
hening, itu yang saat ini terjadi diantara ketiga orang yang sempat menjalin persahabatan itu, ya mereka adalah andre, gisel, dan leodra
"lee" ucap gisel hendak memulai pembicaraan namun terhenti karena tatapan andre yang seakan mengatakan biar aku saja yang mengatakan nya
andre menatap leodra dalam, lalu menghela nafas nya
"leodra, gisel. jujur, gue ga bisa berada di posisi ini, gue ga bisa bela siapa siapa dalam hal ini karena kalian berdua sama sama salah, jadi gue mohon demi persahabatan kita, lo berdua redam keegoisan itu kali ini aja" ucap andre dan keheningan masih setia menemani kalimat yang di lontar kan andre
"gue tau gue salah sama lo lee, tapi jujur gue ga ada niat buat nyakitin perasaan lo sama sekali, dan gue minta maaf untuk semua nya, untuk semua kesalahan yang gue lakuin sama lo selama ini, gue minta maaf" gisel menangis dan andre dengan sigap membawa gisel kedalam pelukan nya
__ADS_1
leodra masih diam dengan wajah datar nya, sejujur nya leodra merasa sakit saat melihat andre terlihat begitu menyayangi gisel, ia juga sakit saat melihat gisel menangis begitu pilu di hadapan nya hanya demi permintaan maaf
"gue minta maaf atas semua ketidaknyamanan kalian selama ini ke gue, mungkin gue emang terlalu egois untuk kalian, dan karena itulah gue mohon dengan sangat, jauhi gue" ucap leodra datar, namun terlihat ketulusan dalam kata katanya
gisel melepaskan pelukan andre lalu menatap leodra dalam, dan ia kembali terisak
"lee gue mohon sama lo jangan gini, gue ngga bisa jauh dari lo, kita satu lee kita sahabat" gisel menggenggam kedua tangan leodra dengan air mata yang masih setia menetes dari pelupuk mata nya
"gue ngga tau seberapa besar luka yang lo rasain selama ini akibat pengkhianatan itu, tapi gue mohon lee kasih gue kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki semuanya, gue ngga bisa kehilangan lo lee, lo tau kan sahabat adalah segala nya buat gue" gisel kembali dengan isakan nya yang terdengar begitu pilu hingga leodra berusaha keras membendung air mata nya
__ADS_1
"gue tau lo berdua orang baik, sedangkan gue? gue egois, mudah marah, bahkan gue kekanak kanakan, dan gue ngga pantes buat temenan sama kalian" ucap leodra
"gue cukup sadar diri" sambung nya dengan lirih di akhir kalimat nya namun tak mampu di dengar oleh andre maupun gisel
"nggak lee bukan lo tapi gue, gue yang kekanak kanakan, gue yang egois, gue mohon lee tetaplah jadi sahabat kita" mohon gisel
leodra menatap dalam kedua orang yang saat ini duduk dihadapan nya dengan harapan akan mendapat kata maaf darinya, leodra menghembus kan nafas dalam lalu memandang langit langit ruangan itu, berusaha mencegah agar air mata nya tidak keluar. leodra menganggukan kepala nya beberapa kali sebagai jawaban
gisel tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan nya karena leodra akhir nya memaafkan nya, gisel berhambur memeluk leodra dengan erat, menumpahkan segala rasa bahagia yang kini hinggap dihati nya.
__ADS_1
leodra membalas pelukan dari gisel, namun mata nya menatap kearah andre yang kini tersenyum manis kearah keduanya, leodra tidak tahu apa arti senyuman itu, apakah senyum kekaguman, senyum cinta, ataukah? ahh entah lah leodra tidak mampu menebak apa isi hati laki laki yang sangat di cintai nya ini