
Sebelumnya ..
Lo !! " Putri menatap tajam ke arah pria di hadapanya .
Kenapa ? ada yang salah sama
gue " Morgan yang merasa di tatap oleh gadis di hadapanya . Ya memang morganlah yang tidak sengaja menyipratkan genangan air ke arah Putri tadi siang .
Putri ada apa sih tenang sedikit , kita lagi mau makan " Ivan . Memang makan malam sudah tertata rapi di meja sejak tadi .
Tapi pah dia tuh .. " ucapan Putri terpotong .
Sopan sedikit ! " Ivan . Sedangkan Morgan hanya terkekeh melihat Putri .
Awas ya lo " Batin Putri
Ohh ternyata nih cewe kembar , pantesan kaya pernah liat . Lucu juga sih " Batin Morgan .
SKIP
Makan malam pun selesai , berjalan dengan sangat baik meskipun ada sedikit keributan kecil di antara Putri dan Morgan namun itu yang menjadi bumbu hangat dari acara mereka malam ini . Ivan memang belum membicarakan apapun tentang hubungan mereka akhir - akhir ini , ia hanya menunggu waktu yang cukup untuk di bicarakan suatu saat .
Raf , kamu pulang duluan aja bawa mobilnya " Ivan
Loh papa mau kemana " Rafael
Papah sama tante Alma masih ada urusan , nanti papah bisa naik taksi kok pulangnya " Ivan
Yauda kalo gitu . Hati - hati pah " Rafael
Sayang kamu pulang duluan aja ya , gapapakan " Alma
Iya mah gpp kok " Morgan
Yauda kalo kita duluan ya " Ivan
Iyaa "
Ivan dan Alma sudah berlalu meninggalkan restaurant sementara Putri langsung menatap tajam ke arah Morgan . Morgan sedikit bergidik melihat tatapan Putri namun masih menunjukan sifat coolnya .
Kenapa lo ngeliatin gue " Morgan
Put pulang yuk " Rafael
Cocoh sama Ayu pulang duluan aja , Putri masih ada urusan sama dia " Putri
Kamu punya urusan apa Put " Ayu
Urusan penting " Putri . Rafael menghela nafas .
Yaudah , Gan gue titip Putri ya sama lo gue percaya kok " Rafael . Morgan yang mendengar penuturan Rafael sontak terkejut dan langsung mengangguk pelan mau tidak mau .
Put , cocoh sama Ayu duluan ya " Rafael
Iyaa hati - hati " Putri .
Kenapa lo gak ikut pulang " Morgan
Gue masih ada urusan sama lo " Putri
Urusan apa lagi sih " Morgan
Jangan pura - pura lupa deh lo " Putri . Morgan menghela nafas pasrah .
Gue kan udah minta maaf sama lo apa masih kurang ? " Morgan
Lo itu sombong banget sih jadi orang . Kalo gue jahat tadi udah gue aduin ke nyokap lo " Putri
Terus kenapa gak lo aduin " Morgan .
Ohh oke kalo itu mau lo " Putri mengambil hp dan mencoba menghubungi sang papa
Lo mau ngapain ? " Morgan
Mau telpon papah terus ngomong sama tante Alma kalo anak nya--- " Ucapan Putri terpotong seketika saat Morgan langsung menyambar ponsel milik Putri .
Oke!! Mau lo apa sekarang " Morgan .
Temenin gue jalan - jalan " Putri . Morgan hanya menghela nafas panjang .
Kemana " Morgan
Lo mau ? " Putri
Iya cepetan , mau kemana ? Gue masih ada urusan lain " Morgan .
Yauda ayoo - ayoo !! " Putri berjalan lebih dulu meninggalkan Morgan sedangkan Morgan hanya menggeleng pasrah .
Saat ini mereka sudah berada di parkiran , Morgan langsung membuka kunci mobil nya dan masuk ke dalam .
Ayo masuk ! " Morgan masuk ke dalam mobil di ikuti dengan Putri di belakangnya .
Ayo jalan " Putri dengan polosnya menatap Morgan .
Lo kira gue supir lo apa ? Duduk di belakang " Morgan
Terus gue duduk dimana " Putri
Sini samping gue ! " Morgan
__ADS_1
Ohh bilang aja lo mau deket - deket gue iya kan ngaku aja . Gak usah modus segala " Putri
Modus apaan sih , gak usah ngaco . Lo mau turun apa pindah di samping gue " Morgan .
