
Sebelumnya ..
Mor .. gan kok mobilnya gak ada " Putri saat sudah sampai di halaman namun tidak ada siapapun termasuk Morgan .
Morgan lo dimana ? Morgan jangan bercanda gak lucu tau gak !! " Putri . Namun tak ada sahutan dari Morgan .
Morgan lo dimana , jangan tinggalin gue . Gue takut sendirian " Putri dengan nada yanh ingin menangis . Sementara dengan Morgan bersembunyi di balik pohon yang tak jauh dari tempat Putri berdiri dalam hati ia merasa puas namun beberapa saat kemudian ia mulai merasa kasihan dengan Putri .
Hahah gitu aja kok takut , cewek kaya lo punya takut juga " Morgan . Putri yang mengenali suara Morgan langsung berbalik dengan mata berkaca - kaca .
Lo tuh jahat tau gak " Putri . Air matanya pun tidak bisa di bendung lagi .
Ehh kok beneran sih nangisnya " Morgan.
Gue kan cuma bercanda Put udah dong nangisnya " Morgan
Hiks .. hiks .. Gue takut " Putri
Yaudah gue minta maaf " Morgan pun menarik Putri ke dalam pelukanya .
Sekarang kita pulang ya " Morgan . Tidak ada jawaban dari Putri , hanya terdengar isakan tangisnya .
Gimana coh " Ayu
Kamu tenang aja . Bentar lagi juga pulang kok , kamu tidur duluan gih udah malem biar cocoh yang nungguin Putri " Rafael
Tapi-- " Ayu
Gpp . Mata kamu juga udah
merah tuh " Rafael
Yaudah deh aku tidur duluan " Ayu
Malem sayang " Rafael
Malem coh " Ayu
Sementara itu ..
Morgan hanya fokus menyetir namun sesekali matanya melirik ke arah Putri yang sedang tidur . Memang Putri tertidur setelah kejadian tadi .
Apa gue keterlaluan banget ngerjainya . Gue kan cuma -- aduuhh~ " Morgan . Entah sadar atau tidak bibirnya menyunggingkan senyuman saat melirik ke arah Putri . Kemudian ia mengambil ponselnya dari saku celana dan menghubungi Rafael .
"Via On Telepon"
Halo Raf " Morgan
Lo dimana , Putri mana jangan coba macem - macem " Rafael
Gue masih di jalan lo tenang aja . Gue cuma mau nanya rumah lo dimana gue gak tau " Morgan
Kan ada Putri " Rafael
Dia lagi tidur gue gak tega
banguninnya " Morgan
Yaudah nanti gue smsin
alamatnya " Rafael
Okee " Morgan
"Via Off Telepon"
Sesampainya mereka security langsung membukakan gerbang rumah.
Morgan menghela nafas dan turun dari mobil untuk menggendong Putri .
Gila! Berat banget nih cewek . Badanya kecil tapi berat banget " Morgan sementara Putri terlihat semakin pulas . Dengan susah payah Morgan berusaha menekan bel rumah .
Nih ade lo " Morgan langsung to the poin saat Rafael membuka pintu .
Yaudah langsung bawa ke kamarnya aja Gan " Rafael
Kamarnya dimana " Morgan
Di atas , pintunya ada tulisan namanya Putri kok " Rafael . Morgan langsung membawa Putri ke kamarnya .
@Kamar Putri
Huft .. encok pinggang gue cuma gendong dia doang " Morgan sesaat namun bibirnya tersenyum tanpa sadar dan keluar dari kamar Putri .
@RuangTengah
Thanks ya gan udah mau jagain Putri terus nganterin pulang juga " Rafael
Iya santai aja " Morgan
Gue minta maaf kalo Putri bikin lo repot atau bikin lo kesel " Morgan
Iya gpp gue maklum kok . Yauda gue balik ya udah malem " Morgan
Oke , hati - hati " Rafael
* * *
Pagi kembali menyapa . Jam sudah menunjukan pukul 07:00 WIB , namun gadis cantik ini masih saja bergelut dalam selimut tebalnya . Terlihat Rafael tersenyum melihat adik kecilnya yang masih tertidur pulas entah sejak kapan ia berada di kamar Putri , Rafael berjalan menuju jendela dan membuka tirai kamar Putri .
Emm .. " Putri mulai mengerjapkan kedua matanya .
Pagi sayang " Rafael
Cocoh ? " Putri yang sedikit terkejut melihat keberadaan sang kakak , terlebih lagi ia sudah terbangun di dalam kamarnya padahal kemarin menurut ingatanya ia tertidur di dalam mobil Morgan .
Apa sayang " Rafael
Putri kok bisa di sini .. bukanya-- " Putri
Iyaa , semalem kamu ketiduran di mobilnya Morgan terus dia nganterin kamu pulang " Rafael . Putri tidak menjawab .
