
Bagian 25
Meera yang melihat Bumi terjatuh langsung berteriak padanya agar lari
" Bumi ! Ikutlah dengan kami ! Bumi ! , Teriak Meera khawatir
" Lari ! , Teriaknya lagi sambil mengulurkan tangan nya agar Bumi menggapai nya dan Bumi pun berlari namun seseorang kembali menghadang nya dan Bumi tetap berusaha setelah uluran tangan Meera tergapai Meera melihat Aldy membawa pedang dan menusuk kan nya ke perut Bumi membuat pegangan tangan mereka terlepas
Sungguh semua nya seperti berhenti Meera lemas dan terduduk di sana , Bu Masuri hanya memejamkan matanya dan Dev pun sama seperti itu
Bumi jatuh tak berdaya dan tersenyum saat di detik-detik kematian nya ia masih bisa melihat Meera
" Bumi ! , Ucap Meera menangis sambil terus mengulurkan tangannya agar bisa di gapai Bumi
" Lari ! Ikutlah dengan ku , Bumi ! , Ucapnya lagi sambil menangis
Bumi tergeletak tak berdaya sambil terus tersenyum
" Aku mencintaimu Meera ! , Batin Bumi sambil tersenyum
" Bumi ! Lari lah , mengapa kau menyerah ? Bumi ! , Ujar Meera
Dev terdiam karena melihat Meera yang sangat sakit hati karena orang yang ia cintai di habisi di depan matanya sendiri
***
Kereta pun sampai di kota dan terlihat bawa Zayn dan Riko sudah menunggu kedatangan Meera dan Dev
' Maafkan ayah karena ayah tidak bisa menyusul kalian , di sebabkan karena desa itu sangat lah padat namun ayah bersyukur kalian bisa selamat ! , Ucap Zayn
__ADS_1
' Namun ayah akan mencari jasad Indah dan Bumi ! , Ucap nya lagi
" Ayo kita masuk ! , Ucap Dev sambil memegang bahu Meera agar bisa menenangkan nya
Meera hanya terdiam saja sambil terus menahan tangis nya
***
Terlihat bahwa kondisi desa sangat lah berantakan dan banyak pohon yang terbakar akibat kejadian pada saat itu
" Ayah aku ikut untuk mencari Bumi dan Indah ! , Ucap Meera dengan wajah tanpa ekspresi
' Tidak nak mungkin di sana masih berbahaya , kau di sini saja dengan Bu Masuri ayah dan Dev yang akan mencari jasad Bumi dan Indah ! , Jawab Zayn
" Tapi aku ingin membawa sesuatu di sana ! , Ucap Meera
" aku ingin kau tersenyum lagi mungkin dengan keadaan Bumi di samping mu itu bisa membuat mu bahagia aku ikhlas akan melupakan Cinta ku ! , Batin Dev
' Ya sudah ayo kita pergi ! , Ajak Zayn kepada Dev dan Meera
Sesaat Meera merasa bahwa ini hanyalah mimpi , namun apakah ini mimpi melihat orang yang ia cintai di habisi di depan mata nya langsung ? Hal itu sungguh sangat terbayang-bayang di kepala Meera
" Sungguh aku tidak bisa melupakan kejadian itu Bumi ! Aku sangat merindukan mu ! Andai waktu bisa kembali di ulang aku ingin kau terus memegang erat tangan ku ! Meski aku bukan lah milikmu Bumi ! , Batin Meera menyeka air mata nya
Terlihat bahwa sisa-sisa api masih menyala di sana pun sudah banyak wartawan yang mewawancarai para korban yang selamat , dan Meera masih bersyukur karena melihat orang yang ia tolong yaitu Haris masih selamat meski sebagian tubuh nya ada yang terluka
Kondisi desa itu sungguh sangat berbeda dengan sebelumnya , desa yang penuh akan Bunga mawar , desa yang penuh dengan Cinta dan Desa yang penuh akan kenangan nya bersama Bumi , langsung hilang dalam sekejap
" Maafkan aku Dev karena artikel ku semua nya jadi seperti ini ! Ku harap Bumi dan Indah masih ada di sini dengan keadaan selamat ! , Ucap Meera meneteskan air mata nya
__ADS_1
' Ayah tau nak ambisi mu untuk mempertahankan Agama Islam sangat kuat , dan ayah pun sekarang sudah mengerti bahwa agama Islam itu sangat lah indah ! , Ucap Zayn memeluk menantunya itu
" Dan aku akan selalu berusaha membantumu Meera ! , Ujar Dev tersenyum
" Terima kasih ayah dan terima kasih Dev ! , Jawab Meera yang hanya di beri anggukan tulus oleh Dev dan Zayn
Mereka terlebih dahulu masuk ke dalam rumah Zayn , terlihat bahwa darah ada di mana-mana dan juga mayat Bi Sri yang sudah di temukan dan sudah di makam kan khusus di makam keluarga Zayn
' Ayo kita harus membawa barang yang layak untuk di bawa ! Terutama bingkai foto keluarga kita ! , Ucap Zayn
" Iya ayah ! , Jawab Dev
Meera mulai membawa satu persatu bingkai foto yang ada di sana , yang paling menyesakan hatinya adalah pada saat ia melihat foto nya bersama Bumi
" Entah mengapa aku merasa bahwa kau masih berada di dunia ini ! Aku akan selalu merindukan mu Bumi ! , Batin nya sambil mengusap bingkai yang sudah setengah terbakar itu
" Ayo Meera kita pergi ke kamar mu dan ambil lah yang masih layak di pakai ! , Ucap Dev
Meera melihat sebuah kotak kecil bekas makanan yang di berikan oleh Bumi
" Mengapa kau membawa kotak makan yang sudah rusak ? , Tanya Dev
" Ini bukan sembarang kotak makan Dev ! Ini adalah kotak makan yang penuh akan kenangan ! Dan biar rusak pun aku akan membawanya ! , Jawab Meera yang terus mengalihkan pandangannya meski Dev menatap nya
' kau harus bersabar Dev ayah tau kau pasti sangat mencintainya namun cinta mu tidak semanis yang kau harapkan , ayah akan selalu berdoa kau dan Meera bisa bersama selamanya ! , Batin Zayn yang melihat Dev dan Meera hanya berbicara tanpa menatap satu sama lain
Di kota yang lain terlihat seorang wanita yang sangat mengkhawatirkan keadaan Meera , ya orang itu tak lain adalah Salma
' Meera ! Aunty sangat khawatir padamu ! , Ucap Salma meneteskan air matanya
__ADS_1
' Kamu tenang dulu ya ! Aku yakin Meera akan selamat ! , Jawab Reza menenangkan istrinya itu
Pada saat tau bahwa desa yang Meera tinggali mengalami pemberontakan , Salma langsung pingsan tak sadarkan diri dan langsung memesan tiket untuk pergi ke sana