
Itulah masa lalu yang terbersit pada saat Guan Yu mengingat kembali zaman peperangan yang terjadi pada beberapa tahun yang lalu.
"Bagaimana keadaan kamu Rieza? Kamu tidak terjadi apapun kan Rieza? Apa ada yang terluka pada diri kamu, Rieza?" cecar Guan Yu kepada Rieza, karena ia khawatir terhadap keadaan dari Rieza.
"Aku tidak terjadi apapun kok, Kakek. Kakek Guan Yu tidak perlu khawatir seperti itu, karena aku baik-baik saja, Kek. Coba kakek cek saja tubuh aku ini," ujar Rieza agar Guan Yu percaya, kalau dirinya tidak terluka sedikit pun.
Setelah mendengar ucapan seperti itu dari Rieza. Guan Yu memeriksa keadaan tubuh dari Rieza ini. Ia membuka baju dari dia dan mulai memeriksa dengan seksama di depan Alex sedangkan Felysha menunggu di luar kamar.
Karena baginya tidak enak melihat Tuan Rieza yang sedang diperiksa. Dia lebih baik menjaga kamar dari Tuan Alex ini dari luar, agar ia bisa menghadang musuh yang berniat menyerang Rieza itu.
Setelah pemeriksaan selesai dilakukan oleh Guan Yu. Mereka bertiga akhirnya keluar dari kamar Tuan Rolland dan segera menemui Felysha yang sedang menjaga kamar tersebut dari luar kamar.
"Felysha, apa ada serangan dari luar rumah ini, pada saat aku diperiksa oleh Kakek Guan Yu?" tanya Rieza kepada Felysha yang menundukkan kepalanya, pada saat ia berhadapan dengan Rieza.
"Kamu tidak perlu seperti itu, Ka Felysha. Karena bagiku kamu sudah seperti kakak aku saja. Jadi jangan panggil aku dengan sebutan Tuan lagi ya," pinta Rieza agar Felysha tidak menundukkan kepalanya lagi di depan dirinya.
"Baiklah, Tuan. Aku tidak akan menundukkan wajahku kembali. Pada saat berbicara dengan Tuan," lirih Felysha dengan sedikit pelan berbicara kepada Tuannya.
"Felysha, kamu bisa ikut aku sebentar. Kakek dan Ka Alex tunggu di dalam rumah ya. Aku tidak lama kok keluarnya," izin Rieza kepada Alex dan Guan Yu, untuk membawa serta Felysha bersamanya.
"Baiklah, tetapi kamu harus jaga dirimu ya. Pada saat pergi keluar rumah ini," anjur Guan Yu mengingatkan kembali agar dia menjaga dirinya baik-baik.
__ADS_1
"Betul yang diucapkan oleh Guru Guan Yu. Kamu harus jaga diri baik-baik. Karena kita tidak tahu apa yang akan menghadang di luar rumah ini," tambah Alex mengingatkan agar lebih baik lagi, Rieza untuk menjaga dirinya.
"Tenang saja, Kak Alex, Kakek Guan Yu. Aku bisa menjaga diriku sendiri, apalagi sekarang kan ada Felysha di samping diriku, dia akan membantu menjaga Rieza juga, Kak, Kakek Guan Yu.
"Benar. Tuan Guan Yu dan Tuan Alex. Aku akan menjaga Tuan Rieza dengan mempertaruhkan nyawaku sendiri selama bersama diriku ini," ujar Felysha meyakinkan mereka berdua bahwa Rieza akan aman bersama diriku.
Setelah mereka berdua pamit. Rieza mengajak Felysha menuju ke arah taman yang dekat dengan rumah makan dari Alex ini.
"Ka Felysha. Ada hal yang ingin aku tanyakan kepada kakak tentang Pedang Katana dan Guru Liu Bei? Apakah kakak mengetahui asal usul dari Pedang Katana itu berasal Ka?" tanya Rieza serius kepada Felysha ini.
"Hem. Ternyata hal ini yang ingin tanyakan kepada aku, Tuan. Jadi hal ini yang membuat Tuan mengajak aku keluar," ungkap Felysha terhadap pertanyaan dari Rieza yang tidak lain adalah tuannya.
