Langkah Cinta Aini

Langkah Cinta Aini
Yoga Mencari Kepastian


__ADS_3

"Mana lagi Aini cepat sekali jatuh cinta sama orang baru itu" Kata wadi


"Kamu haarus tau Aini


Kamu itu berlian yang berharga" Sambung Wadi


Aini kamu harus hati- hati


sungguh aku tak mengerti pada diri mu


kamu tidak tau kan betapa aku juga


Peduli sama kamu ...


aku sangat peduli kepada mu Aini"


Kata wadi yang merasa was- was sendiri.


Saat lampu sudah hijau menyala motor Yoga dan Aini melaju kencang


Wadi hanya bisa memandang dari


Kejauhan


Sesampainya di depan rumah , Aini melihat pintu rumahnya tertutup rapat


"Assalamu alaikum ,, , ,! Yah,. . . ayah " panggil Aini


"Yah.. . Ayah" , yah..... Ayah namun tak ada sambutan suara dari dalam rumah


Aini mulai merasa kebingungan


Bagaimana ini ayah tak pernah seperti


Ini sebelumnya kata AIni ....aku khawatir Yoga


"Yoga bagaimana ini aku takut ayah


Kenapa - napa karena tadi setelah kita pergi ayah enggak pernah ada menghubungi aku


jadi aku anggap ayah istirahat di rumah" rengek aini pada Yoga


Braaak - braaak - braaaak tiba- tiba


Yoga mendobrak pintu rumah Pak andre dan pintu pun terbuka seketika karana didobrak Yoga


Dan mereka berdua pun masuk kedalam rumah , mencari keberadaan pak andre


Ayah dimana yah panggil Aini lagi


Namun tak ada jawapan


Yoga kamu cari kebelakang ya aku cari


Ke setiap kamar ya perintah Aini kepada yoga


Ayah dimana yah panggil AIni setiap kali dia buka pintu kamar satu persatu.


Dan Aini pun Sudah hampir putus asa ,


Aini duduk sejenak sambil berpikir


Yoga ,,, yoga ... Yoga panggil Aini dari ruang


tengah .


Apa Aini sambut Yoga sambil berlari pelan bagaimana ada tanda- tanda


Keberadaan ayah ,


kamu lihat kata aini lagi kepada Yoga.


Enggak ada Aini ,,


kita duduk saja dulu


Sebentar sambil berpikir kata yoga kepada Aini..


Aku sangat cinta pada ayah .... Kata


Aini Sambil menangis huk.... huk... huk


Ayah dimana sih yah Aini sangat khawatir.... huk... huk... huk...


Hati yoga terasa bagai di iris - iris melihat


gadis yang di pujanya menangis


Yoga juga begitu sangat terharu


melihat kasih sayang Aini yang begitu


Besar kepada orang tuanya


Sedangkan yoga sendiri tidak pernah perduli saat papi dan mami nya pergi atau pun kemana saja


Dengan hati yang sedih Yoga


Memberanikan diri untuk meminta maaf


Kepada Aini


"Aku minta maaf aini kalau aku


Enggak ngajakin kamu jalan tadi


Semua ini tak mungkin terjadi" kata Yoga


"Sudahlah kamu jangan menyalah kan diri kamu lagi ya yoga" Kata Aini


"Aku baru ingat Yoga ...!


Ada satu ruang lagi yang belum kita periksa" kata Aini


"yang mana lagi Aini ....?" tanya Yoga


"Gudang belum kita periksa ...!" Jawab Aini


"Dimana gudangnya Aini ....?" Tanya Yoga


"Gudangnya ada di ruang bawah tanah Yoga..." Kata Aini


Aini dan Yoga masuk ke gudang


Yang letaknya dibawah tanah Aini pun


Menyalakan lampu yang ada di gudang


Sungguh tak di sangka ayah ternyata ada di gudang gelap - gelapan


Sedang tertidur


" Ayah kok bisa ada disini yah...?


Aini takut yah


ayah gak ada di mana- mana tadi


semua ruangan , Aini periksa


kecuali gudang ini." Kata Aini


" Rasanya sedih sekali yah Aini tak sanggup kehilangan ayah


Didunia yang Aini miliki hanya ayah


Seorang" Kata Aini

__ADS_1


Aini tak pernah tau yang namanya


Kasih sayang ibu Aini hanya tau raut


Wajah ibu itu pun lewat poto yang ada


Dimakam ibunya


Pak andre jadi merasa bersalah pada


Putri semata wayangnya itu


"Ayah tadi teringat ibu mu Aini


Dan rasanya rindu...uuu sekali pada ibu mu


Jadi ayah ke gudang melihat- lihat poto- Poto lama keluarga kita


Rupanya ayah ketiduran nak"


"Pak maafkan Yoga ya.. Yoga tadi sudah mendobrak


Pintu rumah bapak ,yoga panik pak."


