Kisah Untuk Bumi

Kisah Untuk Bumi
Bagian 26


__ADS_3

Memang masih terpuruk atas kematian Ranti , Septa dan Arya , namun Hamid masih berusaha untuk terus mencari apa penyebab kematian mereka bertiga karena kematian mereka hanya beda selang satu tahun saja


' Ayah cepat makan dulu ! Nanti Diana akan coba hubungi Salma ! , Ucap Diana lembut


' Tidak Diana ayah masih terus memikirkan bagaimana nasib Kila sekarang ! Tolong ayah untuk mencarinya ! , Jawab Hamid lemah


' Diana pasti akan mencari nya ayah namun Diana tidak akan mencarinya jika ayah tidak makan ! Diana takut ayah kenapa-kenapa ! , Ucap Diana khawatir


' Simpan saja makanan nya ayah akan memakannya , dan carilah segera Kila / Meera secepatnya ! , Ucap Hamid


' Baik ayah ! , Jawab Diana tersenyum


Diana pun keluar dari kamar ayah nya lalu pergi ke balkon untuk menemui seseorang


' Bagaimana ? Apakah kakek masih menolak untuk makan ? , Tanya satria


' Ayah memang mau makan namun dia tetap kekeuh mau menemui Kila , tolong Tante untuk bisa temuin Kila ! , Jawab Diana meneteskan air matanya


' Iya Tante aku pasti akan temuin Kila secepatnya ! , Ucap satria


' Terima kasih satria ! , Ucap Diana tersenyum


***


" Kau jangan pernah menyerah untuk bisa mendapatkan apa yang kau mau ! Di mana tempat yang sering kau dan Bumi datangi ? , Tanya Dev


" Lembah sungai pribumi ! , Jawab Meera dengan wajah tidak menatap ke arah Dev


" Ayo kita pergi ke sana ! , Ucap Dev


" Apakah semua nya masih sama ? , Tanya Meera mendongak ke arah Dev

__ADS_1


" Semua nya mungkin tidak sama Meera ! Tapi siapa tau kita bisa menemukan bukti di sana ! , Jawab Dev


" Dev aku sangat mencintai Bumi ! Aku melihat nya sendiri bahwa dia sudah tiada di habisi di depan mataku, Dev ! Apakah mungkin dia masih di sini ? , Tanya Meera dengan mata yang berkaca-kaca


Dev pun memeluk Meera berniat untuk menenangkan nya , saat ini hanya Dev lah yang mampu membuat Meera tenang


Terlihat lembah sungai pribumi memang sudah tidak sama lagi seperti dulu , air yang dulunya sangat jernih kini sudah berubah menjadi warna darah karena sebagian korban ada yang membasuh luka mereka di sana


Terlihat bahwa ada syal yang Meera duga adalah milik Bumi


" Ini syal milik Bumi ! Aku yakin ini milik Bumi ! , Ucap Meera memperlihatkan nya ke arah Dev


" Apakah terakhir kali kalian bertemu Bumi memakai ini ? , Tanya Dev


" Iya Bumi memakai syal ini ! Dia memakai nya Dev ! Apakah dia ada di sini ? Ayo kita cari dia Dev ! , Jawab Meera yang hendak akan melangkah kan kakinya namun Dev memegang tangan Meera


" Ada apa Dev ? Ayo kita cari Bumi ! , Ucap Meera penuh dengan keyakinan


" Ini hanya syal Meera ! Sedangkan pada saat Bumi di tusuk dia tidak memakai syal ini ! , Jawab Dev


" Meski demikian mereka sudah tidak bernyawa ? , Ucap Meera memotong omongan Dev


Dev terdiam dan hanya mengalihkan pandangannya ke arah lain


" Meski begitu itu tidak akan membuat mu untuk berhenti mencari mereka kan ? , Tanya Dev


" Aku selalu berharap agar Bumi dan Indah masih ada di sini ! Walau Bumi bukan lah takdirku maka aku akan merelakan nya tapi aku tidak bisa jika harus merelakan Bumi dari dunia ini ! , Jawab Meera


' Dev ! Meera ! , Panggil Zayn


" Ya ayah ada apa ? , Tanya Dev

__ADS_1


' Dev ayo cepat ! , Jawab Zayn


Dengan segera mereka pun pergi ke mobil dan terkejut ketika melihat Toni menemukan Indah yang terus di peluk oleh nya


" Indah ! , Ucap Meera dan Dev bersamaan


' Indah dengarkan Ayah nak ! Ayo bangun nak ! , Ucap Toni menangis sambil memeluk indah


" Ayo paman kita harus segera membawa indah ke rumah sakit ! Semoga indah masih bisa tertolong ! , Ujar Meera khawatir


" Baiklah ayo ! , Jawab Dev


***


Keadaan Indah saat ini adalah koma mungkin akan membutuhkan waktu yang lama agar indah bisa tersadar , dokter mengatakan hanya doa yang bisa menyembuhkan indah saat ini karena semua peralatan tidak ada yang berfungsi di tubuh indah dan hanya beberapa saja


Toni , Zayn , Dev dan Meera berdoa sesuai kepercayaan masing-masing , dan Meera pun pergi ke masjid untuk shalat dan mendoakan indah


Toni , Zayn dan Dev bingung kemana perginya Meera karena sudah hampir setengah hari Meera tidak kelihatan , terlihat bahwa setelah salat Meera langsung mengaji ia tidak ingin keluar dari masjid sebelum ada tanda-tanda bahwa indah akan sadar dari koma nya


" Sungguh besar kepercayaan nya kepada Allah SWT ! Aku harap ayah dan paman bisa mengijinkan ku untuk pergi ke agama Meera ! , Ucap Dev dengan wajah serius


' Tapi Dev apakah kau tidak mau mempertimbangkan keputusan mu lagi ? , Tanya Zayn


" Tidak ayah aku akan ikut bersama istriku ! , Jawab Dev


Lalu tak lama kemudian dokter mengabarkan bahwa indah sudah mulai menggerakkan jari nya walau hanya sedikit namun hal itu sangat membuat semua nya bahagia


' Ayo Meera kita temui indah kau sudah berhasil ! , Ajak Toni tersenyum


" Maksud paman indah sudah sadar ? , Tanya Meera tersenyum

__ADS_1


' Dia memang belum sadar namun kesadaran nya akan pulih dalam waktu beberapa hari lagi ! , Jawab Toni tersenyum


" Ya sudah paman ayo kita pergi ke ruangan indah ! , Ucap Meera tersenyum


__ADS_2