Kisah Mistis

Kisah Mistis
Kisah Seram Sopir Ambulan Antar Jenazah Korban Kecelakaan


__ADS_3

 


...Jangan Baca Kisah Mistis Ini Sendirian!!...


 


...Kisah Seram Sopir Ambulan Antar Jenazah Korban Kecelakaan Lewat Alas Roban, Makan Dibayari 'Hantu'...


Kali ini Arthor akan membagikan kisah seram yang di alami Pak Abid sebagai sopir ambulan salah satu rumah sakit swasta di Jawa Barat yang melintasi Alas Roban.


Dimana kejadian aneh sempat dia alami saat melintasi kawasan Alas Roban.


Kisah seram sopir ambulan di Alas Roban ini bermula ketika Abid, memutuskan diri menerima tawaran manajemen rumah sakit untuk menjadi sopir ambulan disana.


Awalnya Abid bekerja disana bukan sebagai sopir ambulan, melainkan menjadi seroang kurir. Sebagai kurir, Abid memiliki job desk seperti permintaan darah hingga membacakan hasil radiologi.


Namun beberapa waktu kemudian dia ditarik menjadi sopir ambulan. Awalnya dia ragu menerima tawaran tersebut, namun karena sangat membutuhkannya akhirnya diapun mengiyakannya tugasnya itu.


Dengan pertimbangan gaji yang lebih besar dan istri yang sedang hamil, dirinya pun tak berfikir panjang menjalani pekerjaan baru itu.


Abid sempat menceritakan, beberapa waktu sebelum dirinya masuk ke bagian ambulan, ada beberapa sopir baru yang keluar masuk, entah kenapa sebabnya.


...Kisah Horor Dimulai...


Singkat Cerita kejadian seram ini dialami Abid pada 2021 lalu. Dia mulai dengan aktivitasnya membersihkan satu per satu ambulan itu juga memanaskan mesinnya.


Tak ada yang aneh dari semuanya, namun kala itu, ada salah satu ambulan yang mendadak terkunci dari dalam, padahal mesin sedang menyala.


Karena panik, Abid lantas mencari bantuan dan menggunakan sebuah penggaris untuk membuka paksa pintu mobil. Setelah satu jam, akhirnya mobil itu bisa dibuka namun sistem centrallock yang membuka sendiri secara aneh, seperti dikendalikan dari dalam.


Singkat cerita selanjutnya, Abid mendapatkan tugas mengantarkan jenazah ke wilayah Jawa Tengah, cukup jauh memenang.

__ADS_1


Perjalanan dimulai pukul 19.00 WIB. Dirinya ditemani oleh Pak Jay berjalan menyusuri jalanan. Keduanya lantas memilih jalan arteri demi menghemat pengeluaran biaya tol.


"Kami pilih jalan arteri agar uang tol ini bisa kami pangkas untuk makan kami diperjalanan, dan Pak Jay pun sepakat," ungkap Abid.


*Masuk ke Alas Roban dan Dibayari Makan 'Hantu'


Setelah kesepakatan itu, Abid dan Pak Jay pun turun ke jalan arteri dan mulai memasuki kawaasan Alas Roban. Dirinya tak banyak bertanya siapa jenazah dan apa penyebab kematiannya kepada Pak Jay.


Keduanya hanya terdiam sepanjang perjalanan hingga Abid merasakan perutnya yang lapar.


Keduanya lantas berhenti di warung nasi goreng, tak berselang jauh selepas keluar dari Alas Roban. Setelah makan itulah keanehan mulai terjadi. Kala itu jam menunjukkan pukul 02.00 WIB.


Awalnya Abid berniat membayar makan itu. Namun ternyata makanan itu sudah dibayar seseorang. Tukang nasi goreng mengatakan bahwa ada salah satu orang dari arah mobil ambulan yang mereka bawa juga ikut makan dan membayar makanan itu sebanyak 3 porsi.


Bingung bercampur heran Abid dan Pak Jay saling memandang. Bagaimana tidak, keduanya makan gratis dan dibayar seserang yang mengaku satu romongan dengan mereka.


