Kisah Cinta Gadis Kembar

Kisah Cinta Gadis Kembar
Kisah Cinta Gadis Kembar #8


__ADS_3

Sebelumnya ..


Lo !! " Putri menatap tajam ke arah pria di hadapanya .


Kenapa ? ada yang salah sama


gue " Morgan yang merasa di tatap oleh gadis di hadapanya . Ya memang morganlah yang tidak sengaja menyipratkan genangan air ke arah Putri tadi siang .


Putri ada apa sih tenang sedikit , kita lagi mau makan " Ivan . Memang makan malam sudah tertata rapi di meja sejak tadi .


Tapi pah dia tuh .. " ucapan Putri terpotong .


Sopan sedikit ! " Ivan . Sedangkan Morgan hanya terkekeh melihat Putri .


Awas ya lo " Batin Putri


Ohh ternyata nih cewe kembar , pantesan kaya pernah liat . Lucu juga sih " Batin Morgan .


SKIP


Makan malam pun selesai , berjalan dengan sangat baik meskipun ada sedikit keributan kecil di antara Putri dan Morgan namun itu yang menjadi bumbu hangat dari acara mereka malam ini . Ivan memang belum membicarakan apapun tentang hubungan mereka akhir - akhir ini , ia hanya menunggu waktu yang cukup untuk di bicarakan suatu saat .


Raf , kamu pulang duluan aja bawa mobilnya " Ivan


Loh papa mau kemana " Rafael


Papah sama tante Alma masih ada urusan , nanti papah bisa naik taksi kok pulangnya " Ivan


Yauda kalo gitu . Hati - hati pah " Rafael


Sayang kamu pulang duluan aja ya , gapapakan " Alma


Iya mah gpp kok " Morgan


Yauda kalo kita duluan ya " Ivan


Iyaa "


Ivan dan Alma sudah berlalu meninggalkan restaurant sementara Putri langsung menatap tajam ke arah Morgan . Morgan sedikit bergidik melihat tatapan Putri namun masih menunjukan sifat coolnya .


Kenapa lo ngeliatin gue " Morgan


Put pulang yuk " Rafael


Cocoh sama Ayu pulang duluan aja , Putri masih ada urusan sama dia " Putri


Kamu punya urusan apa Put " Ayu


Urusan penting " Putri . Rafael menghela nafas .


Yaudah , Gan gue titip Putri ya sama lo gue percaya kok " Rafael . Morgan yang mendengar penuturan Rafael sontak terkejut dan langsung mengangguk pelan mau tidak mau .


Put , cocoh sama Ayu duluan ya " Rafael


Iyaa hati - hati " Putri .


Kenapa lo gak ikut pulang " Morgan


Gue masih ada urusan sama lo " Putri


Urusan apa lagi sih " Morgan


Jangan pura - pura lupa deh lo " Putri . Morgan menghela nafas pasrah .


Gue kan udah minta maaf sama lo apa masih kurang ? " Morgan


Lo itu sombong banget sih jadi orang . Kalo gue jahat tadi udah gue aduin ke nyokap lo " Putri


Terus kenapa gak lo aduin " Morgan .


Ohh oke kalo itu mau lo " Putri mengambil hp dan mencoba menghubungi sang papa


Lo mau ngapain ? " Morgan


Mau telpon papah terus ngomong sama tante Alma kalo anak nya--- " Ucapan Putri terpotong seketika saat Morgan langsung menyambar ponsel milik Putri .


Oke!! Mau lo apa sekarang " Morgan .


Temenin gue jalan - jalan " Putri . Morgan hanya menghela nafas panjang .


Kemana " Morgan


Lo mau ? " Putri


Iya cepetan , mau kemana ? Gue masih ada urusan lain " Morgan .


Yauda ayoo - ayoo !! " Putri berjalan lebih dulu meninggalkan Morgan sedangkan Morgan hanya menggeleng pasrah .


Saat ini mereka sudah berada di parkiran , Morgan langsung membuka kunci mobil nya dan masuk ke dalam .


Ayo masuk ! " Morgan masuk ke dalam mobil di ikuti dengan Putri di belakangnya .


Ayo jalan " Putri dengan polosnya menatap Morgan .


Lo kira gue supir lo apa ? Duduk di belakang " Morgan


Terus gue duduk dimana " Putri


Sini samping gue ! " Morgan

__ADS_1


Ohh bilang aja lo mau deket - deket gue iya kan ngaku aja . Gak usah modus segala " Putri


Modus apaan sih , gak usah ngaco . Lo mau turun apa pindah di samping gue " Morgan .


