
"Baiklah, Guru Liu Bei. Nama diriku adalah Rieza, Rieza Yuan. Aku berasal dari kota Peak Green Guru. Di kota itulah diriku dibesarkan, ya meskipun aku tidak mengenal kedua orang tua itu," jelas Rieza kepada Liu Bei tentang nama dan asal usul dari dirinya itu.
"Dan kita akan latihan dimana, wahai Guru Liu Bei? Karena kan aku tidak akan selamanya di dalam ruang hampa yang berwarna putih ini, Guru Liu Bei?" tanya Rieza yang bingung bagaimana caranya latihan dengan guru Liu Bei ini karena mereka bisa dibilang sudah berbeda alam.
"Tenang saja. Aku akan membantu kamu untuk melatih seluruh jurus-jurus yang aku miliki ini," ujar Liu Bei kepada Rieza dan tidak lama tangan Liu Bei memegang tangan dari Rieza. Ia menyuruh Rieza memejamkan matanya dan pegang erat tangan diriku ini.
Setelah Liu Bei dan Rieza memejamkan matanya. Di dalam kepala Rieza terdapat beberapa gambar yang saling berputar dalam pikirannya, kemudian Rieza memperhatikan setiap gambar yang terlintas dalam pikirannya.
Kemudian satu persatu gambar yang terlintas itu dapat dihapalkan oleh Rieza itu dengan mudahnya.
Setelah semua gambar yang berkeliling di dalam pikiran Rieza itu dapat dihapalkan olehnya. Ia mulai membuka matanya kembali, ternyata gurunya telah melepaskan genggaman tangannya dari tangan Rieza itu. Dan melihat muridnya yang masih belajar jurus-jurus yang telah dia kirimkan ke dalam ingatan anak manis itu.
"Guru, aku telah menghapalkan seluruh jurus-jurus yang terdapat pada ingatan diriku ini. Setelah itu aku akan berlatih semua jurus-jurus itu di dunia aku, Guru Liu Bei," ungkap Rieza bersemangat untuk segera melatih kemampuan baru yang telah diberikan oleh gurunya itu.
"Tapi pada saat kamu melatih kekuatan yang baru itu, kamu harus melatihnya di tempat yang sepi dan luas karena efek dari kekuatan yang baru saja aku berikan itu, sangatlah luas dan sangat berbahaya kalau ada orang yang tidak berkepentingan di dalamnya," ujar Liu Bei agar Rieza mendapatkan tempat berlatih yang cocok dengan peringatan yang telah ia beritahukan sebelumnya.
Karena mengingat efek yang sangat menyeramkan dari kekuatan yang telah diberikan oleh Liu Bei itu, jadi dia berharap Rieza mendapatkan tempat yang cocok untuk berlatih.
__ADS_1
"Guru, aku tahu tempat yang cocok untuk melakukan latihan untuk jurus yang telah guru berikan kepada diriku ini. Di daerah Pegunungan Han Xuan di sana hanya terdapat pepohonan dan hanya terdapat binatang-binatang liar saja, jadi itu adalah tempat yang terbaik untuk melakukan latihan," jelas Rieza yang memandang ke arah Liu Bei yang memperhatikan penjelasannya itu.
"Hah…? Pegunungan Han Xuan? Di sana terdapat banyak sekali benda pusaka legendaris yang tertanam di dalam pegunungan tersebut. Kamu harus mencari seluruh benda pusaka yang terdapat di sana, terutama yang tingkat langit, itu akan membantu kamu dalam berkultivasi nantinya," Jelas Liu Bei terhadap pengetahuannya tentang pegunungan Han Xuan itu.
"Baiklah, Guru Liu Bei. Aku akan mengikuti seluruh perintah dari kamu. Terus sekarang bagaimana aku kembali ke dunia asliku, wahai Guru Liu Bei," tanya Rieza kepada Guru Liu Bei karena takut membuat Alex dan yang lainnya khawatir terhadap dirinya.
Disaat yang bersamaan pada saat Rieza mulai memasuki ruang hampa yang berwarna putih itu.
