Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi
audit


__ADS_3

###


ayu masih d sibukkan dengan jadwal audit dr Jakarta. walau audit Arief tidak membuat ayu santai santai.


dari Senin pagi iya sudah datang jam 7 agar dapat langsung mengecek setiap kesiapan kamar dr kamar biasa maupun VVIP.


Mutia juga sudah datang hari Minggu sore.


ayu sudah mengkoordinasi Mutia agar Mutia mengurus pembukuan administrasi sedangkan ayu mengurus kesiapan hotel.


sebenarnya Mutia melarang ayu.


dia ingin menukar kerjaan maksud Mutia agar ayu tidak kelelahan.


apalagi ayu sedang hamil.


ayu malah menolaknya mentah mentah.


dia pusing melihat layar komputer dan angka angka yg tertera d komputer katanya.


memang Mutia juga merasakan semenjak hamil ayu malah semakin lincah kesana kemari.


Mutia mengiyakan dengan syarat jika ayu lelah ayu harus istirahat. dan Mutia berjanji jika urusan administrasi sudah selesai dia langsung membantu ayu d hotel.


ayu pun setuju


###


ini sudah hari ketiga Arief sedang mengaudit laporan keuangan.


karna hari pertama Arief mengaudit kesiapan hotel.


hari kedua cottage


hari ketiga baru Arief mengaudit sistem.


" yu kok kamu belom ngajak aku jalan jalan sih?" tanya Arief


" kamu di sini sampai hari apa?" ayu menjawab


"jum'at sore"

__ADS_1


" makanya kelarin kerjaan kamu baru jalan jalan . kerja dulu " ayu menambahkan


" sebenarnya aku bisa cepat ngerjainnya tapi aku lama lamain biar bisa Deket kamu terus" Arief menggoda ayu.


Mutia yg masih satu ruangan dengan mereka hanya terdiam masih bingung kok ayu bisa sedekat itu dengan Arief.


" ehemm " Mutia mengeluarkan suara


ayu yg tau apa yg d fikirkan Mutia langsung menjawab.


" kamu jangan mikir yg aneh aneh mut. Arief ini KK kelasku SMP. makanya aku bisa dekat dengan dia."


" mikir aneh gimana?" tanya Mutia.


" ya dengan ucapan dia. dia emang suka asal" ayu sambil menunjuk Arief.


Arief hanya tertawa mendengarnya.


"nanti kalo aku ngajak dia jalan kamu ikut yaa." pinta ayu kepada Mutia.


" GX bisa yu mau ada tamu VVIP dr Korea. aku harus menyiapkan semua."


" aku sengaja GX ngasih tau kamu. nanti kamu handle lagi kerjaan itu." jawab Mutia dengan muka manyun.


" yaudah deh kamu ngurus tamu dr Korea. aku ngurus tamu tak d undang." jawab ayu tertawa.


" kok tamu yg tak d undang sih yu" sungut Arief.


"tamu yang d rindukan" ucap Arief sumringah


" yeeee" jawab ayu dan Mutia bersamaan sambil menceburkan bibir mereka.


membuat Arief semakin terhibur dan tertawa.


lalu melanjutkan kerjanya.


##


Arief berniat menyelesaikan tugasnya hari ini juga membuat ayu dan Mutia lembur.


" kamu pulang aja yu biar Arief aku yg nungguin. " pinta mutia

__ADS_1


"beneran GX papa mut " ayu merasa tidak enak


" GX papa" jawab Mutia yakin.


" kalo gitu aku hubungin pihak service ya biar nyiapin kalian makan." Mutia mengangguk


" kamu GX papa kan berdua aja sama Mutia ar ?" tanya ayu


" GX papa yu . tinggal aja. tapi kalo teman kamu tingga setengah jangan marah yaa. "


" maksudnya apa " tanya Mutia.


" kali aja ayu takut kamu aku makan" Arief sudah memasang wajah tampannya.


" bencanda kamu garing " jawab Mutia


" yg garing itu yg enak " jawab Arief


" apaan sih. kok jadi kalian bertengkar. aku jadi ragu ninggalin kalian berdua. "


" udah pulang cepat GX baik buat ibu ham" Mutia menghentikan kata katanya.


lalu lanjutkan dengan suara berbisik


"mil pulang malem melem. cepat mumpung masih jam 5 sore."


sambil melirik Arief masih melihat ke arah mereka.


" kamu yg terbaik ucap ayu sambil mencium pipi Mutia. bye "


" bye bye " Mutia sambil melambaikan tangannya.


" ham apa ?" tanya Arief setelah ayu pergi


Mutia menengok dengan keget jangan jangan Arief mendengarnya berbicara.


" bukan apa apa. hanya urusan wanita" jawab Mutia gugup.


" oo " Arief membulatkan mulutnya.


Mutia kembali duduk d mejanya.

__ADS_1


__ADS_2