Marah - marah mulu , resek!" Putri


Ehhh .. ehh jadi cewek gak ada sopanya banget " Morgan . Jelas saja Morgan sangat protes dengan tingkah Putri yang langsung maju ke depan tanpa keluar dari mobil . Sedangkan Putri hanya menunjukan deretan giginya yang tidak terlalu rapih seraya menatap Morgan dengan rasa tidak bersalah sama sekali . Morgan tidak ingin berdebat lagi ia hanya menghela nafas dan menyalakan mesin mobilnya dan berlalu meninggalkan restaurant .


* * *


Rafael dan Ayu sudah sampai rumah lebih dulu namun terlihat dari raut wajah Ayu yang tidak terlalu tenang dari biasanya , sejak tadi Ayu hanya memikirkan kembaranya itu . Pergi dengan seorang pria yang baru saja di kenalnya beberapa jam yang lalu entah apa yang membuat Putri ingin pergi dengan pria itu , Ayu hanya bisa pasrah dengan tingkah Putri .


Coh ? " Ayu


Apa sayang " Rafael


Cocoh yakin Putri aman sama anaknya tante Alma tadi " Ayu


Emangnya kenapa sayang , emm " Rafael


Aku khawatir coh sama Putri " Ayu


Kamu kaya gak tau Putri aja , dia bisa kok jaga dirinya . Kamu tenang aja " Rafael


Yauda deh coh aku ke kamar dulu ya " Ayu


Rafael hanya mengangguk , sebenarnya Rafael juga merasakan apa yang di rasakan adiknya namun ia hanya berpikir positif mungkin .



Terus berjalan menyusuri jalanan kota pada malam hari entah kemana tujuan mereka sebenarnya . Putri sangat menikmati suasana malam hari , sejak tadi ia sama sekali tidak bersuara mata indahnya hanya memandangi jalanan luar melalui kaca jendela dan sesekali menghirup udara malam . Sedangkan Morgan fokus menyetir namun sesekali ia melirik ke arah Putri dan lagi ia hanya menghela nafasnya .


Kita mau kemana " Morgan yang akhirnya memecahkan keheningan di antara mereka sejak beberapa menit yang lalu . Putri yang mendengar suara Morgan hanya menggeleng , tanpa membalas gelengan Putri ia terus menjalankan mobilnya yang mungkin ke suatu tempat .


Putri kini mulai menyadari dengan laju mobil yang ia tumpangi semakin menjauh dengan daerah yang ia kenal dan langsung menatap Morgan .


Lo mau bawa gue kemana ? " Putri . Namum tidak ada tanggapan dari Morgan .


Morgan jawab !! Jangan macem - macem lo ya sama gue " Putri . Morgan tetap diam , 30 menit berlalu akhirnya Morgan pun menghentikan mobilnya di suatu tempat yang memang sangat asing bagi Putri .


Cerewet banget sih lo, ayo turun " Morgan


Ini dimana Gan ? Lo gak bermaksud aneh - aneh kan sama gue " Putri


Tadi gue tanya mau kemana , lo malah geleng - geleng . " Morgan


Tapikan--- " Putri


Gak usah pake tapi - tapian . Lo mau ikut gue ayo , kalo engga yaudah . Satu lagi gue gak bakal macem - macem sama lo , ngerti ?! " Morgan dan keluar dari mobil . Ia memasuki sebuah rumah .


Morgan tungguin !! " Putri pun langsung mengejar morgan .


Iyalah gue kan udah janji , tapi sory agak lama soalnya tadi ada acara keluarga makanya gue telat " Morgan


Ohh gituu , it's oke . Eh by the way siapa tuh "


Morgan hanya menghela nafas .


Lo pat , gak bisa ngeliat cewe


dikit " Morgan


Ini tempat apaan sih gan , pulang


aja yuk " Putri yang langsung berdiri di belakang Morgan .


Ini tempat pemotretan " ucapnya . Ia bernama Adipatra , biasa di panggil Patra.


Kenalin--- " ucapan Morgan terpotong


Hai , gue Putri " Putri . Morgan hanya menghela nafas .


Ohhh , gue patra temen partnernya Morgan " Patra. Putri hanya ber--ohh ria .


By the way lo siapanya Morgan " Patra


Gue -- " Putri


Bukan siapa - siapa " celetuk Morgan dan berlalu begitu saja . Hanya gerutuan kecil yang keluar dari bibir Putri .


