Kisah Cinta Gadis Kembar

Kisah Cinta Gadis Kembar
Kisah Cinta Gadis Kembar #24


__ADS_3

Sebelumnya ..


Akhir - akhir ini lo itu berubah , tiba - tiba ngejauhin gue bahkan gue ngerasa kalo lo sengaja ngehindar dari gue . Awalnya gue ngerasa itu cuma perasaan gue , tapi emang bener lo sengaja ngindarin gue " Bisma . Putri hanya diam .


Kenapa Put ? Kalo gue boleh jujur , gue gak bisa kaya gini terus udah 3 bulan lo ngehindarin gue . Gue kangen sama lo yang dulu , gue kangen ketawa lo , gue kangen bercanda bareng lo gue juga kangen kejailan lo " Bisma


Maafin gue Bis , maafin gue atas sikap gue selama ini ke lo " Putri yang akhirnya membuka suara untuk Bisma . Hanya kata maaf yang bisa ia ucap .


Lo ada masalah apa ? Cerita sama gue Put " Bisma


Gue gak bisa cerita sekarang Bis , suatu saat lo pasti bakal tau sendiri apa masalahnya " Putri


Yauda gpp kalo lo gak mau cerita sekarang , gue ngerti kok " Bisma


Thanks ya Bis " Putri


Iya , tapi kita baikan ya sekarang " Bisma seraya membuka jari kelingkingnya


Oke " Putri dengan senyum lebar dan menyambut jari kelingking Bisma . Morgan benar Putri memang harus melupakan dulu masalah hatinya saat ini .


Pulang sekolah Putri mengajak kedua sahabatnya untuk main ke rumahnya . Putri baru mengajak kedua sahabatnya itu untuk main di rumah nya lagi setelah 3 bulan berlalu . Kini perasaanya sudah mulai membaik bahkan jauh lebih baik dari 3 bulan yang lalu , Putri memang belum menceritakan apapun kepada sahabatnya.


Lo kenapa sih Put , kayanya seneng banget " Indah saat ini mereka berada di kamar Putri .


Ihh lo udah mulai gila ya Put " Vita


Enak aja !! Gue masih waras tau " Putri . Indah hanya terkekeh .


Lagian lo senyum - senyum sendiri udah kaya orang gak waras aja " Indah


Pokoknya hari ini gue seneng banget " Putri


Seneng kenapa sih cerita dong" Vita


Cerita gak yaaa " Putri


Pasti Bisma deh " Indah


Ihh kok lo tau , gak seru ah " Putri


Jadi benerkan ? " Indah . Putri hanya tersenyum senang sebagai jawaban .


Cie .. cieee " Vita yang sedikit meledek membuat Putri semakin tersipu .


Kalian udah baikan " Indah . Putri mengangguk . Indah memang mengetahui jika hubungan Bisma dan Putri kurang membaik .


Akhirnya kalian baikan jugaaa " Vita


Gitu dong Put , kita kan jadi ikut seneng dengernya " Indah


Iya iyaaa . Ohiya kalian mau minum apa nih " Putri


Apa aja dehh " Indah


Bawa makanan ya Put " Vita


Iya tunggu sebentar ya " Putri . Sementara di bawah terlihat Morgan yang sedang membuat minuman di dapur , Putri pun langsung ikut membuat minuman di samping Morgan .


Kenapa lo ? Seneng banget kayanya , tumben " Morgan berbalik arah . Tubuhnya menyandar pada meja dapur sehingga lebih leluasa mengobrol dengan Putri yang berada di sampingnya .


Iya dong " Putri


Cerita dong sama gue " Morgan


Ceritanya nanti aja ya , gue mau ke kamar dulu . Byee!! " Putri berlalu pergi meninggalkan Morgan


Gue seneng ngeliat lo balik kaya dulu lagi Put " Batin Morgan matanya masih memandangi punggung Putri yang sudah menjauh menaiki tangga .


SKIP >>>


Pagi anak - anak " Pak Edo


Pagi paaaaak "


Baik . Kita akan bahas untuk ujian minggu depan ya " Pak Edo


Sudah siap semua untuk ujian minggu depan ? " Pak Edo


Sudah pak "


Insa allah pak siap "


Mohon doanya ya pak "


Iya pastinya saya akan selalu mendoakan yang terbaik buat kalian " Pak Edo


Makasih pak "


Oke , buka buku matematika kalian halaman 20 . Kalian coba kerjakan dulu 1 sampai 10 , nanti kita akan bahas sama - sama ya . Mengerti semua " Pak Edo


Iya pak "


Kalo ada yang tidak kalian mengerti bisa tanyakan pada saya " Pak Edo .


