
Sebelumnya ..
Hehe pahlawan kesoreanya udah kao tuh neng , mending neng ikut kita " Preman 2
Lo berdua curang tau gak . Laki kok main keroyokan , sini lawan gue " Putri
Wah nantangin kita bos " Preman 2
Tunggu apa lagi " Preman 1 tanpa menghiraukan perkataan Putri dan menarik tangan Putri namun dengan sigap Putri langung memelintir tangan preman itu ke belakang .
Kurang ajar nih cewe " Preman 2 menyerang Putri
Buk! " Putri menendang Preman itu dan terjadilah saling pukul untuk ke dua kalinya sehingga 2 preman itu tersungkur jatuh ke tanah .
Ampun neng ampun " Preman 1
Bang , mending lo berdua tuh insyaf cari kerjaan yang halal " Putri
Iya neng ampuun " Preman 2
Yauda pergi lo sana , mau gue tambahin lagi " Putri
Iyaa iya neng "
Hahahah macem - macem sih lo sama gue " Putri berbalik dan melihat orang yang menolongnya masih tersungkur di tanah . Pria yang menolongnya masih bisa melihat kejadian di hadapannya dengan samar .
Ukhuk .. uhukk
Lo gpp , sini gue bantu " Putri . Pria itu pun tercengang melihat wajah Putri .
Putri pun berusaha memapah tubuh pria ini menuju bawah pohon yang cukup rindang . Walaupun tubuh pria itu tidak terlalu besar namun membuat Putri sedikit keberatan . Putri masih belum sadar jika pria di hadapanya sedang menatap dirinya sejak tadi .
Aduhh luka lo parah juga , tunggu sebentar " Putri mengeluarkan kotak P3K dari dalam tasnya . Putri memang selalu membawa kotak P3K di tasnya walaupun tidak terlalu lengkap .
Tahan sedikit ya " Putri . Ia mulai mengobati luka memar yang ada di wajah pria tersebut .
Ini Ayu ? Tapi beda banget , lagi pula dia juga kayak gak ngenalin gue " Pria ini adalah Dicky . Pria yang sempat menolong Putri tadi , Dicky terus memandangi wajah Putri .
Awwsshh " Rintih Dicky
Sakit ya , sory - sory dikit lagi kok " Putri
Oke selesai " Putri seraya merapikan alat P3K nya .
Thanks ya . Gue Dicky " Dicky yang kini mulai tersadar akan lamunanya sejak tadi . Ia mengulurkan tangan ke arah Putri .
Gue Putri " Putri
Putri ya ? Tapi kok lo mirip ... " Dicky
Mirip siapa " Putri
Ahh enggak lupain aja " Dicky
Okey . By the way gue minta maaf ya gara - gara gue lo jadi kaya gini " Putri
Kok minta maaf sih , yang ada gue terima kasih banget sama lo udah mau ngobatin gue " Dicky
lo begini kan gara - gara gue juga " Putri
Baru ini loh gue ketemu cewe kaya lo , salut gue " Dicky
Maksudnya gimana ? " Putri
Emm .. lo jago berantem ya bisa ngelawan preman kaya tadi . Lagian lo ngapain sendirian di sini , emang gak takut " Dicky
Ya sebenernya sih gue juga gak mau berantem kaya tadi makanya gue minta tolong , gue kira gak bakal ada yang nolongin gue . Gue ke sini abis dari makam nyokap
gue " Putri
Ohh sory gue gak tau . Abis heran aja jaman sekarang masih ada juga cewe bisa berantem kaya lo salut gue liatnya " Dicky
Emangnya jaman sekarang gak boleh ya cewe bisa berantem , lagian dengan bisa berantem cewe bisa ngejaga dirinya sendiri . Jadi gak ada orang seenaknya berbuat jahat kaya tadi , lagi juga dulu gue di masukin sekolah bela diri sama nyokap gue ya walaupun cuma sampe SMP ya gini deh hasilnya dikit - dikitlah bisa " Putri
Iya juga sih , lagian kita juga gak ada yang tau musibah kapan dateng . Tapi lo gpp kan ? " Dicky
Iya gpp , tenang aja udah biasa buat gue
kok " Putri . Dicky hanya memandangi wajah Putri tepat di bagian yang mulai terlihat memar . Putri memang sempat terkena pukulan di tepat di bagian bawah matanya .
