Kisah Cinta Gadis Kembar

Kisah Cinta Gadis Kembar
Kisah Cinta Gadis Kembar #15


__ADS_3

Sebelumnya ..


Hehe pahlawan kesoreanya udah kao tuh neng , mending neng ikut kita " Preman 2


Lo berdua curang tau gak . Laki kok main keroyokan , sini lawan gue " Putri


Wah nantangin kita bos " Preman 2


Tunggu apa lagi " Preman 1 tanpa menghiraukan perkataan Putri dan menarik tangan Putri namun dengan sigap Putri langung memelintir tangan preman itu ke belakang .


Kurang ajar nih cewe " Preman 2 menyerang Putri


Buk! " Putri menendang Preman itu dan terjadilah saling pukul untuk ke dua kalinya sehingga 2 preman itu tersungkur jatuh ke tanah .


Ampun neng ampun " Preman 1


Bang , mending lo berdua tuh insyaf cari kerjaan yang halal " Putri


Iya neng ampuun " Preman 2


Yauda pergi lo sana , mau gue tambahin lagi " Putri


Iyaa iya neng "


Hahahah macem - macem sih lo sama gue " Putri berbalik dan melihat orang yang menolongnya masih tersungkur di tanah . Pria yang menolongnya masih bisa melihat kejadian di hadapannya dengan samar .


Ukhuk .. uhukk


Lo gpp , sini gue bantu " Putri . Pria itu pun tercengang melihat wajah Putri .


Putri pun berusaha memapah tubuh pria ini menuju bawah pohon yang cukup rindang . Walaupun tubuh pria itu tidak terlalu besar namun membuat Putri sedikit keberatan . Putri masih belum sadar jika pria di hadapanya sedang menatap dirinya sejak tadi .


Aduhh luka lo parah juga , tunggu sebentar " Putri mengeluarkan kotak P3K dari dalam tasnya . Putri memang selalu membawa kotak P3K di tasnya walaupun tidak terlalu lengkap .


Tahan sedikit ya " Putri . Ia mulai mengobati luka memar yang ada di wajah pria tersebut .


Ini Ayu ? Tapi beda banget , lagi pula dia juga kayak gak ngenalin gue " Pria ini adalah Dicky . Pria yang sempat menolong Putri tadi , Dicky terus memandangi wajah Putri .


Awwsshh " Rintih Dicky


Sakit ya , sory - sory dikit lagi kok " Putri


Oke selesai " Putri seraya merapikan alat P3K nya .


Thanks ya . Gue Dicky " Dicky yang kini mulai tersadar akan lamunanya sejak tadi . Ia mengulurkan tangan ke arah Putri .


Gue Putri " Putri


Putri ya ? Tapi kok lo mirip ... " Dicky


Mirip siapa " Putri


Ahh enggak lupain aja " Dicky


Okey . By the way gue minta maaf ya gara - gara gue lo jadi kaya gini " Putri


Kok minta maaf sih , yang ada gue terima kasih banget sama lo udah mau ngobatin gue " Dicky


lo begini kan gara - gara gue juga " Putri


Baru ini loh gue ketemu cewe kaya lo , salut gue " Dicky


Maksudnya gimana ? " Putri


Emm .. lo jago berantem ya bisa ngelawan preman kaya tadi . Lagian lo ngapain sendirian di sini , emang gak takut " Dicky


Ya sebenernya sih gue juga gak mau berantem kaya tadi makanya gue minta tolong , gue kira gak bakal ada yang nolongin gue . Gue ke sini abis dari makam nyokap


gue " Putri


Ohh sory gue gak tau . Abis heran aja jaman sekarang masih ada juga cewe bisa berantem kaya lo salut gue liatnya " Dicky


Emangnya jaman sekarang gak boleh ya cewe bisa berantem , lagian dengan bisa berantem cewe bisa ngejaga dirinya sendiri . Jadi gak ada orang seenaknya berbuat jahat kaya tadi , lagi juga dulu gue di masukin sekolah bela diri sama nyokap gue ya walaupun cuma sampe SMP ya gini deh hasilnya dikit - dikitlah bisa " Putri


Iya juga sih , lagian kita juga gak ada yang tau musibah kapan dateng . Tapi lo gpp kan ? " Dicky


Iya gpp , tenang aja udah biasa buat gue


kok " Putri . Dicky hanya memandangi wajah Putri tepat di bagian yang mulai terlihat memar . Putri memang sempat terkena pukulan di tepat di bagian bawah matanya .


