Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi
liburan 2


__ADS_3

***


"kamu sudah nganterin Arief yu"


tanya pak Endah senior ayu bagian pemasaran.


" sudah pak" jawab ayu


"Alhamdulillah. ada dia d sini jantung saya deg-degan tiap hari" pak Endah sambil tertawa.


"bisa aja bapak nih. Arief GX semenakutkan itu" ayu tersenyum


"ya tetap saja yuk siap yg GX grogi kalau d audit" "yaudah bapak lanjut kerja yaa". pak Endah melanjutkan kerjanya


" sipp" ayu mengacungkan jempolnya.


ponsel ayu berdering.


ayu tersenyum melihat nama yg tertera


" iya sayang. aku sudah d kantor."


ayu menjawab padahal Mutia belum bicara.


" yaudah buruan ke rooftop . bantuin aku. aku lagi nyiapin makan malam buat tamu VVIP nih."Mutia sudah mencicit


" baru jam 4 sore apa GX kecepetan? diner jam 7" ayu mulai bingung


"nanti aku jelasin kalo kamu udah sampe rooftop"


***


" lama benget sihh" Mutia mencebik bibir nya.


"cuma 15 menit" ayu sambil menunjukan jam nya.


" bukan itu maksudnya. kamu pergi sama Arief kelamaan."


" ooo... aku tadi nganter Arief ke pasar Kumbasari beli oleh oleh,makan d Sanur trus ke bandara" ayu menjelaskan


" pantesan. tamu VVIP itu mau makan sambil liah Sunset makanya aku butuh bantuan kamu nih. udah mepet waktunya " Mutia dengan wajah memelas.


" kamu sudah bilang ke bagian chef mau menyajikan apa.?" ayu bertanya lagi.

__ADS_1


" belum aku masih menghias rooftop"


" yaudah biar aku aja"


" mereka sih minta barbeque party"


" yasudah tinggal d cas saja kan biayanya. itu kan d luar service utama.kamu sudah konfirmasi ke mereka."


" yaa. mereka tidak mempermasalahkannya."


" untuk berapa orang ?"


" 6 orang "


ayu mengangguk dan berjalan menuju kitchen.


jam 5 mereka sudah selesai mengerjakan tugas mereka.


" mandi yuk bandanku asem nih ucap ayu."


"sebentar"


Mutia sedang menjelaskan ke room service untuk menjemput tamu VVIP dan mengantarkan ke rooftop jam 5.30 lalu memberi camilan dan minum.


Mutia juga menjelaskan kalau jam 6 mereka akan turun ikut membantu.


lalu Mutia menggandeng tangan ayu mereka berjalan ke arah loker mengambil baju ganti lalu pergi ke kamar yg di sediakan pihak hotel untuk mereka.


"sepertinya kita akan tidur d hotel lagi." ujar ayu.


" Yap benar tamu VVIP selalu membuat kita lupa waktu bukan" Mutia tersenyum.


pihak hotel selalu menyediakan kamar khusus karyawan jika ada sesuatu yg mendesak membuat mereka tidak bisa pulang. seperti ini contohnya.


"aku duluan ya mut mandinya"


" yu tamu kita dr Korea ini. kamu mengenalnya" ucap mutia


" siapa mut ? " ayu menerka nerka.


" teman teman T.O.P"


" maksudmu GD, Daesung, Seungri, Taeyang"

__ADS_1


" yaa" Mutia mengangguk anggukan kepala.


" apa T.O.P ada "


" tidak sepertinya dia tidak ikut "


" benar "


" ya aku sendiri yg menjemput mereka dari bandara kamu lupa "


" sudah lah tak apa. lagi pula untuk apa aku menghindar mereka. " ayu langsung masuk ke kamar mandi.


###


jam 5.30 room service sudah mengetuk pintu kamar Daesung dan Seungri


sedang Taeyang yg sekamar dengan GD sudah uring uringan karna d pisahkan dr istrinya.


karna istrinya satu kamar dengan Airin.


"good afternoon sir. I picked up because the place to enjoy the sunset was ready."


ucap room service itu kepada GD yg baru membuka pintu kamarnya.


"OK wait a minute" jawab GD


lalu memanggil Taeyang


dan mengetuk pintu kamar mereka yg lain.


mereka semuah berjalan ke arah rooftop.


sesampainya disana mereka terpana dengan keindahan alam Bali.


" woahhh kenapa disini indah sekali."


" kenapa d Korea tidak ada yg seperti ini"


" masih sangat asri " ucap mereka


"please enjoy the drink and the food "ucap room service itu lagi.


" thankyou" mereka duduk menikmati sunset.

__ADS_1


__ADS_2