Ohiya lo sekolah dimana ? " Dicky
Harapan Bangsa , lo sendiri ? " Putri
Pelita Bangsa " Dicky . Putri hanya mengangguk .
Berarti ada kemungkinan dia temenya Ayu dong " Batin Putri
Kenapa kok diem " Dicky
Ehh gpp kok , lo sendiri juga ngapain di sini " Putri
Abis dari makam oma gue , eh malah ketiduran di sana terus niatnya juga gue mau langsung balik tapi malah denger suara teriakan lo " Dicky
Sory ya gue malah jadi ngerepotin lo jadi gak enak gue " Putri
Santai aja Put " Dicky . Putri tersenyum
Eh iya udah sore nih gue pulang duluan ya sekali lagi gue minta maaf " Putri seraya memasukan kotak P3K ke dalam tas .
Put , tunggu! Awssh " Dicky berusaha berdiri dengan baik .
Pelan - pelan " Putri membantu Dicky berdiri
Lo pulang sama siapa " Dicky
Sendirilah , gue kan ke sininya sendiri " Putri
Naik ? " Dicky
Taksi , kenapa ? " Putri
Gue anter lo pulang " Dicky
Gak usah ky , gue malah nambah ngerepotin lo " Putri
Ini udah mulai gelap masa gue ngebiarin lo pulang sendiri , sebagai tanda terima kasih gue anter lo pulang " Dicky
Yauda dehh . Sini gue bantuin " Putri
Gue bisa kok " Dicky
Yakin " Putri
Iyaa " Dicky
SKIP >>>
Ini rumah lo ? " Dicky
Iya , thanks ya udah mau nganterin
gue pulang . Padahal gue bisa pulang
sendiri " Putri
Sama - sama , lagian masa iya gue tega ngebiarin lo pulang sendirian . Sekali lagi thanks juga ya udah mau ngobatin luka gue " Dicky
Iyaa , kalo gak cepet - cepet di obatin nanti malah infeksi . Yaudah ayo masuk ke dalem " Putri
Lain kali aja udah sore banget gak enak kan kalo gue main " Dicky
Kok gitu , lo kan udh nolongin gue " Putri
Lain kali aja , gue balik ya " Dicky
Yaudah deh kalo gitu hati - hati ya " Putri
Tunggu bentar ini memar nya jangan lupa di obatin ya " Dicky
Emang ketauan yaa " Putri . Dicky mengangguk .
Yaudah gpp , nanti gue obatin kok " Putri
Yaudah kalo gitu gue balik ya , byee " Dicky dan berlalu meninggalkan perkarangan rumah Putri . Sementara Putri hanya tersenyum .
Assalamualaikum " Putri
Walaikumsalam . Kamu dari mana aja sih sayang " Alma
Putri abis dari makam mah " Putri
Kenapa kamu gak bilang dulu sama mamah , mamah kan khawatir sama kamu " Alma
Maaf mah " Putri
Yaudah , sekarang kamu mandi dulu abis itu kita makan malem ya " Alma
Iya mah " Putri langsung naik ke lantai 2 menuju kamarnya . Di saat yang bersamaan Rafael keluar dari kamar dan melihat adiknya yang baru saja masuk kamar .
Put " Rafael
Eh cocoh ngagetin aja " Putri
Kamu dari mana aja Cocoh khawatir tau gak , di telepon juga gak aktif " Rafael
Putri abis dari makam mamah Coh tarus hp Putri mati , maaf " Putri . Rafael hanya menghela nafas sebagai balasan .
Kamu abis berantem " Rafael menatap wajah adiknya dengan intens , Putri pun mengeles dari pandangan Rafael .
Kamu gak bisa boong sama Cocoh " Rafael
__ADS_1
Abisan Putri gak punya pilihan Coh preman itu gangguin Putri mulu " Putri
Ha ? Terus kamu gpp kan , gak ada yang luka lagi kan " Rafael
Ya sedikit sih cuma ini doang kayaknya , tapi Putri gpp kok soalnya ada orang yang sempet nolongin Putri juga tadi . Cocoh jangan bilang mama ya " Putri
Yaa ampun sayang Cocoh gak tau , Cocoh minta maaf ya . Cocoh kira kamu berantem lagi di sekolah , tenang aja Cocoh gak bakal bilang ke mama " Rafael . Putri hanya mengangguk mengerti melihat sikap khawatir sang kakak . Namun di balik pintu terlihat Morgan yang tak sengaja mendengar pembicaraan Rafael dan Putri .