Jangan di ambil hati , Morgan emang kaya gitu orangnya maklumin aja " Patra . Putri mengangguk .



Alma , ada yang ingin saya bicarakan sama kamu " Ivan


Ada apa mas " Alma


Emmm .. saya ingin hubungan kita berlanjut , saya sudah terlanjur jatuh hati sama kamu " Ivan


Maksud mas " Alma


Saya .. saya mau kamu jadi istriku , kamu bersedia menjadi ibu untuk ke 3 anakku nanti " Ivan


Apa gak terlalu cepet mas , aku cuma takut anak-anak mas dan anaku gak setuju " Alma


Kalo masalah itu kita urus belakangan . Yang saya minta jawaban dari kamu , kamu mau menikah dengan


saya " Ivan

__ADS_1


Iya mas saya mau " Alma . Rasa bahagia pun melanda perasaan mereka malam hari ini , entah untuk kedepanya akan seperti apa .


Sementara itu ..


Ayu P.O.V


Berjalan kesana kesini dengan perasaan gelisah pikiranya saat itu hanya satu , yaitu Putri .


Aduuh Put kamu kemana sih udah jam segini kok belum pulang juga " Ayu seraya melirik ke arah jam dinding .


Loh kamu kok belum tidur sih " Rafael


Gimana mau tidur coh , aku tuh kepikiran sama Putri belum pulang - pulang sampe sekarang " Ayu . Rafael tersenyum maklum , Ayu memang sangat menyayangi kembaranya itu .


Udah kamu tenang aja " Rafael dan mengambil ponsel dari saku celana .


Cocoh mau ngapain " Ayu


Telpon papa " Rafael


" Via On Telepon "


Halo pah " Rafael


......


Maaf pah ganggu sebentar " Rafael


......


Papa masih sama tante Alma gak " Rafael


......


Tolong kasih handphone papa ke tante Alma sebentar , Rafa mau ngomong penting pah " Rafael


......


Halo tante , Rafa minta nomer handphonenya Morgan dong tante . Penting soalnya tan " Rafael


.....


Iya tante . Makasih ya tan " Rafael


.....


" Via Off Telepon "


Nihh cocoh udah dapet nomer Morgan " Rafael


Yauda ayo coh telpon " Ayu



Haha lo orangnya asik juga ya " Putri


Bisa aja lo Put " Patra


Gue serius , gue nyambung sama lo padahal kita baru kenal . Gak kaya yang itu tuh " Putri melirik Morgan . Sedangkan Morgan berpura - pura tidak mendengar .


Drrtt .. drrtt ..


Ponsel Morgan berdering namun setelah ia selesai bercakap langsung menghampiri Putri .


Ayo kita pulang " Morgan


Gue masih pengen di sini " Putri


Kakak lo nelpon gue nyuruh


lo pulang " Morgan


Terus ? " Putri . Morgan menghela nafas kesal .


Lo mau ikut gue pulang ayo kalo engga terserah lo , yang penting gue udah bilangin lo ! Pat gue balik duluan " Morgan


Emm .. yaudah deh Pat gue juga balik ya udah malem , bye " Putri setengah berlari menyusul Morgan keluar .


Mor .. gan kok mobilnya gak ada " Putri saat sudah sampai di halaman namun tidak ada siapapun termasuk Morgan .


Morgan lo dimana ? Morgan jangan bercanda deh gak lucu tau gak !! " Putri . Namun tak ada sahutan dari Morgan .


Morgan lo dimana , jangan tinggalin gue . Gue takut sendirian " Putri dengan nada yang ingin menangis . Sementara dengan Morgan bersembunyi di balik pohon yang tak jauh dari tempat Putri berdiri dalam hati ia merasa puas namun beberapa saat kemudian ia mulai merasa kasihan dengan Putri .


Hahah gitu aja kok takut , cewek kaya lo punya takut juga " Morgan . Putri yang mengenali suara Morgan langsung berbalik dengan mata berkaca - kaca .


Lo tuh jahat tau gak " Putri . Air matanya pun tidak bisa di bendung lagi .


Ehh kok beneran sih nangisnya " Morgan.


Gue kan cuma bercanda Put udah dong nangisnya " Morgan


Hiks .. hiks .. Gue takut " Putri


Yaudah gue minta maaf " Morgan pun menarik Putri ke dalam pelukanya .


Yaudah sekarang kita pulang " Morgan . Tidak ada jawaban dari Putri , hanya terdengar isakan tangisnya .


Bersambung ..

__ADS_1


__ADS_2