
Minggu malam selesai acara pertunangan
Antara Aini dan Yoga,
Pak Andre ijin pamit pulang kepada pak Dafit dan ke Luarga besarnya
Diantara keluarga besar pak Dafit ada seorang wanita dewasa yang cantik sekali
Sedang duduk sambil bercerita dengan tamu undangan lainnya
Mata pak Andre tertuju pada wanita dewasa itu
Pak itu siapa....? Tanya pak Andre kepada
Pak Dafit
Oh itu indah sepupu istri saya pak
Kenapa pak ....? tanya pak Dafit kepada pak
Andre
Ah enggak ada apa-apa kok pak
saya cuma nanya aja.
Pak Andre pun merasakan malu kalau sampai pak Dafit tau Isi hatinya.
Setelah selesai acara salam salaman antara
Dua keluarga itu
tiba - tiba Yoga berlari Mendekati Aini
seakan tak ingin berpisah
Kedua pasangan ini memang saling mencintai
Kedua keluarga itu tak bisah berkata banyak
Melihat cinta anak - anak mereka yg begitu eratnya saat Aini .
selesai pamit pulang kepada Yoga .
Aini pun sudah berbalik melangkah pulang
Tiba tiba .... Braak aaah Yoga terjatuh pingsang
Semua orang yang ada dilokasi itu pun terkejut
"...loh ada apa lagi ini kata Ardita kepada Wadi dan juga Lipi
aku juga kurang paham kata Lipi tadi sepertinya Yoga baik- baik saja deh
apa mungkin akibat pristiwa kemarin ya
kata Ardita...!
"...emang ada pristiwa apa kemarin .....?
tanya Lipi
"....panjang ceritanya bro kata Wadi
maksutnya ,
tapi ini jadi rahasia kita - kita aja ya
kata Wadi kepada Lipi
aku takut Yoga marah kalau sampai orang tuanya tau
kalau anak mereka habis di pukuli pakai tongkat oleh Rendi dan Wawan.
Rendi itu memang resek orangnya
dia gak suka kepada Yoga
padahal Yoga ini teman yang baik
iya dia itu tidak suka kalau Aini pacaran dengan Yoga kata Ardita
kita ikut yuk kerumah sakit kata Wadi
"....ada apa ini sayang kata bu Hani Sambil menangis.
Yoga pun dilarikan kerumah sakit
Aini dan pak Andre pun ikut kerumah sakit malam itu
Aini menangis tetapi menahan perasaan ingin rasanya memeluk kekasih tercinta
"Yoga... bangun sayang,
".....aku ada disamping muuuu
Hu.u... Huuuk., huuuk..., ayah bagai mana ini
Yah kata Aini kepada ayahnya
Pak andre bingung tak tau harus berkata apa
__ADS_1
apa lagi
sesampainya dirumah sakit
para perawat pun membawa Yoga ke UGD
sedangkan salah satu perawat itu sibuk
mencari dokter terbaik agar Yoga ardana di tangani dengan sebaik- baiknya. ..
Bu Hani pergi solat dan berdo, a kepada allah swt memohon untuk Kesembuhan putra tercintanya
" ...Ya allah sembuhkanlah anak hamba
jika Engkau memberinya kesempatan
hidup ya Robbi aku akan turuti apa pun yang dia Minta
kata bu Hani dalam do'a nya.
Selesai solat bu Hani keruang dimana Yoga Dirawat.
Dan stelah sampai diruang dimana anaknya
Dirawat
bukannya tambah sembuh Yoga malah semakin parah saja
sehingga harus Memerlukan oksigen atau alat bantu pernapasan
Bu Hani semakin terpuruk melihat kondisi anak
Laki- lakinya itu.
"..... Pi bagai mana anak kita ini pi, mami tak sanggup melihat kondisi anak kita seperti ini
mami bisah gila pi
kata bu Hani kepada pak dafit sambil menangis.
