
Sebelumnya ..
Akhir - akhir ini lo itu berubah , tiba - tiba ngejauhin gue bahkan gue ngerasa kalo lo sengaja ngehindar dari gue . Awalnya gue ngerasa itu cuma perasaan gue , tapi emang bener lo sengaja ngindarin gue " Bisma . Putri hanya diam .
Kenapa Put ? Kalo gue boleh jujur , gue gak bisa kaya gini terus udah 3 bulan lo ngehindarin gue . Gue kangen sama lo yang dulu , gue kangen ketawa lo , gue kangen bercanda bareng lo gue juga kangen kejailan lo " Bisma
Maafin gue Bis , maafin gue atas sikap gue selama ini ke lo " Putri yang akhirnya membuka suara untuk Bisma . Hanya kata maaf yang bisa ia ucap .
Lo ada masalah apa ? Cerita sama gue Put " Bisma
Gue gak bisa cerita sekarang Bis , suatu saat lo pasti bakal tau sendiri apa masalahnya " Putri
Yauda gpp kalo lo gak mau cerita sekarang , gue ngerti kok " Bisma
Thanks ya Bis " Putri
Iya , tapi kita baikan ya sekarang " Bisma seraya membuka jari kelingkingnya
Oke " Putri dengan senyum lebar dan menyambut jari kelingking Bisma . Morgan benar Putri memang harus melupakan dulu masalah hatinya saat ini .
Pulang sekolah Putri mengajak kedua sahabatnya untuk main ke rumahnya . Putri baru mengajak kedua sahabatnya itu untuk main di rumah nya lagi setelah 3 bulan berlalu . Kini perasaanya sudah mulai membaik bahkan jauh lebih baik dari 3 bulan yang lalu , Putri memang belum menceritakan apapun kepada sahabatnya.
Lo kenapa sih Put , kayanya seneng banget " Indah saat ini mereka berada di kamar Putri .
Ihh lo udah mulai gila ya Put " Vita
Enak aja !! Gue masih waras tau " Putri . Indah hanya terkekeh .
Lagian lo senyum - senyum sendiri udah kaya orang gak waras aja " Indah
Pokoknya hari ini gue seneng banget " Putri
Seneng kenapa sih cerita dong" Vita
Cerita gak yaaa " Putri
Pasti Bisma deh " Indah
Ihh kok lo tau , gak seru ah " Putri
Jadi benerkan ? " Indah . Putri hanya tersenyum senang sebagai jawaban .
Cie .. cieee " Vita yang sedikit meledek membuat Putri semakin tersipu .
Kalian udah baikan " Indah . Putri mengangguk . Indah memang mengetahui jika hubungan Bisma dan Putri kurang membaik .
Akhirnya kalian baikan jugaaa " Vita
Gitu dong Put , kita kan jadi ikut seneng dengernya " Indah
Iya iyaaa . Ohiya kalian mau minum apa nih " Putri
Apa aja dehh " Indah
Bawa makanan ya Put " Vita
Iya tunggu sebentar ya " Putri . Sementara di bawah terlihat Morgan yang sedang membuat minuman di dapur , Putri pun langsung ikut membuat minuman di samping Morgan .
Kenapa lo ? Seneng banget kayanya , tumben " Morgan berbalik arah . Tubuhnya menyandar pada meja dapur sehingga lebih leluasa mengobrol dengan Putri yang berada di sampingnya .
Iya dong " Putri
Cerita dong sama gue " Morgan
Ceritanya nanti aja ya , gue mau ke kamar dulu . Byee!! " Putri berlalu pergi meninggalkan Morgan
Gue seneng ngeliat lo balik kaya dulu lagi Put " Batin Morgan matanya masih memandangi punggung Putri yang sudah menjauh menaiki tangga .
SKIP >>>
Pagi anak - anak " Pak Edo
Pagi paaaaak "
Baik . Kita akan bahas untuk ujian minggu depan ya " Pak Edo
Sudah siap semua untuk ujian minggu depan ? " Pak Edo
Sudah pak "
Insa allah pak siap "
Mohon doanya ya pak "
Iya pastinya saya akan selalu mendoakan yang terbaik buat kalian " Pak Edo
Makasih pak "
Oke , buka buku matematika kalian halaman 20 . Kalian coba kerjakan dulu 1 sampai 10 , nanti kita akan bahas sama - sama ya . Mengerti semua " Pak Edo
Iya pak "
Kalo ada yang tidak kalian mengerti bisa tanyakan pada saya " Pak Edo .
