Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi
Ep 1


__ADS_3

Namaku Nayla, anak tunggal dari sepasang orang tua terpandang. Aku terbiasa hidup dengan segala fasilitas, semua yang aku inginkan akan aku dapat. Aku juga memiliki teman masa kecil yang sampai saat ini selalu bersama, namanya Roni. Kami bertemu saat keluarganya pindah ke rumah mewah di samping rumahku. Awalnya kami tidak saling kenal, mama memutuskan untuk mengunjungi tetangga baru itu. Sejak saat itu, aku mengenal dia. Dia anak yang tampan, selain tampan dia juga pintar di segala bidang. Sejak SMP, kami sudah terbiasa bersama, berangkat sekolah, pulang sekolah, di kelas, di rumah, semua kita habiskan waktu bersama. Tak heran jika ia disukai banyak perempuan, karena dia memang sempurna bak pangeran berkuda.


 


\\*


 


(tingtong..tingtong) bunyi suara bel rumah yang biasa ku dengar setiap pagi seolah jadi kebiasaan indah.


"Ehh, silahkan masuk, non Nayla masih di kamarnya"


"Iya bi makasih"


" Ehh Roni, udah dateng"


"Pagi tan, pagi om"


"Nayla nya masih di kamar, sambil nunggu, kita sarapan bareng yu"


"iya tan makasih"


"Naayyyy, Roni udah dateng nih, cepet nanti sarapan dulu"


"Iya Mommm"


"Aduh dasar kalo punya anak perempuan, pasti lama dandan dulu"


"Iyah tan, udah biasa kok😄"


"Pagi mom, pagi dad"


"Pagi baby"


"Tumben jam segini udah dateng Ron"


"Emang biasanya juga jam segini kaliii,


Lo nya aja yang susah bangun kayak kebo"


"Iihhh apaan sih masih pagi juga"


"Udah, udah, kok malah berantem sih, cepet sarapan nanti kesiangan loh"


 


\\*


 


Selama ini, aku terbiasa bersama Roni seperti ini, sampai sekarangpun Roni tidak pernah pacaran. Kalau ada perempuan yang mendekatinya pun dia selalu bilang. Banyak orang bilang kita pacaran, padahal kita udah seperti kakak adik. Tapi, apa hubungan ini akan terus seperti ini?


"Mom, dad, aku sama Roni berangkat ya"


"iya sayang, hati hati ya di jalannya, awas jangan kebut kebutan ya Ron"


"iya tan siap😄"


"By honey"


"Nih helm nya"


"Pakein dongg"


"Dasar manja"


"Biarin😜"


"Ayo naik, peganggan"


 


\\*


 


"Ron!!"


"Apaan?"


"Kalau misal nanti ada perempuan yang kamu suka gimana?"


"Gimana apanya?"


"Iya, berarti nanti kamu bakal pacaran sama dia dong?"


"Ya iyalah,, apalagi kalo dia pinter, cantik, baik, gak bakalan ragu lagi"


"......"


"La, kok diem sih? emang nya kenapa?"


"Ngga cuman nanya aja kok"


"Beneran? atau cemburu yaaaa?, takutnya nanti gue gak perhatian kayak gini lagi ke lo"


"Ihh apaan sih, fokus aja nyetir"


Entah apa yang tengah aku rasain ini, kekhawatiran dengan apa yang belum terjadi. Gilanya aja masa aku suka sama orang yang udah aku anggap kakak sendiri.


 


\\*


 


"Nay, kok bengong aja dari tadi?"


"yaa? nggak kok, kayaknya aku harus periksa ke dokter deh"


"kenapa? sakit?"


"Pikiran aku sejak tadi aneh terus"

__ADS_1


"Yaelah, kirain apa, ehh kamu sama si Roni cuman kakak adik kan?"


"Iyah, emang kenapa?"


".....nggak kok😁"


Selama jam pelajaran tadi, aku susah konsen, entah apa yang aku khawatirkan.


"Na, anter ke toilet yu"


"Oke"


"Titip hp dong, sebentar kok"


"Udah Nay?


"Udah, makasih ya Na"


"iyh nay. Mmmm Nay, mau nanya boleh?"


"Nanya apa?"


"Rumah kamu sama Roni emang deket ya? aku penasaran aja gitu, setiap hari berangkat sama pulang bareng gitu."


"Deket, rumahnya di sebelah"


"Ohhhh, sabtu sekarang free gak?"


"Paling belajar bareng sama Roni"


"Gabung dong, kayaknya seru, biasanya kalo belajar rame rame jadi gampang inget, bolehkan?"