"Gak apa- apa nak.. Itu wajah kamu kok


Lebam gitu" , tanya pak andre ke Yoga


"Tadi ada teman- teman Aini yang nakal yah


mereka gak suka lihat Yoga jalan dengan


Aini" Kata Aini


Loh kok bisa begitu mereka ya ....." kata pak andre,


Kamu sabar ya nak ,, itu namanya ujian hidup nak , kita harus pandai- pandai


Terlebih lagi kamu kan masih baru di kota


ini


Bapak sarankan kalau begitu kamu dan


Aini Jangan sering jalan - jalan ya


Baiklah pak jawab yoga pelan


Sambil merasa ragu sendiri pada jawapannya


Mungkinkah aku mampu jauh darinya


hati Yoga terasa sesak mengingat


Kejadiaan hari ini.


iya Yoga apa yang dikatakan ayah itu


Ada benarnya juga, kata aini


Ya aku mengerti aini . jawab yoga


Yoga melihat jam yang melingkar di lengannya , ternyata sudah jam 11 malam


" Pak Yoga permisi pulang ya, ini malam ternyata pak,


Iya hati- hati ya , jawap pak andre


Aini pun mengartar yoga kedepan rumah


Dan meninggalkan ayah didalam rumah sendirian


Sampai didepan rumah


"Ai kamu marah ya sama aku " kata yoga


Kejadian hari ini kita jadikan pelajaran saja


Kata Aini.


Yoga pun berjalan kearah motornya


Dan berhenti seketika sambil berbalik ke arah Aini


Bolehkah aku minta seseutu dari mu Aini


"apa itu jawab Aini , aku minta senyum mu


Mengering ku pulang Aini


Aini pun tertawa melihat tingkah Yoga


hem manisnya ucap yoga ke Aini


Yoga pun pergi sambil manaiki motornya


Yang super mahal itu


" tampan sekali ucap" Aini pelan


Hari ini sudah hari senin


Semua murid tempat Aini bersekolah


sudah berbaris di halaman sekolah


Pak guru dan bu guru juga sudah


Berdiri berbaris , menunggu anak muridnya


Semua murid sudah berbaris rapi


Namun Yoga saja yang tidak terlihat.


Selesai upacara murid yang ada barisan pun sudah masuk ke kls masing-masing


Namun yoga tidak juga kelihatan


Guru yang masuk jam pelajaran pertama pun


Mengabsen dan memangil nama mereka satu persatu


Ada yang tau Yoga kemana...? tanya


buguru kepada Aini dan teman- temannya


tidak bu jawab mereka serentak


Aini bertanya dalam hati kemana Yoga ya ucap Aini pelan pada dirinya sendiri


"Aini kamu gak tau Yoga kemana ....?"tanya Ardita teman sebangku Aini


"tidak, kok kamu tanya aku dit?"


"kemarin di hari minggu tak sengaja aku lihat


Kamu dan Yoga berboncengan naik motor"


Aini hanya diam dan bingung harus jawab


Apa lagi pada Ardita


Wadi sudah tak sabar menunggu jam istirahat..


Begitu lonceng istirahat berbunyi


Wadi pun mendatangi Aini dan bertanya kepada Aini tentang apa yang Wadi lihat di lampu merah kamaren

__ADS_1


Hai... sapa Wadi


Hai...juga jawab Aini "ada apa Wadi" tanya Aini


"Asik juga ya pelukan sama anak baru itu" kata wadi


"ah mana ada Wadi kamu salah itu"


"Salah gimana? aku lihat sendiri kemaren kamu dan Yoga dilampu merah mesranya seperti sepasang Kekasih yang lagi di mabuk cinta"


*Wajah Aini memerah karena malu


"Wadi kamu salah sangka


Aku dan Yoga tidak pernah pacaran"


"Kamu tak perlu menutupinya lagi Aini


kalau pun ia aku enggak bisa marah


Itu hak kamu Aini"


"Kamu tau Aini kamu itu sangat berharga


Aku takut kamu jatuh ke orang yang salah"