Marah - marah mulu , resek!" Putri
Ehhh .. ehh jadi cewek gak ada sopanya banget " Morgan . Jelas saja Morgan sangat protes dengan tingkah Putri yang langsung maju ke depan tanpa keluar dari mobil . Sedangkan Putri hanya menunjukan deretan giginya yang tidak terlalu rapih seraya menatap Morgan dengan rasa tidak bersalah sama sekali . Morgan tidak ingin berdebat lagi ia hanya menghela nafas dan menyalakan mesin mobilnya dan berlalu meninggalkan restaurant .
* * *
Rafael dan Ayu sudah sampai rumah lebih dulu namun terlihat dari raut wajah Ayu yang tidak terlalu tenang dari biasanya , sejak tadi Ayu hanya memikirkan kembaranya itu . Pergi dengan seorang pria yang baru saja di kenalnya beberapa jam yang lalu entah apa yang membuat Putri ingin pergi dengan pria itu , Ayu hanya bisa pasrah dengan tingkah Putri .
Coh ? " Ayu
Apa sayang " Rafael
Cocoh yakin Putri aman sama anaknya tante Alma tadi " Ayu
Emangnya kenapa sayang , emm " Rafael
Aku khawatir coh sama Putri " Ayu
Kamu kaya gak tau Putri aja , dia bisa kok jaga dirinya . Kamu tenang aja " Rafael
Yauda deh coh aku ke kamar dulu ya " Ayu
Rafael hanya mengangguk , sebenarnya Rafael juga merasakan apa yang di rasakan adiknya namun ia hanya berpikir positif mungkin .
Terus berjalan menyusuri jalanan kota pada malam hari entah kemana tujuan mereka sebenarnya . Putri sangat menikmati suasana malam hari , sejak tadi ia sama sekali tidak bersuara mata indahnya hanya memandangi jalanan luar melalui kaca jendela dan sesekali menghirup udara malam . Sedangkan Morgan fokus menyetir namun sesekali ia melirik ke arah Putri dan lagi ia hanya menghela nafasnya .
Kita mau kemana " Morgan yang akhirnya memecahkan keheningan di antara mereka sejak beberapa menit yang lalu . Putri yang mendengar suara Morgan hanya menggeleng , tanpa membalas gelengan Putri ia terus menjalankan mobilnya yang mungkin ke suatu tempat .
Putri kini mulai menyadari dengan laju mobil yang ia tumpangi semakin menjauh dengan daerah yang ia kenal dan langsung menatap Morgan .
Lo mau bawa gue kemana ? " Putri . Namum tidak ada tanggapan dari Morgan .
Morgan jawab !! Jangan macem - macem lo ya sama gue " Putri . Morgan tetap diam , 30 menit berlalu akhirnya Morgan pun menghentikan mobilnya di suatu tempat yang memang sangat asing bagi Putri .
Cerewet banget sih lo, ayo turun " Morgan
Ini dimana Gan ? Lo gak bermaksud aneh - aneh kan sama gue " Putri
Tadi gue tanya mau kemana , lo malah geleng - geleng . " Morgan
Tapikan--- " Putri
Gak usah pake tapi - tapian . Lo mau ikut gue ayo , kalo engga yaudah . Satu lagi gue gak bakal macem - macem sama lo , ngerti ?! " Morgan dan keluar dari mobil . Ia memasuki sebuah rumah .
Morgan tungguin !! " Putri pun langsung mengejar morgan .
Iyalah gue kan udah janji , tapi sory agak lama soalnya tadi ada acara keluarga makanya gue telat " Morgan
Ohh gituu , it's oke . Eh by the way siapa tuh "
Morgan hanya menghela nafas .
Lo pat , gak bisa ngeliat cewe
dikit " Morgan
Ini tempat apaan sih gan , pulang
aja yuk " Putri yang langsung berdiri di belakang Morgan .
Ini tempat pemotretan " ucapnya . Ia bernama Adipatra , biasa di panggil Patra.
Kenalin--- " ucapan Morgan terpotong
Hai , gue Putri " Putri . Morgan hanya menghela nafas .
Ohhh , gue patra temen partnernya Morgan " Patra. Putri hanya ber--ohh ria .
By the way lo siapanya Morgan " Patra
Gue -- " Putri
Bukan siapa - siapa " celetuk Morgan dan berlalu begitu saja . Hanya gerutuan kecil yang keluar dari bibir Putri .