Ohiya lo sekolah dimana ? " Dicky


Harapan Bangsa , lo sendiri ? " Putri


Pelita Bangsa " Dicky . Putri hanya mengangguk .


Berarti ada kemungkinan dia temenya Ayu dong " Batin Putri


Kenapa kok diem " Dicky


Ehh gpp kok , lo sendiri juga ngapain di sini " Putri


Abis dari makam oma gue , eh malah ketiduran di sana terus niatnya juga gue mau langsung balik tapi malah denger suara teriakan lo " Dicky


Sory ya gue malah jadi ngerepotin lo jadi gak enak gue " Putri


Santai aja Put " Dicky . Putri tersenyum


Eh iya udah sore nih gue pulang duluan ya sekali lagi gue minta maaf " Putri seraya memasukan kotak P3K ke dalam tas .


Put , tunggu! Awssh " Dicky berusaha berdiri dengan baik .


Pelan - pelan " Putri membantu Dicky berdiri


Lo pulang sama siapa " Dicky


Sendirilah , gue kan ke sininya sendiri " Putri


Naik ? " Dicky


Taksi , kenapa ? " Putri


Gue anter lo pulang " Dicky


Gak usah ky , gue malah nambah ngerepotin lo " Putri


Ini udah mulai gelap masa gue ngebiarin lo pulang sendiri , sebagai tanda terima kasih gue anter lo pulang " Dicky


Yauda dehh . Sini gue bantuin " Putri


Gue bisa kok " Dicky


Yakin " Putri


Iyaa " Dicky


SKIP >>>


Ini rumah lo ? " Dicky


Iya , thanks ya udah mau nganterin


gue pulang . Padahal gue bisa pulang


sendiri " Putri


Sama - sama , lagian masa iya gue tega ngebiarin lo pulang sendirian . Sekali lagi thanks juga ya udah mau ngobatin luka gue " Dicky


Iyaa , kalo gak cepet - cepet di obatin nanti malah infeksi . Yaudah ayo masuk ke dalem " Putri


Lain kali aja udah sore banget gak enak kan kalo gue main " Dicky


Kok gitu , lo kan udh nolongin gue " Putri


Lain kali aja , gue balik ya " Dicky


Yaudah deh kalo gitu hati - hati ya " Putri


Tunggu bentar ini memar nya jangan lupa di obatin ya " Dicky


Emang ketauan yaa " Putri . Dicky mengangguk .


Yaudah gpp , nanti gue obatin kok " Putri


Yaudah kalo gitu gue balik ya , byee " Dicky dan berlalu meninggalkan perkarangan rumah Putri . Sementara Putri hanya tersenyum .








Assalamualaikum " Putri


Walaikumsalam . Kamu dari mana aja sih sayang " Alma


Putri abis dari makam mah " Putri


Kenapa kamu gak bilang dulu sama mamah , mamah kan khawatir sama kamu " Alma


Maaf mah " Putri


Yaudah , sekarang kamu mandi dulu abis itu kita makan malem ya " Alma


Iya mah " Putri langsung naik ke lantai 2 menuju kamarnya . Di saat yang bersamaan Rafael keluar dari kamar dan melihat adiknya yang baru saja masuk kamar .


Put " Rafael


Eh cocoh ngagetin aja " Putri


Kamu dari mana aja Cocoh khawatir tau gak , di telepon juga gak aktif " Rafael


Putri abis dari makam mamah Coh tarus hp Putri mati , maaf " Putri . Rafael hanya menghela nafas sebagai balasan .


Kamu abis berantem " Rafael menatap wajah adiknya dengan intens , Putri pun mengeles dari pandangan Rafael .


Kamu gak bisa boong sama Cocoh " Rafael

__ADS_1


Abisan Putri gak punya pilihan Coh preman itu gangguin Putri mulu " Putri


Ha ? Terus kamu gpp kan , gak ada yang luka lagi kan " Rafael


Ya sedikit sih cuma ini doang kayaknya , tapi Putri gpp kok soalnya ada orang yang sempet nolongin Putri juga tadi . Cocoh jangan bilang mama ya " Putri


Yaa ampun sayang Cocoh gak tau , Cocoh minta maaf ya . Cocoh kira kamu berantem lagi di sekolah , tenang aja Cocoh gak bakal bilang ke mama " Rafael . Putri hanya mengangguk mengerti melihat sikap khawatir sang kakak . Namun di balik pintu terlihat Morgan yang tak sengaja mendengar pembicaraan Rafael dan Putri .


