gue duluan ya mau ke kantor bokap gue " Putri


Kenapa gak bareng kita Put " Indah


Iya bareng aja , gue bawa mobil kok " Vita


Gak usah deh takut ngerepotin gue bisa naik taxi kok . Gue duluan ya , bye " Putri


Put .. Put .. yauda deh yuk Vit " Indah


Indah Vita " Bisma


Kenapa Bis " Indah


Putri mana ? Kok tumben gak bareng kalian " Bisma


Putri katanya ada urusan , jadi dia duluan tadi " Indah


Emangnya ada apa Bis " Vita

__ADS_1


Gpp kok " Bisma


Ndah pulang bareng gue yuk " Ilham


Gue bareng sama Vita aja ham , lain kali ya " Indah


Yauda deh " Ilham


Maaf ya ham , kalo gitu kita duluan " Indah dan berlalu minggalkan kelas .


Sabar ya bro haha " Bisma yang sedikit meledek .


Berisik lo !! " Ilham


*** * ***


Kini Putri sudah berada di kantor sang papa , begitu sampai ia langsung masuk ke dalam dan menemui receptionist kantor .


Pak tunggu dulu ya di sini , saya mau ke dalem sebentar aja " Putri.


Baik non " Putri pun langsung masuk ke dalam kantor papah nya .


Ehh non Putri , tumben ke sini . Apa kabar non " Receptionis


Hehe alhamdulillah mba " Putri


Mau ketemu bapak ya non " Receptionis


Emm enggak juga sih mbak , emang papah ada di dalem " Putri


Pak Ivan lagi gak ada di tempat


sih non " Receptionis


Gak ada ? Kemanain mba " Putri


Katanya ada urusan di luar " Receptionis


Ohh ,, yaudah mba aku minta alamatnya Tante Alma dong rekan bisnisnya papa , ada kan ? Mba kenal kan ? " Putri


Bu Alma dari Revolution non ? Ada tapi buat apa non " Receptionis


Iya non tenang aja saya gak akan bilang kok . Tunggu sebentar ya non saya cari dulu alamatnya " Receptionis


Iya mba " Putri


Nah ini non alamatnya " Receptionis seraya memberikan secarik kertas yang sudah di tuliskan alamat rumah Alma .


Makasih ya mba " Putri


Iya non " Receptionis


SKIP >>


Putri sudah sampai di perkarang rumah mewah di daerah jakarta . Taxi yang di tumpanginya berhenti tepat di depan sebuah rumah yang cukup mewah .


Ini pak uang nya " Putri .


Aduu neng , gak ada uang kecil aja "


Ambil aja pak semua " Putri


Makasih ya neng "


Iya pak " Putri dan keluar dari taksi setelah membayar argo taksi .


Ini rumahnya , gede juga " Putri seraya memandangi rumah yang cukup mewah


Ada apa ya de " Pak satpam


ini bener rumahnya Tante Alma pak ? " Putri


Iya bener , ada perlu apa de " Pak satpam


Saya mau ketemu sama Tante Alma pak , Tante Alma nya ada kan " Putri

__ADS_1


Ade ini siapa " Pak satpam


Saya anak temenya Tante Alma pak " Putri


Ohh , mari saya antar " Pak satpam


Sementara itu ..


Mas , Putri gimana ? Apa dia udah setuju mas " Alma


Kamu yang sabar ya , saya lagi membujuk Putri supaya dia setuju " Ivan


Kalo Putri gak setuju gak usah di paksain mas , takutnya ... "


Stt ,, udah kamu tenang aja " Ivan


Kalo misalkan Putri gak setuju gak usah di paksain mas , takutnya kamu berantem sama Putri cuma gara - gara


aku " Alma . Tanpa mereka sadari terlihat Putri yang datang dengan satpam mendengar percakapan mereka . Putri pun langsung meminta satpamnya untuk pergi meninggalkan Putri .


Putri setuju kok tan " Putri yang memang mendengarkan obrolan papahnya secara tidak sengaja .


Putri " Alma . Putri pun mendekat


Tante , Putri minta maaf ya soal kemaren , maaf tan kemaren Putri langsung marah - marah terus pergi gitu aja " Putri


Sayang .. tante ngerti kok . Tante gak marah , jadi kamu gak perlu minta maaf sama tante " Alma


Makasih ya tan , tante emang baik " Putri memeluk Alma


Sama - sama sayang " Alma . Putri pun meraih tangan papahnya dan Tante Alma kemudian di satukan .


Semoga papah bahagia sama pilihan papah . Putri setuju kok papah nikah sama Tante Alma " Putri


Sayang .. kamu beneran udah ngerestuin papah " Ivan


Iya pah , Putri mau liat papah bahagia sama Tante Alma . Tapi Putri minta satu dari papah " Putri


Apa sayang " Ivan


Putri minta papah jangan pernah lupain mamah , pliss " Putri


Yaa enggak dong sayang . Sampe kapan pun papah gak akan pernah lupain mamah " Ivan


Makasih ya pah " Putri langsung memeluk Ivan . Sementara Alma hanya terseyum senang dan merasa lega .


SKIP >>>


3 Bulan Kemudian


Kini Alma dan Ivan sudah resmi menjadi sepasang suami istri , pernikahan mereka di laksanakan secara sederhana hanya kerabat dekatlah yang di undang . Meski mereka sudah membentuk sebuah keluarga yang baru namun Morgan dan Putri masih suka ribut - ribut kecil , namun itulah yang akan membuat keluarga baru ini menjadi lebih harmonis . Sementara Indah dan Ilham menjadi semakin dekat begitu juga dengan Vita dan Reza . Namun masih belum ada yang mengetahui bahwa Putri dan Ayu adalah saudara kembar .


Pah selamat ya " Rafael


Iya Raf makasih ya " Ivan seraya berpelukan


Sekarang kalian bisa panggil Tante Alma dengan sebutan mamah " Ivan


Kamu juga ya sayang panggil Om Ivan papah " Alma .


Iya mah " Morgan


Papah selamat yaa . Putri doain semoga papah sama mamah awet sampe kakek nenek " Putri


Iya pah mah , doa kita selalu menyertai kalian . Bahagia selalu " Ayu


Iya sayang . Makasih atas


doanya ya " Alma


Mah pah , aku harap kita bisa jadi keluarga yang harmonis ya walaupun harus serumah sama cewe rese yang tomboi kaya gini nih " Morgan seraya melirik Putri .


Apa lo !! " Putri . Sementara Morgan hanya tetap dengan gaya santai nya .


Kamu ini , sekarang Putri ini jadi adik kamu loh Morgan . Jangan berantem mulu " Alma .

__ADS_1


Wlee " Putri meledek ke arah Morgan dengan menjulurkan lidah nya .


Bersambung ...


__ADS_2