
Sebelumnya ..
*Siapa vit " Reza
Indah " Vita
Yauda angkat aja " Reza . Vita hanya mengangguk dan menerima panggilan dari Indah
"Via On Telepon"
Hallo , kenapa ndah ? " Vita
.....
Ha ? Kok bisa sih " Vita
.....
Yaudah iya gue nyusul . Smsin alamatnya ya " Vita
......
"Via Off Telepon"
Kenapa sayang , kok panik gitu " Reza
Za kita kerumah sakit sekarang " Vita
Siapa yang sakit " Reza
Putri , dia masuk rumah sakit " Vita
Oke oke . Rumah sakit mana " Reza
Emm , Husada " Vita saat membaca pesan dari Indah
Yauda ayo " Reza*
Gimana om keadaan Putri " Morgan
Keadaannya sudah mulai membaik , kalian tenang aja kita tinggal tunggu Putri sadar " Iwan
Alhamdulillah , tapi mas sebenernya apa yang terjadi sama Putri " Alma
Putri gpp , cuma terkena alergi " Iwan
Alergi om ? " Rafael
Iya alergi , apa ada yang ngasih dia nanas atau makanan yang lain " Iwan
Ha ? Ya ampun " Morgan langsung menghempaskan dirinya ke dinding .
Kenapa gan " Rafael
Tadi siang gue ngasih dia jus , gue gak tau kalo Putri punya alergi sama nanas Raf . Maafin gue " Morgan
Iya gpp gue ngerti , lagian Putri sekarang udah baikan " Rafael
Untung kamu cepet bawa Putri ke sini jadi om masih bisa netralin alerginya kamu tenang aja " Iwan
Iya om , makasih ya om " Morgan
Yauda kalo gitu om permisi ya " Iwan
Iya om " Rafael .
Coh gimana keadaan Putri " Indah yang tiba -tiba datang di susul dengan yang lain .
Putri gpp kan Coh " Vita
Iya , keadaanya udah mulai membaik tinggal tunggu dia bangun " Rafael
Alhamdulillah " Indah
Emang Putri kenapa coh , kok bisa kaya gini " Bisma
Cuma alergi aja " Rafael
Yaudah mending kita masuk ke dalem liat keadaan Putri " Morgan
Ayu P.O.V
__ADS_1
Ayu dan Bintang baru saja sampai di rumah sakit dan langsung masuk ke dalam setelah memakirkan mobilnya . Ayu sudah berjalan lebih dulu meninggalkan Bintang .
Dengan perasaan gelisah Ayu memasuki rumah sakit di susul Bintang yang sedikit berlari mengejar Ayu .
Sus saya mau tanya pasien yang masuk atas nama Putri " Ayu
Ohh tunggu sebentar ya " Suster
Sabar yu . Gimana sus ? " Bintang
Dia baru masuk tadi di kamar melati nomor 202 " Suster
Makasih ya sus " Ayu
Iya terima kasih kembali " Suster
Ayu , Bintang kalian ngapain di sini " Dicky
Eh ky , saudara aku masuk rumah sakit kamu sendiri ngapain " Ayu
Ada urusan , gue turut prihatin ya " Dicky
Yaudah ky , kita duluan ya " Bintang
Iya iya " Dicky
Saudara ? Gue ikutin aja deh " Dicky
Put , lo cepet bangun ya " Indah
Iya Put cepet sembuh dong " Vita
Sayang bagun dong " Alma yang terus saja memandang Putri .
Mah udah , kan kata Om Iwan Putri gpp dari tadi mamah nangis mulu " Rafael
Iya mah , mamah juga harus istirahat nanti mamah bisa sakit " Morgan
Mamah pulang yuk , besok kan bisa ke sini lagi " Rafael
Tapi kamu janji ya anterin mamah ke sini lagi besok " Alma
Iya Rafa janji " Rafael
Raf titip mamah ya " Morgan
Pasti , gue titip Putri di sini " Rafael . Morgan mengangguk .
Morgan jagain Putri ya sayang , kalo ada apa - apa langsung kabarin mamah " Alma
Iya mah " Morgan
Yaudah gue duluan gan " Rafael
Hati - hati Raf " Morgan
Semua tante duluan ya " Alma
Iya tante hati - hati "
Rafael dan Tante Alma pun berlalu pergi di ikuti Morgan sampai pintu kamar . Morgan terduduk lemas di ruang tunggu kamar Putri .