Yauda sekarang kamu mandi gih , bau tau kamu tuh " Rafael


Ihh Cocoh " Putri


Hahaha iya bercanda sayang . Kamu mandi Cocoh mau ambil kompresan buat kamu " Rafael .


Siappp bos " Putri dengan gaya hormat , Rafael hanya tersenyum dan keluar dari kamar adiknya . Sedangkan Morgan sudah pergi .










Putri P.O.V


Setelah makam malam selesai Putri memutuskan untuk menyendiri di halaman belakang rumah . Duduk di ayunan dekat kolam renang seorang diri itu yang di lakukan Putri saat ini .


Mah , mamah tau kan kalo Putri sayang banget sama mamah . Sekarang mamah pasti bahagia banget di sana , Putri yakin mamah ada di antara bintang - bintang di sana " Putri memandang sendu bintang yang menghiasi langit di atas .


Dan nyokap lo gak akan pernah hilang dalam hati lo " Morgan yang entah sejak kapan berada di samping Putri .


Morgan " Pekik Putri . Morgan hanya tersenyum .


Boleh gue duduk sini " Morgan


Kalo lo diem berarti boleh dong " Morgan dan langsung duduk di samping Putri .


Ngapain lo ke sini , gue lagi males ribut sama lo " Putri


Yee siapa yang mau ribut sama lo , gue ke sini niat baik kali cuma mau nemenin doang lo emang salah " Morgan .


Yaa engga sih . Ada angin apa lo tiba - tiba jadi tingkah sok baik kaya gini ada mau nya lo ya pasti " Putri


Kenapa sih pikiran lo negatif mulu tentang gue . Sekali aja lo gak usah curigaan sama gue " Morgan


Iya iya maaf " Putri . Hening . Tidak ada pembicaraan lagi , keduanya terlihat sibuk dengan jalan pikiran masing - masing Putri kembali menatap langit tanpa menghiraukan keberadaan Morgan di sampingnya .


Emm .. ohiya tumben pulang malem abis dari mana , mamah khawatir banget nungguin lo pulang di telpon juga gak aktif " Morgan .


Putri pun menjawab tanpa menatap ke arah Morgan .


Gue abis dari makam nyokap gue " Putri namun mata indahnya tidak ingin beralih dari langit , seakan pemandangan langit di atas lebih indah dari wajah tampan Morgan .


Kenapa lo gak nelpon gue aja , gue kan bisa jemput nganterin ke makam nyokap lo " Morgan


Handphone gue mati " Putri


Lo abis berantem ya " Morgan . Sementara Putri langsung mengalihkan pandangan dan menatap Morgan .


Lo tau dari mana " Putri


Sory , tadi gue gak sengaja denger pembicaraan lo sama Rafael " Morgan


Ohhh " Putri


Jadi beneran ? " Morgan


Ya begitulah " Putri


Tapi lo gpp kan ? " Morgan


Ya kaya lo liat sekarang gue baik - baik ajakan " Putri


Tapikan lo cewe Put " Morgan


Gue gpp Morgan . Lagian juga udah biasa kok " Putri dan beranjak pergi meninggalkan Morgan .


Lo mau kemana " Morgan


Mau ke kamar , ngantuk " Putri .


SKIP >>>


Pagi guys " Putri


Pagii , tumben Put dateng pagi " Indah


Hehe iya tadi bangunya kepagian " Putri


Apaan sih lo BisKota nyambung - nyambung aja " Putri


Yeee " Bisma .


Eh tunggu deh itu kenapa " Ilham


Apanya " Putri


Ihh iya Put , lo kenapa kok bisa lebam gitu sih " Vita


Coba liat " Bisma


Awwsh " Putri yang sedikit meringis saat Bisma meraih dagu Putri .


