KRGRLAPAN'S EYES

KRGRLAPAN'S EYES
ISTANAH BAWAH AIR


__ADS_3

Setelah perbincangan santai dan panjang itu putri Roura mengundang Eyes dan teman temanya menuju ke istanah bawah.


Mereka semua terkejut karena diundang langsung oleh seorang putri kerajaan.


" Jadi bagaiman kita masuk ke dalam air ?, kau kan tahu bahwa manusia tidak bisa bernapas di air ",


Setelah Eyes bertanya tentang hal itu putri Roura mengusulkan untuk meminum pil buatan mereka yang dapat membuat seseorang bisa bernapas di dalam air.


Alisa gembira karena dapat bermain di tempat tinggal Lila dan begitu sebaliknya Lila mendapatkan teman baru.


Semua menyetujui untuk berangkat ke dalam laut sekalian melihat lihat pemandangan laut saat berenang di dalamnya.


" Hey hey Eyes ayolah berangkat! ",


" Baiklah ayo ",


Saat sudah di dalam laut Eyes dan yang lainya pun terpukau dengan ke indahanya.


Karena Eyes terlalu terpukau dia tanpa sengaja berbicara di dalam air, Eyes pun tahu khasiat pil itu bukan hanya membuatnya dapat bernapas di air tetapi dapat berkomunikasi juga.


Mereka semua pun telah sampai ke wilayah istanah laut.


Ternyata istanah itu di kelilingi oleh energi sihir untuk membuat lingkaran oksigen itu membuat kagum Eyes terhadap istanah bawah.


" Kita sudah sampai, putri Lila dan aku Putri Roura menyambut kalian di istanah kami ",


" selamat datang semuanya ",


Semua sangat menikmati perjalanan di bawah laut tadi.


Putri Roura membawa semua orang masuk ke istananya dan memperkenalkan beberapa tentang istananya juga yang bekerja di dalamnya juga dari Karina seorang komandan, kepala pertahanan istanah, sampai anggota dewan dan yang lainya juga.


Setelah berkeliling Eyes dan teman temanya di ajak makan oleh Putri Roura dan Lila.


Makanan yang di sajikan sangat enak enak dan menggoda membuat Erui dan Elia tak tahan dengan itu.


" Hehe he he ini kelihatanya sangat enak kak ",


" Benar Erui ini kelihatanya enak ",


" Hoi bisakah kalian kakak beradik menjaga martabat seorang Eyes disini ?, di depanmu ada tuan putri ",


Ucap Eyes sambil melirik mereka berdua.


" Berisik kami hanya mau makan ",


" Benar kata kakak ! ",


Eyes hanya bisa diam saja karena tak ingin melanjutkan hal yang tak penting itu.


Semua menikmati makanan itu sambil berbincang bincang.


Tak lama dari beberapa waktu terjadi serangan seekor gurita raksasa.


Gurita itu mencoba menghancurkan lingkaran sihir itu dengan cara mendobraknya dengan keras.

__ADS_1


Semua orang panik dan para prajurit yang di pandu oleh Karina mencoba mencegah dan mengusir gurita itu dari kawasan istanah.


Eyes pun dengan emosi keluar dan langsung mengeluarkan busur raksasa dengan beberapa peluru yang memiliki kecepatan dalam menembak.


" Baiklah sudah lama aku tidak makan gurita di sini !! ",


Tembakan pun di luncurkan Eyes, karena peluru itu terbuat dari besi yang kuat beberapa peluru dapat tembus hingga membuat tubuh gurita itu berlubang lubang.


Pada akhirnya gurita itu terkalahkan membuat Semua pasukan terbengong dan gemetaran.


" Yey sepertinya aku akan makan besar sebentar lagi !! ",


Bencana gurita itu pun selesai Eyes kembali menuju kamar yang sudah disiapkan oleh putri Roura untuk dapat tinggal sementara di istanah bersama dengan yang lainya.


" Akhirnya bisa istirahat diriku, selalu saja ada masalah yang menghampiriku, itu membuatku merasa muak ",


Pada saat bersamaan putri Roura memanggil Eyes untuk bertemu ayahnya yaitu raja dari istanah bawah.


Tiba tiba Eyes merasa panik dia sadar karena telah menghancurkan beberapa patung yang ada di luar lingkaran sihir itu.


" Bagaimana ini apa aku harus lari atau bersembunyi ?, aku telah menghancurkan beberapa benda yang sepertinya berarti bagi mereka ",


Ucap Eyes dalam hatinya.


