Ku Mau Dia

Ku Mau Dia
episode 4


__ADS_3

Riyan menghentikan langkahnya sontak membuatmu ikut berhenti. Dia menatapmu dan mulai melangkah ke arahmu.


Lia "ucapnya sambil mendekatkan wajahnya ke wajahmu


Kamu menarik nafas dalam dan menahan perih matamu yang berhenti berkedip sejenak. Sementara Riyan menaikkan tangannya hampir menyentuh wajahmu. Kamu tak sadar memejamkan matamu walaupun kamu melihat pak mail melirik sesekali ke arah kalian


Takkkkkkkk!!!


Riyan menyentil jidatmu


Bawel banget sih lo "ucap riyan sambil tertawa


Awwwwwww "ucapmu sambil mengelus Dahimu dan membuka mata


Hahahahhahahahahahaha Lo ngapain tutup mata, mau gue cium beneran "Ucap riyan


Ogah "ucapmu dengan nada malu


Mesum banget sih haha "ucap riyan masih dengan tawanya


Btw sorry karna gue lo sampe ikutan dihukum kayak gini "ucapmu masih memegang jidatmu sesekali


Sakit banget ya? "Tanya riyan sambil memperhatikan jidatmu


Hemmmm. Btw karna gue udah minta maaf. Jadi gue bakal minta maaf sekali lagi dan tolong gendong gue ke UKS yah hehe "ucapmu sambil tersenyum jail


Maksud lo? "Tanya riyan mengerutkan dahi


Kamu tiba tiba menjatuhkan dirimu ke tanah seolah pingsan. Dengan sigap pak mail yang melihat kalian sontak segera ke lapangan takut terjadi apa apa denganmu

__ADS_1


Kenapa dia "Tanya pak mail sambil melihat ke arah Riyan


Kamu mengedipkan matamu pada riyan berharap dia mengerti maksudmu


Ahhh dia kecapean pak, bapak sih ngasih hukuman kayak gini kalo dia kehabisan nafas trus mati gimana pak trus bapak dimasukin penjara. Emang bapak mau ngajar dipenjara pak "ucap riyan berdrama tertawa kecil


Kita harus bawa dia ke UKS. Naikin dia ke pundak bapak cepetan "ucap pak Mail


Gausah pak biar saya aja "ucap riyan sambil menaikkanmu ke pundaknya dibantu pak mail


Pak mail segera berlari ke UKS menyiapkannya untukmu. sementara Riyan berjalan santai dengan kamu dipundaknya.


Jadi ini yang lo maksud tadi haha "Riyan sambil tertawa kecil


Hemmm jangan ajak gue ngomong, gue kan pingsan "Bisikmu sambil memejamkan mata


yaudah sih yang penting kita bebas dari hukuman "lanjut bisikmu


Riyan semakin memperlambat langkahnya dan tersenyum memikirkan kelakuanmu


Gadis nakal "ucap riyan dalam hati


Sesampainya di UKS riyan membaringkanmu di tempat tidur dan pak mail kembali mengajar. Dia meminta Riyan menjagamu hingga jam istirahat. Riyan ikut berbaring di tempat tidur lain bersebelahan denganmu.


Riyan lo tidur? "Tanyamu membuka mata satu persatu melihat sekitar


Ga "ucapnya


Laper nih "Ucapmu

__ADS_1


Trus "Tanya riyan


Gaaaa. bilang ajaaa! "ucapmu kesal


Lu punya Facebook? "Tanya riyan


Punya "ucapmu


Instagram? "lanjut riyan


punya "ucapmu


Twitter? "Tanya riyan lagi


Punya. Kenapa? "Ucapmu balas tanya


Kalo lo laper curhat kesitu aja "Ucap riyan dengan santuyyy


Kamu menatap Riyan yang menutup matanya itu dengan kesal dan memalingkan wajahmu keatas. Kamu mencoba mencerna situasi beberapa hari ini yang membuatmu tidak hentinya menarik nafas panjang.


Tuhan cowok macam apa dia ini? "ucapmu dalam hati sambil mencoba tertidur.


#########################


Bel istirahat sudah berbunyi kamu terbangun dari tidur singkatmu. Melihat sekeliling mencari Riyan yang tadi ada bersamamu.


Sepertinya dia sudah kembali ke kelas duluan. Kamu segera menyadarkan diri dan mengumpulkan nyawamu agar bisa kembali ke kelas. Sebelum kamu berdiri Zara dan Via sudah ada didepan pintu mencarimu dengan cemas. Kamu hanya mengedipkan mata dan sepertinya kedua temanmu itu mengerti yang terjadi.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2