Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi
pasar tradisional Kumbasari


__ADS_3

TOP sudah selesai mandi dan bersiap mereka akan pergi ke pasar tradisional.


dia menunggu ayu d depan kamarnya namun ayu tidak keluar keluar dr kamarnya.


malah Mutia yg keluar dr kamar.


" apa dia sudah selesai bersiap. " TOP bertanya kepada Mutia.


"sepertinya dia masih kelelahan. sehabis mandi dia malah tidur kembali. bersabarlah mungkin ini pengaruh hormon kehamilannya." Mutia menjelaskan.


"apa seperti itu" tanya TOP tak percaya.


" ya dokter kandungannya menjelaskan ibu hamil memiliki sensitivitas yg tinggi. lebih ingin d sayang lebih suka menangis atau marah."


"temani saja ia di kamar. aku akan mengajak yg lain berjalan jalan. nanti aku akan menyuruh karyawan mengantarkan makanan ke kamar ini. tadi dia sarapan hanya sedikit."


Mutia memberikan kunci kamarnya lalu pergi.


"terima kasih." kata TOP


TOP membuka pintu kamar secara perlahan. agar tidak menimbulkan suara yg mengganggu ayu tidur. lalu ia naik ke tempat tidur menyelimuti ayu dan ikut terlelap d sampingnya.


###


"ayo kita pergi" Mutia sudah berada d lobi. mereka memang janjian bertemu d lobi agar tidak menyusahkan Mutia.


kalau tidak nanti Mutia menyusul ke kamar masing-masing.


"TOP dan ayu mana? " tanya Taeyang


"ayu tertidur dan TOP sedang menemani nya"


Mutia sambil berjalan keluar menuju Van.


"sudah ayo kita pergi. ayu butuh istirahat dia sedang hamil. kemarin saja dia kelelahan mengantarkan kita ke pantai. biar TOP membujuknya. tadi kan ayu sedang marah"


Hyo Rin mengerti keadaan ayu.

__ADS_1


mereka pergi ke pasar tradisional.


***


TOP membuka pintu kamar ayu perlahan agar tidak membangunkan ayu.


dilihatnya ayu sedang terlelap.


lalu berjalan ke arah tempat tidur


membelai rambut ayu dengan lembut.


lalu naik ke atas tempat tidur ikut tidur d samping ayu.


entah berapa lama mereka tidur.


ayu merasakan hangat dan nyaman ia mengeratkan pelukannya.


lama kelamaan iya berfikir "sepertinya ini bukan bantal guling.kalau bantal guling kenapa begitu keras.


dia membuka matanya "kenapa dia disini". ayu bingung.


"yaa."ayu sambil mencoba berdiri.


" mau kemana ?"


"sudah siang. kamu tidak lapar?"


" sedikit."


"aku mau memesan makanan."


"bagaimana kalau kita makan d luar." usul TOP.


"kau mau makan apa."ayu bertanya.


" aku ingin makan sushi".

__ADS_1


ayu mengangguk " aku bersiap sebentar."


"kau tidak marah lagi"


ayu hanya terdiam.


"maafkan aku ya aku salah bicara."


TOP sambil memegang kedua tangan ayu.


"Mutia itu sudah seperti keluargaku. sejak aku pergi ke Seoul hingga detik ini dia yg selalu ada di sampingku. bahkan dia merawatku selama aku hamil. mengantarkan ku ke dokter kandungan. mengingatkan ku minum vitamin dan susu hamil .dia menggantikan posisi mu kau tau." ayu mengungkapkan perasaannya.


"maafkan aku aku tidak berfikir sejauh itu."


ujar TOP lagi.


ayu menggangguk "ya aku mengerti. jangan ulangi lagi. aku bersiap sebentar boleh. apa kau bisa melepaskan genggaman tanganmu."


ujar ayu lembut.


TOP malah mendekatkan tubuhnya ke ayu lalu memeluknya. mencium bibirnya dengan lembut.


"aku mencintaimu" lalu melepaskan pelukannya


***


sementara itu teman teman yg lain sudah tiba d pasar tradisional Kumbasari.


mereka masih mencari tempat parkir.


" waktunya belanja.."Airin dengan senang.


"Mutia . biasanya apa yg d beli turis asing untuk oleh oleh." tanya Hyo Rin.


"biasanya aku membeli kain Bali atau baju pantai. bisa juga hiasan yg terbuat dr kayu.


topeng leak juga bisa hanya sedikit menyeramkan." Mutia menjelaskan.

__ADS_1


" baiklah kita lihat dulu saja kalau ada yg lucu kita beli. " ujar Airin.


Hyo Rin tersenyum menyetujuinya.


__ADS_2