Kosonge

Kosonge
bagian 07


__ADS_3

sesuai janji, kini andre dan gisel sedang berjalan jalan untuk menghilangkan sedikit kepenatan mereka


"kita jalan kemana hari ini?" tanya gisel


"sesuka lo aja, khusus hari ini gue bakal ngikutin kemana pun yang lo mau" tutur andre sembari fokus dengan kemudi nya


"serius?" tanya gisel memastikan


"tentu"


"jadi kemana kita hari ini?" tanya andre


"gimana kalau kita ke kafe" ucap gisel


"oke, meluncur"


dan disinilah mereka saat ini, di sebuah kafe ternama yang ada di kota itu, setelah memesan makanan kedua nya terlibat pembicaraan yang cukup menyenangkan untuk gisel karena moment seperti inilah yang selama ini dinantikan nya


"mm ngomong ngomong baju gue kayak nya kebesaran deh, jadi ngga pd" ucap gisel sengaja mencari perhatian


andre menatap gisel dengan intens


"menurut gue sih cocok cocok aja, lo cantik pake baju ini" puji andre


seketika itu senyum gisel terbit dengan manis, ia tak menyangka bahwa ternyata andre menganggap nya cantik.


gisel menganggap bahwa ini merupakan lampu hijau yang di berikan andre untuk nya agar bisa lebih mendekati nya

__ADS_1


***


pagi ini sedikit berbeda dari pagi sebelum nya, dimana leodra memoles wajah nya dengan sedikit polesan make up ringan agar bisa menyamarkan kepucatan di wajah serta sembab di mata nya


"pagiiii" seru gisel saat melihat leodra datang


"pagi" jawab leodra dengan senyum tipis nya


"lo kenapa lee?" bukan gisel tapi andre yang bertanya


"kenapa, maksud nya?" leodra mengerutkan keningnya tanda tak mengerti


"mata panda lo tuh keliatan banget, lo abis begadang?" tanya andre


leodra meraba mata nya


"ikut organisasi tuh boleh lee, tapi jangan sampai lo ngabain kesehatan lo sendiri" nasehat andre


"iya thanks ya perhatian nya, gue semalam ngejar dead line aja soal nya kan proposal nya mau di ajuin hari ini" leodra masih berusaha meyakin kan


"ngomong ngomong tumben lu dateng pagi?" tanya leodra pada andre


"yaaa lagi pengen aja, itung itung insaf lah" jawab andre cengengesan


"kantin dulu yuk, laper nih" ajak gisel


"boleh yuk" andre langsung beranjak dari duduk nya

__ADS_1


"lo ngga mau ke kantin lee?" tanya andre pada leodra


"mm kayak nya ngga deh, gue udah sarapan tadi di kos" leodra berusaha menolak ajakan kedua nya dengan bahasa sehalus mungkin


"yaudah kita kekantin dulu ya lee, bye" ucap gisel


sepeninggal gisel dan andre, kini leodra duduk melamun di kursi nya, ia memikir kan langkah selanjut nya yang akan ia lakukan untuk menghindari andre dan gisel.


"hai" sapa kevin


leodra masih tak bergeming, ia masih bergelut dengan lamunan nya, mencari cara yang mungkin bisa ia lakukan untuk menjauhi andre dan gisel


"woy, ngelamun aja dari tadi" ucap kevin kesal


"eehh kenapa kenapa?" leodra berusaha sadar dari lamunan nya


"lu ngelamunin apaan sih? punya masalah lu? cerita kali ke gue" ucap kevin


leodra menatap kevin dengan intens, ia ingin mengetahui apa sebenar nya alasan kevin selalu berusaha menghibur nya, namun leodra tidak menemukan apapun dimata kevin, ia tidak bisa menebak tentang apa sebenar nya yang menjadi tujuan kevin, hingga akhir nya ia memberanikan diri untuk bertanya


"kenapa lo selalu berusaha ngehibur gue?" tanya leodra to the point dengan nada yang sedikit tidak bersahabat


kevin menyernyit kan dahi nya tanda tak mengerti


"maksud lo?" tanya kevin balik


leodra tersadar akan nada tak bersahabat yang ia tunjukan pada kevin, seharus nya ia tidak begini, seharus nya ia tidak mengikutsertakan kevin yang notabenenya tidak tahu apa apa akan permasalahan nya ini

__ADS_1


"ngga papa, sorry" ucap leodra lirih


__ADS_2