
Sebelumnya ...
Yaa semoga aja Angel kapok ya " Bisma
Yoi . Ehh udah sore nih balik yuk " Putri
Yaudah ayo gue anterin lo balik " Bisma
Yah Bis gue sama siapa , motor gue kan lagi dibengkel " Ilham
Gak usah Bis , gue bareng indah sama Vita aja . lo sama Ilham aja tuh kasian " Putri
Beneran nihh " Bisma
Iya , thanks ya udah mau bantuin gue . Ya walaupun gak ada faedahnya banget ngerjain orang " Putri
Iyaa santai aja . Yauda kita duluan ya " Bisma
Iya hati - hati , salam buat nyokap lo " Putri
Siap " Bisma
Ndah gue duluan ya " Ilham
Ah i .. iya ham hati - hati " Indah
Ekhem " Putri
Apaan sih lo Put , udah yuk ah mau pulang gak " Indah . Sedangkan Putri hanya tersenyum .
Berarti kita nganter Vita dulu ya " Indah
Iyalah ndah masa gue duluan " Putri
Tau nih Indah " Vita
Heheh sori - sori " Indah seraya menyalakan mesin mobilnya dan berlalu dari caffe .
SKIP.
Thanks ya , kalian hati - hati " Vita
Iyaa , kita langsung cabut ya " Indah
Iyaa byee " Vita
Byee " merekapun berlalu meninggalkan perkarangan rumah Vita .
Ndah , gue mau tanya deh " Putri
Tanya apa ? " Indah
Tapi lo jawab yang jujur ya " Putri
Lo mau nanya apa dulu " Indah
Bilang iya aja " Putri
Yaudah iya , emang lo mau nanya apa sih Put " Indah
Lo suka ya sama Ilham " Putri . Seketika itu juga Indah langsung menghentikan mobilnya .
Aww!! Lo kenapa sih ndah berhenti mendadak gini " Putri
Sori Put , lagian lo tiba - tiba nanya begituan " Indah
Kan gue cuma nanya ndah , emangnya salah gue nanya gitu " Putri
Ya engga sihh " Indah
Udah jujur aja , lo suka kan sama Ilham " Putri
Emmm ... heheh iya gue suka sama Ilham . Tapi lo janji jangan bilang siapa - siapa " Indah
Lohh kenapa ? " Putri
Gue gak yakin kalo Ilham punya perasaan yang sama kaya gue " Indah
Kok lo ngomongnya gitu sih , kalo gue liat - liat Ilham juga suka sama lo ndah " Putri
Gak mungkin lah , jangan bikin gue geer dong Put " Indah
Gue serius , Ilham kalo ngeliat lo beda gitu . Gue bakal bantuin lo deh biar tambah deket sama dia " Putri
Lo mau bantuin gue ? Gimana caranya Putri ?? " Indah
Lo tenang aja , serahin sama gue . Tapiii .. " Putri
Iya gue tau maksud lo " Indah
Hahah oke , yauda ayo balik " Putri
Iya iya " Indah
* * *
2 BULAN KEMUDIAN ...
Putri dan Bisma malah semakin dekat dan lengket saja bahkan bisa di bilang seperti sepasang kekasih , tidak ada pengaruhnya dengan ancaman Angel 2 bulan yang lalu . Ilham dan Indah kini semakin dekat berkat ulah Putri yang berjanji pada Indah . Sementara dengan Ivan dan Alma sudah mempunyai hubungan sangat dekat , entah dalam hubungan apa yang terjadi di antara 2 orang dewasa tersebut .
Pagi sayangg .. " Ivan
Papah ? " Putri yang setengah terkejut melihat keberadaan papahnya saat ini .