Yauda sekarang kamu mandi gih , bau tau kamu tuh " Rafael
Ihh Cocoh " Putri
Hahaha iya bercanda sayang . Kamu mandi Cocoh mau ambil kompresan buat kamu " Rafael .
Siappp bos " Putri dengan gaya hormat , Rafael hanya tersenyum dan keluar dari kamar adiknya . Sedangkan Morgan sudah pergi .
Putri P.O.V
Setelah makam malam selesai Putri memutuskan untuk menyendiri di halaman belakang rumah . Duduk di ayunan dekat kolam renang seorang diri itu yang di lakukan Putri saat ini .
Mah , mamah tau kan kalo Putri sayang banget sama mamah . Sekarang mamah pasti bahagia banget di sana , Putri yakin mamah ada di antara bintang - bintang di sana " Putri memandang sendu bintang yang menghiasi langit di atas .
Dan nyokap lo gak akan pernah hilang dalam hati lo " Morgan yang entah sejak kapan berada di samping Putri .
Morgan " Pekik Putri . Morgan hanya tersenyum .
Boleh gue duduk sini " Morgan
Kalo lo diem berarti boleh dong " Morgan dan langsung duduk di samping Putri .
Ngapain lo ke sini , gue lagi males ribut sama lo " Putri
Yee siapa yang mau ribut sama lo , gue ke sini niat baik kali cuma mau nemenin doang lo emang salah " Morgan .
Yaa engga sih . Ada angin apa lo tiba - tiba jadi tingkah sok baik kaya gini ada mau nya lo ya pasti " Putri
Kenapa sih pikiran lo negatif mulu tentang gue . Sekali aja lo gak usah curigaan sama gue " Morgan
Iya iya maaf " Putri . Hening . Tidak ada pembicaraan lagi , keduanya terlihat sibuk dengan jalan pikiran masing - masing Putri kembali menatap langit tanpa menghiraukan keberadaan Morgan di sampingnya .
Emm .. ohiya tumben pulang malem abis dari mana , mamah khawatir banget nungguin lo pulang di telpon juga gak aktif " Morgan .
Putri pun menjawab tanpa menatap ke arah Morgan .
Gue abis dari makam nyokap gue " Putri namun mata indahnya tidak ingin beralih dari langit , seakan pemandangan langit di atas lebih indah dari wajah tampan Morgan .
Kenapa lo gak nelpon gue aja , gue kan bisa jemput nganterin ke makam nyokap lo " Morgan
Handphone gue mati " Putri
Lo abis berantem ya " Morgan . Sementara Putri langsung mengalihkan pandangan dan menatap Morgan .
Lo tau dari mana " Putri
Sory , tadi gue gak sengaja denger pembicaraan lo sama Rafael " Morgan
Ohhh " Putri
Jadi beneran ? " Morgan
Ya begitulah " Putri
Tapi lo gpp kan ? " Morgan
Ya kaya lo liat sekarang gue baik - baik ajakan " Putri
Tapikan lo cewe Put " Morgan
Gue gpp Morgan . Lagian juga udah biasa kok " Putri dan beranjak pergi meninggalkan Morgan .
Lo mau kemana " Morgan
Mau ke kamar , ngantuk " Putri .
SKIP >>>
Pagi guys " Putri
Pagii , tumben Put dateng pagi " Indah
Hehe iya tadi bangunya kepagian " Putri
Apaan sih lo BisKota nyambung - nyambung aja " Putri
Yeee " Bisma .
Eh tunggu deh itu kenapa " Ilham
Apanya " Putri
Ihh iya Put , lo kenapa kok bisa lebam gitu sih " Vita
Coba liat " Bisma
Awwsh " Putri yang sedikit meringis saat Bisma meraih dagu Putri .
