Kisah Untuk Bumi

Kisah Untuk Bumi
Bagian 16


__ADS_3

Meera pergi ke ruangan perpustakaan yang ada di rumah Dev dan hendak akan membawa buku yang akan ia bawa , namun buku tersebut di rak paling atas dan sulit untuk Meera gapai


Dev pun membawa buku itu dan memberikan nya kepada Meera


" Kau suka membaca ? , Tanya Dev dingin


" Sangat ! , Jawab Meera menunduk


" Kau ? , Tanya Meera


" Sangat ! , Jawab Dev


Meera pun duduk di salah satu bangku yang ada di sana dan mulai membacanya


" Mengapa kau membaca soal politik agama ? , Tanya Dev


" Aku ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang politik nya ! Dan aku pun ingin agama muslim tidak di larang lagi di sini ! , Jawab Meera yang tetap fokus membaca buku nya


" Keinginan mu tidak akan pernah terpenuhi ! , Ucap Dev sambil memilih buku yang mau ia baca


" Aku tidak perduli , namun aku akan tetap berusaha untuk meyakinkan mu ! Bahwa muslim itu benar ! , Jawab Meera


" Di bayar berapa kau untuk meyakinkan ku ? , Tanya Dev


" Ini tentang amanat dan aku tidak akan meminta imbalan ! , Jawab Meera ketus sambil meninggalkan Dev di sana


" Aku akan lihat sampai mana kau bisa meyakinkan ku Meera ! , Batin Dev


***


Indah sangat kecewa karena ia mendengar bahwa Bumi mencintai Meera dan pemuda itu ingin meminta tolong kepada indah agar Meera menjauhinya


" Ku mohon indah , katakan padanya bahwa dia harus menjauhi ku ! , Ucap Bumi


' Tapi Bumi aku tau kau mencintainya , namun mengapa kau seperti ini ? , Tanya Indah


" Karena aku tidak mau merusak keluarga ini dan juga aku tidak mau jika Meera terus sakit hati hanya karena aku ! , Jawab Bumi


' Baiklah aku akan mengatakan nya ! , Ucap Indah menyeka air matanya


" Indah ! , Panggil Bumi

__ADS_1


' Ya !


" Terima kasih ! , Ucap Bumi


' Selama itu yang terbaik aku melakukan nya ! , Jawab Indah tersenyum


Pada saat pulang dari luar Meera pun masuk dan mengambil air putih


' Meera ! , Ucap Indah


" Iya ! , Jawab Meera tersenyum


' Aku ingin berbicara padamu soal Bumi ! , Ucap Indah dingin


" Katakan ! , Jawab Meera


' Semakin jauh kau menjauhi nya , maka akan semakin baik , nyengat yang menyalakan api akhirnya musnah terbakar ! , Ucap Indah


' Menjauh lah dari kehidupan Bumi ! , Ucapnya lagi , cukup lama Meera terdiam dan menundukkan kepalanya


Meera pun mengangguk dan pergi meninggalkan indah di sana , sementara Bumi yang melihat dari atas hanya mengangguk ke arah indah tanda terima kasih


" Hallo ! , Ucap Meera


" Katakan kepada Bumi bahwa hari ini ada perayaan di lapang ! Suruh ia datang sebentar lagi ! , Jawab Dev dengan suara dingin


" Mengapa tidak kau saja yang mengatakan hal itu padanya ? , Ucap Meera


" Apakah kau tidak bisa membantuku dalam urusan kecil ini ? , Tanya Dev kesal


" Aku tidak ingin kau dan indah salah paham lagi padaku , itu sebab nya bicaralah sendiri padanya ! , Jawab Meera


" Ya sudah berikan telponnya kepada Bumi ! , Ucap Dev


" Ya akan ku berikan ! , Jawab Meera


Gadis itu pun mengetuk pintu kamar Bumi dan indah , lalu pintu pun terbuka


' Ada apa Meera ? , Tanya Indah


" Ini telpon dari Dev ia ingin bicara dengan Bumi ! , Jawab Meera menyerahkan telpon nya dan pergi dari sana

__ADS_1


' Sayang ! , Panggil Indah sengaja agar membuat Meera tidak lagi mencintai Bumi


" Ada apa ?


' Ada telpon dari Dev !


Bumi pun menghampiri Indah dan membawa telpon itu


" Hallo Dev ada apa ? , Tanya Bumi


" Datanglah sebentar lagi ke lapang , ada perayaan di sana ! Kau cepatlah datang ! , Jawab Dev


" Baiklah sebentar lagi aku sampai ! , Ucap Bumi


Telpon pun di tutup Bumi segera pergi ke luar dan pada saat hendak akan turun ia tak sengaja berpapasan dengan Meera , keduanya saling terdiam dan mengalihkan pandangannya masing-masing


Gadis itu pun segera pergi keluar dan terlihat sebuah mobil masuk ke pekarangan rumah nya


" Dev baru saja aku mau ke lapang ! , Ucap Bumi


" Kau lama sekali bumi ayo cepat masuk ! , Ujar Dev


" Meera ayo ikut denganku ! , Ucap Dev


" Tidak ! , Jawab Meera


Mobil pun berjalan menuju tempat yang mereka tuju dan ayah Dev tiba-tiba saja muncul


' Indah telah merawat rumah ini dengan baik , takkan ku biarkan semua nya hancur , kau pun harus selalu mengerti tanggung jawab mu di rumah ini ! , Ucap Zayn ayahnya Dev


" Kurasa aku tidak akan pernah bisa mengambil tempat Indah ! , Jawab Meera


' Beberapa hari ini suamimu selalu pulang malam , jagalah dia ! , Ucap Zayn


' Dan Minggu depan kita akan meninggalkan desa ini dan kita akan pindah ke kota ! , Ucapnya lagi


" Aku suka desa ini ! Aku pun tidak bisa meninggalkan nya ! , Jawab Meera


Zayn pun pergi meninggalkan Meera di teras rumah mereka dengan perasaan yang tidak tenang Zayn pun duduk di kursi yang ada di kamar nya


Semua sangat bergembira Bumi dan Dev menari-nari bersama dan hal itu sangat membuat Bu Masuri senang , karena akhirnya wanita itu bisa melihat anak nya tersenyum lagi , selama ini yang orang-orang lihat hanyalah gelap namun sekarang pemuda itu tersenyum dan tertawa bersama teman barunya yaitu suami dari Meera

__ADS_1


__ADS_2