"Heei kamu cemburu ya" celoteh Aini lagi


Sambil menggoda wadi, bukan Aini


"Kamu tau kan aku juga peduli sama kamu


Aku tak mau kamu itu kenapa - napa" ucap wadi


"Tenang wadi aku dan Yoga sama sekali tidak Pacaran percayalah"


"tapi kanapa kamu memeluk Yoga begitu erat"


"Jadi kalau aku peluk yoga kami berdua pacaran gitu...! gampang banget ya kamu tak tau Wadi saat itu aku sangat kedinginan tau"


"Wadi aku punya cita- cita aku ingin jadi seorang dokter aku ingin melihat ayah bangga dan bahagia jadi aku dan Yoga itu


hanya sebatas teman biasa saja"


"Syukurlah kalau begitu" ucap wadi


Pulang sekolah Wadi dan Aini pergi


ketempat tinggal yoga Sesampainya disana


Aini dan wadi melihat Yoga duduk


Termenung di teras kostan nya


"Assalamu alaikum" ucap Aini dan wadi


"wa'alaikum salam" jawab Yoga


Hei bro kok gak sekolah kamu tadi tanya Wadi


ke Yoga


"Aku kesiangan teman" jawab Yoga ketus


"loh kok bisa kamu begadang ya? "


"Ya gitulah entah kenapa Wad aku enggak bisa tidur, mata ini terus saja membayangkan seseorang yang sepesial"


"Ingin rasanya aku melamarnya tuk jadi istri ku"


".. Ssst " Aini memotong pembicaraan


"kamu itu masih Anak sekolah jangan dulu membahas cinta- cinta gak boleh gituan"


Seakan sengaja Wadi tidak membahas tentang Yoga dan Aini karena wadi ingin


Melihat expresi wajah Yoga dan Aini


"Yoga besok kita ada kerja kelompok


Dan kelompoknya sudah di bagi oleh bu Safia guru biologi.


Kamu, aku dan tiga teman kita yang lain satu kelompak


sementara Aini, rendi dan tiga teman lainnya jadi satu kelompok, total kita semua ada 7 kelompok tugasnya mencari cara perkembang biakan hewan dan tumbuhan nama tumbuhan dah hewan yang kita temukan tidak boleh sama dengan yang lain"


Sementara Yoga dan Wadi berbicara Aini


hanya diam tak sepatah kata pun terucap dari bibirnya


Dan entah dari mana Rendi tau Wadi dan Aini


Ketempat Yoga


Tiba -tiba Rendi nongol


"Hai Aini cinta ku kok kamu disini sih sayang


goda " rendi pada Yoga


"gimana nanti kita ngerjain tugas kelompoknya sayang dirumah aja ya cinta ku " goda Rendi lagi pada Yoga


Rasa tak sabar rasanya Yoga ingin menonjok mulut Rendi tangan yoga mengepal tangannya sendiri menahan marah


Pada Rendi


Wadi melihat expresi wajah Yoga yang begitu memerah menahan amarah


Sedangkan Aini hanya diam saja dan seperti tak perduli dan Wadi heran pada Aini yang cuek seperti tak ada masalah.


Aini sini


Yoga menarik tangan Aini


kamu kok diam saja sih sayang


Kata Yoga pada Aini


dan Wadi semakin bingung lagi,, Kerena Yoga kelihatan begitu peduli dan cinta pada Aini


Aini pun mengedipkan matanya kepada Yoga


Seolah - olah Aini memberi syarat


"Aduuuh aku ngantuk banget ah Yoga boleh numpang istirahat"


kata rendi ke Yoga tetapi Yoga hanya diam dan tidak menjawab Pertanyaan Rendi


Tetapi Rendi tetap masuk ke kost Yoga walaupun belum diberi izin oleh yoga


Dan Begitu Rendi masuk


tiba- tiba Aini ingin pulang


"Wadi ayo kita pulang"


"Sayang jangan pulang dulu, sayang aku masih rindu sama kamu"


Yoga keceplosan


"Hah apa?? sayang?? sayang???


"kamu jangan gitu dong nanti wadi jadi salah paham pada kita Mana kemarin Wadi melihat kita di lampu Merah stop jangan gitu ya Yoga


Kita ini kan masih anak sekolah kita fokus


Saja pada pelajaran agar kita dapat nilai terbaik oke"

__ADS_1


kata Aini Yoga pun faham apa maksud kata- kata Aini


__ADS_2