Kisah Untuk Bumi

Kisah Untuk Bumi
Bagian 08


__ADS_3

Karena sudah satu Minggu lamanya , akhirnya Meera kembali bernyanyi gadis itu berharap tidak bertemu dengan Bumi satu kali pun


Dan setelah berlatih gadis itu pun melihat ke arah jam nya , dan sudah menunjukan waktu salat magrib lalu ia pun pergi berwudhu namun tanpa ia duga di sana juga ia bertemu dengan Bumi


" Ayo kita salat di rumah ku ! , Ucap Bumi


" Tidak ! , Jawab Meera


" Meera hilangkan dulu sebentar sifat keras kepala mu ! Sekarang tidak ada lagi tempat lain untuk melakukan ibadah salat , kecuali Gereja ! , Ucap Bumi


Meera pun ikut dengan Bumi , karena tak ada tempat untuk salat lagi


Setelah salat selesai tetap saja Meera mencium tangan Bumi , rasanya seperti ada yang kurang jika ia tidak salam kepada Pemuda yang ada di hadapannya ini


Lalu Meera pun pergi dari sana dan hendak keluar dari rumah itu


" Sepanjang hidupku aku hanya mengisi hatiku dengan satu hal , kau mengubah hatiku ! , Ucap Bumi yang menghentikan langkah kaki Meera


" Aku sudah menemukan tujuan ku ! , Ucap nya lagi


" Kau lah tujuan ku , Aku tidak tau harus memulai nya dari mana , karena aku sudah terlambat Meera ! , Ucap Bumi menyeka air mata nya


" Maafkan aku ! , Ujar Bumi meneteskan air mata nya


" Aku tau Meera semua ini sudah terlambat , tapi kita bisa memulai semua nya dari awal , kita akan menjadi teman ! , Ucap Bumi tersenyum

__ADS_1


Meera pun mengangguk dan juga tersenyum , karena hanya inilah jalan satu-satunya nya sekarang dan mungkin ini juga yang terbaik untuk nya.


***


Pada saat tengah berbaring sambil mengerjakan tugas nya , tak sengaja Dev melihat istrinya melakukan ibadah salat di kamar nya , setelah selesai salat Meera pun terkejut ketika melihat Dev berdiri di hadapan nya


' Kau salat ? , Tanya Dev ketus


" Itu , tadi aku ! , Ucap Meera gugup


' Kenapa ? Apa kau Islam ? , Tanya Dev marah


" Iya aku Islam ! , Jawab Meera tak kuasa menahan semua rahasia itu


Dev merasa sangat terkejut dan kesal kepada Meera , mengapa tidak dari awal gadis itu jujur kepada nya


Meera merasa ketakutan karena pria yang ada di hadapannya ini kini marah kepada nya


" Tidak Dev aku tidak menginginkan sesuatu darimu !


' Bohong ! , Bentak Dev


' Kau pasti menginginkan sesuatu yang memang tidak akan pernah bisa kau dapat kan , ingat ! ini adalah pernikahan palsu ini ,semata-mata hanya demi sosialita saja ! Ingat itu ! , Jawab Dev marah dan pergi dari sana


" Aku harus bagaimana ? Sekarang Dev tau kalau aku itu beragama Islam ! Seperti nya memang aku harus melakukan tugas kedua ku , Meera membatin

__ADS_1


( Satu bulan kemudian )


Tepat pada hari raya idul Fitri , Meera hanya terduduk sendirian di sebuah masjid tersembunyi yang memang suka di datangi oleh nya dan Bumi


" Ini ! Kau makan dulu ! , Ujar Bumi menyerah kan makanan kepada gadis yang tengah terdiam itu


" Kenapa ? Apa ada masalah ? , Tanya Bumi


" Pada hari ini untuk pertama kali nya aku merayakan hari raya idul Fitri tanpa ada nya keluarga ku , selama ini mereka selalu berada di samping ku bumi ! Namun sekarang aku hanya sendiri ! , Jawab Meera


" Kau salah Meera ! Aku ada disini , aku pun tidak merayakan hari raya idul Fitri ini bersama dengan keluarga ku ! , Ucap Bumi


" Tapi ibumu ? , Ujar Meera


" Aku tidak bisa ! , Jawab Bumi tersenyum getir


" Untuk ayah mu aku tidak terlalu mempercayai hal tersebut ! Bumi kau pikirkan bagaimana mungkin orang bisa teganya membunuh orang lain ! Apalagi mereka saling mengenal ! Aku sudah membaca surat dari ibu ku ! Setiap di hari ulang tahunku aku pasti membacanya ! Tiga tahun yang lalu ibu dan ayah ku meninggal ! Dan sudah tiga surat yang ku baca dan salah satu nya adalah menjelaskan bahwa mereka tidak membunuh om Irfan ! , Ucap Meera menjelaskan


" Aku tau pasti sulit bagimu untuk mengikhlaskan kepergian ayah mu ! Dan untuk hal itu aku minta maaf jika memang aku salah padamu !


" Tidak Meera aku tidak menyayangi kedua orang tua ku ! Jawab aku apakah aku salah jika aku terlahir dari kedua orang tua yang belum menikah ? Aku hanya ingin ayah ku masih hidup jika ia masih hidup aku pasti akan bertanya pada nya apa alasan nya meninggalkan ibu dan diriku ! , Ucap bumi


" Kau sama sekali tidak salah bumi ! Aku salut padamu ! Kau bukan anak haram bumi tapi kau adalah anugerah dari Tuhan untuk kedua orang tua mu ! , Jawab Meera


" Benarkah ? , Tanya Bumi

__ADS_1


Meera pun mengangguk dan tersenyum , ia sungguh mengerti keadaan Bumi sekarang dan ia sangat kasihan terhadap pemuda yang ada di hadapannya ini


Like ya teman-teman 😊


__ADS_2