Kamu mandi gih terus sarapan cocoh tunggu di bawah " Rafael. Putri mengangguk pelan , Rafael berlalu .
Morgan nganterin gue pulang , masih punya hati juga tuh orang " Putri
Terlihat Morgan yang menuruni anak tangga dengan pakaian santainya , melihat sang mama bibirnya tersenyum .
Pagi mah " Morgan
Pagi sayang . Ohiya semalem kamu kemana ? " Alma yang langsung to the point melontarkan pertanyaan pada anaknya itu .
Gak kemana - mana mah " Morgan
Jangan bohong . Kamu kemana
semalem " Alma
Iya mah , aku cuma ketempat Patra doang kok " Morgan
Sama Putri perginya ? " Alma
Mamah ? " Morgan
Kamu itu ya ngajak Putri kok sampe malem - malem , lain kali jangan sampe larut malem gitu gak enak sama papahnya " Alma
Iya mah aku minta maaf deh , tapi gak sepenuhnya salah aku kok dia yang minta jalan - jalan giliran aku tanya mau kemana malah gak tau yauda aku ajak ke tempat Patra aja " Morgan . Alma hanya menghela nafas mendengar penjelasan anaknya itu .
Yauda sekarang sarapan . Kamu gak kemana - mana ? " Alma
Nanti rencana mau ke toko buku sih ma " Morgan
Kamu gak kuliah ? " Alma
Aku libur " Morgan . Alma hanya mengangguk .
Putri P.O.V
Duduk di ruang keluarga menonton tv itu yang di lakukan Putri saat ini . Sesekali terdengar suara tawa Putri , hanya ini yang ia lakukan saat libur sekolah terlebih lagi dua sahabatnya tidak ada kabar sama sekali .
Ahahahha ... hahaha " Tawa Putri saat ini ia sedang menonton acara komedi .
Ey nonton apa sihh kayanya seru
banget " Rafael yang tiba - tiba datang dan duduk di samping Putri .
Cocoh liat deh itu lucu banget " Putri . Rafael hanya tersenyum
__ADS_1
Yah iklan " Putri
Kamu kok tumben sih di rumah , emang gak bete di rumah " Rafael
Bete sih coh , tapi Vita sama Indah gak tau kemana gak ada kabar " Putri
Yaudah jalan - jalan aja yuk sama cocoh mau gak ? " Rafael
Seriusan coh " Putri
Iya sayang , kamu ganti baju gih " Rafael
Yauda tunggu sebentar coh " Putri . Rafael hanya tersenyum . Namun baru saja Putri melangkah terdengar suara tlakson mobil
Tiinn .. tinn
Siapa tuh " Rafael
Yauda Putri liat dulu deh " Putri
Sementara itu ..
Kira - kira Putri ada gak ya " Indah
Itu Putri " Vita menunjuk saat pintu terbuka .
Lo berdua ngapain ? " Putri
Kita mau ngajak lo jalan " Indah
Iya Put , kita tau lo pasti bete di rumah iya kan ? " Vita
Ya bete sih tapi cocoh mau ngajak jalan gue juga gimana dong " Putri
Siapa yang dateng Put " Rafael
Pagi coh " Vita dan Indah . Putri tak merasa heran dengan sikap sahabatnya terhadap sang kakak.
Pagi .. mau pergi ya " Rafael
Iya coh , kita mau ajak Putri jalan boleh ya coh " Indah
Boleh kok .. tapi pulangnya jangan sore - sore ya " Rafael
Tapi coh kita kan juga mau jalan " Putri
Udah gpp , kan bisa lain kali . Kasian loh temenya udah ke sini masa kamu gak mau ikut " Rafael
Yaudah deh tunggu bentar ya gue ganti baju dulu " Putri
Cepetan ya " Vita
Iyaa " Putri
Ayo masuk dulu " Rafael
Iya coh " Indah
Ayu P.O.V
Saat ini Ayu sedang berada di rumah Bintang . Sudah menjadi kebiasaan saat libur sekolah Ayu selalu main di rumah Bintang namun juga sesekali mereka pergi keluar untuk mengisi hari libur mereka , setelah 5 hari belajar di sekolah mereka juga butuh refreshing .
Mama papa kamu kemana , sepi banget tang " Ayu
Lagi pergi ke rumah temenya , ohiya kamu mau minum apa " Bintang
Gak usah repot - repot Bin " Ayu
Yailah yu gpp lagi kaya baru kenal aku aja . Kamu mau minum apa " Bintang
Emm .. apa aja deh Bin " Ayu
Yaudah tunggu sebentar ya " Bintang . Ayu hanya mengangguk . Tak lama Bintang kembali membawa 2 gelas minuman .