*** * ***
Menunggu jam kuliah di mulai 2 pemuda ini memang sudah biasa berada di kantin hanya sekedar mengobrol , bertukar pikiran hingga membahas mata kuliah bahkan sesekali Rangga membahas tentang profesi Morgan yang menjadi model . Profesi model yang Morgan ambil memang hanya sampingan bersama temanya yang hobi memotret sehingga Morgan yang menjadi modelnya dan tak di sangka ia pun terkenal . Baru beberapa bulan yang lalu mereka mulai berteman namun Rangga seperti sudah mengenali Morgan , untuk pertama kalinya Rangga mulai mencurigai sikap Morgan terhadap adik tirinya itu , Putri . Rangga hanya mencurigai bahwa ada yang sedang di sembunyikan Morgan akhir - akhir ini .
Gan , akhir - akhir ini gue liat lo sama Putri makin deket aja " Rangga
Ahh ? Deket gimana ? " Morgan
Ya makin deket aja gitu gue ngerasanya , gak ada yang lo sembunyiinkan " Rangga
Deket mah hal yang biasalah ngga antara adek sama kakak , sama Ayu juga gue deket kok . Ya walaupun mereka ade tiri gue , ada apa kok tiba - tiba lo nanya gitu ke gue " Morgan
Haha enggak - enggak cuma nanya aja , lupain gak penting juga " Rangga
Yauda masuk kelas yuk 5 menit lagi masuk nih " Morgan seraya melihat jam tanganya . Rangga mengangguk . Lain dari hati Morgan yang sepertinya serasa ingin copot saat Rangga yang mulai menanyakan kedekatan dirinya dengan Putri , bahkan dahinya pun terlihat sedikit berkeringat .
Saat ini Ayu dan Dicky berada di ruang osis , tentunya mereka sedang bertugas untuk membuat mading sekolah .
Yu gue boleh nanya gak " Dicky
Nanya apa ? " Ayu
Emm "
Loh kok diem , nanya aja gpp " Ayu . Dicky tidak menjawab . Sementara Ayu masih fokus terhadap tugasnya itu .
Pasti soal Putri ya " Ayu yang geram karna Dicky yang tak kunjung bicara dan langsung menebak topik pembicaraan Dicky .
Kenapa sama Putri ? Kamu kan udah deket banget sama dia " Ayu
Iya tapi kadang Putri itu susah di tebaknya gue jadi bingung " Dicky
Gak usah bingung . Putri emang gitu sifatnya tapi kalo misalkan kamu kenal dia luar dalam kamu juga pasti ngerti kok sifatnya Putri " Ayu
Kalo misalnya suatu saat gue sama Putri bisa itu gimana , lo setuju gak ? " Dicky
Kamu ngomong apa sih ky " Ayu
__ADS_1
Masa lo gak ngerti sih yu " Dicky . Ayu hanya terkekeh , ia mengerti bahwa temanya sedang menyukai kembaranya .
Iya aku ngerti kok . Aku setuju kok lagian kan kamu temen aku , jadi aku gak perlu khawatir Putri sama kamu " Ayu
Lo serius yu ? " Dicky
Iya , asal kamu bisa jagain Putri jangan pernah bikin Putri nangis " Ayu
Iya . Lo gak usah khawatir , thanks ya yu lo udah mau percaya sama gue " Dicky . Ayu hanya tersenyum .
Setelah istirahat Putri tidak kembali ke kelas karna memang sudah di tiadakan dari jam pelajaran . Guru - guru mengadakan rapat dadakan untuk ujian minggu depan membuat semua siswa - siswi berteriak girang termasuk Putri .
Guys , ke lapangan yuk " Putri
Ayo " Indah . Sementara di lapangan terlihat Ilham dan Bisma yang sedang bermain basket , keringat yang membanjiri tubuh mereka tidak membuat mereka menyudahi permainanya .
Ohh ada kalian " Putri
Hai Put " Bisma
Bis gue udah dulu ya , kalo lo masih mau lanjut sama Putri aja " Ilham yang sedikit terengah - engah dan langsung menghampiri Indah di tepi lapangan .
Ayo Put lawan gue udah lama gak main berdua " Bisma
Oke siapa takut " Putri langsung merebut bola dari tangan Bisma . Putri mendrible bola menuju ring basket dan melempar tepat pada sasaran .
