
sepasang suami istri baru saja tiba di kota ini, setelah beristirahat sebentar di hotel mereka pun mulai memutuskan untuk berjalan - jalan.
setelah puas berjalan - jalan mereka sengaja mampir ke sebuah kedai kopi yang sangat terkenal di kota ini.
terdengar suara lonceng berbunyi pertanda ada yang masuk, mereka pun mulai mencari tempat.
karena ini hari sabtu jadi cafe ini terlihat sangat ramai, dan kalau sudah seperti pemilik cafe pun juga ikut turun tangan.
pemilik cafe pun melihat ke arah pintu yang terbuka dan dia langsung tersenyum ketika melihat orang yang sangat di kenal nya datang ke tempat ini.
" rara biar saya saja. " kata si pemilik cafe
" baik bu.. "
pemilik cafe itu pun berjalan menghampiri kedua tamu nya sambil terus mengelus perutnya yang besar.
" hai.. "
" hai.. apa kabar di.. ? " tanya si tamu, pemilik cafe ini tidak lain adalah diana.
setelah mereka memutuskan pindah kesini gilang membuka usaha sendiri karena mereka senang nongkrong di cafe jadi mereka pun mulai membuat cafe yang enak buat nongkrong dari anak muda sampai orang dewasa.
" baik.. kalian sendiri apa kabar.. ? terus lagi ngapain disini bulan madu.. ? " tanya diana kepada tamu nya yang tidak lain tidak bukan adalah bayu dan gea.
" ya seperti itu lah, tadinya kami mau ke jepang cuma waktu cuti gue mepet banget jadi ya udah kita putusin kesini aja. " jawab bayu
" oh iya di gue nggak lihat gilang.. ? " tanya bayu sambil mencari keberadaan sahabat mya itu
" gilang lagi ke kuta sebentar juga dia balik.. " jawab diana
setelah cukup lama mereka mengobrol terdengar suara lonceng dari arah pintu, diana pun melihat ke arah pintu dan ternyata itu suaminya.
dia berjalan sambil menggendong keenan.
" tuh dia sudah datang.. " kata diana sambil melihat kedepan sana.
__ADS_1
bayu dan gea pun melihat kearah yang sama dengan diana.
bayu segera berdiri dan menyambut sahabat nya itu,
" hai bro apa kabar.. ko kalian bisa disini. ? " tanya gilang
" biasa lagi bulan madu.. " goda diana
gilang pun melihat ke arah istrinya dan tersenyum.
" istri loe bisa aja.. " kata bayu sambil melepas pelukan mereka.
gilang pun ikut bergabung bersama mereka
" ini anak loe.. ? " tanya bayu sambil melihat anak laki - laki yang duduk di pangkuan gilang
" iya.. " jawab gilang sambil tersenyum
" anak loe cakep juga nggak kaya bapak nya. " celetuk bayu sambil mengelus rambut keenan.
" key " jawab anak itu
" key..? " tanya gea memastikan
" nama nya keenan tapi dia lebih senang di panggil key.. " jawab diana
" nama yang bagus " kata gea sambil tersenyum
mereka pun mulai mengobrol kembali bahkan obrolan mereka berlanjut sampai ke rumah gilang.
karena bayu dan gea baru pertama kali kesini jadi gilang dan diana memaksa mereka untuk mampir kerumah mereka dan juga makan malam bersama.
tentu saja gea dan bayu sama sekali tidak menolak, dan kini gea serta diana sedang berada di dapur sedangkan gilamg dan bayu berada di taman belakang.
" mbak sama mas bayu sudah lama kenal.. ? " tanya gea
__ADS_1
" lumayan.. dulu kami sering nongkrong bareng.. " jawab diana sambil memasukan sayuran kedalam panci
" mbak diana suka begadang juga dulu nya.. karena setahu aku mas bayu itu sering sekali keluar malam dan pulang pagi.. " celetuk gea
" iya dulu sewaktu belum nikah aku sama yang lain suka pulang dini hari kadang pagi.. " kata diana sambil tersenyum
" dan kamu tahu sayang dia itu wanita satu - satunya yang suka ikut nongkrong bareng kita.. " kata bayu yabg sudah berada di belakang mereka
" ha.. ha.. iya loe bener.. " kata diana sambil tersenyum
" tapi sekarang sudah nggak kaya gitu lagi setelah memutuskan menikah malah mas gilang dan aku sekarang suka nongkrongnya di cafe milik sendiri.. " tambah diana
" oh iya kalian nggak ada rencana gitu bikin cafe di jakarta biar kita ada tempat nongkrong baru.. " kata bayu
" iya nanti lah kita fikirkan lagi, kalau sekarang kita mau besarin dulu usaha kita yang disini... " jawab gilang sambil memeluk diana dari arah belakang.
diana pun tersenyum ke arah gilang sambil meneruskan acara masak nya.
" gue masih nggak percaya kalau kalian ini usah nikah bahkan usah punya anak.. karena kan yang gue tahu dulu loe sama gilang nggak deket - deket banget malah yang kita tahu loe deketnya sama haikal.. " kata bayu ketika mengingat kenangan kebersamaan mereka
" ya nama nya juga sudah jodoh ya pasti nggak akan lari kemana. " jawab diana sambil mengusap pipi suami nya itu
" loe tahu yu gue amat sangat beruntung bisa mendapatkan laki - laki sebaik dna sesempurna ini.. " kata diana yang kini sedang memandang mata suami nya
" nggak sayang malah aku yang beruntung bisa dapetin kamu.. kamu adalah wanita yang paling sempurna, wanita yang sudah di kirim tuhan biat nemenin aku sampai nanti " jawab gilang yang juga ikut tersenyum
gilang dan diana pun saling berpelukan, entah lah sejak kejadian 3 tahun silam hubungan diana dan gilang semakin dekat saja.
bahkan mereka semakin harmonis, bahkan diantara mereka jarang sekali terjadi perdebatan.
kalau pun mereka tidak bisa menghindaei perdebatan itu mereka pun akhirnya akan saling mengalah dan mulai kembali mengingat perjuangan mereka dulu.
" ooh romabtis banget sih. " celetuk gea yang juga ikut memeluk bayu
malam itu pun di lewatkan dengan sangat indah, mereka berempat tidak akan melupakan momen yang terjadi semalam.
__ADS_1
walaupun hanya makan malam tapi mereka bisa lebih mendekatkan diri dan bayu berjanji selama mereka berada di bali mereka akan sering mengunjungi gilang dan juga diana.