
Riyan menghentikan langkahnya sontak membuatmu ikut berhenti. Dia menatapmu dan mulai melangkah ke arahmu.
Lia "ucapnya sambil mendekatkan wajahnya ke wajahmu
Kamu menarik nafas dalam dan menahan perih matamu yang berhenti berkedip sejenak. Sementara Riyan menaikkan tangannya hampir menyentuh wajahmu. Kamu tak sadar memejamkan matamu walaupun kamu melihat pak mail melirik sesekali ke arah kalian
Takkkkkkkk!!!
Riyan menyentil jidatmu
Bawel banget sih lo "ucap riyan sambil tertawa
Awwwwwww "ucapmu sambil mengelus Dahimu dan membuka mata
Hahahahhahahahahahaha Lo ngapain tutup mata, mau gue cium beneran "Ucap riyan
Ogah "ucapmu dengan nada malu
Mesum banget sih haha "ucap riyan masih dengan tawanya
Btw sorry karna gue lo sampe ikutan dihukum kayak gini "ucapmu masih memegang jidatmu sesekali
Sakit banget ya? "Tanya riyan sambil memperhatikan jidatmu
Hemmmm. Btw karna gue udah minta maaf. Jadi gue bakal minta maaf sekali lagi dan tolong gendong gue ke UKS yah hehe "ucapmu sambil tersenyum jail
Maksud lo? "Tanya riyan mengerutkan dahi
Kamu tiba tiba menjatuhkan dirimu ke tanah seolah pingsan. Dengan sigap pak mail yang melihat kalian sontak segera ke lapangan takut terjadi apa apa denganmu
__ADS_1
Kenapa dia "Tanya pak mail sambil melihat ke arah Riyan
Kamu mengedipkan matamu pada riyan berharap dia mengerti maksudmu
Ahhh dia kecapean pak, bapak sih ngasih hukuman kayak gini kalo dia kehabisan nafas trus mati gimana pak trus bapak dimasukin penjara. Emang bapak mau ngajar dipenjara pak "ucap riyan berdrama tertawa kecil
Kita harus bawa dia ke UKS. Naikin dia ke pundak bapak cepetan "ucap pak Mail
Gausah pak biar saya aja "ucap riyan sambil menaikkanmu ke pundaknya dibantu pak mail
Pak mail segera berlari ke UKS menyiapkannya untukmu. sementara Riyan berjalan santai dengan kamu dipundaknya.
Jadi ini yang lo maksud tadi haha "Riyan sambil tertawa kecil
Hemmm jangan ajak gue ngomong, gue kan pingsan "Bisikmu sambil memejamkan mata
yaudah sih yang penting kita bebas dari hukuman "lanjut bisikmu
Riyan semakin memperlambat langkahnya dan tersenyum memikirkan kelakuanmu
Gadis nakal "ucap riyan dalam hati
Sesampainya di UKS riyan membaringkanmu di tempat tidur dan pak mail kembali mengajar. Dia meminta Riyan menjagamu hingga jam istirahat. Riyan ikut berbaring di tempat tidur lain bersebelahan denganmu.
Riyan lo tidur? "Tanyamu membuka mata satu persatu melihat sekitar
Ga "ucapnya
Laper nih "Ucapmu
__ADS_1
Trus "Tanya riyan
Gaaaa. bilang ajaaa! "ucapmu kesal
Lu punya Facebook? "Tanya riyan
Punya "ucapmu
Instagram? "lanjut riyan
punya "ucapmu
Twitter? "Tanya riyan lagi
Punya. Kenapa? "Ucapmu balas tanya
Kalo lo laper curhat kesitu aja "Ucap riyan dengan santuyyy
Kamu menatap Riyan yang menutup matanya itu dengan kesal dan memalingkan wajahmu keatas. Kamu mencoba mencerna situasi beberapa hari ini yang membuatmu tidak hentinya menarik nafas panjang.
Tuhan cowok macam apa dia ini? "ucapmu dalam hati sambil mencoba tertidur.
#########################
Bel istirahat sudah berbunyi kamu terbangun dari tidur singkatmu. Melihat sekeliling mencari Riyan yang tadi ada bersamamu.
Sepertinya dia sudah kembali ke kelas duluan. Kamu segera menyadarkan diri dan mengumpulkan nyawamu agar bisa kembali ke kelas. Sebelum kamu berdiri Zara dan Via sudah ada didepan pintu mencarimu dengan cemas. Kamu hanya mengedipkan mata dan sepertinya kedua temanmu itu mengerti yang terjadi.
BERSAMBUNG
__ADS_1