Nih minumnya , ini juga ada makanan kecil makan aja " Bintang
Makasih yaa " Ayu
Iyaa " Bintang
Mereka sedang dalam perjalanan menuju Mall di Jakarta . Canda tawa menghiasi keseruan mereka , entah apa yang mereka lakukan dan bicarakan sehingga orang lain yang melihat mereka akan merasa iri dengan persahabatan mereka . Persahabatan yang harmonis .
Ke mall " Vita
Ke mall ngapain " Putri
Kita shopping lah Put , masa mau berenang " Indah
Wah seru tuh berenang , tapi emang di mall ada kolam renang ya " Vita
Huft Vitak, bisa gak sih lemot lo berkurang sehari aja " Indah
Emang salah gue apa , gue kan cuman nanya Indah " Vita . Indah hanya menghela nafas panjang , sementara Putri hanya terkekeh melihat tingkah laku kedua sahabatnya .
SKIP
Udah sampe .... ayoo ! " Indah
Lo mau beli apa sih ndah emang " Putri
Belom tau juga sih , tapi jalan - jalan aja dulu lah daripada bete di rumah " Indah
Iya tuh Put , ayo " Vita . Mereka pun keluar dari mobil dan masuk ke dalam mall , canda dan tawa menghiasi wajah cantik mereka . Sungguh persahabatan yang sangat harmonis .
Guys , ke toko buku dulu yuk " Vita
Mau ngapain " Putri
Gue mau beli komik " Vita
Yaudahlah Put ikut aja , yuk " Indah .
Iyaa deh " Putri memang tipikal tidak terlalu menyukai buku - buku , namun ia memiliki otak yang cerdas .
Morgan P.O.V
Berjalan santai seorang diri kini yang Morgan lakukan , langkah kakinya terus menyusuri mall ini dan berhenti tepat di depan toko buku . Morgan tersenyum simpul .
Semoga novel yang gue cari ada " Morgan
Selamat pagi , ada yang bisa saya bantu ka " pegawai toko
Iya mba , emm saya mau cari novel ini ada gak ya " Morgan seraya menunjukan foto cover novel yang di carinya .
Ohh ada ka di sebelah sana posisinya di deretan bagian kanan , tapi mohon maaf ka sebelumnya persediaan stock kami tinggal satu " pegawai toko
Ohh yaudah gpp mba " Morgan
Mau di antar ka " Pegawai toko
Gak usah mba saya sendiri aja " Morgan
Baik " Pegawai toko
Makasih ya mba " Morgan
Sama - sama ka " Pegawai toko
Sementara itu Putri terlihat semakin bete karna sahabat nya belum juga menemukan apa yang di cari .
Udah belom sih Vit lama banget " Putri
Bentar lagi Put komiknya belom ketemu nih " Vita
Bete gue , ngeliat buku semua " Putri
Namanya juga toko buku Put " Indah
Kalo lo bete lo muter - muter aja siapa tau lo nemu buku yang menarik perhatian lo Put " Vita
Ohiya tumben lo pinter Vit " Putri
Kok tumben sih " Vita
Udah ah gue mau liat - liat dulu " Putri . Putri pun berjalan menyusuri semua rak buku .
Kok bukunya gini semua sih " Putri . Sampai akhirnya ia menemukan sebuah buku atau lebih tepatnya novel yang berhasil menarik perhatianya . Berbeda dengan Morgan yang sedang menuju ke tempat novel yang ia maksud .
Mana sih " Morgan
__ADS_1
Nah ini dia " Morgan . Di saat yang bersamaan Putri juga memegang novel tersebut .
Ihh ini gue duluan !! " Putri
Engga .. eh elo ?! " Morgan
Morgan ! Lepasin gak bukunya gue yang duluan " Putri
Gue yang duluan , ini novel yang lagi gue cari " Morgan
Put .. " Panggil Indah . Putri langsung menoleh dan refleks melepaskan pegangan bukunya .
Yes dapet , thanks ya " Morgan langsung pergi menuju kasir .
Lo ngerebutin apaan sih Put " Indah
Bukanya lo gak suka baca " Vita
Tapi gue suka sama novelnya " putri
Udah ikhlasin aja , nanti kita cari di toko lain " Indah
Tapi kan .. " Putri
Udah ayo ke kasir . Vita udah nungguin di kasir " Indah . Putri hanya menghela nafas pasrah .
Mba ini berapa " Morgan
Maaf ka , mohon untuk menunggu sebentar ya " Pegawai toko
Loh kenapa mba ini kan kosong " Morgan
Maaf mba lama , berapa mba
bukunya " Vita yang baru saja datang bersamaan dengan Indah dan Putri .