Lo kenapa bisa kaya gini " Bisma
Emm gpp kok " Putri
Gak usah boong segala Put , lo abis berantem ya " Indah
Iya sih , tapi cuma dikit kok " Putri
Ya ampun Put lo itu kan cewe . Kalo sampe terjadi yang enggak - enggak sama lo gimana " Bisma
Lo itu ya gak pernah berubah deh Put , kan bahaya juga buat lo " Indah
Emang ceritanya gimana sih Put " Ilham
Ya cerita nya gak panjang juga sih , jadi ada preman sok mau gangguin gue gitu ya awalnya gue juga gak mau berantem gue minta tolong terus ada orang nolongin gue tapi tuh preman 2 mainya curang masa di keroyok . Abis kesabaran gue yauda gue lawan aja " Putri
Terus kenapa lo gak nelpon gue atau Vita , Putri " Indah
Hp gue mati jadi gue gak tau harus gimana lagi " Putri
Lo nekat banget sih Put " Vita
Yaudahlah gue juga gpp kok 3 hari juga ini sembuh " Putri
Itu udah di obatin Put " Ilham .
Udah kok di kompres es batu sama Cocoh semalem " Putri
Lo gimana sih luka lebam kaya gitu gak buru - buru di obatin . Kalo infeksi gimana coba " Bisma
Kan udah di kompres es batu " Putri
Teett .. tett...
Istirahat lo ikut gue " Bisma
Kemana ? " Putri
Pagi anak - anak " Pak Iwan
Pagi pak "
Buka buku kalian halaman 55 kita akan membahas perubahan iklim di indonesia dan pemanasan global " Pak Iwan
Dicky P.O.V
Bel istirahat sudah di bunyikan 5 menit yang lalu , Dicky baru saja ingin ke kantin namun ia melihat Ayu yang tengah sendiri .
Ayu tumben sendirian " Dicky
Ekhem "
Ehh ky , ada apa tumben sendiri si Reza mana ? " Ayu
Reza gak tau kemana , gue boleh duduk di sini " Dicky
Ohh silahkan " Ayu
Kok sendirian ? " Dicky
Iya , Bintang lagi ada perlu " Ayu . Dicky hanya ber - ohh ria seraya memandangi Ayu .
Mirip banget , apa jangan - jangan mereka kembar ? " Batin Dicky
Kamu kenapa kok ngeliat aku gitu banget ada yang salah ya " Ayu
Ehh enggak kok , cuma gue mau nanya deh " Dicky
Nanya apa " Ayu
Emmm ..
Huft , yu sory ya lama " Bintang yang tiba - tiba datang .
Iya gpp , udah selesai emang " Ayu
Udah kok , kantin yuk " Bintang
Ayo . Ky ayo ke kantin " Ayu
__ADS_1
Iya duluan aja " Dicky
Kita duluan ya " Bintang . Dicky hanya menganggukan kepala sebagai balasan .
Saat bel istirahat di bunyikan Bisma langsung manarik pelan tangan Putri mengajaknya ke taman sekolah , tangan nya sudah membawa kotak P3K .
Lo ngapain sih ngajak gue ke sini " Putri
Udah tugas lo cuma duduk , nurut " Bisma seraya membuka kotak P3K .
Lo mau ngapain " Putri
Bisa diem gak " Bisma pun mulai mengoles kapas yang sudah di beri alkohol ke wajah Putri sementara Putri dengan refleks memegang tangan Bisma .
Pelan - pelan sakit tau " Putri
Iya , gak usah bawel deh " Bisma sementara tak jauh dari Bisma dan Putri terlihat Genk The Evil yang melewati area taman .
Ehh njel liat deh " Siska
Tuh cewe emang kegatelan banget sih sama Bisma " Angel
Bisma sama Putri so sweet banget sihh yampun " Vio
Vio ! Lo bisa diem gak " Angel
Salah lagi deh " Vio
Diem aja makanya " Caca
Awas aja lo ya Put . Cabut!!! " Angel
Selesai nih , kan kalo udah di obatin gak bakal infeksi jadinya . Makanya jadi cewe jangan bandel " Bisma
Iya iya .. eh by the way thanks ya udah mau ngobatin hehe " Putri
Oke . Pulang sekolah bareng ya " Bisma
Bareng ? " Putri
Iya , kenapa ? Lo gak mau ? " Bisma
Mau .. mau .. gue mau pulang bareng sama lo " Putri
Yaudah kantin yuk , laper nih " Bisma
Ayo " Putri
SKIP >>>
Haha cie yang mau pulang bareng " Putri
Apaan sih lo Put " Indah
Haha iyalah Put , emang lo doang sama Bisma " Ilham
Yeee , eh iya Vit lo barengan aja sama gue apa enggak sama Indah " Putri
Enggak usah , gue udah di jemput kok hehe " Vita
Sama siapa ? " Indah . Vita hanya tersenyum malu .