*** * ***


Menunggu jam kuliah di mulai 2 pemuda ini memang sudah biasa berada di kantin hanya sekedar mengobrol , bertukar pikiran hingga membahas mata kuliah bahkan sesekali Rangga membahas tentang profesi Morgan yang menjadi model . Profesi model yang Morgan ambil memang hanya sampingan bersama temanya yang hobi memotret sehingga Morgan yang menjadi modelnya dan tak di sangka ia pun terkenal . Baru beberapa bulan yang lalu mereka mulai berteman namun Rangga seperti sudah mengenali Morgan , untuk pertama kalinya Rangga mulai mencurigai sikap Morgan terhadap adik tirinya itu , Putri . Rangga hanya mencurigai bahwa ada yang sedang di sembunyikan Morgan akhir - akhir ini .


Gan , akhir - akhir ini gue liat lo sama Putri makin deket aja " Rangga


Ahh ? Deket gimana ? " Morgan


Ya makin deket aja gitu gue ngerasanya , gak ada yang lo sembunyiinkan " Rangga


Deket mah hal yang biasalah ngga antara adek sama kakak , sama Ayu juga gue deket kok . Ya walaupun mereka ade tiri gue , ada apa kok tiba - tiba lo nanya gitu ke gue " Morgan


Haha enggak - enggak cuma nanya aja , lupain gak penting juga " Rangga


Yauda masuk kelas yuk 5 menit lagi masuk nih " Morgan seraya melihat jam tanganya . Rangga mengangguk . Lain dari hati Morgan yang sepertinya serasa ingin copot saat Rangga yang mulai menanyakan kedekatan dirinya dengan Putri , bahkan dahinya pun terlihat sedikit berkeringat .


 


Saat ini Ayu dan Dicky berada di ruang osis , tentunya mereka sedang bertugas untuk membuat mading sekolah .


Yu gue boleh nanya gak " Dicky


Nanya apa ? " Ayu


Emm "


Loh kok diem , nanya aja gpp " Ayu . Dicky tidak menjawab . Sementara Ayu masih fokus terhadap tugasnya itu .


Pasti soal Putri ya " Ayu yang geram karna Dicky yang tak kunjung bicara dan langsung menebak topik pembicaraan Dicky .


Kenapa sama Putri ? Kamu kan udah deket banget sama dia " Ayu


Iya tapi kadang Putri itu susah di tebaknya gue jadi bingung " Dicky


Gak usah bingung . Putri emang gitu sifatnya tapi kalo misalkan kamu kenal dia luar dalam kamu juga pasti ngerti kok sifatnya Putri " Ayu


Kalo misalnya suatu saat gue sama Putri bisa itu gimana , lo setuju gak ? " Dicky


Kamu ngomong apa sih ky " Ayu

__ADS_1


Masa lo gak ngerti sih yu " Dicky . Ayu hanya terkekeh , ia mengerti bahwa temanya sedang menyukai kembaranya .


Iya aku ngerti kok . Aku setuju kok lagian kan kamu temen aku , jadi aku gak perlu khawatir Putri sama kamu " Ayu


Lo serius yu ? " Dicky


Iya , asal kamu bisa jagain Putri jangan pernah bikin Putri nangis " Ayu


Iya . Lo gak usah khawatir , thanks ya yu lo udah mau percaya sama gue " Dicky . Ayu hanya tersenyum .


 


Setelah istirahat Putri tidak kembali ke kelas karna memang sudah di tiadakan dari jam pelajaran . Guru - guru mengadakan rapat dadakan untuk ujian minggu depan membuat semua siswa - siswi berteriak girang termasuk Putri .


Guys , ke lapangan yuk " Putri


Ayo " Indah . Sementara di lapangan terlihat Ilham dan Bisma yang sedang bermain basket , keringat yang membanjiri tubuh mereka tidak membuat mereka menyudahi permainanya .


Ohh ada kalian " Putri


Hai Put " Bisma


Bis gue udah dulu ya , kalo lo masih mau lanjut sama Putri aja " Ilham yang sedikit terengah - engah dan langsung menghampiri Indah di tepi lapangan .


Ayo Put lawan gue udah lama gak main berdua " Bisma


Oke siapa takut " Putri langsung merebut bola dari tangan Bisma . Putri mendrible bola menuju ring basket dan melempar tepat pada sasaran .


