
Percuma juga Kamu meminta restu dari ayah Aini karena tak Mungkin pak Andre membiarkan anak gadisnya terlalu dini menikah,, dan Aini juga belun bisa memasak tau"
"Yoga kamu dan Aini itu teman aku
Dan sudah semestinya diriku menesahati
Kalian jika kalian berdua berada di jalan yang salah itulah gunanya aku sebagai teman yang baik" Kata Wadi
"Bro mungkin saat ini kamu itu benar- benar cinta pada Aini ' tapi bagaimana jika Kedua orang tua mu dan orang tua Aini menolak permintaan mu untuk menikahkan mu dengan Aini
"Secara kamu dan Aini masih anak sekolah dan belum bisa Menghidupi diri sendiri Jadi bagaimana bisa kamu menghidupi anak orang pikirkan itu teman" kata Wadi lagi
Dan mungkin yang kamu rasakan sekarang ini
Bukanlah cinta tetapi nafsu bro .
"Kamu tau tidak aku tadi mengintip kalian berdua dan berulang kali kamu itu mencium tangan Aini bahkan kamu juga ingin mencium bibirnya' Yoga sebelum hal - hal buruk terjadi tolong hentikan ini" Lanjut nya lagi
" wadi aku tau niat kamu ke aku dan Aini itu
Baik '' aku ucapkan terima kasih banyak" tapi bagaimana mungkin aku menyudahi Cintaku pada Aini aku terlalu cinta pada Aini Banyak perempuan yang selalu mendekati ku namun tak satu pun pernah aku cintai ' Tapi kali ini hatiku sangat bahagia bila berada disamping Aini
Dan mungkin aku lebih baik mati saja dari pada harus berpisah dari Aini.. Besok aku akan pulang ke bogor menemui kedua orang tua ku
Aku mau mereka melamar Aini tuk jadi istriku"
" Itu terserah kamu" kata Wadi
"Aku kekamar dulu ya teman" kata Yoga "silahkan" Kata Wadi
Sampai dikamar bukannya tidur
Yoga malah menulis surat ijin pulang untuk diberikan ke gurunya selesai menulis surat
Yoga melamun sampai jam 5 subuh' barulah Yoga mengantuk dan tertidur dalam keadaan duduk menyandar di tempat tidur.
Aini tertidur di sajadahnya selesai shalat subuh.
Jam 7 pagi ardita dan Aini kedapur ingin memasak Sarapan pagi, kebetulan ada bumbu
Dapur yang kurang jadi ardita dan Wadi pergi kewarung yang kebetulan agak jauh dari
Villa pak Andre Aini tinggal sendiri di dapur
Sedang mencuci sayur yang hendak di masak
Dan saat itu juga yoga terbangun dari tidurnya
Dan melihat villa sepi yoga pun berniat ingin Mandi sedangkan kamar mandi melewati dapur
sampai didapur Yoga melihat Aini sedang sibuk mencuci sayuran Yoga pun memeluk Aini dari belakang dan mencium rambut Aini yang harum
Aini pun berbalik ke arah Yoga
"Sayang selesai sarapan pagi ini aku akan pulang kebogor do'a kan ya sayang smoga orang tua ku mau ikut dengan ku tuk melamar mu sayang" Kata Yoga sambil memegang tangan Aini dan sambil mencium tangan Aini
"Aku mandi dulu ya cinta" kata Yoga
selesai Yoga mandi Ardita dan Wadi pun pulang
__ADS_1
"Aini kita masak ikan ya Biar enak" kata Ardita
Selesai mandi dan sudah berpakaian rapi
Yoga menghampiri Wadi dan mengajaknya ngobrol sambil menunggu serapan pagi selesai dan posisi Wadi dan Yoga saat itu didapur juga dan duduk dibangku dekat meja makan
" harumnya" Ucap Aini dalam hati sambil mengiris cabe merah Aini memandangi wajah Yoga yang begitu tampan dan segar setelah mandi Saking asiknya memandangi wajah Yoga yang tampan ' tangan Aini pun teriris pisau
Darah tangan Aini pun bercucuran
" au aduuh" rengek Aini , Yoga yang sedang asik ngobrol dengan wadi pun terkejut