Sebenarnya seperti ini tuan
Guru Liu Bei adalah guru dari ayah aku yang merupakan ketua clan dari Bangsa Elf. Dia yang mengajarkan semua jurus-jurus kepada ayah aku ini.
Dari dia lah clan Elf mulai diperhitungkan dalam empat clan yang lainnya. Pada awalnya clan Elf hanya mempunyai beberapa petarung kelas langit itu tidak termasuk dengan ayahku itu.
Dahulu ayahku hanya pendekar kelas bumi saja, tetapi setelah bertemu dengan Guru Liu Bei secara drastis kekuatannya meningkat dengan pesat hanya dalam waktu setengah tahun saja. Dia sudah menjadi pendekar langit yang sangat disegani oleh keempat clan lainnya.
Karena clan Minotaur tidak suka dengan kemajuan dari clan Elf yang begitu cepat, mereka menyerang clan Elf pada malam hari. Dan Guru Liu Bei lah yang menghancurkan semua rencana dari clan Minotaur untuk menghabisi clan Elf tanpa tersisa satu pun.
__ADS_1
Jadilah peperangan antara Guru Liu Bei dengan clan Minotaur yang menyebabkan kekacauan antara kelima clan legenda yang mengakibatkan saling berseteru.
Karena clan Minotaur didukung oleh clan chimera dan clan manusia burung sedangkan clan Elf hanya didukung oleh Guru Liu Bei dan clan Qirin.
Akhirnya peperangan besar terjadi di Gunung Lost Drago yang membuat tempat tersebut menjadi gunung berdarah.
Banyak sekali anggota dari setiap clan mati dengan mengenaskan akibat rasa iri dari satu clan saja. Yang menyebabkan peperangan besar tersebut dan Guru Liu Bei pun ikut mati dalam peperangan berdarah itu.
Guru Liu Bei ini mati karena ia berusaha menyelamatkan diriku Tuan. Karena Felysha lah yang mengakibatkan kematian dari Guru Liu Bei, Tuan.
Kembali ke masa dimana Rieza dan Felysha sedang duduk di taman dekat rumah makan milik Alex ini
Aku sebenarnya ingin membicarakan ini pada Tuan nanti setelah Tuan siap.
"Tetapi ternyata Tuan telah menanyakan hal ini sekarang. Dan ini diluar kemampuan aku. Aku juga tidak ingin Guru Liu Bei mati pada saat itu," ungkap Felysha dengan menitikan cairan bening yang berasal dari mata indahnya Felysha ini.
"Hem, jadi seperti itu ya. Kisah Guru Liu Bei mati. Padahal awalnya aku hanya ingin menanyakan kekuatan apa yang dimiliki oleh Guru Liu Bei itu sebenarnya, karena pada saat aku masuk ke dalam goresan pola gambar. Aku bertemu dengan Guru Liu Bei dan ia telah mengajari aku semua jurus yang dia miliki," ujar Rieza menjelaskan tentang apa yang terjadi pada dirinya.
"Agar aku bisa meneruskan semua kekuatan yang dia miliki dan kekuatan ini juga harus Rieza gunakan untuk menolong yang lemah. Nah yang jadi pertanyaan itu adalah, siapa pihak yang lemah, Felysha?" tanya Rieza kepada Felysha dengan tatapan serius.
Membuat Felysha malah salah tingkah diperhatikan seperti itu oleh Rieza yang sebenarnya adalah tuannya.
__ADS_1
"Mungkin yang dimaksud oleh Guru Liu Bei adalah clan Elf dan clan Naga yang tersisa. Dan Guru Liu Bei ingin kamu menjaga kelestarian dari kedua clan ini, agar mereka mempunyai generasi penerusnya, Tuan," jelas Felysha terhadap petunjuk yang didapatkan oleh Tuan Rieza nya itu.
"Hem sepertinya jawaban kamu ada benarnya juga karena Hydra dalam diriku ini tidak membantah semua ucapan kamu. Tetapi bagaimana aku bisa tahu kalau clan Naga itu masih ada yang tersisa alias yang masih hidup setelah peperangan ratusan tahun yang lalu ya, Felysha," jelas Rieza bingung dengan semua jawaban dari Felysha ini.