
hari ini sejarah harus mencatat, leodra seorang gadis cantik yang biasa nya gila kerja untuk mengalihkan perhatian nya akan sosok yang sangat ingin ia lupakan, hari ini malah kehilangan semangat bekerja nya.
jika biasa nya ia gila kerja untuk melupakan sosok yang tidak pernah bisa untuk ia lupakan, maka hari ini ia bermalas malasan karena merasa di permainkan oleh takdir
6 tahun menghilang bak di telan bumi, hidup dengan keluarga besar nya di kota yang jauh dari orang orang yang ia kenali, dari semua itu hanya satu harapan yang hingga saat ini belum bisa ia lakukan yaitu melupakan andre, entah mengapa nama laki laki tersebut sangat melekat dalam ingatan nya. wajah tampan nya, senyum manis nya, tingkah nya yang terkadang kekanak kanakan, ia merindukan itu semua.
dan kini apa yang ia rindukan sudah sangat dekat dengan nya, dan merupakan calon suami nya. tapi ia malah dilanda rasa bersalah, rasa bersalah karena ia harus menyakiti satu hati lain nya karena perjodohan ini
ia tidak tahu apakah gisel dan andre masih menjalin hubungan hingga saat ini atau tidak, yang jelas ia merasa bersalah pada gisel, entah mengapa hatinya mengatakan bahwa gisel dan andre pasti masih memiliki hubungan hingga saat ini, mengingat bagaimana gisel mencintai andre dan begitupun sebalik nya
__ADS_1
"aakkkhhhh" leodra frustasi dengan semua ini, ia dan andre sudah memutuskan untuk menerima perjodohan ini, bahkan 1 minggu yang akan datang ia dan andre akan menikah secara besar besaran, mengingat ia adalah putri sulung keluarga pradipta dan pewaris atas kekayaan sang ayah
"apa gue pergi aja? tapi gimana kalau ayah... " leodra menghentikan kata kata nya, dan menggelengkan kepala untuk mengusir fikiran fikiran negatif yang tiba tiba muncul di otak nya saat memikirkan kondisi sang ayah jika ia pergi dan membatalkan perjodohan ini
"6 tahun lebih gue berusaha berkorban, apa ini akhir dari semua nya, gue bakal tetap nyakitin hati orang orang yang bahkan udah bener bener sayang sama gue. gue akan nyakitin andre dengan pernikahan ini, begitupun dengan gisel, gue juga akan nyakitin dia" leodra terus berperang dengan isi kepala nya ia tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan untuk menggagalkan perjodohan ini
tapi kemana ia akan pergi hari ini? andai saja sekarang ia ada di kota tempat tinggal nya, pasti ia tidak akan sesusah ini untuk sekedar mencari tempat untuk menenangkan diri, tapi saat ini ia berada di ibukota. mengingat waktu satu minggu adalah waktu yang sebentar untuk persiapan pernikahan nya, maka dari itu ia dan kedua orang tua nya menetap di ibukota negara ini untuk menyiapkan segala hal untuk pernikahan nya, sedangkan kedua saudara nya masih berada di kota tempat tinggal mereka masing masing karena tuntutan pekerjaan
"bodoamat lah mau kemana, yang penting keluar dari sangkar emas ini" monolog nya
__ADS_1
***
"kemana kak?" tanya sang bunda saat melihat anak nya menuruni tangga dan terlihat akan bepergian
"mau keluar bentar bun, pengen cari udara segar" jawab leodra
"siang hari mana ada udara segar kak, mana cuaca panas gini, lagian kakak tuh calon pengantin, ngga baik tau kelayapan kemana mana" nasehat bunda hani
"ngga kelayapan bunda, lagian kakak keluar nya cuma sebentar kok, cuma buat nenangin fikiran doang, ya bunda. dadah" leodra mencium pipi sang bunda lalu pergi mengendarai mobil nya
__ADS_1