Keduanya pun bergegas pergi lalu melanjutkan perjalanannya.


Pak Jay menganggap itu adalah kelakuan sosok yang halus yang ingin mengucapkan terimakasih kepada keduanya telah mengantar jenazahnya ke kampungnya.


Singkat Cerita keduanya sampai di tempat tujuan dan mengantar jenazah itu sampai ke pemakaman. Abid sempat melihat ada darah keluar dari bagian pundak jenazah yang telah dibungkus kain kafan itu.


Namun dia tidak berani bertanya, kenapa itu. Lalu, Abid bertukar nomor HP dengan kakak dari jenazah yang meninggal dan kembali melanjutkan perjalanan ke Bekasi.


Sama seperti awal, keduanya juga kembali memilih melintasi Alas Roban, bukan jalan tol.


...Menabrak Sesuatu yang Tak Terlihat...


Ditengah jalan, masih di kawasan hutan yang dikenal angker itu, mobil Abid dan Pak Jay mengalami keanehan. Ada bunyi dan kesan seolah mobil itu sedang menabrak sesuatu.


Namun anehnya, tak ada apapun yang mereka tabrak. Keduanya sempat merasakan getaran itu, namun kendaraan pun tak lecet sama sekali.

__ADS_1


Mereka akhirnya berguman sendiri "Jangan menganggu kami, sudah diantar kok tidak terima kasih," kata Pak Jay.


...Sosok Misterius di Dalam Mobil...


Setelah kembali melaju, barulah keduanya masuk ke ruas tol. Disana Pak Jay menerima telpon dari istrinya, dengan video Call.


Istri Pak Jay bertanya "Sudah sampai mana?" , lalu oleh Pak Jay dijawab masih dalam perjalanan pulang.


Namun mendadak istri Pak Jay bertanya kenapa mereka kembali bertiga. Sebab dia melihat ada sosok pria yang duduk di jog belakang mobil ambulan itu. Karena aneh Pak Jay kemudian menutup telpon itu.


Baik Abid atau Pak Jay tak ada yang berani melihat ke arah belakang. Hanya sesekali saja dia berani melihat dari kaca spion.


...Ada Bercak Darah...


Perjalanan itu kemudian sampai pada sebuah rest area, keduanya memutuskan beristirahat dan memeriksa kendaraan mereka. Namun sekali lagi, Abid malah melihat sesuatu yang mengerikan.


Dibangku jenazah yang awalnya bersih, namun kali ini dia melihat ada bercak darah yang masih merah meski sudah sedikit mengering.


"Aneh memang, padahal itu tadi sudah tidak ada, Pak Jay pun tahu kalau bersih," ungkapnya.


Dengan cepat Abid dan Pak Jay membersihkan darah itu. Pak Jay pun bergumam lagi "Tidak tahu berterimakasih ya sudah diantarkan pulang," kata Abid menirukan Pak Jay.


...Cuci Ambulan Kembali Diganggu...


Saat dirumah sakit, Abid kemudian mencuci mobil ambulan itu. Kala itu waktu hampir Maghrib.


Keanehan kembali terjadi, saat asyik membersihkan mobil, mendadak dari dalam mobil dirinya mendengar ada suara menggedor sampai dua kali. Karena takut Abid pun mencoba meminta bantuan teman dan lari.


...Jenazah Adalah Korban Kecelakaan, Cincinnya Hilang...


Setelah beberapa hari, Abid mendapatkan telpon dari kakak jenazah dan meminta bantuan untuk mencarikan cincin adiknya yang hilang saat mengalami kecelakan, tak jauh dari rumah sakit itu.

__ADS_1


Saat itulah Abid baru mengetahui bahwa jenazah yang dia antar bersama Pak Jay adalah korban kecelakaan. Korban dua bulan lagi akan menikah dan membeli cincin untuk pernikahannya dengan calon istri.


Namun, cincin yang dia cari tidak berhasil ditemukan meski sudah beberapa kali memeriksa di sekitar lokasi kejadian. Dan dia akhirnya kembali dengan kabar hampa.


__ADS_2