Kisah Untuk Bumi

Kisah Untuk Bumi
Bagian 20


__ADS_3

Dev pun terbangun dan pemuda itu terkejut ketika melihat pakaian yang sudah tertata rapi di sebelah nya , sekilas pemuda itupun tersenyum


" Meera memang menepati perkataan nya tadi malam ! , Batin Dev tersenyum tipis


Tiba-tiba saja Meera datang dan gadis itu pun tersenyum kecil


" Ku kira kau belum bangun ! Cepatlah mandi setelah itu sarapan aku akan menunggumu ! , Ucap Meera dengan wajah datar nya lalu pergi dari sana


" Tunggu ! , Ucap Dev


Pemuda itupun berjalan mendekati Meera dan mencium kening gadis itu , sontak saja Meera terkejut


" Terima kasih ! , Jawab Dev


" Ya ! , Ujar Meera pergi dari sana


Gadis itu pun pergi kembali ke dapur dengan perasaan yang tidak teratur


" Kau ini kenapa sih Meera kau tidak boleh seperti ini ! , Batin Meera


Gadis itu menerima telepon dari kantor Dev


" Tapi Dev sedang mandi kau hubungi saja lagi ia nanti ! , Ucap Meera


' Tapi ini penting nyonya , baiklah aku akan mengatakannya padamu saja ! Perusahaan koran ingin mengajak kerja sama dengan perusahaan pak Dev , itu salam dari saya nyonya ! , Ucap pegawai kantor Dev


" Baiklah akan ku sampaikan !


' Terima kasih nyonya


" Ya tidak masalah ! , Jawab Meera


Tiba-tiba terlintas di benak Meera untuk membuat artikel terkait agar Agama Islam bisa kembali ke desa itu


" Apa aku minta izin saja kepada Dev ? , Batin Meera


***

__ADS_1


' Apakah semua urusan sudah siap ? , Tanya Aldy


' Belum masih banyak urusan lagi ! Paling satu tahun ke depan urusan ini akan selesai ! , Jawab Haris


' Ya sudah aku akan bertemu Bumi dulu sebentar ! , Ucap Aldy


' Iya silahkan ! , Ujar Haris


Terlihat Bumi tengah memperbaiki kendaraan yang ada di bengkel nya


' Ini minumlah dulu ! , Ucap Aldy yang melihat Bumi tidak henti-hentinya bekerja


" Terima kasih ! , Jawab Bumi


' Jadi apa kau tetap tidak akan mengembangkan bengkel mu ? , Tanya Aldy


" Dimana-mana orang ingin mengembangkan potensi usaha mereka ! Namun yang kau tawarkan salah aku tidak bisa bekerja sama dengan caramu yang seperti ini ! , Jawab Bumi


' Tapi inilah jalan satu-satu nya agar kau bisa menghancurkan perusahaan milik Dev ! , Ucap Aldy


' Kau sudah lemah karena Meera ! , Ucap Aldy


" Tidak ada kaitannya Meera dalam hal ini ! Jadi ku mohon jangan menyangkut-pautkan Meera dalam hal ini ! , Ujar Bumi


' baiklah baiklah , tapi apakah kau temanku ? , Tanya Aldy


" Tentu aku adalah temanmu !


' Kalau begitu ikutlah dengan ku ! Akan ku tunjukkan persiapan nya ! , Ucap Aldy


" Aku masih harus mengerjakan tugas bengkel ini ! Akan ku temui kau sore nanti !


' Baiklah sampai bertemu lagi nanti ! , Jawab Aldy


" Ya !


" Aku sungguh menganggap nya sebagai sahabat ku ! Namun entah kenapa dia selalu saja menyangkut-pautkan hal apapun dengan Meera ! , Batin Bumi

__ADS_1


***


Hanya suara garpu dan sendok saja yang terdengar , keduanya hening dan tidak ada yang berbicara


" Oh iya tadi sekretaris di kantor mu menelpon ke telpon rumah , namun kau sedang mandi jadi aku yang mengangkat telpon itu ! , Ucap Meera


" Apa yang dia katakan ? , Tanya Dev


" Dia bilang bahwa perusahaan koran ingin bekerja sama dengan perusahaan mu ! , Jawab Meera


" Benarkah ? , Tanya Dev sambil tersenyum yang hanya di beri anggukan oleh Meera


" Tapi aku ingin meminta izin padamu ! , Jawab Meera


" Meminta izin untuk apa ?


" Aku ingin membuat artikel ! , Jawab Meera


" Tentang apa ?


" Tentang agama ! , Jawab Meera yang sontak saja membuat Dev terkejut


" Tidak bisa ! , Ujar Dev ketus


" Kenapa ? Bukankah agama islam itu baik ? Sekali lagi aku ingin bertanya mengapa agama Islam di larang di desa ini ? , Tanya Meera


" Waktu itu aku sudah mengatakannya padamu ! Untuk apa kau menanyakan nya lagi ! , Jawab Dev


" Karena jawaban mu sama sekali tidak masuk akal ! Jika memang karena ayah tidak menginginkan nya lalu apa alasan nya ? Pasti akan ada alasannya kan ? , Tanya Meera


" Alasan nya tidak akan pernah bisa terpecahkan mesra ! Aku pun bingung dengan semua ini ! , Batin Dev


" Ganti saja tema artikel mu ! , Jawab Dev ketus


" Aku kecewa padamu ! , Ucap Meera pergi meninggalkan Dev di sana


" Maaf mommy aku belum bisa menemukan alasan nya ! , Batin Meera menyeka air matanya

__ADS_1


__ADS_2