
Sebelumnya ..
Gue heran dulu nyokap lo ngidam apa sih anaknya jail banget kaya gini " Morgan
Udah takdir kali haha " Putri
Tapi kok lo sama Ayu beda banget . Ayu lebih pendiem , feminim sedangkan lo tomboi kaya gini mana bisa berantem pula , bandel , gak bisa diem , jail " Morgan
Iya sebutin sifat - sifat buruk gue " Putri
Iya iyaaa . Ehh ,, ceritain dong tentang lo sama Ayu . Kenapa kepribadian lo berdua bisa beda banget padahal mukanya sama " Morgan
Gue sama Ayu itu sebenernya sama cuma gue ngerasa semuanya berubah semenjak mamah pergi dan gue ngerasain perubahanya . Dulu mamah pernah pesen sama gue supaya gue bisa jaga diri sendiri dan tentunya jagain Ayu , gue sayang banget sama Ayu . Mamah juga yang selalu ngasih gue semangat buat masuk sekolah bela diri , dan gue sayang banget sama mamah " Putri
Gue kangen cerewetnya , kangen marahnya dia , gue kangen suaranya dia , gue kangen pelukanya dia , gue kangen gan dan sekarang gue gak bisa ngerasain itu lagi " Putri perlahan airmatanya mulai berjatuhan . Morgan yang melihat air mata Putri jatuh merasa bersalah dan perlahan menarik Putri ke dalam pelukannya untuk menenangkan Putri.
Maafin gue Put , gue gak bermaksud bikin lo jadi sedih kaya gini gara - gara inget nyokap
lo " Morgan
Gue gapapa kok Gan " Putri seraya merenggangkan pelukan Morgan dan menghapus air matanya .
Sekarang mau gimana ? Apa mau pulang aja ? " Morgan
Gue mau ke makam " Putri
Yauda kita ke sana " Morgan .
Rafael P.O.V
Assalamualaikum " Rafael
Walaikumsalam , tumben jam segini baru sampe rumah " Alma
Iya nih mah macet banget " Rafael
Yauda kamu istirahat gih " Alma
Iya mah , pada kemana kok sepi banget mah " Rafael
Belum pada pulang paling sebentar lagi juga pulang semua " Alma
Yauda deh mah aku ke kamar ya " Rafael
Iya sayang " Alma
Saat ini Putri sudah berada di makam sang mama , ia kembali mengunjungi makam sang mama seperti janji yang ia buat tempo hari .
Assalamualaikum mah . Putri dateng lagi , mamah lagi apa sekarang putri kangen banget sama mamah " Putri
Kali ini Putri gak sendirian ke sini mah , kenalin ini Morgan dia bawain bunga favorit mamah loh " Putri
Halo tan , bunganya aku taro sini ya semoga tante suka sama bunganya . Putri cerita banyak tentang tante " Morgan . Putri hanya tersenyum . Merekapun mengobrol dengan asik bercanda gurau dan saling mengejek , Morgan yang mengadu bahwa Putri selalu menjaili dirinya begitu juga Putri yang selalu senang jika sedang menjaili Morgan . Tak terasa hari sudah mulai gelap namun Putri dan Morgan masih saja di sana tidak bosan bercerita tentang dirinya masing - masing bahkan saling menjelekan satu sama lain namun itulah yang membuat kenyamanan tersendiri di antara mereka .
Put kita pulang yuk , udah sore " Morgan
Nanti dulu deh Gan , gue masih pengen di sini " Putri dengan nada yang terdengar sangat pelan kepalanya pun di senderkan di batu nisan sang mamah .
Lo kenapa Put " Morgan yang menyadari nada suara Putri .
Gue gapapa kok " Putri yang masih berusaha untuk tersenyum .
Badan lo panas banget , muka lo juga pucet " Morgan seraya menempelkan telapak tangannya di kening Putri dan memandangi wajah Putri yang mulai memucat .
Gue gpp Gan , cuma sedikit lemes aja nanti juga baikan " Putri
Engga , ini lo demam . Sekarang kita pulang " Morgan
Tapi ... " Belum sempat Putri melanjutkan perkataanya tubuhnya langsung jatuh pingsan di pelukan Morgan .
Put !! Putri !! Putri bangun Put " Morgan dengan menepuk pelan pipi Putri .
Aduhh .. badanya panas banget " Morgan langsung menggendong Putri menuju Mobil . Wajahnya terlihat begitu panik melihat keadaan Putri saat ini .
Put lo sabar ya kita ke rumah sakit sekarang " Morgan dan menyalakan mesin mobil dan langsung meninggalkan perkarangan makam . Sesekali Morgan melirik ke arah Putri yang sedang memejamkan mata dengan wajah yang begitu pucat membuat Morgan begitu panik .
Bisma P.O.V
Berbaring di bibir kasur itulah yang di lakukanya saat ini , pikiranya selalu teringat tentang kejadian tadi siang .
Apa itu bener Putri , tapi .. " Bisma
Sayaang " Casma
Ehh mamah " Bisma
Boleh mamah masuk " Casma
Boleh dong mah , ada apa mah " Bisma
Gpp , tadi mamah lewat ngeliat kamu ngomong sendiri mikirin apa sih kalo mamah boleh tau " Casma
__ADS_1
Bisma gpp kok mah , cuma tadi Bisma ketemu sama orang yang mirip banget sama Putri " Bisma
Mirip sama Putri ? " Casma
Iya mah , apa Putri punya kembaran ya mah ? Kalo iya kok Putri gak pernah cerita sama Bisma mah " Bisma
Ohhh .. iyaa Putri itu ... " belum sempat Casma melanjutkan perkataanya tiba - tiba ponsel Bisma berdering tanda panggilan masuk .
