
Riyan sampai lebih dulu di kelas. Disusul oleh kamu setelahnya. Kelas dimulai Tapi dari sejak kedatanganmu kamu merasa ada suasana yang sedang tidak baik, riyan hanya diam saja sedari tadi. Kamu terus mencari topik pembicaraan setelah waktu sekolah berakhir
Yan sorry tadi gue ga nunggu soalnya... "Ujarmu
Hemm "Jawabnya memotong pembicaraanmu seolah tidak peduli dengan alasanmu
Marah? "Tanyamu
Ga "Jawabnya
Yakin? "Tanyamu bingung dengan sikap Riyan
Gue balik duluan "Ucap riyan
Eh.. Iyaa "Jawabmu
"Dia kenapa sih nyebelin banget, gue punya dosa apa lagi hari ini. Apa karna ga gue tungguin ya. Tau ah males mikir"
Dia kenapa? "Tanya zara
Lah mana gue tau. eh gue balik ya "Jawabmu
Bareng siapa? "Tanya via ikut nimbrung
Bagas "Jawabmu
Kamu bergegas menuju parkiran Bagas sudah menunggu dengan wajah manisnya.
Langsung saja membuka pintu untukmu kemudian mengantarmu pulang.
*Rumahmu*
Makasih "Ucapmu sekenanya saja
__ADS_1
Eh iya lia "Jawab bagas dengan saltingnya
Hati hati dijalan "Ucapmu kemudian masuk kedalam rumah
Hari hari berlalu sejak riyan diam seribu bahasa padamu dan kamu seperti belum paham apa yang terjadi disini.
*GRUP WA*
pukul 12:30
Guys jalan yok BT banget nih dirumah "Ajak via
Sorry banget nih ya vi, calon pengantin harus perawatan "Balas zara
Yaudah lo ya lia " Ucap via memohon agar kamu mau menemaninya
Yaudah, ketemu di mall aja ya Jam 1 sekalian lunch. Ntar lu share lokasi lu aja. "Jawabmu
Hati2 ya gadis2ku "Balas zara
Betapa terkejutnya kamu saat tau ternyata bertemu dengan Riyan dan kiran yang juga kebetulan ada disana saat itu
Tapi kamu malas berinteraksi dengan mereka segera saja kamu ingin menghindar tapi terlambat kiran lebih dulu mengenali kamu.
Eh ini lia kan? Temen kamu yang waktu itu di cafe ujung jalan? "Tanya kiran pada riyan
Riyan hanya menoleh sedikit lalu memalingkan wajahnya ke arah lain.
Eh .. Iyaa "Jawabmu
Mau kemana? "Tanya kiran dengan wajah sok akrabnya
"wah ekspresi menakutkan apa itu, pura2 baik padahal dengan jelas sikapnya mengintimidasi huuu.."
__ADS_1
Oh ini mau jalan2 aja sih sekalian lunch "Jawabmu dengan senyum tipis
Oh kita juga, barengan aja yuk "Ajak Kiran
Eh? "Jawabmu
Gausah, ngapain sih "Ucap riyan dengan ekspresi kurang senang
Loh sayang kenapa? dia kan temanmu "Ucap kiran
Sa... sayang? "Gumam Via
Kenapa? aku dan riyan kan emang pacaran hehe "Ucap kiran menegaskan
Udah ya gue sama via duluan, mungkin lain kali aja "Ucapmu dengan tatapan melirik ekspresi malas riyan
"ngapain juga makan sama kalian, yang ada nafsu makanku hilang menonton drama alay kalian. Belum lagi ekspresi pria moodyan ini, ga ada angin, ga ada ujan tiba tiba seperti anak yang permennya habis gue curi"-___-
Dengan tatapan tajam dan agak menakutkan riyan berkata "YASUDAH SANA, MAKAN DENGAN BAGAS KAN YANG LO SUKA. KITA JUGA GAMAU GANGGU"
Setelah berkata seperti itu riyan menarik kiran dan pergi.
Waktu itu bilangnya ga marah, sekarang bentak bentak ga jelas "Gumam mu
Dia kenapa sih pake bawa bawa nama bagas "Tanya via heran
Ada dendam pribadi kali sama bagas "Jawabmu menduga duga
"Tapi apa apaan dia balikan sama kiran padahal pernikahan sisa sebulan lagi. Nanti kalau kiran kira gue ngerebut dia kan bumi jadi ga aman buat gue"
Ah jadi males mikir
BERSAMBUNG
__ADS_1