Putri memang mempunyai alergi terhadap nanas , alergi yang ia punya adalah ketururan dari sang mama . Jika Putri mengkonsumsi nanas ia akan langsung demam tinggi seperti saat ini .
Baru kali ini gue liat Putri kaya gini " Ilham
Iya , kasian liat nya " Indah . Sedangkan dengan Reza yang sejak tadi hanya diam seraya memandangi wajah Putri .
Gak salah , emang mirip banget sama
Ayu " Batin Reza
za kenapa kok diem aja dari tadi " Vita
Gpp kok sayang " Reza
Reza aneh deh " Vita
Vit siapa sih " Bisma
__ADS_1
Ohiya sampe lupa , Bisma belum kenal ya ini Reza . Reza kenalin ini Bisma " Vita
Bisma / Reza "
Reza ini ternyata kakaknya Ilham loh " Vita
Ha ? Lo berdua kakak adik kok lo gak pernah cerita ham " Bisma
Cuma beda berapa bulan doang kok
Bis" Ilham
Ayu sudah sampai di mana tempat Putri di rawat . Ayu yang melihat kakak tirinya langsung menghampiri dan menanyakan keadaan saudara kembarnya itu .
Ka Morgan " Ayu
Ayu " Morgan
Gimana keadaan Putri ka , Putri gapapa kan ka " Ayu
Putri udah gpp , cuma dia lagi tidur sekarang " Morgan
Alhamdulillah kalo gitu , yaudah ka aku masuk ya " Ayu . Morgan mengangguk .
Kakak gak ikut masuk " Ayu
Enggak aku di sini aja , kamu aja masuk di dalem juga ada temen - temanya Putri
kok " Morgan
Yauda ka , ayo tang " Ayu . Ayu memasuki kamar rawat Putri dan langsung mendekati Putri yang masih terbaring .
Putri " Ayu . Sedangkan yang lain terlihat sangat terkejut saat melihat siapa yang datang begitu juga dengan Bintang saat melihat seseorang yang berbaring dengan wajah yang sangat mirip dengan Ayu .
Ayu ? " Bintang .
Sementara dengan Dicky yang memang mengikuti Ayu dan Bintang sampai tepat kamar Putri melihat Morgan yang sedang duduk ia pun bertekad untuk bertanya pada Morgan .
Permisi " Dicky
Iyaa " Morgan
Emm kakaknya Ayu yaa " Dicky
Iya , lo siapa ? " Morgan
Gue Dicky temen nya Ayu " Dicky
Ohh , ada perlu sama Ayu ? " Morgan
Enggak , tadi gak sengaja ketemu sama Ayu tapi lagi buru - buru banget . Emangnya siapa yang sakit ka " Dicky
Yaudah mending masuk aja ke
dalem " Morgan . Dicky hanya mengangguk menuruti Morgan di belakang . Sementara di dalam Ayu terus saja memeluk Putri dan bertanya - tanya tentang keadaan saudara kembar nya itu .
Put , kamu kenapa bisa kaya gini sih " Ayu
Kak , Putri sakit apa kenapa Putri bisa kaya gini " Ayu saat melihat Morgan yang masuk ke dalam kamar .
Kamu tenang aja Putri udah gpp kok cuma alergi aja kata Om Iwan " Morgan
Ayu hanya menghela nafas lega saat mendengar penjelasan dari Morgan . Namun keningnya berkerut saat melihat Dicky berada di belakang Morgan .
Dicky ? Kamu ngapain ? " Ayu
Tadi aku yang ajak dia masuk " Morgan
Emm maaf ya sebelumnya kalo gue lancang lo itu siapa " Indah . Ayu menoleh .
Gpp kok , kalian temen - temen nya Putri ya . Kenalin aku Ayu " Ayu
Kalian mirip banget " Vita
Iya , mereka itu kembar . Ayu ini saudara kembar Putri " Morgan . Ayu hanya tersenyum .
Kembar ?? "
Bersambung ...
__ADS_1