Semua jadi 110.000 ka " pegawai toko
Ini uangnya mba " Vita
Barangnya sudah semua ya ka , terima kasih " Pegawai toko . Vita hanya tersenyum.
Silahkan ka , terima kasih telah
menunggu " pegawai toko . Morgan hanya tersenyum namun mata indahnya terus melirik ke arah Putri .
Bukunya jadi 67.000 ya ka "
Maaf ka "
Eh iya berapa mba " Morgan
67.000 "
Ini uangnya makasih mba , kembalianya ambil aja " Morgan langsung mengejar Putri .
Tuh anak mana sih " Morgan . Langkahnya pun di percepat entah kemana ia melangkah .
Lo masih kesel soal tadi " Indah
Engga kok " Putri
Gak usah boong Put " Vita
Putri tunggu!! " Morgan seraya melepaskan kacamata hitamnya dan berjalan menghampiri Putri .
Apa lagi ? Masih belom puas bikin gue bete " Putri
Nih " Morgan menyondorkan novel yang baru di belinya tadi .
Kenapa ? Lo mau pamer sama gue " Putri
Novelnya buat lo aja " Morgan
Buat gue ? Ada angin apa lo " Putri
Udah ambil nih , gak usah muna " Morgan
Engga usah gpp , lo ambil aja gue juga udh lupain kok " Putri
Beneran nih ? Emm atau gak gini aja deh lo baca sampe selesai kalo udah gue pinjem novelnya " Morgan .
Gak usah lo aja dulu baca baru gue , kan yang punya lo masa gue duluan yang
baca " Putri
Emm okee kalo gitu " Morgan . Sementara Indah dan Vita terdiam melihat Morgan dan Putri yang begitu akrab sekali .
Ohiya sampe lupa , ndah vit kenalin nih Morgan . Gan kenalin ini sahabat gue ini Indah yang ini Vita "Putri
Indah "
Vita "
Morgan "
Kita udah tau kok " Indah
Hah ? Kalian udah kenal " Putri
Ya kenalah Put dia kan Morgan model terkenal yang sekarang lagi naik daun . Ya kan ndah " Vita
Iyaa Put , Vita bener " Indah
Model ? " Putri . Sedangkan Morgan hanya tersenyum sombong .
Ya ampun ndah ternyata aslinya lebih ganteng ya " Vita . Putri terlihat semakin bingung .
Emm gimana kalo kita ke cafe aja yuk biar ngobrolnya lebih enak " Morgan
Ayo! Ayo! " Vita
Kok lo gak pernah cerita sama gue kalo lo model " Putri . saat ini mereka sudah berada di salah satu cafe di dalam mall .
Lo kan gak pernah nanya " Morgan
Put , kok lo gak pernah cerita sih kalo lo kenal sama Morgan " Indah yang sedikit berbisik .
Ceritanya panjang ndah " Putri
Emm , by the way gue minta maaf ya soal tadi " Putri
Iya gpp , gue juga udah lupain
kok " Morgan
Ohiya thanks ya Gan kemaren udah nganterin gue pulang . Malah sampe ketiduran di mobil " Putri
Gpp udah jadi kewajiban gue juga . Lo kaya gitu juga gara - gara gue , gue minta maaf ya " Morgan
Iya maaf juga udh ngerepotin lo " Putri . Morgan tersenyum .
Kalian mau makan apa biar gue yang traktir , pesen aja " Morgan . Entah apa yang membuay mereka menjadi akrab sekarang ini , padahal sebelumnya mereka seperti kucing dan tikus tidak pernah akur seperti beberapa menit yang lalu .
* * *
Terlihat pria tampan berwajah bule ini berjalan di koridor bandara tangan kiri nya membawa tas besar . Pria ini bernama Rangga Dewa Moela Soekarta atau biasa di panggil Rangga . Bibir manis nya sejak tadi terus mengembangkan senyuman . Rangga memang pria berdarah campur Indonesia , Sunda , dan Belanda .
Kangen banget sama Indonesia " Rangga
Taksi !! " Rangga . Ia memang kuliah di Belanda namun hanya sampai 3 semester dan kini ia kembali dan ingin melanjutkan kuliahnya di Indonesia , Rangga memiliki sahabat dekat yaitu Rafael . Rangga memang lahir di Belanda namun ia besar di Indonesia tepat nya di Bandung sehingga ia fasih dalam bahasa Indonesia bahkan bahasa sunda .
Kini taksi yang membawa Rangga berhenti tepat di rumah yang cukup mewah , ia pun turun dari taksi senyuman nya semakin mengembang dari wajah bule nya . Satpam yang memang sudah mengenal Rangga langsung memperbolehkan Rangga masuk .
Ting nong ... ting nong ...
Iyaa .. sebentar " mbok sum
Hai mbok "
Bersambung ....
__ADS_1