Kisah Untuk Bumi

Kisah Untuk Bumi
Bagian 13


__ADS_3

Bagian 13


Karena merasa sangat khawatir akhirnya Meera pun mencoba mencari keberadaan Bumi


" Bumi kau ada di mana ? Di bengkel juga tidak ada ! , Gumam Meera


" Oh iya di lembah sungai pribumi ! , Ucap Meera tersenyum


Meera pun datang ke lembah itu dengan sedikit berlari dan akhirnya ia pun sampai , terlihat di sana Bumi hanya duduk di atas pasir sambil menundukkan kepalanya dan sesekali ia juga menyeka air matanya


" Kau benar Meera aku menemukan tujuan hidupku , di saat aku jatuh Cinta ! Dan orang itu adalah kau Meera ! , Bumi membatin


Meera pun hanya berdiri di kejauhan dan menatap Bumi dengan mata yang berkaca-kaca


" Entah sejak kapan kau menjadi cengeng seperti ini Bumi ! Tapi aku yakin bahwa kau menyembunyikan sesuatu yang memang perlu aku ketahui ! , Batin Meera


Perlahan gadis itu melangkah kan kakinya dan mendekati Bumi yang masih terisak di atas pasir itu


" Apakah kau tidak merasakan dingin ? , Tanya Meera sambil memberikan selendang sari milik nya untuk Bumi


Bumi mendongak menatap wajah Meera , jika di lihat oleh gadis itu memang masih ada sedikit air mata yang membasahi pipi Bumi , dan Meera pun mengusap air mata tersebut sambil tersenyum


" Jangan menangis ! Ini bukanlah dirimu !, Ucap Meera tersenyum


" Mengapa kau bisa menemukan ku ? , Tanya Bumi memalingkan wajahnya


" Karena aku tau teman ku sedang membutuhkan diriku ! , Jawab Meera

__ADS_1


" Dan mengapa kau memberikan selendang mu untukku ? , Tanya nya lagi


" Ini musim dingin dan kau malah duduk di atas pasir dekat sungai ! Apa kau tidak merasa kedinginan ? , Meera malah balik tanya


Bumi hanya terdiam sambil menatap mata gadis yang ada di hadapannya , dan Meera pun memeluk pemuda itu sambil meneteskan air mata nya


" Aku tau kau membutuhkan teman Bumi ! , Ucap Meera


" Kau tidak perlu mengatakan nya , aku sudah tau bahwa kau menyembunyikan sesuatu dariku ! , Ucap nya lagi sambil menyeka air mata nya


" Mengapa kau mengetahui nya ? , Tanya Bumi


" Karena aku adalah temanmu ! , Jawab Meera


" Kau mau kan membagi ceritamu untukku ? , Tanya Meera sambil duduk di sebelah Bumi


" Aku tau bahwa gadis yang kau cintai bukanlah aku Bumi ! , Meera membatin


" Apakah sebelumnya ibu mu meminta sesuatu darimu ? , Tanya Meera dan Bumi pun menggeleng kan kepalanya


" Turuti lah apa kemauan ibumu ! , Ucap Meera menahan air matanya


Bumi sedikit tersentak akan jawaban yang di berikan oleh gadis yang ada di hadapannya ini , apakah gadis itu tidak mengetahui bahwa gadis yang di cintai nya adalah Meera


" Lalu bagaimana dengan gadis yang ku cintai ? , Tanya Bumi


" Gadis yang kau Cintai mencintaimu kan ? , Tanya Meera dan hanya di angguki kepala oleh Bumi lalu Meera pun menatap ke arah sungai dan berkata lagi

__ADS_1


" Biarkan lah gadis itu memilih pilihan nya sendiri ! Dan biarkanlah ia hidup bersama orang yang akan menjaga nya kelak ! , Ujar Meera menatap mata Bumi


" Aku tau ini berat bagimu , namun ini baik bagi ibumu ! Turuti lah kemauan nya Bumi ! , Ucap nya lagi


" aku ingin aku menikah dengan orang yang ku cintai ! Dan gadis itulah pilihan ku ! , Jawab Bumi


" Ku mohon ! , Ucap Meera dengan mata yang berkaca-kaca


Meera terpaksa harus seperti itu , karena ia tau bahwa perasaan nya tidak akan terbalas dan ia pun tau bahwa jika bumi menolak permintaan ibu nya maka pasti Bu Masuri akan kecewa kepada Bumi


***


Tepat pada malam hari pernikahan Bumi dengan wanita pilihan Ibu nya , Bumi langsung pergi ke rumah Meera secara diam-diam demi bertemu dengan gadis yang ia Cintai itu


Suara ketukan jendela dari kamar Meera terdengar sangat nyaring , dengan sedikit penasaran akhirnya Meera pun membuka sedikit tirai kamar nya dan terkejut ketika melihat bumi di sana , dengan air mata yang membasahi pipinya


Pemuda itu menempel kan tangan nya di jendela itu dan Meera pun melakukan hal yang sama


" Aku mencintaimu Meera ! , Lirih Bumi pelan dengan mata yang berkaca-kaca


" Aku mencintaimu ! , Batin Meera menyeka air matanya


Gadis itu pun membuka jendela nya dan menghapus air mata yang membasahi Pipi Meera


" Aku ingin menghabiskan masa-masa ini dengan mu ! Ini adalah hari terakhir ku menjadi pemuda yang tidak mempunyai istri ! Dan aku hanya ingin bersama temanku ! , Ucap Bumi memegang tangan Meera


Gadis itu pun mengangguk dan keluar menuju tempat yang mereka sukai.

__ADS_1


__ADS_2