"Felysha, bagaimana ini? Rieza tidak keluar-keluar dari dalam keramik tersebut, apa yang sebenarnya terjadi di dalam goresan pola gambar? Kenapa dia bisa tertarik ke dalam goresan pola gambar yang tercetak di atas keramik ini?" tanya Alexander khawatir terhadap keadaan dari Rieza tersebut.
"Tenang saja, Tuan. Tuan Rieza tidak akan terjadi apapun pada dirinya. Karena dia telah memiliki Pedang Katana dan juga mempunyai aura spirit legenda, yaitu berupa seekor naga yang berasal dari Gunung Lost Drago, jadi dia tidak akan terluka hanya karena kekuatan kecil saja," lanjut Felysha meyakinkan diri Alex, tentang kekuatan yang terpendam pada diri Rieza tersebut.
"Benar juga yang kamu ucapkan, Felysha. Dia mempunyai banyak kekuatan yang terpendam. Yang kapan saja dapat dia gunakan sebagai jurus andalan dari Tuan Rieza kamu itu," ujar Alex dengan tersenyum lebar mengingat bahwa adiknya itu memiliki banyak sekali kekuatan yang terpendam.
"Nah kan, bahkan Tuan Alex sendiri pun. Percaya kan akan kekuatan dari diri Tuan Rieza tersebut," jelas Felysha tersenyum dengan lebar karena mengingat Tuan Alex sudah tidak khawatir lagi terhadap Tuan Rieza yang sekarang telah menjadi adiknya sendiri.
Disaat mereka berdua sedang mengobrol, ada bunyi sepatu yang mulai naik ke atas lantai dua dan bergegas berjalan ke arah kamar, dimana ada Alex dan Felysha berada.
__ADS_1
Tanpa mengetuk pintu kamar, Guan Yu mulai membuka pintu kamar yang sedikit terbuka itu. Dan dia mulai masuk ke dalam kamar, ia menemukan sesosok perempuan muda yang sedang bercengkrama dengan Alex.
"Sejak kapan ada perempuan di rumah ini? Bukannya dia berbicara bahwa dirinya tinggal sendiri saja didalam rumah ini?" gumamnya seraya berpikir dengan mulai masuk ke dalam kamar ini.
"Hei, Alex. Siapa perempuan itu? Bukankah kamu sendiri yang berbicara bahwa kamu tinggal sendirian di dalam rumah ini? Kenapa ada seorang perempuan dirumah ini?" tanya Guan Yu heran kepada Alex yang sedang asyik berbicara dengan Felysha itu.
"Tenang dahulu, Guru. Kenalkan dia adalah Felysha, Guan Yu," ujar Alex kepada Guan Yu guna memperkenalkan Felysha kepada dirinya itu.
"Dia ini adalah penjaga dari kamar ini, Guru. Felysha adalah generasi terakhir dari clannya, ia ditolong oleh ayah dan dijadikan penjaga kamar ini oleh ayah Alex," lanjut Alex menjelaskan perihal kehadiran Felysha yang berada di dalam kamar ayahnya ini.
"Dimana Rieza, Lex?" tanya Guan Yu khawatir terhadap keadaan Rieza yang tiba-tiba hilang dari pantauan mata Guan Yu.
"Guru, tenang saja. Dia tidak apa-apa kok. Rieza hanya sedang berlatih saja sekarang dan sedang tidak bisa diganggu oleh siapapun juga sekarang. Jadi dia sedang berlatih secara tertutup, Guru," jelas Alex yang sedang menceritakan Rieza sedang berkultivasi secara tertutup.
"Berlatih secara tertutup? Dia sedang berlatih dengan siapa? Memang Rieza mempunyai guru untuk dia berlatih bersama?" tanya kembali Guan Yu kepada Alex yang tadi telah menjelaskan keberadaan Rieza sekarang.
"Tenang saja, Guru. Dia tidak apa-apa kok. Karena kan dia mempunyai kekuatan yang tersembunyi dan sungguh sangat kuat," lanjut Alex yang sedang menjelaskan keadaan Rieza ini.
__ADS_1