
Meera terdiam sambil dunia seperti berhenti dan gadis itu tak mampu menggambarkan bagaimana perasaan nya saat ini , yang Dev tau pasti bahwa memang Meera sangat sakit hati
" Meera ! , Ucap Dev
" Bumi memang sudah benar-benar meninggalkan ku Dev ! Dia sudah pergi bersama kedua orang tua ku dan juga pergi bersama kak Arya ! , Jawab nya pelan sambil menahan semua air mata nya
Dev langsung memeluk gadis itu dengan rasa penuh kasih sayang , apa yang harus ia lakukan agar Meera bisa kembali tersenyum walau senyum itu bukan lah untuknya
" Aku tidak bisa berbuat apapun Meera ! Maafkan aku ! , Batin Dev menyeka air matanya
" Bumi ! , Ucap Meera sambil menangis di pelukan Dev
" Aku merindukan nya Dev , aku sangat merindukan nya ! Aku ingin bertemu dengan nya aku sungguh menyesal karena aku tidak bisa memegang nya erat ! Aku menyesal ! Ucap nya lagi
" Aku di sini untukmu ! Kau harus bisa merelakan nya pergi ! Bumi akan bersedih jika melihat mu seperti ini Meera ! , Jawab Dev
***
__ADS_1
1 TAHUN KEMUDIAN
( 2029 )
' Artikel Kisah Untuk Bumi pada tahun 2028 lalu , sukses membuat warga kota T , Kota J beserta kota lainnya menyukai artikel tersebut ! Artikel itu berdasarkan kisah nyata dan penulis nya tak lain adalah Meera Syakila Fauzan anak dari seorang CEO terkaya pada saat itu ! Dan rencana nya artikel itu akan di rilis kembali namun yang berbeda kali ini adalah dengan cerita yang akan terus menguras air mata para pembaca ! , Ucap salah seorang wartawan TV yang sedang di tonton oleh Meera
Ya selama satu tahun ini tidak ada senyum sedikit pun terlihat di wajah cantik Meera , dia masih sangat kehilangan sosok orang yang sangat ia cintai , dan Dev selalu berusaha memberikan dukungan kepada istrinya itu , namun semua cara yang Dev lakukan hanyalah sia-sia Meera bahkan tidak menggubrisnya ia hanya mengucapkan terima kasih saja , bahkan untuk berbicara pun gadis itu hanya seperlunya saja
" Ini penghasilan mu untuk artikel yang kau buat ! , Ucap Dev menyerahkan secarik kertas kepada gadis itu
" Sumbangkan saja ke tempat desa world itu bukan lah uangku ! Itu adalah uang Bumi dan keluarga nya ! , Jawab Meera yang tidak menoleh sedikit pun ke arah Dev
" Aku tidak mempunyai semangat hidup ku ! Kau pergi saja ! , Ucap Meera yang tetap sama seperti itu tidak menoleh sedikit pun
Dev menghela nafas nya panjang dan pemuda itu pun ikut duduk di sofa yang Meera duduki
" Jika sedang berbicara kau lihat lah aku ! , Ucap Dev memegang dagu Meera agar menoleh padanya namun Meera tetap saja mengabaikan nya
__ADS_1
" Meera lihat aku ! , Bentak Dev
Meera pun menoleh dengan mata yang berkaca-kaca
" Apa Dev ? Apa yang kau inginkan dariku ? Apa yang kau inginkan dari gadis malang seperti ku ? Apa ? Jawab aku ? Aku memang selalu berdiam diri di rumah hal itu ku lakukan agar aku tidak terlihat oleh semua media , aku tidak ingin mereka tau bahwa istri dan anak dari seorang CEO jatuh dan tidak ingin bangkit ! Apa yang harus ku lakukan jika aku memang masih sangat kehilangan Bumi dalam hidup ku ? Apa yang harus ku lakukan ? , Tanya Meera
Seketika tangan Dev turun ke bawah dan merasa sangat bersalah karena mungkin ia terlalu keras terhadap Meera
" Meera aku tidak berniat untuk membentak mu tadi ! , Ucap Dev
" Tidak apa Dev aku mengerti kau lelah dengan kelakuan ku ! Maafkan aku ! , Jawab Meera pergi meninggalkan Dev di sana
Bu Masuri yang melihat hal itu merasa sangat bersalah , hanya karena Bumi rumah tangga Dev dan Meera tidak harmonis
' ini memang bukan salah mu Bumi ! Ibu minta maaf karena ibu masih tidak bisa membuat Meera mencintai Dev , maafkan Ibu nak ! , Batin Bu Masuri
***
__ADS_1
' Sebarkan semua surat kabar , bahwa sebentar lagi Meera akan menjawab semua pertanyaan dari wartawan-wartawan itu ! , Ucap Satria kepada anak buah nya
' Baik pak ! Akan segera saya lakukan ! , Jawab Anak buah nya