" kenapa sayang" kata Yoga sambil berlari mendekati Aini dan mengambil Tangan Aini juga mengisap darah yang keluar dari jari tangan Aini, ini tak sengaja ter iris kata Aini
Wadi dan Ardita sudah tak heran melihat ke bucinan Yoga dan Aini
"Wadi tolong ambilkan plaster di kotak p3k ya" kata Yoga Sementara itu Ardita melanjutkan memasak sayur dan menggoreng ikan selesai memasak Ardita pun menaruh makanan yang sudah di masaknya ke kemeja makan Wadi pun turut membantu Ardita
Sementara Yoga dan Aini pergi keteras villa Yoga ingin melepas rindu menjelang kepergiannya kebogor Yoga " memeluk Aini begitu eratnya
" Sayang jangan nakal ya tunggu aku datang bersama orang tua ku"
sesekali Yoga mencium kening Aini Ardita yang ingin memanggil mereka berdua pun terkejut melihat adegan mesra itu
Wadi menarik tangan Ardita "jangan dilihat
Kata Wadi ke Ardita mereka berdua itu sudah
Gila"
"Kok kamu bilang mereka sudah gila"
tapi ini cukup kita berdua yang tahu"
Selesai melepas Rindu Yoga dan Aini pergi kemeja makan Yoga meyulangi Aini mereka makan sepiring berdua Wadi dan Ardita juga temannya yang lain seperti tunggul bisu di saat itu juga
Selesai makan mereka pun kembali ke jakarta
Yoga pun pulang ke bogor menemui orang tuanya.
*Sampai dirumah
"Assalamualaikum ayah" kata Aini
"Wa, alaikum salam sayang" sambut ayah
"Bagaimana nak ...? ??sudah selesai tugasnya kata pak Andre pada anak gadisnya
" Sudah Ayah"
"Mana teman mu yang lain kok
gak singgah"
"tidak ayah mereka mau pulang saja kerumah masing- masing dan istirahat"
Yoga yang sedang berada di jalan terus saja memikirkan cara menghadapi orang tuanya
*Sesampainya Yoga dirumah
__ADS_1
"Assalamu alaikum" ucap Yoga namun ternyata tak ada Sambutan
mami dan papi Yoga sedang berada di ruang tamu yoga melihat ramai sekali ternyata
Paman, bibi serta tetangga dan anak- anak tetengganya ikut Datang bersilaturahmi.
Rupanya mereka baru saja datang ke bogor ingin
Liburan bersama
Yoga menyalami kedua orang tuanya juga yang lainnya
"Aduuuh gimana cara ngasih taunya ya ...mana ramai banget" lagi pikir Yoga dalam hati.
Lipi nama anak tetangga paman dan bibi
Yoga
" Haai" sapa lipi kepada Yoga "Hai juga" Sambung Yoga
" Kamu sekolah dimana ...?" tanya Yoga ke lipi
"Aku sekolah disini di bogor, Jadi kamu sekolah dimana bro ....??" Tanya lipi ke Yoga
"Aku sekolah di jakarta bro"
Wajah Yoga sembraut kusut dan di keningnya
Masih ada perban kecil bekas pemukulan kemarin malam
" Kamu sepertinya lelah ya ..?"tanya lipi ke Yoga
" Ya begitulah" "Tuh kening Kenapa...?"
"Oh ini jatuh dari motor kemarin" kata Yoga
Sambil sedikit berbohong.
" Kali ini aku dalam dilema yang dalam bro"
Kata Yoga ke lipi "Wah dilema karena apa Kalau aku boleh tau"
"ah sudahlah percuma juga aku cerita Kamu takkan bisa membantuku" kata Yoga
"Bagaimana mungkin bisa aku membantu kalau kamu Sungkan padaku anggap saja kita Saudara jadi kamu bebas cerita pada ku"
"Bro aku ingin menikah..!"
"Haaahhh? ....menikah??" kata lipi terkejut
Mami papi Yoga dan orang -orang yang ada diruang tamu pun mendengar
"Sssst" Sahut yoga panik
"kamu kan masih ..." .emm Kata lipi terputus.
"Iya aku masih sekolah tapi aku cinta mati sama ni cewe aku tak ingin ada orang yang merebutnya dari ku aku ingin hidup berdua saja dengannya dan tak ingin ada orang yang menganggu kami berdua"
"Siapa sih ni cewe kok bisa membuat kamu
__ADS_1
Seperti ini? "