Kenapa kok kaya kaget gitu ngeliat papah , emang papa hantu " Ivan
Engga , tumben aja . Emang papa gak ke kantor " Putri
Engga sayang , papah sengaja nunggu kalian soalnya ada yang mau papah bicarain " Ivan
Apa pah , tumben " Rafael
Gini , nanti malem papa punya rencana mau ngajak kalian makan malam di luar . Gak lagi sibuk kan " Ivan
Kok tumben pah , mendadak pula . Emang ada acara apa ? " Ayu
__ADS_1
Makan malem aja sekalian papah juga mau ngenalin kalian sama temen papah . Lagiankan kita udah lama gak kumpul , mau kan " Ivan
Aku sih sama Ayu mau aja tapi gak tau Putri " Rafael
Kamu mau kan sayang " Ivan
Iyaiya Putri mau " Putri . Sementara Ivan tersenyum lega .
Vita P.O.V
Bersepeda di pagi hari memang sudah menjadi rutinitas pada saat libur sekolah , sudah 2 jam ia mengelilingi komplek bahkan sampai luar komplek .
Huufftt " Vita menghirup udara segar pagi hari . Vita memang menyukai bersepeda karena baginya bersepeda menyehatkan . Matanya melirik jam tanganya yang menunjukan pukul 10 , ia pun memutuskan untuk menyudahi olahraganya namun saat ia ingin menghetikan sepedanya remnya tidak berfungsi dengan baik .
Ehhh kok ini gak bisa berhenti , yah remnya blooonggg ahhh mami tooloonggg " Vita . Namun saat yang bersamaan ada seorang pemuda yang berjalan kaki dari arah yang berlawanan dannn ....
Awaasss toolong minggirrr !!! " Vita .
Bruuukk ..
Aduuuuh " Vita yang meringis .
Lo gpp ? " ucap pria tampan ini , sedangkan Vita hanya memandanginya .
Hallo " Pria ini pun melambaikan tanganya di hadapan wajah Vita
Ehh iya iya . Gue ,, gue gpp kok . Maaf ya jadi nabrak deh " Vita
Iya gpp , cuma hampir aja . Malah lo yang jatoh , sini coba gue liat kayanya ada yang luka " Pria ini melihat tangan Vita yang sedikit lecet .
Tuh kan bener luka , ini harus di obatin kalo enggak nanti infeksi "
Gak usah gpp , nanti juga sembuh sendiri kok " Vita
Gak usah bandel , ayo sini " ucap Pria ini seraya membantu Vita berdiri dan duduk di bangku taman pinggir jalan .
Tunggu sebentar ya " Pria ini pun berlalu meninggalkan Vita dan tak lama kemudian pria pun datang dan kembali dengan membawa plester dan Obat merah .
Mana tanganya " ucapnya . Sementara Vita hanya diam dan menurutinya .
Selesai " ucap pria ini . Vita hanya diam menatap pria yang saat ini berada di hadapanya .
Heloo!! "
Ehh iya . udah ya , makasih ya . sekali lagi gue minta maaf udah nabrak lo " Vita
Iya gpp santai aja . Ohiya kita belom kenalan dari tadi gue Reza , elo ? " Reza
Gue Vita " Vita . Reza hanya mengangguk
By the way lo sekolah dimana ? " Reza
Di Harapan Bangsa , lo sendiri ? " Vita
Ohh . Gue di Pelita Bangsa " Reza
Yaudah deh za gue balik ya . Makasih udah mau obatin luka gue , padahal gue yang salah " Vita
Ok , sama - sama . Luka lo kalo gak di obatin nanti malah infeksi . Ohiya lain kali kalo mau sepedahan lo cek dulu sepedanya aman atau enggak " Reza
Hehe iya , tadi gue gak cek dulu soalnya gue kan udah biasa pake sepeda ini gak tau juga kalo remnya blong " Vita
Iya , yaudah gue duluan ya udah mulai siang nih " Vita
Mau gue anterin " Reza
Gak usah za , deket kok rumah gue " Vita
Yaudah hati - hati . See youu " Reza . Vita hanya tersenyum .
