Kosonge

Kosonge
pacaran pura pura


__ADS_3

di jam istirahat kali ini leodra sengaja menghindari gisel agar ia bisa sedikit menenang kan hati nya, entah mengapa setiap kali ia melihat gisel dan andre maka rasa yang tidak bisa di ungkap kan itu selalu hadir, rasa ingin marah namun tidak ada alasan yang tepat


"ngapa lo?" tanya kevin melirik leodra sembari memakan snack ciki ciki yang ia bawa


leodra melirik kevin sejenak lalu beralih pada makanan yang di makan kevin lalu ikut memakan makanan itu tanpa menjawab pertanyaan kevin


"kenapa sih lee masih mikirin dia?" tanya kevin namun masih tidak ada jawaban dari leodra


leodra berhenti mengunyah makanan nya, lalu menatap kevin dengan intens dan di iringi dengan senyum manis nya


"kita pacaran" ucap leodra dengan antusias


kevin menyernyit kan dahi nya saat mendengar perkataan leodra, ia menempel kan punggung tangan nya pada dahi leodra memastikan bahwa suhu tubuh nya normal


"kenapa sih?" tanya leodra


"lo sehat kan?"


"gue sehat" jawab leodra dengan senyum manis nya


"kita itu sepu...." belum sempat kevin menyelesaikan kata kata nya, leodra segera membekap mulut kevin dengan tangan nya


leodra mendekat kan wajah nya pada kevin dan membisikkan sesuatu


"kita pacaran pura pura, biar gue ngga keliatan ngenes banget" ucap leodra dengan cengiran nya lalu melepaskan tangan nya yang saat ini membekap mulut kevin


"pacaran pura pura?" ucap kevin mengulang ucapan leodra dan seketika itu juga leodra langsung membungkam mulut kevin kembali sembari memelotot kan mata nya

__ADS_1


"jangan keras keras, lo mau bikin gue malu?" ketus leodra


kevin memukul pelan tangan leodra yang saat ini ada di mulut nya


"lagian lo kenapa sih segitu frustasi nya, karena cinta lo ngga terbalas? lagian kenapa harus gue coba? lo kan bisa cari yang lain" ucap kevin


"kalo gue mau nya elo gimana?" tanya leodra


"nggak"


"please" mohon leodra dengan menampil kan puppy eyes nya untuk membuat kevin luluh


"ga mempan"


"ayo dong, lo kan kakak gue yang paling ganteng kedua setelah ka bian" ucap leodra kembali merayu


"gue beliin apa aja yang lo mau" ucap leodra kembali dengan rayuan maut nya


mendengar itu kevin nampak berbinar dan itu membuat leodra yakin bahwa rayuan nya kali ini pasti berhasil


"apapun?" ulang kevin dan dijawab anggukan pasti oleh leodra disertai dengan senyum mengembang nya "tetap ngga, lo fikir gue orang susah gitu" ucap kevin


huff


leodra menghembus kan nafas kasar, ia sudah kehilangan ide untuk merayu sepupu nya ini


"kak" ucap leodra memasang wajah memelas nya untuk kembali meluluh kan hati kevin dan tidak lupa ia bergelayut manja di lengan sang sepupu

__ADS_1


"tetap ngga" jawab kevin mencoba untuk tidak goyah


"cuma pura pura, lagian apa salah nya sih? toh kita juga kan emang sepupu kandung, kalaupun kita bersentuhan itu ngga bakal bikin dosa, bahkan lo aja bisa nikahin gue kalo ayah atau ka bian ngga sanggup" ucap leodra


"semua yang lo omongin itu bener, kita emang sepupu kandung, gue bisa nikahin lo kalo ada halangan dari pihak keluarga lo, itu bener. tapi yang jadi masalah nya, kalo gue pura pura jadi pacar lo, yang ada gue ga bakal dapet pacar" ucap kevin


leodra nampak diam dan mencoba untuk berfikir tentang jalan apa yang akan ia lakukan agar kakak sepupu nya ini mau bekerja sama dengan nya


"ayolah kak, bantuin gue" ucap leodra kembali memelas


"nggak" jawab kevin kekeuh


"yaudah kalo gitu gue mau nelpon ayah, terus gue bilang kalo lo ngga becus jagain gue" ancam leodra


kevin menelan ludah kasar mendengar ancaman leodra, ia tidak bisa membayang kan bagaimana reaksi om nya itu jika sampai ia gagal melaksanakan tugas. jangan kan melaksanakan tugas, bahkan untuk merahasiakan identitas nya dari leodra pun ia tak mampu, sungguh ini pilihan yang cukup sulit untuk kevin


"gimana?" tanya leodra kembali, kali ini senyum misterius nya ia tunjukan, kevin masih diam dan mencoba untuk berfikir


"oke, gue mau" ucap kevin


mendengar jawaban sepupu nya itu membuat leodra seakan mendapat angin syurga, ia menghambur ke pelukan kevin dan memeluk nya dengan erat, kevin segera menyentil dahi leodra lalu mendorong wajah leodra untuk menjauh dari nya dengan jari telunjuk nya


"lepasin, inget cuma pura pura" ucap kevin mengingat kan


"iya iya" jawab leodra mengerucut kan bibir nya


kevin pun mengacak rambut leodra dengan gemas dan dijawab senyuman oleh leodra

__ADS_1


__ADS_2