Kisah Untuk Bumi

Kisah Untuk Bumi
Bagian 15


__ADS_3

' Jadi itu alasan mu ? , Tanya Dev


' Baiklah tapi bukan kau saja yang tidak mencintai ku , namun aku pun tidak pernah sekalipun mencintaimu ! , Ucap nya lagi


' Kau yang memulai ini Meera ! Dan aku yang akan menyelesaikan nya ! Mulai sekarang aku tidak akan pernah menganggap mu sebagai istriku lagi ! Namun pada saat kita ada acara baru aku mengakui dirimu sebagai istriku ! , Ujar Dev pergi meninggalkan Meera yang masih terus meneteskan air mata nya


" Aku akan menerima nya ! , Lirih Meera dengan suara yang lemah


" Maafkan aku jika aku salah Dev ! , Batin Meera


Ucapan Meera terus terngiang-ngiang di telinga Dev , dan hal itu sangat membuat pemuda itu kesal


' tidak aku tidak boleh lemah hanya karena cinta ! Aku tidak bisa seperti ini ! , Batin Dev


Pada keesokan harinya , Indah terbangun dengan perasaan yang kecewa karena pada saat malam pertama nya , Bumi malah pergi ke luar dan entah kemana ia pergi


Pada saat sarapan pun Meera dan Dev hanya sibuk dengan urusan masing-masing , Meera yang sibuk memotong makanan nya dan Dev yang hanya sibuk membaca koran , indah pun memberi isyarat kepada ayah nya Dev agar tidak membiarkan mereka seperti itu , namun ayah nya malah menggeleng dan membiarkan nya


" Di mana Bumi ? , Tanya Meera


' Dia sedang ada urusan di bengkel ! , Jawab Indah berbohong


' Bilang padanya agar selalu menghormati sesama pasangan ! , Ucap Dev menyindir Meera


' Maksudmu ? , Tanya Indah


" Maksud nya adalah jangan membeberkan masalah pribadi ke masalah orang lain ! , Jawab Meera tersenyum

__ADS_1


' Ya Meera benar ! , Ucap Dev kesal


Indah pun mengerutkan kening nya tanda tidak mengerti akan semua yang di bicarakan oleh sepasang suami istri itu


***


Setelah selesai berlatih seperti biasa Meera mencari di mana keberadaan Bumi untuk kembali menuliskan cerita nya yang memang belum selesai karena tertunda selama dua tahun


" Bumi ! , Panggil Meera di tempat ayunan


Terlihat Bumi yang tergeletak dengan wajah yang sangat pucat


" Bumi ! , Ucap Meera menghampiri pemuda itu ia sangat khawatir akan keadaan Bumi


Meera pun berlari ke rumah dan meminta bantuan agar Dev mau membawa Bumi ke rumah sakit , setelah itu Bumi pun di periksa dan Meera pun duduk di luar sambil terus berjalan mondar-mandir


" Karena dia belum mengenal Bumi lebih dariku ! , Jawab Meera


' jaga omongan mu ! Untung saja indah sedang membeli makanan , bagaimana jika ia mendengar nya ? , Tanya Dev


" Kau tidak tau bagaimana khawatir nya aku kepada Bumi ! Dan kau tidak mengerti ! , Jawab Meera mengalihkan pandangannya


' Apa jangan-jangan kau mempunyai hubungan khusus dengan Bumi ? , Ucap Dev curiga


" Apakah menjadi teman itu salah ? , Tanya Meera


' Itu tidak salah namun kau harus menyembunyikan ini dari indah ! Karena aku takut indah akan membencimu ! , Jawab Dev mengalihkan pandangannya

__ADS_1


" Aku hanya ingin memberitahumu ! Aku tidak mempunyai harapan dari hubungan ini , sekali lagi ku katakan ini bukan pernikahan namun kompromi , dan kau bisa bebaskan dirimu dari itu ! , Ujar Meera menjelaskan


' Aku tidak pernah bilang mau cerai , tapi aku senang mengetahui pendapat mu ! Dan semua keputusan ada di tangan mu ! , Jawab Dev pergi meninggalkan Meera di sana


***


Setelah Bumi di bolehkan untuk merawat diri di rumah saja


' Bumi ayo kita pulang dan di rawat saja di rumah ibu ! , Ucap Bu Masuri


' Tapi Bu , Bumi sudah memiliki istri dan sudah sepantasnya saya sebagai istri akan merawat nya ! , Ujar Indah tersenyum


' Baiklah nak , ibu titip Bumi ! , Jawab Bu Masuri tersenyum


Terlihat jelas di mata Meera bahwa gadis itu saat ini tengah menahan sakit hatinya , Bumi takut akan Cinta tulus yang di miliki Meera untuk Bumi karena mungkin Bumi tidak akan selalu ada di samping Meera


' Baik Bu ! , Ucap indah


' Ayo kita pulang ! , Ajak Dev ketus kepada Meera


" Tapi bumi dengan siapa ? , Tanya Meera khawatir


" Aku sudah mempunyai indah ! , Jawab Bumi tersenyum


" Baiklah !


Bumi akan melakukan itu agar Meera tidak lagi mencintainya , meski hal itu pun sangat menyakitkan bagi Bumi

__ADS_1


__ADS_2