Pagi sayang " Ucap wanita paruh baya ini walaupun sudah berumur ia masih terlihat sangat cantik , wanita ini bernama Alma .
Pagi mah , mamah tumben belom berangkat ? " Ucap pria tampan ini , ia bernama Morgan dan berprofesi sebagai model sifatnya yang dingin , sedikit tertutup sejak papahnya meninggal dan sedikit cuek terhadap siapapun namun ia sangat menyayangi mamahnya .
Belum sayang , mamah sengaja nunggu kamu " Alma
Nunggu aku , ada apa mah " Morgan seraya megolesi selai kacang pada roti tawarnya .
Begini loh sayang , nanti malem mamah di ajak makan malam di luar sama temen mamah kamu temenin
mamah ya " Alma
Emm yauda nanti aku temenin " Morgan
Makasih ya , temen mamah juga ngajak anaknya kok " Alma
Iya , yauda mah aku siap - siap dulu mau kuliah " Morgan
Yaudah sana , mamah juga mau ke kantor udah mulai siang " Alma
Putri P.O.V
Berjalan keluar dari minimarket seorang diri kini yang di lakukan Putri , belanja bulanan untuk keperluan dirinya sendiri .
Apa lagi ya yang belum . Ini itu makananya udah semua " Putri . Namun saat Putri sedang berjalan tiba - tiba sebuah mobil mewah lewat tepat di hadapanya dan tak sengaja menyipratkan genangan air ke baju Putri.
WOII !! berhenti lo !! " Putri . Entah dari mana pemiliknya mendengar teriakan Putri , mobil itu pun berhenti dan keluarlah seorang pria tampan dengan gaya coolnya . Putri pun langsung menghampiri pria tersebut .
Ehh lo itu bisa nyetir gak sih , kalo nyetir mobil tuh hati - hati lo liat nih baju gue basah gara - gara lo " Putri
Dengan gaya coolnya pria ini membuka kacamata hitamnya , mata sipitnya menatap Putri .
Apa lo liat - liat . Bukanya minta maaf kek apa gitu basa - basi . lo pikir lo oke , lo pikir gue bakal terpesona gitu sama lo . Ganteng doang tapi gak punya mata " Putri yang sedikit mencibir
Udah ngomongnya " ucapnya dengan santai
Kurang ajar nih cowo " Batin Putri
Sori gue gak sengaja , gue lagi
buru - baru " ucapnya dan masuk ke dalam mobil
Heh ! Mau kemana lo " Putri . Namun mobil itu pun sudah berlalu .
__ADS_1
Apes banget sih gue hari ini , awas aja kalo sampe ketemu lagi gue bakal bales dendam " Putri
SKIP @Malam Hari
Malam ini mereka terlihat begitu bahagia terutama dengan om Ivan . Rafael dengan setelan kemeja panjang berwarna biru menambah kesan tampan malam ini . Sedangkan Ayu dengan dress berwarna krem selutut menambah kesan anggun dan cantik pada dirinya .
Kalian udah siap semua " Ivan
Udah pah , tinggal nunggu Putri " Rafael
Loh emang Putri kemana " Ivan
Di kamar pah " Ayu
Bi tolong panggil Putri ya " Ivan
Baik pak " Bi Ijah
Di sisi lain ..
Mau kemana mah rapih banget " Morgan
Loh kamu kok belom siap - siap sih sayang . Kamu lupa ya malam ini kan kita mau makan malam di luar sama temen mamah " Alma
Ohiya aku lupa mah , yaudah mamah tunggu ya aku ganti baju dulu
sebentar " Morgan
Cepet loh sayang " Alma
Iyaa " Morgan
Putri P.O.V
Tok ... tok ... " Bi ijah pun langsung membuka pintu kamar Putri yang sebenarnya tidak terkunci .
Ada apa bi " Putri pun langsung menghentikan aktifitasnya yang bermain handphonenya .
