
Pada saat tengah berjalan tak sengaja bumi melihat Dev yang tengah terduduk sambil meminum minuman keras
" Kau sedang berduka di hari raya ? , Tanya Bumi
' Siapa yang bilang aku berduka ! Jawab Dev
" Orang-orang minum bersama di saat hari raya dan hanya orang bersedih yang minum sendirian ! Ucap Bumi yang memang tidak tau bahwa pria yang ada di hadapan nya ini adalah suami Meera , bumi hanya tau bahwa Meera menikah dengan orang lain
' Aku ingin menikmati hidup dengan menghabiskan waktuku hanya sendirian saja ! Dan aku bosan dengan mata orang yang bersedih ! , Jawab Dev
" Aku juga seperti itu ! Sangat bosan !
' Tapi apa yang membuatmu bersedih ? Di tanganmu tak ada minuman , dan kau juga mengapa tak merayakan hari raya ? Tanya Dev tersenyum
" Aku tengah jatuh Cinta , dengan wanita yang sudah menikah ! , Jawab Bumi tersenyum
' Ini minumlah ! , Ucap Dev
" Tidak ! Aku muslim
' Selamat hari raya idul Fitri ! , Ucap Dev
" Terima kasih ! , Jawab Bumi
' Dan tentang gadis itu , apakah dia mencintaimu ? , Tanya Dev
" Dia lebih mencintaiku dari pada aku ! , Jawab Bumi
' Lalu apa masalahmu ? , Tanya Dev
" aku berharap kau adalah suaminya ! Mengapa kau berbicara semudah itu ! , Jawab Bumi yang hanya di beri senyuman oleh Dev
' Cobalah bicara kepada suami nya ! Dunia ini memang rumit tak ada yang mau bicara dengan baik ! isinya hanyalah pertengkaran ! , Ucap Dev
" Omong-omong apa masalahmu ? , Tanya Bumi
' Aku hanya ingin bisa menerima istriku dan begitupun sebaliknya dia pun harus bisa mencintaiku ! Namun aku tidak tau harus memulainya dari mana
__ADS_1
" Cari inti permasalahannya ! Dan itu akan mudah di selesaikan ! , Jawab bumi tersenyum
' Terima kasih ! , Ucap Dev sambil melemparkan botol minuman nya ke danau
' Aku mencintai istriku ! , Ucap Dev tersenyum
" Ya aku pun hanya mencintai cintaku ! Aku terlambat mengerti akan hatiku ini itu sebab nya aku terlambat dia juga sudah menikah ! , Ujar Bumi
' hmm kau jangan menyerah bumi anggap saja ini perjuangan awal mu ! Kau harus membawa wanita yang kau cintai dari tangan orang yang tidak ia cintai ! Aku percaya kau bisa ! , Jawab Dev
***
( Dua tahun kemudian )
Selama itu pula Meera belum bisa memecahkan masalah yang sudah menjadi titik awal ia datang ke desa tersebut , dan selama itu pula bumbu-bumbu cinta mulai tumbuh di hati Dev untuk Meera
Selama dua tahun itu pula Meera dan Dev tidak pernah mengobrol ataupun tersenyum satu sama lain , bahkan jika mengobrol pun mereka tidak pernah saling tatap satu sama lain , Meera tidak pernah tau bagaimana sosok Dev dan bagaimana wajah jelas nya
Namun Cinta Meera hanyalah untuk Bumi seorang , dan Cinta bumi hanyalah untuk Meera saja , sementara Dev hanya mencintai Meera tanpa Dev hiraukan rasa Cinta itu
" Waktu untuk apa ? , Meera malah balik bertanya
' satu jam lagi ada acara di kawasan perkampungan sebelah , apakah kau bisa ikut dengan ku ?
" Ya ! , Jawab Meera yang berbicara tanpa menatap lawan jenis nya sama sekali
' Ya sudah aku akan siapkan mobil nya ! Kau pun siap-siap kita akan pergi lima belas menit lagi ! , Ujar Dev
" Iya ! , Jawab Meera
" Dev ! , Panggil Meera
Pria itu pun berbalik dan bertanya kepada Meera
' ada apa ?
" Apakah kau bisa menemaniku untuk pergi ke masjid ? Karena aku sudah lama tidak salat di masjid , selama ini aku hanya salat di rumah saja ! , Jawab Meera
__ADS_1
' Iya ! , Ucap Dev
" Terima kasih !
' Sama-sama
Selama dua tahun menikah Meera tidak pernah di sentuh ataupun mengobrol dengan Dev, betapa tersiksanya hidup Meera saat itu namun ia akan lakukan hal itu demi kedua orang tua nya
Setelah selesai ke acara itu , Meera pun keluar namun langkah nya terhenti ketika melihat Dev yang tengah berdiri di depan gerbang rumah itu dan seperti tengah menunggu seseorang
' Kau mau pergi kemana ? , Tanya Dev
" Aku akan pergi bertemu teman ku ! , Jawab Meera
" Kau sedang menunggu siapa ? , Tanya Meera
' aku tengah menunggu kekasihku ! , Jawab Dev
Sungguh rasanya Meera tidak perduli dengan hal itu , tapi apakah pantas jika seorang kepala desa yang sudah di anggap raja menemui kekasih nya ke rumah pada malam hari
Meera pun mengangguk dan pergi meninggalkan Dev di sana , lalu pergi menemui Bumi di bengkel nya
" Ayo ! , Ajak Meera
" Meera kau sebegitu semangat nya ingin pergi ke sana ? , Tanya Bumi
" Kenapa kau belum siap ? , Tanya Meera ketus
" aku belum mandi ! , Jawab Bumi tersenyum
" Maksud mu aku harus menunggu mu ? , Tanya Meera
" Iya ! , Jawab Bumi tersenyum
Meera memutar bola matanya malas lalu mempersilahkan bumi untuk pergi ke rumah nya sementara Meera hanya menunggu di bengkel nya milik bumi itu.
Setelah menunggu sepuluh menit akhirnya bumi pun selesai dan mereka pun pergi
__ADS_1