Karena terpaksa Eyes mengikuti putri untuk menuju ke ruangan raja.


Yang datang ke ruangan raja hanyalah Eyes dan putri Roura karena semua orang telah kekenyangan dan ingin beristirahat.


Putri Roura dan Eyes telah sampai ke ruangan raja ternyata di sana juga ada sang ratu yang tak lain adalah ibu Roura dan Lila.


" I . .i . iya aku Eyes ",


" Hahahaha terimakasih karena telah menyelamatkan istanaku dari gurita itu ",


Ternyata Eyes di panggil karena raja ingin berterimakasih padanya karena Eyes telah mengalahkan gurita raksasa itu yang berusaha untuk menghancurkan lingkaran sihir milik istanah.


" Gurita itu memang menyebalkan dia berani menghancurkan beberapa patung leluhur milik kami memang pantas untuk di bunuh ",


" Ehhh sepertinya aku yang menghancurkan patung itu ",


Eyes berkata sambil mengecilkan suaranya.


" Eyes apa kau mengatakan sesuatu tadi ? ",


" Tidak tidak mungkin raja salah dengar ",


" Ya mungkin aku salah dengar ",


Beberapa jam kemudian akhirnya perbincangan itu selesai juga dan Eyes kembali menuju ke kamarnya.


" Ah sepertinya semuanya sedang beristirahat, aku juga akan beristirahat ",


Esok hari pun tiba waktunya untuk mereka kembali ke atas permukaan.


Eyes menyiapkan barang bawaannya dan milik lainya juga.

__ADS_1


Bersiap untuk berangkat Eyes berpamitan dengan Lila dan putri Roura.


" Sampai jumpa ya Lila dan sampai jumpa putri Roura ",


" Tak usah seformal itu panggil saja aku Roura saja ",


" Baiklah ",


" Kalau begitu kami berangkat ",


" Hati hati mampirlah lagi ",


Eyes dan teman tanya pun kembali kepermukaan.


Setelah sampai Mereka langsung kembali pulang untuk beristirahat lagi.


" Ah melelahkan sekali ",


" Jangan manja kau Eyes ",


" Manja pala mu, aku kemarin baru saja menghadapi gurita raksasa dan kau hanya melihat saja tak membantu apapun ",


Perdebatan Eyes dan Elia pun di mulai lagi hingga sampai ke tempat penginapan mereka.


Saat sampai Semua langsung beristirahat dan makan yang dimasak Stella dari bahan gurita yang mereka dapat dari mengalahkan gurita raksasa laut.


Eyes mencoba mengecek kendaraanya karena dia merasa ada yang tidak beres pada mobil miliknya.


Dan benar saja beberapa mesin terasa agak berat saat mobil itu di jalankan.


" Sepertinya aku harus memperbaikinya besok karena ini sudah hampir malam sulit untukku melihat bagian bagian dari mesin ini ",


Eyes pun masuk untuk beristirahat, saat dia lewat ke kamar milik perempuan Eyes tak sengaja melihat Stella sedang melamun di dekat cendela.


Karena penasaran Eyes menghampiri Stella dan bertanya padanya karena Eyes khawatir jika terjadi sesuatu pada Stella.


" Hey Stella apa yang sedang kau lakukan ? ",


" Tidak ada, aku hanya melamun saja ",


" Memang apa yang sedang kau lamunkan ? ",


" Tidak ada aku hanya kangen pada kampung halamanku, ingat kejadian lucu saat aku berlari meminta tolong pada mu ? betapa lucunya wajahku saat ketakutan hahahah ",


" Ternyata kau hanya rindu kampung halamanmu ya Stella, ya kau benar waktu terjadi begitu sangat cepat hahahah ",


" Eyes sebaiknya kau pergi tidur saja kau sudah terlalu capek sepertinya ",


Stella menghawatirkan Eyes karena Stella tahu bahwa besok Eyes harus memperbaiki kendaraanya besok dan agar Eyes tidak terlambat saat bangun pagi.


" Ok ok , kau juga sebaiknya cepat istirahat dan jangan terlalu banyak melamun ya sampai jumpa ",


" ya sampai jumpa ",


Eyes pun kembali ke kamarnya untuk tidur, bagitu pun Stella karena besok dia harus menyiapkan makanan pagi hari.

__ADS_1


__ADS_2