Yeeess masuk!!! " Putri
Ehh curang lo Put , gue belum siap "Bisma
Bodooo , wleeee " Putri . Bisma pun langsung merebut bola dari Putri dan mendrible menuju ring basket .
Ayoo Put kalahin Bisma!!! " Vita . Putri hanya tersenyum mendengar teriakan sahabatnya itu . Baru saja Bisma ingin melempar bola dengan sigap Putri langsung merebutnya dan mendrible bola menuju ring Bisma dan berhasil untuk kedua kalinya memasukan bola ke dalam ring . Putri tersenyum puas .
Malam pun tiba saat ini Putri sedang belajar di kamarnya , mempelajari pelajaran sebelumnya untuk ujian yang akan ia hadapi minggu depan .
Setelah hampir 1 jam berkutat dengan buku - buku di kamar Putri merasa bosan dan langsung turun ke bawah bermaksud untuk mengambil makanan ringan di kulkas . Kaki jenjangngnya menuruni anak tangga dengan santai , namun langkahnya terhenti saat melihat sosok yang di kenalinya tengah duduk dan mengobrol dengan kedua kakaknya di ruang keluarga .
Itu papah ?? " Putri
Pah " Panggil Putri . Ivan pun menoleh dengan senyum hangatnya .
Hei , sini sayang " Ivan . Putri pun langsung menghampiri sang papah dan langsung memeluk nya dengan erat .
Putri kangen tau sama papah " Putri
Iya papah juga kangen sama kamu , gimana kabar kamu " Ivan . Putri memang sedikit manja pada papahnya di bandingkan Ayu , jadi tidak heran bagi Rafael melihat tingkah Putri saat ini .
Putri baik kok pah , papah sendiri gimana sehatkan ? " Putri
Papah sehat alhamdulillah " Ivan
Papah kemana aja sih , Putri kan kangen sama papah " Putri
Iya papah minta maaf ya , kerjaan papah lagi banyak banget " Ivan
Maaf pak , makan malam sudah siap "
Oh iya bi makasih ya bi " Ivan
Permisi pak " Bi Ijah
Yaudah yuk kita makan malam dulu , ngobrolnya di lanjutin nanti " Ivan . Ini adalah kali pertama mereka makan malam bersama setelah beberapa bulan yang lalu , Ivan yang selalu sibuk dengan pekerjaanya mengakibatkan mereka tidak selalu berkumpul . Di meja makan pun mereka masih saja bersuara , malam ini Putri pun menjadi sangat cerewet . Ivan yang melihat tingkah Putrinya hanya tersenyum maklum memang sejujurnya sudah lama ia tidak melihat suasana seperti yang sedang ia alami sekarang .
Setelah makan malam , mereka kembali berkumpul di ruang keluarga . Putri seakan tidak ingin jauh - jauh dari sang papah sehingga Ayu yang melihat hanya menggeleng maklum atas tingkah kembaranya itu .
Gimana sekolah kalian " Ivan
Iya pah semua baik - baik aja kok " Putri
Bener nih , kamu gak bikin ribut lagi kan di sekolah gak bikin mamah kamu repot kan selama papah gak ada " Ivan
Enggak kok mas , anak - anak di sini baik semua gak ada masalah " Alma
Iya deh papah percaya . Ohiya kuliah kalian gimana " Ivan yang beralih bertanya pada Rafael juga Morgan .
Semua baik kok pah , lancar " Rafael
Alhamdulillah kalo gitu " Ivan
Papah sih terlalu sibuk sama kerjaan papah jadinya gak tau deh sama kegiatan anaknya " Putri
Hst sayang gak boleh gitu ah " Alma
Hehe iya mah bercanda " Putri
Siapa bilang papah gak tau . Sebentar lagi Putri sama Ayu mau ujian kan " Ivan
Pasti tau dari mamah deh , papah curang ah " Putri . Sedangkan yang lain hanya terkekeh melihat tingkah Putri .
Kan papah juga mau tau perkembangan anak - anak papah . Gimana kalian udah siap ujian minggu depan " Ivan
Udah dong pah " Putri
Semangat banget sih kayanya " Rafael
Harus dong coh , iyakan Put " Ayu
Iya tuh yu , biar dapet nilai bagus kan papah sama mamah juga yang seneng . Maka nya doain kita pah " Putri
Emang kalian kalo udah lulus mau masuk universitas mana sih " Ivan
Kalo aku belum kepikiran sih pah " Ayu
Emm .. Putri mau kuliah di Bandung pah tapi gatau deh " Putri
Loh kok gitu Put , kenapa gak di sini aja kan lebih seru " Morgan yang kini mulai bersuara , entah karena refleks atau tidak ia melontarkan pertanyaan itu sehingga membuat Putri menoleh .