Siapa Bis " Casma
Ilham mah " Bisma
Yauda angkat dulu aja siapa tau penting kan " Casma . Bisma mengangguk .
" Via On Telepon "
Hallo ham , kenapa ? " Bisma
......
Putri ? Engga , emang kenapa ? " Bisma
.......
Apa ?!! Lo serius ham ? " Bisma
......
Yaudah sekarang lo dimana ?" Bisma
......
Rumah sakit mana ? " Bisma
......
Oke , gue ke sana sekarang " Bisma
......
" Via Off Telepon "
Kenapa sayang ? siapa yang masuk rumah sakit ? " Casma
Putri mah " Bisma
Ya allah kok bisa " Casma
Mamah ikut ya " Casma
Mamah di rumah aja dulu nanti Bisma kabarin tentang Putri " Bisma
Yauda kalo gitu kamu hati - hati ya
sayang " Casma
Iya mah , assalamualaikum " Bisma
Walaikumsalam " Casma
Morgan P.O.V
Duduk di ruang tunggu dengan perasaan gelisah , sesekali Morgan berjalan mundar mandir di depan ruangan untuk melihat keadaan Putri yang terbaring lemah yang sedang di periksa . Dan sesekali mengusap kasar wajahnya yang terlihat begitu panik . Tak lama kemudian terlihat Rafael dan Alma datang dengan wajah yang tak kalah panik dan gelisahnya .
Sayang , gimana keadaan Putri nak sekarang " Alma
Iya Gan , Putri gimana ? " Rafael
Belum tau , Putri masih di periksa di dalem " Morgan
Gimana ceritanya kenapa Putri bisa kaya gini sayang " Alma
Aku juga gak tau mah , tadi itu kita abis dari makam tapi tiba - tiba Putri jadi demam terus pingsan . Aku gak tau harus gimana makanya aku langsung bawa ke sini " Morgan
Ya ampun nak " Alma seraya memandangi Putri dari luar air matanya pun sudah banjir sejak tadi . Raut wajahnya terlihat sangat cemas melihat anak gadisnya terbaring lemah di dalam sana .
Mah kita berdoa aja buat Putri semoga Putri baik - baik aja " Rafael mengusap bahu Alma .
Raf , lo udah kabarin soal Putri ke Ayu sama temen - temenya " Morgan
Udah kok , gue juga udah sms Ayu sama temen - temen nya Putri " Rafael . Morgan mengangguk pelan dan mata nya kembali beralih melihat Putri .
Put lo harus kuat , gue tau lo kuat lo harus sembuh " Batin Morgan
Ayu dan Bintang sedang dalam perjalanan , entah dari mana mereka saat ini . Bintang sedang fokus menyetir , sementara Ayu terlihat sangat gelisah entah apa yang ia pikirkan . Bintang yang menyadari kegelisahan sahabatnya itu pun bertanya pada Ayu .
Lo kenapa sih yu kayanya gelisah banget dari tadi " Bintang
Gak tau nih tang dari tadi perasaan aku gak enak banget " Ayu
Yauda lo coba tarik nafas tenangin diri dulu biar lebih enakan " Bintang . Ayu hanya mengangguk sebagai jawaban dan menuruti nasihat Bintang .
__ADS_1
Sekarang kita mau kemana " Bintang
Pulang aja deh udah mulai gelap takutnya mamah nyariin aku " Ayu
Oke " Bintang
Ayu pun mengambil ponsel di dalam tas nya dan merasa sedikit terkejut melihat beberapa panggilan tidak terjawab dan 1 pesan dari sang kakak .
Ya allah " Ayu saat membaca pesan dari Rafael .
Kenapa yu " Bintang
Tang kita puter balik , kita kerumah sakit sekarang ! " Ayu
Iyaiya , tapi siapa yang sakit " Bintang
Saudara aku masuk rumah sakit " Ayu
Oke rumah sakit mana " Bintang
Rumah sakit Husada " Ayu
Oke oke " Bintang
Duduk berdua mengobrol di cafe itu yang mereka lakukan saat ini , Reza dan Vita memang sengaja membuat janji untuk bertemu di cafe .
Kamu malem ini cantik deh " Reza
Malem ini doang ? Terus kemarin - kemarin vita gak cantik gitu " Vita
Enggak maksud aku malem ini vita keliatan lebih cantik dari biasanya aku jadi makin sayang " Reza . Vita hanya tersenyum malu .
Reza juga keren " Vita
Buat aku , kamu itu tetep cantik mau make up atau enggak " Reza
Reza bisa aja deh gombal nya . Ohiya Vita mau nanya dong " Vita
Nanya apa sayang " Reza
Ilham itu siapa Reza sih " Vita
Ohh si Ilham , Ilham itu adik aku cuma beda berapa bulan aja sama aku " Reza
Ohh pantesan " Vita
Pantesan kenapa " Reza
Vita liat Reza agak mirip sama Ilham " Vita
Masa sih " Reza
Iya beneran " Vita . Namun tiba - tiba handphone Vita berdering tanda panggilan masuk .
Siapa vit " Reza
Indah " Vita
Yauda angkat aja " Reza . Vita hanya mengangguk dan menerima panggilan dari Indah .
" Via On Telepon "
Hallo , kenapa ndah ? " Vita
.....
Ha ? Kok bisa sih " Vita
.....
Yaudah iya gue nyusul . Smsin alamatnya ya " Vita
......
" Via Off Telepon "
Kenapa sayang , kok panik gitu " Reza
Za kita kerumah sakit sekarang " Vita
Siapa yang sakit " Reza
Putri , dia masuk rumah sakit " Vita
Oke oke . Rumah sakit mana " Reza
Emm , Husada " Vita saat membaca pesan dari Indah .
Yauda ayo " Reza
Bersambung ...
__ADS_1