Maaf non , bibi cuma mau ngasih tau kalo non di tungguin di bawah " Bi Ijah . Putri berpikir sejenak .
Yaudah bi , makasih ya . Nanti Putri turun " Putri
Ruang Tengah
Ada apa pah " Putri menuruni anak tangga menghampiri sang papah
Kamu kok belum ganti baju sih " Ivan
Emang mau kemana " Putri
Kamu lupa ya , kita mau makan malam di luar sayang " Ivan
Ohiya . Yauda Putri ganti baju dulu ya sebentar aja " Putri langsung kembali ke kamarnya untuk mengganti bajunya sementara yang lain hanya menggeleng maklum dengan tingkah Putri . Tak lama kemudian Putri kembali ke ruang tengah dengan penampilan yang cukup simpel namun tetap memiliki kesan cantik pada dirinya .
Ayo pah " Putri . Hening , semua diam menatap Putri heran .
Kenapa , kok diem " Putri
Kamu gak salah kostum Put " Ayu
Emang apa yang salah " Putri
Yaudah gpp . Kita berangkat sekarang , ayo " Ivan
@Restaurant Hilli
Untuk pertama kalinya sejak sang mama meninggal mereka berkumpul untuk makan malam di luar , memang semenjak sang mamah meninggal mereka tidak pernah berkumpul untuk sekedar makan malam di rumah maupun di luar . Ivan yang sibuk dengan urusan di kantor membuatnya tidak mempunyai waktu banyak di rumah . Sebenarnya Putri merasa sangat senang dengan waktu luang sang papa yang mengajak makan malam di luar , Putri memang tidak menunjukanya secara terang-terangan . Di antara Ayu dan Putri memang Putrilah yang cukup manja pada papahnya .
" Emang temen papa siapa sih kayanya spesial banget buat papa " Putri
Nanti juga kamu tau kok , sebentar lagi juga pasti dateng " Ivan .
Nah tuh dia " lanjutnya . Terlihat wanita cantik dengan gaya anggunya berjalan menuju meja di mana Putri dan yang lain menunggu .
Maaf ya mas aku lama " ucap wanita cantik ini . Dia Alma , di belakangnya berdiri pria tampan dengan gaya khasnya .
Iya gpp , saya juga baru dateng " Ivan
Ohiya mas kenalkan ini anak aku namanya Morgan " Alma
Morgan om " Morgan dengan sopan . Ia sama sekali belum menyadari keberadaan sang gadis di hadapanya .
Ivan " Ivan
Oh iya kenalkan ini anak - anak saya " Ivan
Rafael tante "
Ayu "
Putri "
Saya Alma , kalian berdua ini kembar ya . Cantiknya " Alma
Iya tante " Ayu . Sedangkan Putri kembali pada posisi semula terus asik dengan handphone nya .
Putri , sayang udah dong main handphonenya " Ivan
Iya iyaa " ucapan Putri terhenti saat menyadari sosok pria di hadapanya saat ini.
Lo !! " Putri menatap tajam ke arah pria di hadapanya .
Kenapa ? ada yang salah sama
gue " Morgan yang merasa di tatap oleh gadis di hadapanya . Ya memang Morganlah yang tidak sengaja menyipratkan genangan air ke arah Putri tadi siang .
Putri ada apa sih tenang sedikit , kita lagi mau makan " Ivan . Memang makan malam sudah tertata rapi di meja sejak tadi .
Tapi pah dia tuh .. " ucapan Putri terpotong .
Sopan sedikit ! " Ivan . Sedangkan Morgan hanya terkekeh melihat tingkah Putri .
Awas ya lo " Batin Putri seraya menatap Morgan dengan tajam .
__ADS_1
Ohh ternyata nih cewe kembar , pantesan gue kaya pernah liat . Lucu juga sih " Batin Morgan .
Bersambung ....