
disinilah leodra saat ini, berada dalam satu mobil dengan orang yang sangat ia benci, namun juga sangat ia cintai
"kita harus bicara lee" ucap andre
leodra menatap kearah andre dengan tatapan yang sulit diartikan, ia menatap andre dengan tajam namun terlihat keteduhan dalam sorot matanya.
leodra sudah menebak apa yang akan di bicarakan andre, ia yakin permasalahan nya tidak akan jauh dari gisel, gisel dan gisel
"mood gue lagi buruk" ucap leodra
andre menghentikan mobil nya dan menatap leodra dengan intens
"lee, masalah lo sama gisel ngga akan pernah selesai kalo lo selalu ngehindarin dia kayak gini" andre berujar
"anterin gue pulang sekarang" leodra tak mengindah kan ucapan andre
__ADS_1
"leodra andini" andre memegang kedua pundak leodra dan menghadap kan kearah nya
"sejak kapan sih lo kekanak kanakan gini? leodra yang gue kenal adalah wanita yang selalu berfikiran dewasa, wanita yang selalu bisa menjadi alasan untuk teman teman nya semangat. sedangkan ini? siapa lo? lo bukan leodra yang gue kenal" andre berucap dengan nada tinggi, leodra hanya memandang andre dengan senyum sinis nya
"setidak nya lo lakuin ini buat persahabatan kita lee" ucap andre dengan nada melemah
"persahabatan?" tanya leodra dengan menaikan alis nya "andre prabaswara apa anda lupa, sedari awal bahkan jauh sebelum kita dekat saya sudah pernah mengatakan kepada anda dan orang itu bahwa saya tidak akan pernah bisa menganggap kalian sahabat karena saya telah merasakan pengkhianatan oleh orang yang pernah saya anggap sahabat, dan saya hanya menjanjikan sebuah pertemanan" leodra menatap andre dengan tatapan yang sulit diartikan, bahkan ia menggunakan kata anda seolah ia mengatakan itu terhadap orang asing yang baru di kenal nya
"jika sebuah persahabatan saja bisa hancur hanya karena penghianatan, lalu bagaimana dengan pertemanan?" tanya leodra
"maaf" ucap andre lemah
"tapi lo bakal maafin gisel kan?" tanya andre
"mungkin, tapi tidak untuk kembali dekat" leodra menatap lurus kedepan
__ADS_1
tanpa berkata apapun leodra langsung keluar dari mobil andre dan berjalan menjauh
"lee lo mau kemana?" tanya andre menyusul leodra yang keluar dari mobil nya
leodra tidak mendengarkan pertanyaan andre, leodra langsung menghentikan taksi yang kebetulan melintas, ia segera masuk dan taksi berjalan membelah jalanan untuk mengantar kan leodra
andre hanya menatap kepergian leodra dengan fikiran berkecamuk "aaakkhh" teriak andre frustasi dengan menjambak rambut nya
setelah dirasa cukup tenang, andre kembali melajukan mobil nya dan memutar arah untuk pulang kerumah nya.
**
satu bulan sudah berlalu sejak hari dimana leodra dan gisel bertengkar, setiap hari dilalui leodra dengan melamun dan memikir kan tindakan yang selama ini ia lakukan. saat di sekolah leodra akan bersikap biasa saja bahkan terkesan acuh, tapi saat kesendirian maka semua akan ia tumpah kan, kesedihan, rasa sakit hati, dan kekecewaan nya
"apa selama ini gue yang terlalu egois? apa gue emang terlalu kaku? apa memang hati gue membatu? kenapa? kenapa saat gue mulai percaya sama lo bahkan gue pengen nganggep lo sahabat seperti keinginan lo dari dulu, dan di saat bersamaan kenapa lo malah buat gue kecewa? gue mengorbankan perasaan gue cuma buat ngejaga pertemanan ini, tapi lo? dengan mudah nya lo ngehianatin bahkan memperalat gue, kenapa?" teriak leodra dengan frustasi
__ADS_1