Yeeess masuk!!! " Putri


Ehh curang lo Put , gue belum siap "Bisma


Bodooo , wleeee " Putri . Bisma pun langsung merebut bola dari Putri dan mendrible menuju ring basket .


Ayoo Put kalahin Bisma!!! " Vita . Putri hanya tersenyum mendengar teriakan sahabatnya itu . Baru saja Bisma ingin melempar bola dengan sigap Putri langsung merebutnya dan mendrible bola menuju ring Bisma dan berhasil untuk kedua kalinya memasukan bola ke dalam ring . Putri tersenyum puas .


Malam pun tiba saat ini Putri sedang belajar di kamarnya , mempelajari pelajaran sebelumnya untuk ujian yang akan ia hadapi minggu depan .


Setelah hampir 1 jam berkutat dengan buku - buku di kamar Putri merasa bosan dan langsung turun ke bawah bermaksud untuk mengambil makanan ringan di kulkas . Kaki jenjangngnya menuruni anak tangga dengan santai , namun langkahnya terhenti saat melihat sosok yang di kenalinya tengah duduk dan mengobrol dengan kedua kakaknya di ruang keluarga .


Itu papah ?? " Putri


Pah " Panggil Putri . Ivan pun menoleh dengan senyum hangatnya .


Hei , sini sayang " Ivan . Putri pun langsung menghampiri sang papah dan langsung memeluk nya dengan erat .


Putri kangen tau sama papah " Putri


Iya papah juga kangen sama kamu , gimana kabar kamu " Ivan . Putri memang sedikit manja pada papahnya di bandingkan Ayu , jadi tidak heran bagi Rafael melihat tingkah Putri saat ini .


Putri baik kok pah , papah sendiri gimana sehatkan ? " Putri


Papah sehat alhamdulillah " Ivan


Papah kemana aja sih , Putri kan kangen sama papah " Putri


Iya papah minta maaf ya , kerjaan papah lagi banyak banget " Ivan


Maaf pak , makan malam sudah siap "


Oh iya bi makasih ya bi " Ivan


Permisi pak " Bi Ijah


Yaudah yuk kita makan malam dulu , ngobrolnya di lanjutin nanti " Ivan . Ini adalah kali pertama mereka makan malam bersama setelah beberapa bulan yang lalu , Ivan yang selalu sibuk dengan pekerjaanya mengakibatkan mereka tidak selalu berkumpul . Di meja makan pun mereka masih saja bersuara , malam ini Putri pun menjadi sangat cerewet . Ivan yang melihat tingkah Putrinya hanya tersenyum maklum memang sejujurnya sudah lama ia tidak melihat suasana seperti yang sedang ia alami sekarang .


Setelah makan malam , mereka kembali berkumpul di ruang keluarga . Putri seakan tidak ingin jauh - jauh dari sang papah sehingga Ayu yang melihat hanya menggeleng maklum atas tingkah kembaranya itu .


Gimana sekolah kalian " Ivan


Iya pah semua baik - baik aja kok " Putri


Bener nih , kamu gak bikin ribut lagi kan di sekolah gak bikin mamah kamu repot kan selama papah gak ada " Ivan


Enggak kok mas , anak - anak di sini baik semua gak ada masalah " Alma


Iya deh papah percaya . Ohiya kuliah kalian gimana " Ivan yang beralih bertanya pada Rafael juga Morgan .


Semua baik kok pah , lancar " Rafael


Alhamdulillah kalo gitu " Ivan


Papah sih terlalu sibuk sama kerjaan papah jadinya gak tau deh sama kegiatan anaknya " Putri


Hst sayang gak boleh gitu ah " Alma


Hehe iya mah bercanda " Putri


Siapa bilang papah gak tau . Sebentar lagi Putri sama Ayu mau ujian kan " Ivan


Pasti tau dari mamah deh , papah curang ah " Putri . Sedangkan yang lain hanya terkekeh melihat tingkah Putri .


Kan papah juga mau tau perkembangan anak - anak papah . Gimana kalian udah siap ujian minggu depan " Ivan


Udah dong pah " Putri


Semangat banget sih kayanya " Rafael


Harus dong coh , iyakan Put " Ayu


Iya tuh yu , biar dapet nilai bagus kan papah sama mamah juga yang seneng . Maka nya doain kita pah " Putri


Emang kalian kalo udah lulus mau masuk universitas mana sih " Ivan


Kalo aku belum kepikiran sih pah " Ayu


Emm .. Putri mau kuliah di Bandung pah tapi gatau deh " Putri


Loh kok gitu Put , kenapa gak di sini aja kan lebih seru " Morgan yang kini mulai bersuara , entah karena refleks atau tidak ia melontarkan pertanyaan itu sehingga membuat Putri menoleh .