Jangan di ambil hati , Morgan emang kaya gitu orangnya maklumin aja " Patra . Putri mengangguk .
Alma , ada yang ingin saya bicarakan sama kamu " Ivan
Ada apa mas " Alma
Emmm .. saya ingin hubungan kita berlanjut , saya sudah terlanjur jatuh hati sama kamu " Ivan
Maksud mas " Alma
Saya .. saya mau kamu jadi istriku , kamu bersedia menjadi ibu untuk ke 3 anakku nanti " Ivan
Apa gak terlalu cepet mas , aku cuma takut anak-anak mas dan anaku gak setuju " Alma
Kalo masalah itu kita urus belakangan . Yang saya minta jawaban dari kamu , kamu mau menikah dengan
saya " Ivan
__ADS_1
Iya mas saya mau " Alma . Rasa bahagia pun melanda perasaan mereka malam hari ini , entah untuk kedepanya akan seperti apa .
Sementara itu ..
Ayu P.O.V
Berjalan kesana kesini dengan perasaan gelisah pikiranya saat itu hanya satu , yaitu Putri .
Aduuh Put kamu kemana sih udah jam segini kok belum pulang juga " Ayu seraya melirik ke arah jam dinding .
Loh kamu kok belum tidur sih " Rafael
Gimana mau tidur coh , aku tuh kepikiran sama Putri belum pulang - pulang sampe sekarang " Ayu . Rafael tersenyum maklum , Ayu memang sangat menyayangi kembaranya itu .
Udah kamu tenang aja " Rafael dan mengambil ponsel dari saku celana .
Cocoh mau ngapain " Ayu
Telpon papa " Rafael
" Via On Telepon "
Halo pah " Rafael
......
Maaf pah ganggu sebentar " Rafael
......
Papa masih sama tante Alma gak " Rafael
......
Tolong kasih handphone papa ke tante Alma sebentar , Rafa mau ngomong penting pah " Rafael
......
Halo tante , Rafa minta nomer handphonenya Morgan dong tante . Penting soalnya tan " Rafael
.....
Iya tante . Makasih ya tan " Rafael
.....
" Via Off Telepon "
Nihh cocoh udah dapet nomer Morgan " Rafael
Yauda ayo coh telpon " Ayu
Haha lo orangnya asik juga ya " Putri
Bisa aja lo Put " Patra
Gue serius , gue nyambung sama lo padahal kita baru kenal . Gak kaya yang itu tuh " Putri melirik Morgan . Sedangkan Morgan berpura - pura tidak mendengar .
Drrtt .. drrtt ..
Ponsel Morgan berdering namun setelah ia selesai bercakap langsung menghampiri Putri .
Ayo kita pulang " Morgan
Gue masih pengen di sini " Putri
Kakak lo nelpon gue nyuruh
lo pulang " Morgan
Terus ? " Putri . Morgan menghela nafas kesal .
Lo mau ikut gue pulang ayo kalo engga terserah lo , yang penting gue udah bilangin lo ! Pat gue balik duluan " Morgan
Emm .. yaudah deh Pat gue juga balik ya udah malem , bye " Putri setengah berlari menyusul Morgan keluar .
Mor .. gan kok mobilnya gak ada " Putri saat sudah sampai di halaman namun tidak ada siapapun termasuk Morgan .
Morgan lo dimana ? Morgan jangan bercanda deh gak lucu tau gak !! " Putri . Namun tak ada sahutan dari Morgan .
Morgan lo dimana , jangan tinggalin gue . Gue takut sendirian " Putri dengan nada yang ingin menangis . Sementara dengan Morgan bersembunyi di balik pohon yang tak jauh dari tempat Putri berdiri dalam hati ia merasa puas namun beberapa saat kemudian ia mulai merasa kasihan dengan Putri .
Hahah gitu aja kok takut , cewek kaya lo punya takut juga " Morgan . Putri yang mengenali suara Morgan langsung berbalik dengan mata berkaca - kaca .
Lo tuh jahat tau gak " Putri . Air matanya pun tidak bisa di bendung lagi .
Ehh kok beneran sih nangisnya " Morgan.
Gue kan cuma bercanda Put udah dong nangisnya " Morgan
Hiks .. hiks .. Gue takut " Putri
Yaudah gue minta maaf " Morgan pun menarik Putri ke dalam pelukanya .
Yaudah sekarang kita pulang " Morgan . Tidak ada jawaban dari Putri , hanya terdengar isakan tangisnya .
Bersambung ..
__ADS_1