
Dev pun terbangun dan pemuda itu terkejut ketika melihat pakaian yang sudah tertata rapi di sebelah nya , sekilas pemuda itupun tersenyum
" Meera memang menepati perkataan nya tadi malam ! , Batin Dev tersenyum tipis
Tiba-tiba saja Meera datang dan gadis itu pun tersenyum kecil
" Ku kira kau belum bangun ! Cepatlah mandi setelah itu sarapan aku akan menunggumu ! , Ucap Meera dengan wajah datar nya lalu pergi dari sana
" Tunggu ! , Ucap Dev
Pemuda itupun berjalan mendekati Meera dan mencium kening gadis itu , sontak saja Meera terkejut
" Terima kasih ! , Jawab Dev
" Ya ! , Ujar Meera pergi dari sana
Gadis itu pun pergi kembali ke dapur dengan perasaan yang tidak teratur
" Kau ini kenapa sih Meera kau tidak boleh seperti ini ! , Batin Meera
Gadis itu menerima telepon dari kantor Dev
" Tapi Dev sedang mandi kau hubungi saja lagi ia nanti ! , Ucap Meera
' Tapi ini penting nyonya , baiklah aku akan mengatakannya padamu saja ! Perusahaan koran ingin mengajak kerja sama dengan perusahaan pak Dev , itu salam dari saya nyonya ! , Ucap pegawai kantor Dev
" Baiklah akan ku sampaikan !
' Terima kasih nyonya
" Ya tidak masalah ! , Jawab Meera
Tiba-tiba terlintas di benak Meera untuk membuat artikel terkait agar Agama Islam bisa kembali ke desa itu
" Apa aku minta izin saja kepada Dev ? , Batin Meera
***
__ADS_1
' Apakah semua urusan sudah siap ? , Tanya Aldy
' Belum masih banyak urusan lagi ! Paling satu tahun ke depan urusan ini akan selesai ! , Jawab Haris
' Ya sudah aku akan bertemu Bumi dulu sebentar ! , Ucap Aldy
' Iya silahkan ! , Ujar Haris
Terlihat Bumi tengah memperbaiki kendaraan yang ada di bengkel nya
' Ini minumlah dulu ! , Ucap Aldy yang melihat Bumi tidak henti-hentinya bekerja
" Terima kasih ! , Jawab Bumi
' Jadi apa kau tetap tidak akan mengembangkan bengkel mu ? , Tanya Aldy
" Dimana-mana orang ingin mengembangkan potensi usaha mereka ! Namun yang kau tawarkan salah aku tidak bisa bekerja sama dengan caramu yang seperti ini ! , Jawab Bumi
' Tapi inilah jalan satu-satu nya agar kau bisa menghancurkan perusahaan milik Dev ! , Ucap Aldy
' Kau sudah lemah karena Meera ! , Ucap Aldy
" Tidak ada kaitannya Meera dalam hal ini ! Jadi ku mohon jangan menyangkut-pautkan Meera dalam hal ini ! , Ujar Bumi
' baiklah baiklah , tapi apakah kau temanku ? , Tanya Aldy
" Tentu aku adalah temanmu !
' Kalau begitu ikutlah dengan ku ! Akan ku tunjukkan persiapan nya ! , Ucap Aldy
" Aku masih harus mengerjakan tugas bengkel ini ! Akan ku temui kau sore nanti !
' Baiklah sampai bertemu lagi nanti ! , Jawab Aldy
" Ya !
" Aku sungguh menganggap nya sebagai sahabat ku ! Namun entah kenapa dia selalu saja menyangkut-pautkan hal apapun dengan Meera ! , Batin Bumi
__ADS_1
***
Hanya suara garpu dan sendok saja yang terdengar , keduanya hening dan tidak ada yang berbicara
" Oh iya tadi sekretaris di kantor mu menelpon ke telpon rumah , namun kau sedang mandi jadi aku yang mengangkat telpon itu ! , Ucap Meera
" Apa yang dia katakan ? , Tanya Dev
" Dia bilang bahwa perusahaan koran ingin bekerja sama dengan perusahaan mu ! , Jawab Meera
" Benarkah ? , Tanya Dev sambil tersenyum yang hanya di beri anggukan oleh Meera
" Tapi aku ingin meminta izin padamu ! , Jawab Meera
" Meminta izin untuk apa ?
" Aku ingin membuat artikel ! , Jawab Meera
" Tentang apa ?
" Tentang agama ! , Jawab Meera yang sontak saja membuat Dev terkejut
" Tidak bisa ! , Ujar Dev ketus
" Kenapa ? Bukankah agama islam itu baik ? Sekali lagi aku ingin bertanya mengapa agama Islam di larang di desa ini ? , Tanya Meera
" Waktu itu aku sudah mengatakannya padamu ! Untuk apa kau menanyakan nya lagi ! , Jawab Dev
" Karena jawaban mu sama sekali tidak masuk akal ! Jika memang karena ayah tidak menginginkan nya lalu apa alasan nya ? Pasti akan ada alasannya kan ? , Tanya Meera
" Alasan nya tidak akan pernah bisa terpecahkan mesra ! Aku pun bingung dengan semua ini ! , Batin Dev
" Ganti saja tema artikel mu ! , Jawab Dev ketus
" Aku kecewa padamu ! , Ucap Meera pergi meninggalkan Dev di sana
" Maaf mommy aku belum bisa menemukan alasan nya ! , Batin Meera menyeka air matanya
__ADS_1