Pengen aja , emangnya kenapa ? " Putri
Emang kamu gak mau satu kampus sama aku Put " Ayu
Mau sih , kan aku cuma angan - angan aja pengen kuliah di bandung " Putri
Aku pengen banget kuliah bareng Put sekarang sekolah kita beda masa kuliah juga beda " Ayu
Iyaa . Lagian Indah sama Vita juga pasti kuliah di jakarta " Putri . Obroran mereka pun semakin larut dan menghangat .
*****
Ujian telah menghitung hari dan membuat Putri semakin gugup menghadapi ujian . Hari ini sekolah memang libur namun tidak membuat Putri libur belajar , Putri sengaja mengajak Dicky untuk belajar bersama di rumahnya dan menemani Putri di rumah karna keluarganya sedang pergi dengan urusan yang berbeda - beda .
Ky , gue bingung deh rumus yang ini " Putri
Coba liat " Dicky
Oh ini , di kali aja sama hasil yang ini terus di bagi 2 nanti hasilnya ketemu " Dicky
Kaya gini bukan " Putri
Nah , udh ngerti kan sekarang " Dicky
__ADS_1
Susah banget tau " Putri
Engga susah , kalo lo hafal sama rumusnya pasti bisa kok " Dicky
Udah ah pusing . Sebentar ya gue ambil minum dulu " Putri tak lama ia kembali membawa 2 gelas minuman dan beberapa makanan ringan .
Nihh ky " Putri
Thanks " Dicky
Ohiya denger - denger acara prom night nanti bakal jadi satu acara sekolah lo sama sekolah gue itu beneran gak sih atau gosip doang " Putri
Kayanya sih gitu , tapi gatau jadi apa engga " Dicky
Ohh gue kira cuma gosip doang " Putri
Ohiya gimana kabar Bisma " Dicky
Kok tiba - tiba lo nanyain Bisma , kenapa tumben ? " Putri
Gpp , nanya aja emang gak boleh kalo gue nanya Bisma " Dicky . Sebenarnya maksud Dicky tidak menanyakan kabar Bisma melainkan tentang perasaan Putri terhadap Bisma sekarang .
Ya boleh , Bisma baik kok " Putri
Emm . kalo lo sama Bisma gimana " Dicky
Maksud lo " Putri
Gak usah di jawab gak penting juga kok , lupain aja " Dicky . Sementara Putri masih memandang Dicky dengan sendu .
Jujur ky , perasaan gue sama Bisma udah mulai ilang gue masih gak ngerti apa penyebabnya . Gue bingung " Batin Putri
Put besok mau gak temenin gue ke toko buku , kalo lo gak sibuk " Dicky
Mau kok , besok jam berapa ? " Putri
Oke , besok gue jemput lo sekitar jam 3 an ya " Dicky
Gue tunggu loh ya " Putri
Berbaring di kasur itu yang di lakukan Putri saat ini , bibirnya tak henti mengembangkan senyuman matanya terus saja memandangi foto - foto dirinya bersama Dicky di ponselnya itu , sudah begitu banyak foto yang mereka ambil .
Dicky " Putri entah sadar atau tidak bibirnya menyebutkan nama Dicky .
Rafael yang melewati kamar Putri melihat pintu kamar Putri yang sedikit terbuka dan menghampiri kamar Putri . Rafael tersenyum saat melihat Putri tersenyum sendiri .
Ekhem " Rafael berdehem. Posisinya saat ini sedang berdiri di ambang pintu .
Cocoh " Putri yang sedikit memekik dan bangkit dari tidurnya .
Lagi apa sih , kayanya cocoh liat lagi seneng banget " Rafael pun berjalan menghampiri Putri dan duduk di samping Putri .
Cocoh bikin kaget aja ah " Putri
Iyaa dehh cocoh minta maaf . Lagian kamu senyum - senyum sendiri pintunya gak di tutup dulu , untungnya cocoh yang liat kalo orang lain bisa di sangka gila kamu nanti " Rafael
Ihh cocoh mah apaan deh , enak aja " Putri
Emang ada apa sih , sampe senyum - senyum sendiri kaya gitu . Lagi ngekhayalin siapa " Rafael
Cocoh mah sok tau ih " Putri
Ohh Bisma yaa " Rafael
Tuhkan cocoh mulai sok taunya " Putri . Rafael hanya terkekeh melihat adiknya yang salah tingkah .