Pengen aja , emangnya kenapa ? " Putri


Emang kamu gak mau satu kampus sama aku Put " Ayu


Mau sih , kan aku cuma angan - angan aja pengen kuliah di bandung " Putri


Aku pengen banget kuliah bareng Put sekarang sekolah kita beda masa kuliah juga beda " Ayu


Iyaa . Lagian Indah sama Vita juga pasti kuliah di jakarta " Putri . Obroran mereka pun semakin larut dan menghangat .


  *****


Ujian telah menghitung hari dan membuat Putri semakin gugup menghadapi ujian . Hari ini sekolah memang libur namun tidak membuat Putri libur belajar , Putri sengaja mengajak Dicky untuk belajar bersama di rumahnya dan menemani Putri di rumah karna keluarganya sedang pergi dengan urusan yang berbeda - beda .


Ky , gue bingung deh rumus yang ini " Putri


Coba liat " Dicky


Oh ini , di kali aja sama hasil yang ini terus di bagi 2 nanti hasilnya ketemu " Dicky


Kaya gini bukan " Putri


Nah , udh ngerti kan sekarang " Dicky

__ADS_1


Susah banget tau " Putri


Engga susah , kalo lo hafal sama rumusnya pasti bisa kok " Dicky


Udah ah pusing . Sebentar ya gue ambil minum dulu " Putri tak lama ia kembali membawa 2 gelas minuman dan beberapa makanan ringan .


Nihh ky " Putri


Thanks " Dicky


Ohiya denger - denger acara prom night nanti bakal jadi satu acara sekolah lo sama sekolah gue itu beneran gak sih atau gosip doang " Putri


Kayanya sih gitu , tapi gatau jadi apa engga " Dicky


Ohh gue kira cuma gosip doang " Putri


Ohiya gimana kabar Bisma " Dicky


Kok tiba - tiba lo nanyain Bisma , kenapa tumben ? " Putri


Gpp , nanya aja emang gak boleh kalo gue nanya Bisma " Dicky . Sebenarnya maksud Dicky tidak menanyakan kabar Bisma melainkan tentang perasaan Putri terhadap Bisma sekarang .


Ya boleh , Bisma baik kok " Putri


Emm . kalo lo sama Bisma gimana " Dicky


Maksud lo " Putri


Gak usah di jawab gak penting juga kok , lupain aja " Dicky . Sementara Putri masih memandang Dicky dengan sendu .


Jujur ky , perasaan gue sama Bisma udah mulai ilang gue masih gak ngerti apa penyebabnya . Gue bingung " Batin Putri


Put besok mau gak temenin gue ke toko buku , kalo lo gak sibuk " Dicky


Mau kok , besok jam berapa ? " Putri


Oke , besok gue jemput lo sekitar jam 3 an ya " Dicky


Gue tunggu loh ya " Putri


 


Berbaring di kasur itu yang di lakukan Putri saat ini , bibirnya tak henti mengembangkan senyuman matanya terus saja memandangi foto - foto dirinya bersama Dicky di ponselnya itu , sudah begitu banyak foto yang mereka ambil .


Dicky " Putri entah sadar atau tidak bibirnya menyebutkan nama Dicky .


Rafael yang melewati kamar Putri melihat pintu kamar Putri yang sedikit terbuka dan menghampiri kamar Putri . Rafael tersenyum saat melihat Putri tersenyum sendiri .


Ekhem " Rafael berdehem. Posisinya saat ini sedang berdiri di ambang pintu .


Cocoh " Putri yang sedikit memekik dan bangkit dari tidurnya .


Lagi apa sih , kayanya cocoh liat lagi seneng banget " Rafael pun berjalan menghampiri Putri dan duduk di samping Putri .


Cocoh bikin kaget aja ah " Putri


Iyaa dehh cocoh minta maaf . Lagian kamu senyum - senyum sendiri pintunya gak di tutup dulu , untungnya cocoh yang liat kalo orang lain bisa di sangka gila kamu nanti " Rafael


Ihh cocoh mah apaan deh , enak aja " Putri


Emang ada apa sih , sampe senyum - senyum sendiri kaya gitu . Lagi ngekhayalin siapa " Rafael


Cocoh mah sok tau ih " Putri


Ohh Bisma yaa " Rafael


Tuhkan cocoh mulai sok taunya " Putri . Rafael hanya terkekeh melihat adiknya yang salah tingkah .