"Boleh dong, apa yang nggak buat kamu sih Na😄"


 


\\*


 


"Nay, itu kayaknya Roni deh yang lagi diem di depan kelas kita"


"Iyah dia"


"Ada apa Ron?"


"Nay, ini buat lo, gue minta maaf"


"Maaf buat apa?"


"Tadi pagi mood lo kayak yang lagi ancur aja"


"Siapa bilang? aku gak kenapa kenapa kok, udah deh sana balik kelas, makasih susu nya juga"


"Oke, sampai ketemu nanti pulang sekolah"


"Wah, pengertian banget dia sama kamu, apa bener kamu gak ada hubungan lebih sama dia?"


 


\\*


 


"Roni udah nunggu di depan kelas tuh Nay"


"Aku balik duluan ya Na, eh btw, kamu pulang sama siapa?"


"Paling nunggu sopir aku jemput, tapi belum dateng udah jam segini"


"Aku temenin ya?"


"Gak usah, kasian Roni udah nungguin kamu tuh"


"Gak papa kok, dia juga gak bakalan keberatan"


"Ron, kita temenin Rena di jemput sopirnya ya"


"Mmm oke"


"Makasih Ron"


"..."


 


\\*


 


"Na, sopir kamu masih dimana?"


"Bentar, lagi aku telpon dulu"


"Kayaknya sopir aku gak jadi jemput deh"


"Kenapa?"


"Dia lagi pulang kampung, katanya anaknya masuk rumah sakit. Duh gimana dong, gak ada angkot ke arah rumah lagih"


"Mmm gimana kalo Roni anterin aja"


"Gak papa kok Nay, takut ngerepotin"


"Gak kok Na, gak repot kan Ron"


"La, terus lo gimana di sini sendirian?"


"Aku nungguin di sini aja, kasian Rena"


"Yaudah, ayo"


"Duluan ya Nay"

__ADS_1


"Iya Na, hati hati Ron jangan ngebut ngebut"


 


\\*


 


"Kenalin, aku Rena, sahabat Nayla"


"Udah tau"


"...kamu siapanya Nayla?"


"Kalau lo sahabatnya Nayla, lo pasti tau hubungan gue sama dia apa"


"Mmmm.. dia sih bilang nya kalau kalian cuman kakak adik"


"Dia bilang gitu?"


"Iyah, katanya kamu sama dia gak lebih dari itu, dia juga gak bakalan pernah suka sama kamu"


"Rumah kamu yang mana?"


"oh itu yang warna putih"


"Sini helm nya"


"Makasih ya Ron, maaf ngerepotin"


 


\\*


 


Jadi emang bener, Nayla cuman nganggep gue kakak nya. Tapi suatu saat gue bakal bikin lo jatuh hati sama gue La.


"La, ayo pulang"


"Eh, Ron, kamu anterin dia sampe mana?"


"Sampe rumahnya lah"


"Berarti sekarang kamu tau rumahnya dong?"


"Tau lah"


"Ron, dia cantikkan?"


"Siapa? Rena?"


"Iyah, siapa lagi kalo bukan dia?"


"Biasa aja kok, lebih cantikan lo"


"Apa?"


"Gak bakalan gue ulang lagi"


"Ron, kita itu cuman kakak adik, gak ada yang bakal berubah dari itu"


"Iya iya, gue inget kok, bawel"


"Biarin bawel juga, suka suka dong"


 


\\*


 


"Honey, makan malam dulu yu!!"


"Iya mah, bentar lagi turun"


"Mah, papa belum pulang?"


"Belum, papa ada meeting dulu, jadi pulang agak telat. Gimana sekolah kamu tadi?"


"Seperti biasa kok mah, gak ada yang berubah"


" Syukur deh kalau gitu"


"Mah, aku ke atas ya"


"Iyah honey"


 


\\*


 


"Nay, lagi ngapain?"


"Beres makan malem Na, tumben chat, ada apa?"


"Nggak, cuman lagi bete aja"


"Bete? tumbenan bete, biasanya happy happy aja"


"Yaelah Nay, aku juga manusia, pasti ada dimana jenuh"


"Iya iya"


"Kamu lagi sama siapa? ganggu gak?"


"Lagi sendiri, nggak kok Na, nyantai aja"


"Ooh sendiri. Ehh Nay, aku di panggil mamah deh kayaknya, udah dulu ya, by"


"oke Na, by"

__ADS_1


__ADS_2