Lo kenapa bisa kaya gini " Bisma


Emm gpp kok " Putri


Gak usah boong segala Put , lo abis berantem ya " Indah


Iya sih , tapi cuma dikit kok " Putri


Ya ampun Put lo itu kan cewe . Kalo sampe terjadi yang enggak - enggak sama lo gimana " Bisma


Lo itu ya gak pernah berubah deh Put , kan bahaya juga buat lo " Indah


Emang ceritanya gimana sih Put " Ilham


Ya cerita nya gak panjang juga sih , jadi ada preman sok mau gangguin gue gitu ya awalnya gue juga gak mau berantem gue minta tolong terus ada orang nolongin gue tapi tuh preman 2 mainya curang masa di keroyok . Abis kesabaran gue yauda gue lawan aja " Putri


Terus kenapa lo gak nelpon gue atau Vita , Putri " Indah


Hp gue mati jadi gue gak tau harus gimana lagi " Putri


Lo nekat banget sih Put " Vita


Yaudahlah gue juga gpp kok 3 hari juga ini sembuh " Putri


Itu udah di obatin Put " Ilham .


Udah kok di kompres es batu sama Cocoh semalem " Putri


Lo gimana sih luka lebam kaya gitu gak buru - buru di obatin . Kalo infeksi gimana coba " Bisma


Kan udah di kompres es batu " Putri


Teett .. tett...


Istirahat lo ikut gue " Bisma


Kemana ? " Putri


Pagi anak - anak " Pak Iwan


Pagi pak "


Buka buku kalian halaman 55 kita akan membahas perubahan iklim di indonesia dan pemanasan global " Pak Iwan



Dicky P.O.V


Bel istirahat sudah di bunyikan 5 menit yang lalu , Dicky baru saja ingin ke kantin namun ia melihat Ayu yang tengah sendiri .


Ayu tumben sendirian " Dicky


Ekhem "


Ehh ky , ada apa tumben sendiri si Reza mana ? " Ayu


Reza gak tau kemana , gue boleh duduk di sini " Dicky


Ohh silahkan " Ayu


Kok sendirian ? " Dicky


Iya , Bintang lagi ada perlu " Ayu . Dicky hanya ber - ohh ria seraya memandangi Ayu .


Mirip banget , apa jangan - jangan mereka kembar ? " Batin Dicky


Kamu kenapa kok ngeliat aku gitu banget ada yang salah ya " Ayu


Ehh enggak kok , cuma gue mau nanya deh " Dicky


Nanya apa " Ayu


Emmm ..


Huft , yu sory ya lama " Bintang yang tiba - tiba datang .


Iya gpp , udah selesai emang " Ayu


Udah kok , kantin yuk " Bintang


Ayo . Ky ayo ke kantin " Ayu

__ADS_1


Iya duluan aja " Dicky


Kita duluan ya " Bintang . Dicky hanya menganggukan kepala sebagai balasan .


Saat bel istirahat di bunyikan Bisma langsung manarik pelan tangan Putri mengajaknya ke taman sekolah , tangan nya sudah membawa kotak P3K .


Lo ngapain sih ngajak gue ke sini " Putri


Udah tugas lo cuma duduk , nurut " Bisma seraya membuka kotak P3K .


Lo mau ngapain " Putri


Bisa diem gak " Bisma pun mulai mengoles kapas yang sudah di beri alkohol ke wajah Putri sementara Putri dengan refleks memegang tangan Bisma .


Pelan - pelan sakit tau " Putri


Iya , gak usah bawel deh " Bisma sementara tak jauh dari Bisma dan Putri terlihat Genk The Evil yang melewati area taman .


Ehh njel liat deh " Siska


Tuh cewe emang kegatelan banget sih sama Bisma " Angel


Bisma sama Putri so sweet banget sihh yampun " Vio


Vio ! Lo bisa diem gak " Angel


Salah lagi deh " Vio


Diem aja makanya " Caca


Awas aja lo ya Put . Cabut!!! " Angel




Selesai nih , kan kalo udah di obatin gak bakal infeksi jadinya . Makanya jadi cewe jangan bandel " Bisma


Iya iya .. eh by the way thanks ya udah mau ngobatin hehe " Putri


Oke . Pulang sekolah bareng ya " Bisma


Bareng ? " Putri


Iya , kenapa ? Lo gak mau ? " Bisma


Mau .. mau .. gue mau pulang bareng sama lo " Putri


Yaudah kantin yuk , laper nih " Bisma


Ayo " Putri




SKIP >>>


Haha cie yang mau pulang bareng " Putri


Apaan sih lo Put " Indah


Haha iyalah Put , emang lo doang sama Bisma " Ilham


Yeee , eh iya Vit lo barengan aja sama gue apa enggak sama Indah " Putri


Enggak usah , gue udah di jemput kok hehe " Vita


Sama siapa ? " Indah . Vita hanya tersenyum malu .


