
Semua warga tampak membawa sebuah bom di tangan masing-masing , dan juga membakar sebagian desa-desa itu , semua orang melemparkan batu ke arah jendela perusahaan Dev dan membuat mereka terkejut
' Kami akan menghancurkan semua nya ! Angkat tanganmu dan hadapi kami ! , Teriak semua warga itu
' Kami akan mengantar revolusi ! Kami akan memperoleh kehidupan kami ! , Teriak nya lagi
Dev dan ketiga orang kepercayaan nya melihat ke arah jendela , mungkin warga itu sudah tidak terhitung lagi karena saking banyak nya yang berdemo ingin menyingkirkan Meera dan Dev dari desa itu
Sementara itu Meera turun dari kamar nya dan melihat ruangan yang gelap tidak ada pelita kecil pun di rumah Dev
" Bi Sri ! Dev ! , Panggil Meera
" Indah ! , Panggil nya lagi
Gadis itu menengok ke belakang dan melihat Bumi ada di sana
" Maafkan aku ! , Ucap Bumi
" Itu saja ? Kau hanya datang untuk mengatakan itu ? Tanya Meera
" Apa bedanya ? Kau pun sudah mengambil keputusan mu ! Benar kan ? , Tanya Bumi
" Aku sungguh mencintaimu ! Namun sebaliknya bahkan kau tidak bisa jujur , begitu sulit kah untuk mengatakan kebenaran ? , Ucap Meera
" Di hidupku hanyalah ada kegelapan ! Aku mengkhianati semua orang agar bisa balas dendam padamu atas kematian ayah ku , namun kau membuang kebencian ku dan mengisi hidupku dengan Cinta , kau sudah mengubah hidupku , aku takut akan Cintamu ! Semua yang hilang dari hidupku kau menyembuhkan nya , namun jika aku mengatakan yang sebenarnya aku akan kehilangan mu ! , Jawab Bumi
__ADS_1
" Apa kau mendapat kan ku dengan kebohongan mu ? , Tanya Meera
" Kita tidak di takdir kan untuk bersama Meera ! Ini ke hendak tuhan ! , Jawab Bumi
" Apakah kau tidak pernah mencintai ku ? , Tanya Meera
" Jika memang harus ku jawab maka hal itu akan membuat pertanyaan baru muncul di hatimu ! , Jawab Bumi
Meera pun memeluk pemuda itu dan keduanya saling menangis satu sama lain
" Kenapa kau tidak mengatakan nya langsung Bumi ? Sekali saja katakanlah ! Sekali saja bahwa kau mencintaiku ! , Ucap Meera meneteskan air matanya
Bumi hanya meneteskan air mata nya saja , ia takut jika harus menjawab nya karena mungkin sebentar lagi dia akan meninggalkan Meera
Sementara Dev dan ketiga kepercayaan nya pergi lewat pintu belakang demi menghindari semua pemberontak itu , ketiga kepercayaan Dev sudah mati karena di bunuh oleh Aldy
" Paman ! , Teriak Dev karena kepercayaan yang ia sebut paman adalah orang yang paling ia percaya
Dev hampir saja terbunuh namun Meera segera mengulurkan tangan nya agar Dev naik ke dalam kereta kuda itu bersama ia , dan Bumi , karena Indah sudah pergi meninggalkan dunia ini
Aldy dan anak buah nya melihat mereka sudah pergi
' Bunuh mereka bertiga ! , Suruh Aldy
Mereka bertiga datang ke tempat Bu Masuri untuk membawanya pergi dari sana
__ADS_1
' Kita tidak bisa melindungi mereka di sini Bumi ! Mereka memburu umat Islam ! Mereka tidak aman di sini bawalah mereka ke stasiun ! , Ucap Bu Masuri
" Ibu ikutlah dengan kami ! , Ajak Bumi
' Tapi nak bagaimana dengan para gadis didikan ibu ? Ibu tidak bisa meninggalkan mereka ! , Jawab Bu Masuri
" Tapi kau pun tidak bisa mengorbankan dirimu demi mereka ! , Ucap Bumi
' Baiklah ibu akan ikut dengan mu !
Mereka berempat pun mulai berlari ke stasiun dan semua orang berdesakan untuk masuk ke dalam kereta api , terlihat bahwa memang pasukan Aldy sangatlah besar
" Kalian masuklah ke dalam kereta aku akan menghentikan mereka ! , Ucap Bumi
" Mereka akan membunuh mu Bumi ! , Ucap Dev
" Namun mereka adalah teman-teman ku ! Mereka tidak akan menyakiti ku ! , Ucap Bumi
Meera , Bu Masuri dan Dev pun masuk ke dalam kereta untuk mengeluarkan para pemberontak dari sana
Namun Bumi di berikan pukulan yang sangat keras oleh Aldy karena ingin mengejar mereka
" Biarkanlah mereka pergi Aldy ! Demi aku ! , Ucap Bumi
Namun Aldy malah mendorong Bumi hingga pemuda itu terjatuh
__ADS_1