Tapi menurut cocoh Bisma itu kaya gimana sih orangnya " Putri


Tuhkan bener tebakan cocoh . Bisma baik kok lagian kita udah cukup lamakan kenal sama keluarganya " Rafael


Iyaa sih , kalo Dicky giamana coh " Putri


Dicky baik juga , ya walaupun cocoh baru kenal sama dia tapi dia cukup sopan kok . Kenapa kamu tiba - tiba nanyain pendapat cocoh " Rafael


Gpp sih coh , cuma pengen tau aja. Tapi Putri lagi bingung nih coh " Putri


Bingung kenapa , coba cerita " Rafael


Emm salah gak sih coh kalo misalnya dari sahabat numbuh perasaan lebih " Putri


Ya enggalah sayang , semua perasaan itu gak ada yang salah " Rafael


Tapi kalo misalkan orang yang di suka itu malah suka sama orang lain pasti ada pikiran , kenapa sih perasaan itu harus adaa " Putri


Iyaa , itu karna mereka selalu deket dan sekalinya ngeliat orang yang di suka itu sama orang lain pasti ada pikiran kaya gitu . Emang kamu suka siapa sih " Rafael


Sebenernya Putri suka sama Bisma coh tapi Bisma gak pernah ngerasain apa yang Putri rasain . Putri sendiri juga bingung kenapa Putri bisa suka sama Bisma padahal kita udah janji gak boleh ada rasa " Putri


Ohhh jadi itu sebabnya kamu sengaja ngejauhin Bisma sampe beberapa bulan terakhir ini " Rafael . Putri mengangguk


Ya ampun sayang harusnya kamu gak boleh kaya gitu " Rafael


Iyaa Putri tau itu salah , tapi jujur coh Putri ngerasa sakit kalo ngeliat Bisma sama Ayu " Putri


Bisma sama Ayu ? Tunggu deh " Rafael


Iya . Putri bisa liat kalo Bisma itu suka sama Ayu , Putri yakin coh . Putri bingung harus apa " Putri . Rafael tersenyum .


Pertama kamu harus bisa ilangin perasaan kamu sama Bisma . Coba deh kamu liat ke Dicky " Rafael


Dicky ? Dia baik sih sama Putri , dia selalu ada , selalu ngehibur Putri kalo lagi sedih , terus Dicky selalu mau dengerin curhatan Putri tentang Bisma . Putri ngerasa nyaman sih coh " Putri


Nah kamu udah tau jawabanya. Kalian temenan juga udah cukup lama kan , tapi kamu gak pernah sadar kalo sebenernya Dicky itu suka sama kamu " Rafael


Suka ? Gak mungkin lah coh , lagian dia juga sering kok curhat tentang cewek yang dia suka " Putri


Kamu gak sadar ya kalo yang Dicky ceritain selama ini ya diri kamu sendiri , cocoh aja bisa nilai dari ciri - ciri yang dia sebutin " Rafael


Cocoh nguping yaa " Putri


Heheh dikit sihh " Rafael


Putri bilangin mamah loh " Putri yang seakan ngambek terhadap kakanya itu saat mengetahui kelakuan sang kaka yang menguping pembicaraan nya dengan Dicky .


Udah ah gak usah cemberut , jelek banget sih . Ternyata adik cocoh yang satu ini udah besar ya sekarang " Rafael


Cocoh ngeledek Putri ya " Putri


Engga , cocoh saranin buka hati kamu buat Dicky dan jaga tali persahabatan kamu sama Bisma " Rafael tersenyum . Putri hanya diam meresapi perkataan sang kakak , bagaimana pun juga perkataan Rafael ada benarnya juga karna persahabatan itu mahal harganya dan harus di jaga bukan di rusak hanya karna masalah cinta .


Tidur gih udah malem , jangan mikirin itu dulu . Fokus dan persiapin diri buat ujian nanti , inget kamu harus tetep jadi diri kamu sendiri " Rafael


Tapi " Putri


Udah malem , waktunya tidur jangan begadang mulu cocoh juga udah ngantuk nih " Rafael


Yauda deh " Putri


Cocoh ke kamar ya , selamat tidur


sayang " Rafael seraya mengusap kepala Putri

__ADS_1


Malem coh " Putri


Bersambung ...


__ADS_2