Ohhh cowo yang waktu itu ya " Putri


Iya . Yauda kalo gitu gue duluan ya dia udah nungguin , daaahh " Vita


Hati - hati Vit " Indah


Oke " Vita


Emang Vita di jemput sama siapa " Bisma


Anak Pelita Bangsa " Putri


Pelita Bangsa ? Kok bisa ? " Ilham


Ya bisa ajalah " Putri


Mungkin udah jodoh " Indah . Ilham langsung menatap Indah penuh arti .


Eh Put liat deh itu Morgan kan ya " Indah . Saat ini mereka sedang berjalan menuju parkiran sekolah . Sementara itu terlihat Morgan sedang melambaikan tangan ke arah Putri .


Eh iya ya , ngapain dia di sini " Putri


Morgan ya ? Mau ngapain dia " Bisma . Putri hanya menggeleng sebagai jawabanya .


Mau jemput lo kali Put " Ilham


Jemput ? Yang bener aja ? " Putri


Terus gimana Put " Bisma


Kayanya gue gak bisa pulang bareng lo deh Bis , sori ya lain kali aja " Putri


Emm , yauda gpp . Lagian bisa lain waktu kan " Bisma


Maaf ya , kalo gitu gue duluan ya salam buat nyokap lo . Ndah , Ham gue duluan ya " Putri


Iya " Bisma


Hati - hati Put " Indah




Lama banget sih lo keluarnya , lumutan gue di sini " Morgan


Yeee , lagian siapa juga yang minta di tungguin sama lo . Ada apaan sih " Putri


Jadi gagal deh gue pulang sama Bisma , ilah " Batin Putri


Yaa .. emangnya gak boleh apa gue jemput lo " Morgan


Boleh sih , tapi ... udah ah ayo " Putri . Morgan langsung tersenyum senang .


Merekapun masuk ke dalam Mobil dan meninggalkan area sekolah .




Bisma P.O.V


Haloo mah , kenapa ? " Bisma


.....


Tolong apa mah " Bisma


.....


Ohh yaudah Bisma beliin " Bisma


.....


Iyaa , sama - sama " Bisma


Sementara itu ...


Udah sampe sini aja tang " Ayu


Lo beneran gak mau gue temenin ke dalem " Bintang


Gak usah , aku bisa sendiri kok kamu tunggu sini aja " Ayu


Yauda jangan lama - lama ya , kalo ada apa - apa kasih tau gue " Bintang


Iya cuma sebentar kok " Ayu keluar dari mobil Bintang kemudian masuk ke dalam toko .





Emm ini udah , ini juga udah satu lagi apa ya " Ayu seraya berjalan mencari barang yang di maksud .


Nah ini dia " Ayu . Sementara Bisma yang baru saja sampai di toko langsung mencari barang yang di maksud terlihat dari wajahnya sedang bingung sehingga Bisma tidak melihat jalan matanya hanya fokus pada barang yang di cari , bersamaan dengan Ayu yang ingin berbalik sehingga mereka bertubrukan .


Aduuh " Ayu yang sedikit meringis


Eh iya maaf gue gak sengaja " Bisma langsung membantu mengambil barang yang terjatuh .


Sori ya gue gak liat , ini punya lo " Bisma


Iya gpp kok , aku juga yang salah terlalu buru - buru tadi jadinya nabrak deh " Ayu


Eh tunggu lo kok di sini , bukanya tadi lo pulang sama kakak tiri lo " Bisma


Maaf kayanya kamu salah orang deh , permisi " Ayu meninggalkan Bisma begitu saja . Sedangkan Bisma terdiam karena masih merasa heran .


Eh , mana orangnya " Bisma langsung berlari keluar saat melihat sosok yang di carinya berada di luar namun sudah terlanjur pergi.


Itu Putri atau bukan sih " Bisma


Tapi kalo misalnya itu Putri cara ngomongnya beda banget ya terus juga dia gak kenal sama gue . Tapi kalo dia bukan Putri gak mungkin , mukanya mirip banget " Bisma





Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2