
Setelah hampir sebulan mencari kesana kemari, akhirnya Andrew berhasil menemukan Airin di sebuah halte, ketika Airin mau berangkat bekerja.
Awalnya Andrew tidak mengenali nya. Setelah beberapa saat memperhatikannya, akhirnya dia mengenali bahwa dia adalah Airin sang gadis pujaan hati yang sudah hampir sebulan penuh tidak dijumpainya.
" Airin ...!! " Panggil Andrew dengan wajah yang girang dan tersenyum bahagia.
Sontak saja Airin terkejut siapa yang memanggilnya. Ada sepercik rasa yang tersirat menahan rindu melihat sang pujaan hati yang tak bisa di milikinya.
" Ndrew, Apa kabar ? " Tanya Airin.
Andrew tersenyum ..
" Kenapa kamu menghindariku ? Kamu tak perlu bersikap seperti ini jika hanya ingin mengatakan menolak cintaku. Sungguh, Rin. Aku tak akan pernah memaksamu . . . " Ucap Andrew tanpa mengalihkan pandangan nya dari wanita sang pujaan hati.
Tidak ada orang lain di halte itu, kecuali mereka dan seorang pedagang asongan. Airin menundukkan pandangannya dalam - dalam.
" Aku mengerti kok, Ndrew. Lagi pula bukan karena aku menghindari mu. Hanya saja sebulan ini pekerjaanku banyak dan aku selalu tak punya waktu untuk bersantai di rumah. " Bohong Airin.
" Dimana kamu bekerja ? Dan kenapa Nathan tidak mau memberitahukan padaku bahkan dia selalu menghindar setiap kali aku berusaha menanyakan tentang dirimu, Rin ? " Tanya Andrew bertubi - tubi.
__ADS_1
Kebetulan saat itu Bus datang berhenti di halte. Airin buru - buru melangkah untuk menghindari pertanyaan Andrew.
" Maaf, Ndrew. Aku buru - buru, nanti telat. Aku pergi dulu ya. Bye ... " Ucap Airin.
" Airin ... Tunggu ... !!! Andrew berusaha menghentikan kepergian Airin tapi tidak bisa, keburu Airin masuk ke dalam Bus.
Andrew hanya menatap Bus itu melaju semakin jauh dan menghilang dalam penglihatannya...
" Apa kamu benar - benar menghindariku ? Apa kamu benar - benar tidak menyukaiku ? Salahkan jika aku mencintaimu ? Kenapa seberat ini, mencintai seseorang ?" Batin Andrew beteriak tak karuan.
Andrew menjambak rambutnya sendiri. Akhirnya dia memilih duduk lesu di halte tersebut, Ada rasa senang bisa menemukan sang pujaan hati dan ada juga rasa sedih yang ternyata pujaan hati yang sudah lama tak dijumpai itu ternyata begitu menghindari dirinya. Hati nya rapuh serapuhnya.
Tanpa di sadari ada orang lain yang memperhatikan tingkah laku Andrew sedari tadi.
Andrew mengangkat kepalanya dan melihat pemuda yang tidak dikenal memberikan sebatang rokok dan korek api padanya. Andrew paham maksud pemuda itu.
Pemuda itu bernama Rendi, orang yang lagi nunggu Bus di halte. Akhirnya Andrew mengambil Rokok dan korek api yang diberikan Rendi padanya.
Andrew mulai menghisap sebatang rokok di halte itu dan mulai menceritakan semua yang di tanyakan pemuda yang bernama rendi itu padanya.
***
__ADS_1
Disisi lain, Airin yang berada di tempat kerja nya merasa sangat tidak fokus saat melakukan pekerjaan apapun. Entah kenapa ia merasa bersalah telah bersikap seperti itu kepada Andrew.
" Kamu kenapa, Rin. Kok dari tadi aku perhatikan seperti orang gelisah gitu sih ? " Tegur Meila.
" Eh enggak ada apa - apa kok Mel, cuman mikirin rumah aja ! " Jawab Airin bohong.
" Beneran nih ? Ya udah kalo gak ada apa - apa, lanjutin gih kerjanya. Semangat ya Airin, aku tinggal ke dalem dulu " Ucap Meila.
Airin hanya mengangguk - angguk saja menanggapi ucapan dari Meila. Dia berusaha memfokuskan dirinya kembali pada pekerjaan baru nya ini.
" Mbak .. Mbak sini Mbak. " Panggil salah satu customer di Toko Bunga itu.
Airin terburu - buru berlari menghampiri customer tersebut.
" Iya, ada apa buk ? ada yang bisa saya bantu ? " Ucap Airin.
" Saya ambil yang ini mbak, tolong di bungkusin ya." Ucap customer tersebut.
" Oh, baik bu, ditunggu sebentar ya akan segera saya bungkuskan. " Jawab Airin.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan sore hari, tiba saatnya Airin pulang kerja. Selama perjalan pulang ke kontrakan Airin selalu kepikiran tentang pertemuannya dengan Andrew. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa dirinya pun juga begitu senang bertemu dengannnya yang merupakan sang pujaan hati. Tapi apa boleh buat hati memang menahan rindu tapi ketika bertemu tetap tidak bisa diucapkan hanya bisa menelan bayang - bayang yang ada.
__ADS_1
...**** Mohon maaf apabila ceritanya kurang memuaskan kalian semua🙏🙏 Author masih belajar menulis novel yang baik dan benar 😁😁...
...,,, Mohon bantuannya ya Jangan lupa Vote, Like dan Komentar nya biar Author lebih semangat lagi ... Terimakasih🤗🤗~~...