
pagi ini diana terbangun dan melihat gilang masih tertidur di sampingnya, dia pun tersenyum ketika mengingat kejadian semalam, ya semalam setelah mereka selesai makan malam mereka melakukannya lagi dan kali ini diana yang sengaja menggoda gilang dengan memakai gaun tidur yang sangat tipis.
diana juga tidak tahu kenapa bisa melakukan hal gila seperti itu dengan gilang padahal dulu ketika masih berhubungan dengan haikal dia tidak pernah melakukannya.
selalu haikal yang terlebih dahulu bertindak, bahkan untuk sekedar berpelukan pun selalu haikal yang selalu duluan.
tapi sekarang ketika dia bersama gilang semuanya berubah bahkan dia lebih berani lagi, dia tidak segan - segan memeluk kadang mengecup pipi gilang.
diana tersenyum sendiri ketika mengingat kegilaannya tadi malam, dan untungnya bi rum hari ini libur bekerja jadi dia nggak perlu malu karena ketahuan tidur bareng gilang.
diana terus memperhatikan wajah gilang yang ternyata baru dia sadari kekasihnya itu memiliki wajah yang sangat tampan.
bagi yang belum mengenalnya mungkin terlihat kalau gilang sangat dingin dan sombong tapi ketika kita sudah dekat dengan nya yang ada di pikiran kita laki - laki ini sangat gila dan konyol.
diana sadar dia sudah mulai jatuh hati dengan gilang bahkan mungkin sudah jatuh terlalu dalam, sampai dia lupa dengan sakit yang pernah dia rasakan.
" jangan pandangin aku terus nanti kamu terpesona sama wajah tampan ku.. " kata gilang tanpa membuka matanya
diana kaget ternyata gilang sudah bangun dari tadi dan dia segera menyembunyikan wajahnya di dalam dekapan gilang.
" yang kita nggak apa - apa kaya gini.. kalau bi rum lihat gimana.. ? " tanya gilang yang baru sadar kalau mereka di rumah diana
" bi rum hari ini libur kerja jadi nggak apa - apa.. " jawab diana yang masih betah dalam pelukan gilang
" terus kamu nggak kerja.. ? " tanya gilang, diana lagsung bangun dan ingat kalau pagi ini dia harus menghadiri meeting terakhirnya
" ya ampun aku lupa kalau pagi ini ada meeting.. " kata diana sambil bangun dan meraih selimut untuk menutupi tubuh polosnya
dia pun segera masuk kedalam kamar mandi, sedangkan gilang hanya bisa geleng - geleng kepala melihat tingkah kekasihnya itu.
__ADS_1
setelah diana selesai bersih - bersih kini giliran gilang yang masuk ke kamar mandi, sedangkan diana segera memakai baju kerjanya dan merias wajahnya senatural mungkin.
setelah semua selesai dia pun segera merapikan tempat tidur yang sangat berantakan akibat ulah mereka semalam.
setelah semua selesai dia pun segera turun kebawah untuk membuat kopi untuk mereka berdua.
tidak lama gilang turun dan mulai duduk.
" yang kita sarapan roti aja ya.. aku nggak sempet masak udah telat banget.. " kata diana sambil memberikan roti tawar kepada gilang
" iya nggak apa - apa " gilang pun mengambil roti dari tangan diana dan langsung memakannya.
setelah selesai sarapan gilang mengantar diana ke kantornya setelah itu dia akan ke apartemennya terlebih dahulu untuk berganti baju baru setelah itu dia juga akan pergi ke kantor.
$$$$$$$$
hari ini diana selesai bekerja lebih cepat, jam satu siang dia sudah menyelesaikan pekerjaannya dan besok dia kembali ke bali.
diana segera pergi kesana, sesampainya disana dia langsung memesan makanan dan duduk di kursi yang masih kosong.
siang ini gilang tidak bisa menemaninya makan siang karena dia harus menghadiri meeting yang sangat penting.
tapi gilang berjanji nanti sore mereka akan menghabiskan waktu bersama, tidak lama pesanannya pun datang.
dia langsung makan dengan lahapnya tapi tiba - tiba ketika dia sedang makan ada seseorang yang duduk di hadapannya.
diana melihat haikal sedang duduk manis sambil melihat ke arahnya, diana merasa sangat canggung karena untuk pertama kalinya mereka duduk berdua seperti ini lagi.
diana pun berusaha untuk bersikap biasa saja di depan haikal.
__ADS_1
" hai di apa kabar.. ? " sapa haikal
" baik.. kamu lagi apa disini bukannya jam istirahat udah selesai ya.. " kata diana tanpa melihat lawan bicaranya
" aku sengaja nungguin kamu keluar dari kantor.. " kata haikal
diana melihat haikal sekilas lalu kembali fokus dengan makanannya.
" di aku mau minta maaf soal kejadian yang waktu itu.. aku tahu aku salah.. " belum sempat haikal menyelesaikan perkataan nya diana sudah terlebih dahulu memotongnya.
" sudah lah kita nggak usah ungkit - ungkit lagi masa lalu, aku juga sudah melupakannya.. lebih baik kita jalani hidup kita masing - masing.. " diana pun menyudahi acara makannya dia tidak berniat berlama - lama duduk berdua bersama mantannya ini.
" aku duluan ya.. soalnya masih ada kerjaan.. " pamit diana lalu dia pun langsung berdiri menuju kasir.
haikal yang melihat diana pergi langsung mengejar dan ketika mereka sudah sampai parkiran haikal menahan tangan diana.
" di tunggu.. " kata haikal
diana berusaha melepaskan tangannya dari haikal.
" sorry bukan maksud aku.. " lagi - lagi diana menyela perkataan haikal
" ada apa lagi bukan nya sudah jelas kalau aku sudah memaafkan kamu.. " kata diana yang sudah sedikit kesal
" di apa kamu serius pacaran sama gilang.. ? " tanya haikal tiba - tiba
" kami bukan sekedar pacaran tapi juga sudah bertunangan dan sebentar lagi kami akan menikah.. " kata diana
haikal terdiam mendengar perkataan diana barusan sebenarnya dia masih punya perasaan dengan diana dan berharap bisa kembali menjalin hubungan dengannya.
__ADS_1
setelah mengatakan itu diana pun segera pergi dari sana dengan menggunakan taxi.