Tapi menurut cocoh Bisma itu kaya gimana sih orangnya " Putri
Tuhkan bener tebakan cocoh . Bisma baik kok lagian kita udah cukup lamakan kenal sama keluarganya " Rafael
Iyaa sih , kalo Dicky giamana coh " Putri
Dicky baik juga , ya walaupun cocoh baru kenal sama dia tapi dia cukup sopan kok . Kenapa kamu tiba - tiba nanyain pendapat cocoh " Rafael
Gpp sih coh , cuma pengen tau aja. Tapi Putri lagi bingung nih coh " Putri
Bingung kenapa , coba cerita " Rafael
Emm salah gak sih coh kalo misalnya dari sahabat numbuh perasaan lebih " Putri
Ya enggalah sayang , semua perasaan itu gak ada yang salah " Rafael
Tapi kalo misalkan orang yang di suka itu malah suka sama orang lain pasti ada pikiran , kenapa sih perasaan itu harus adaa " Putri
Iyaa , itu karna mereka selalu deket dan sekalinya ngeliat orang yang di suka itu sama orang lain pasti ada pikiran kaya gitu . Emang kamu suka siapa sih " Rafael
Sebenernya Putri suka sama Bisma coh tapi Bisma gak pernah ngerasain apa yang Putri rasain . Putri sendiri juga bingung kenapa Putri bisa suka sama Bisma padahal kita udah janji gak boleh ada rasa " Putri
Ohhh jadi itu sebabnya kamu sengaja ngejauhin Bisma sampe beberapa bulan terakhir ini " Rafael . Putri mengangguk
Ya ampun sayang harusnya kamu gak boleh kaya gitu " Rafael
Iyaa Putri tau itu salah , tapi jujur coh Putri ngerasa sakit kalo ngeliat Bisma sama Ayu " Putri
Bisma sama Ayu ? Tunggu deh " Rafael
Iya . Putri bisa liat kalo Bisma itu suka sama Ayu , Putri yakin coh . Putri bingung harus apa " Putri . Rafael tersenyum .
Pertama kamu harus bisa ilangin perasaan kamu sama Bisma . Coba deh kamu liat ke Dicky " Rafael
Dicky ? Dia baik sih sama Putri , dia selalu ada , selalu ngehibur Putri kalo lagi sedih , terus Dicky selalu mau dengerin curhatan Putri tentang Bisma . Putri ngerasa nyaman sih coh " Putri
Nah kamu udah tau jawabanya. Kalian temenan juga udah cukup lama kan , tapi kamu gak pernah sadar kalo sebenernya Dicky itu suka sama kamu " Rafael
Suka ? Gak mungkin lah coh , lagian dia juga sering kok curhat tentang cewek yang dia suka " Putri
Kamu gak sadar ya kalo yang Dicky ceritain selama ini ya diri kamu sendiri , cocoh aja bisa nilai dari ciri - ciri yang dia sebutin " Rafael
Cocoh nguping yaa " Putri
Heheh dikit sihh " Rafael
Putri bilangin mamah loh " Putri yang seakan ngambek terhadap kakanya itu saat mengetahui kelakuan sang kaka yang menguping pembicaraan nya dengan Dicky .
Udah ah gak usah cemberut , jelek banget sih . Ternyata adik cocoh yang satu ini udah besar ya sekarang " Rafael
Cocoh ngeledek Putri ya " Putri
Engga , cocoh saranin buka hati kamu buat Dicky dan jaga tali persahabatan kamu sama Bisma " Rafael tersenyum . Putri hanya diam meresapi perkataan sang kakak , bagaimana pun juga perkataan Rafael ada benarnya juga karna persahabatan itu mahal harganya dan harus di jaga bukan di rusak hanya karna masalah cinta .
Tidur gih udah malem , jangan mikirin itu dulu . Fokus dan persiapin diri buat ujian nanti , inget kamu harus tetep jadi diri kamu sendiri " Rafael
Tapi " Putri
Udah malem , waktunya tidur jangan begadang mulu cocoh juga udah ngantuk nih " Rafael
Yauda deh " Putri
Cocoh ke kamar ya , selamat tidur
sayang " Rafael seraya mengusap kepala Putri
__ADS_1
Malem coh " Putri
Bersambung ...