Ohhh cowo yang waktu itu ya " Putri
Iya . Yauda kalo gitu gue duluan ya dia udah nungguin , daaahh " Vita
Hati - hati Vit " Indah
Oke " Vita
Emang Vita di jemput sama siapa " Bisma
Anak Pelita Bangsa " Putri
Pelita Bangsa ? Kok bisa ? " Ilham
Ya bisa ajalah " Putri
Mungkin udah jodoh " Indah . Ilham langsung menatap Indah penuh arti .
Eh Put liat deh itu Morgan kan ya " Indah . Saat ini mereka sedang berjalan menuju parkiran sekolah . Sementara itu terlihat Morgan sedang melambaikan tangan ke arah Putri .
Eh iya ya , ngapain dia di sini " Putri
Morgan ya ? Mau ngapain dia " Bisma . Putri hanya menggeleng sebagai jawabanya .
Mau jemput lo kali Put " Ilham
Jemput ? Yang bener aja ? " Putri
Terus gimana Put " Bisma
Kayanya gue gak bisa pulang bareng lo deh Bis , sori ya lain kali aja " Putri
Emm , yauda gpp . Lagian bisa lain waktu kan " Bisma
Maaf ya , kalo gitu gue duluan ya salam buat nyokap lo . Ndah , Ham gue duluan ya " Putri
Iya " Bisma
Hati - hati Put " Indah
Lama banget sih lo keluarnya , lumutan gue di sini " Morgan
Yeee , lagian siapa juga yang minta di tungguin sama lo . Ada apaan sih " Putri
Jadi gagal deh gue pulang sama Bisma , ilah " Batin Putri
Yaa .. emangnya gak boleh apa gue jemput lo " Morgan
Boleh sih , tapi ... udah ah ayo " Putri . Morgan langsung tersenyum senang .
Merekapun masuk ke dalam Mobil dan meninggalkan area sekolah .
Bisma P.O.V
Haloo mah , kenapa ? " Bisma
.....
Tolong apa mah " Bisma
.....
Ohh yaudah Bisma beliin " Bisma
.....
Iyaa , sama - sama " Bisma
Sementara itu ...
Udah sampe sini aja tang " Ayu
Lo beneran gak mau gue temenin ke dalem " Bintang
Gak usah , aku bisa sendiri kok kamu tunggu sini aja " Ayu
Yauda jangan lama - lama ya , kalo ada apa - apa kasih tau gue " Bintang
Iya cuma sebentar kok " Ayu keluar dari mobil Bintang kemudian masuk ke dalam toko .
Emm ini udah , ini juga udah satu lagi apa ya " Ayu seraya berjalan mencari barang yang di maksud .
Nah ini dia " Ayu . Sementara Bisma yang baru saja sampai di toko langsung mencari barang yang di maksud terlihat dari wajahnya sedang bingung sehingga Bisma tidak melihat jalan matanya hanya fokus pada barang yang di cari , bersamaan dengan Ayu yang ingin berbalik sehingga mereka bertubrukan .
Aduuh " Ayu yang sedikit meringis
Eh iya maaf gue gak sengaja " Bisma langsung membantu mengambil barang yang terjatuh .
Sori ya gue gak liat , ini punya lo " Bisma
Iya gpp kok , aku juga yang salah terlalu buru - buru tadi jadinya nabrak deh " Ayu
Eh tunggu lo kok di sini , bukanya tadi lo pulang sama kakak tiri lo " Bisma
Maaf kayanya kamu salah orang deh , permisi " Ayu meninggalkan Bisma begitu saja . Sedangkan Bisma terdiam karena masih merasa heran .
Eh , mana orangnya " Bisma langsung berlari keluar saat melihat sosok yang di carinya berada di luar namun sudah terlanjur pergi.
Itu Putri atau bukan sih " Bisma
Tapi kalo misalnya itu Putri cara ngomongnya beda banget ya terus juga dia gak kenal sama gue . Tapi kalo dia bukan Putri gak mungkin , mukanya mirip banget " Bisma
Bersambung ...
__ADS_1