Sabar mami , papi sudah memanggil dokter
Terbaik buat anak kita
Yoga pun di pindahkan keruang gawat darurat
Dokter yang di panggil pak Dafit sudah datang
Setelah selesai ditangi dokter ahli
pak dokter pun keluar dari ruangan dimana tempat Yoga dirawat , mana keluarganya....?
saya ayahnya kata pak Dafit.
anak saya sakit apa pak dokter kata bu Hani sambil menangis
besok hasil leb nya keluar bu
keesokan harinya
".... bagai mana hasil leb kemarin
begini bu tapi ibu yang sabar ya
anak ibu ini mengidap gejala jantung lemah
Kata pak dokter kepada pak Dafit,
"....Astarpirullah hal azim ya allah
".....kenapa bisah begitu pak...
Kata pak Dafit kepada pak dokter itu
"....Ini akibat beliu terlalu stres dan kurang tidur
Semua orang yang ada di dekat pak Dafit mendengar penjelasan pak dokter itu.
Bu Hani pun berkata kepada pak dafit
Pi kita mengalah saja ya pi
apa pun Yoga minta
Kita turuti saja ya pi kata bu Hani kepada suaminya
Pak Dafit hanya menggannguk dan tak berkata apa- apa.
Setelah Yoga siuman , yang pertama dia panggil bukannya kedua orang tuanya tapi
Aini
Aini...sayang panggil Yoga yang masih lemah
Siapa disini yang bernama Aini kata perawat
Kepada tamu yang berada di ruang tunggu itu
Saya bu, kata Aini
masuklah kamu pasien memanggil kamu..,
__ADS_1
kedua orang tua Yoga dan pak Andre
Hanya melihat dari kaca luar .
Terlihat Yoga Begitu manjanya pada Aini Yoga tak mau Aini Jauh darinya,
Aini memeluk Yoga yang terbaring lemah , kamu harus sembuh sayang
Kita harus kuat sayang , kamu jangan lemah
Seperti ini perjuangan cinta kita masih panjang,
Aini aku tak sanggup bila harus menunggu lebih lama lagi , dada ku sakit bila ku jauh
Dari mu,
aku sendiri tak tau kenapa aku begini,
Yoga pun mencium tangan Aini
Wajah Yoga yang pucat dan basah air
matanya sendiri, membuat Aini lemas bagai di himpit batu besar,
Aini pun pingsan saat itu juga
braak .. ah
Aini pun terjatuh dari duduknya ke lantai
Dan tak bergerak lagi
Sayang kenapa .....?
"...sayang ' kata Yoga yang masih lemah dan sambil berjalan mendekati Aini
Dua keluarga yang melihat dari luar
Menjerit, Aini .... . !
.teriak mereka Toloong toloooong dokter kata bu Hani
Setelah di periksa ternyata Aini terlalu stres
Dan kelelahan.
Lipi pun merasa berdosa kerena masih memendam perasaan pada Aini
bahkan Lipi sempat - sempat nya berpikir kalau
hubungan Aini dan Yoga hanya sampai tunangan saja
karena Lipi tak menyangka cinta Antara Yoga dan juga Aini begitu eratnya.
Kedua orang tua Yoga dan Aini itu pun berumbuk
tentang anak anak mereka.
"....Bagai mana ini pak , kita sudah melihat sendiri bagaimana anak - anak kita itu
kata pak Dafit kepada pak Andre.
"...Biarlah mereka menikah saja....kata bu Hani
Tapi kita rahasiakan , agar mereka tetap bisah bersekolah
,
sayang pak satu tahun lagi mereka baru tammad SMA,
demi anak- anak kita pak,
kita sudah melihat sendiri akibat kita menahan keinginan mereka,
dan saya juga tak Ingin nyawa anak saya dalam bahaya.
"....Kalau saya terserah Aini saja kata pak Andre. .
Setelah satu jam ahirnya Aini siuman juga sayang panggiil Aini Pelan pada Yoga
"....Ya sayang kamu udah sadar juga
kata Yoga
"....Yoga jangan sakit lagi ya nak mami takut
Lihat kamu tadi ,
"...papi juga nak kamu jangan sakit lagi ya.
"....Papi mami Yoga ingin menikah saja
secepatnya dengan Aini
"....Aini apakah kamu ingin secepatnya menikah dengan Yoga,
Lipi tambah terkejut mendengar permintaan Yoga yang ingin secepatnya menikahi Aini
sedangkan Wadi dan Ardita tidak heran
karena mereka sudah tau dari mulut Yoga sendiri sebelumya
__ADS_1
Bersambung.....