
sudah 2bulan ayu menjalankan hidup dan pekerjaannya d Bali.
usia kandungannya masuk 4 bulan.
Untung saja kandungan menyulitkan ayu.
bahkan ayu tidak merasa mual.
Mutia yg mengantarkan ayu saat cek up kandungannya. ayu merasa berhutang Budi banyak sekali kepada Mutia . karna Mutia lah yg memberi jalan untuknya memulai kehidupan baru d Bali.
###
Minggu jam 10 pagi menjelang siang.
ayu baru saja selesai menyiapkan penikahan bertema garden party d hotelnya.
sebenarnya sudah ada WO untuk acaranya.
namun karna ayu manager operasional membuat ia ikut turun tangan walau hanya mengontrol kesiapan tempat.
ponselnya berdering.
"dari ayah" gumamnya sambil mengangkat
"halo assalamualaikum ayah" ayu menjawab dengan senang.
" halo nak. apa kabar?"
"baik ayah. ayah dan ibu apa kabar?"
"baik nak, gimana kandungan ayu?"
"Alhamdulillah kandungan ayu sehat yah.cuma ayu belum bisa melihat jenis kelaminnya."
" ya GX papa yg penting bayinya sehat."
"iya ayah"
"nak tadi ada pria yg datang. pria berkebangsaan Jepang yg tinggal d Seoul.dia mengatakan kalau dia anak bayi yg kamu kandung dan ayah menyetujuinya."
ayu masih terdiam detak jantungnya berdetak cepat.
__ADS_1
"nak.kamu mendengarkan ayah kan."
"iya yah." jawab ayu sedikit gemetar.
" jika dia menemui mu terima dia. Seoul ke Indonesia cukup jauh. itu sudah membuktikan keseriusannya. apalagi dia sampai tau alamat rumah mu d Bogor. sudah dulu nak jangan terlalu banyak pikiran. jalani saja hidupmu seperti air mengalir. ayah sudahi ya tlpnnya. assalamualaikum."
"waalaikum salam" ayu menutup tlpnnya lalu terdiam.
***
semenjak ayu tinggal d Bali dia menutup semua akses.
semua sosial media hampir tak pernah ayu aktifkan.
dia hanya memakai wa untuk sekedar berhubungan sesama karyawan dan keluarganya.
itu pun dengan nomor baru.
karna nomernya saat di Korea tidak dapat d pergunakan.
🌞🌞🌞
" perjalanan mu ke Indonesia sudah ku siapkan. dengan segala keperluan dan tour guide disana." ujar Chen menjelaskan.
" memang tidak sedang berlibur. tapi apa kamu tau jalan menuju rumah ayu. bisa bisa kau hilang disana." Chen menjelaskan.
"baiklah kapan kita berangkat?"
"lusa."
***
T.O.P sudah sampai d bandara Soekarno Hatta sekitar jam 12 siang.
setelah mereka beristirahat sambil makan siang d resto bandara.
mereka langsung berangkat ke Bogor. tanpa menunda-nunda.
sesampainya d Bogor sudah jam 4 sore.
" sebaiknya kita istirahat d hotel dulu. besok baru kita kerumah ayu."
__ADS_1
"kenapa tidak malam ini kita kesana. ?"
" tidak baik bertamu d malam hari."
ujar Chen.
sebenarnya bisa saja dia menyetujui untuk bertamu d malam hari.
namun iya tau bahwa T.O.P butuh istirahat seharian d perjalanan sangat melelahkan.
##
Minggu jam 8 pagi
"assalamualaikum Bu benar ini rumah ayu Larasati " tanya seorang tour guide yg memang orang Indonesia juga.
" iya benar. mari masuk " ibu ayu yg sudah tau kalau kekasih ayu berkebangsaan Jepang langsung mengerti saat melihat wajah T.O.P dan mempersilahkan masuk.
bapak yg sedang membaca koran. langsung bangun dan ikut menyambut tamu yg baru saja datang
" tunggu sebentar ya ibu membuat minum dulu." d jawab anggukan dengan semuanya
saat ibu sudah selesai menyiapkan minuman barulah mereka memulai pembicaraan.
"anbu. jeoneun T.O.P ayuui yeon-in-ibnida. jeoneun abeojiwa eomeoniui janyeoleul jiwonhagi wihae yeogie issseubnida. "
kata T.O.P tegas
"salam hormat saya. saya T.O.P kekasih ayu. saya kesini untung melamar anak bapak dan ibu." tour guide menjelaskan kepada orang tua ayu
"apa anak ini tahu kalau ayu sedang hamil"
tanya ayah ayu
"i aineun eun-iga imsin han geos-eul algo issseubnikka?"
" algessseubnida. eun-aui chinjasig-eun nae aiyeyo. "
"iya pak. anak yg kandung ayu adalah anak saya."
ayah ayu masih memandang T.O.P dengan intens.
__ADS_1
dia melihat kesungguhan d wajah T.O.P.