
Bukannya terpisah pelukan Yoga dengan Aini
Malah semangkin erat.
Pak Andre pun membujuk Aini dan Yoga
Nak dengar baik- baik ya kamu putri Ayah satu - satunya ... Apa kamu tega melihat ayah bersedih dan menangis karena kamu
" Nak lihat ayah ,
kata pak Andre lalu pak andre mengambil pisau dapur yang ada di sampingnya lalu pak Andre menggoreskan pisau itu ketangannya sendiri
Ayah.... Jerit Aini, Yoga pun melepaskan pelukannya dengan Aini kerena tak tega melihat ayah wanita yang dicintainya terluka
"....Ayah maafkan Aini yah, Aini akan turuti
Apa pun Yang ayah minta
"...Saya mohon maaf pak atas kesalahan
Yang sudah diperbuat anak kami ini pak
Kata pak Dafit.
Saya rasa kita perlu musyawarah tentang
Masalah ini mas kata bu Hani kepada
Pak Andre ,
"saya akan setuju apa pun itu
Demi kebaikan anak - anak kita bu kata pak Andre
"... Bagai mana kalau anak - anak kita
Di tunangkan saja
nanti selasai mereka Kuliah baru mereka menikah .
Yoga dan Aini diam mendengarkan keputusan
Kedua orang tua mereka
"....Minggu depan acaranya kita buat kalau bapak setuju
pertungan kita buat di bogor
Kalau disini , takutya malah jadi gosip miring
Kerena anak- anak kita kan masih sekolah bagai mana pak Andre....?kata bu Hani
"...Anak - anak bagai mana apa kalian setuju ?
Ini semua untuk kebaikan kalian berdua tunangan saja dulu, setelah tammad sekolah dan kuliah barulah kalian menikah ,
"Bagai mana Yoga tanya bu Hani lagi kepada putra sulungnya itu..?
Yoga mengangguk lemas , karena merasa tak sesuai harapannya
Tetapi Yoga pindah sekolah ke singapur
Nanti kalau di sini kamu sekolah takutnya
Kamu tak bisah mengontrol diri kamu
Sendiri kata bu Hani kepada putra sulungnya itu.
"....Mami Yoga setuju dengan apa yang
Mami dan papi putuskan
tapi biarkan Yoga sekolah dijakarta ini mi, Yoga tak sanggup Berjauhan dari Aini
"... Nak Tolooong sekali lagi dengarkan mami ya
' Sayang, jangan bantah mami , ini demi kebaikan kelian Berdua,
Mami juga sangat sayang pada Aini karena
Aini anak sahabat baik mami.
Kalau kamu memang benar- benar cinta pada
Aini kamu harus sayangi dan jaga kehormatannya,
" ...Baiklah mi Yoga setuju , walau hati Yoga
Berat untuk berpisah dari Aini.
Kedua orang tua Yoga dan orang tua Aini
Pun bersalaman
"...kami mohon ijin ya pak" ...kata pak Dafit ke pak Andre.
Yoga dan kedua orang tuanya kembali
Ke bogor.
__ADS_1
Sabtu sore rumah pak Dafit sudah di pasang dekorasi .
Tetapi bu Hani dan pak dafit
Hanya mengundang keluarga dekat dan teman dekat saja
Hari minggu Pesta pun berlangsug
Aini yang memakai Gaun merah muda dan terlihat terlihat sangat cantik sekali
sementata Yoga memakai jas yang super mahal dan elegan.
Wajah bahagia terpancar dari kedua pasangan muda itu
Setelah selesai acara pasang cincin
Yoga dan Aini menyempatkan waktu tuk duduk berdua
melepas rindu yang amat Dalam
karena mereka berdua akan sekolah berjauhan
tangis air mata keduanya tak Terbendung lagi
" Kamu jangan nakal ya sayang" , kamu tau ini semua sangat berat bagi ku
"...kamu adalah napas ku , sesak dada ini
membayangkan harus jauh dari mu sayang ,
kata Yoga pada Aini...
"...Kamu juga jangan macam- macam di belakang aku ya sayang kata Aini balik ke Yoga
Lipi yang datang terlambat mencari , di mana
Kedua mempelai itu , tetapi tidak menemukan mereka berdua ,
setelah selesai acara sayang- sayangan Aini dan Yoga kembali ketengah pesta mereka berdua
Lipi pun melihat Yoga dan Aini
, lalu lipi pun mendatangi Aini dan Yoga
Haai bro jadi juga rupanya ya... Kata lipi sambil tertawa ha.. Ha ha lipi pun menyalami
Yoga
dan saat menyalami Aini , lipi dan Aini pun Sama - sama ..terkejut loh ....kamu sepertinya aku kenal deh kata lipi pada Aini .
"....Kamu Aini kan kata lipi pada Aini , kamuuuu Lipi teman Smp aku
Lipi dan Aini pun berjabat tangan erat sekali
Sampai - sampai Yoga cemburu.
"Au aduuh " Sayang tolong lihatkan mata aku ni kayaknya kemasukan debu ni
Yoga berusaha mencari alasan agar Aini dan Yoga tak terlalu akrab
Mami dan papi Yoga tersenyum melihat
Tingkah anaknya persis seperti papi nya
Yang suka cemburu
Sedangkan pak Andre ayah Aini berpikir
Ingin menikah lagi
karena beliu sudah 11 tahun menduda. Dan memang sudah seharusnya beliu memikir kan dirinya,
Bagai mana pun tak lama lagi Aini juga
Akan meninggalkan nya dan pergi kuliah ke luar negri
Sedangkan pak Andre tidak punya siapa - siapa lagi selain Aini putri semata wayangnya itu
Maka pak Andre ingin mencari istri baru
pengganti Annisa yang sudah lama
Meninggalkannya untuk selamanya.
tetapi terkadang saat sendiri pak Andre
sering menangis bila terbayang dengan wanita
yang di cintainya itu.
Pak Dafit melihat pak Andre yang duduk
melamun sendirian di ruang tamu
lalu pak Dafit pun menghampiri pak Andre
"...ada apa kok... menyendiri begini
mata pak Andre terlihat sembab , apa yang membuat bapak bersedih kata pak Dafit
__ADS_1
"...saya teringat almarhumaah istri saya Annisa
wajah begitu lembut dan baik hati
sudah sekian lama dia pergi meninggalkan
saya tapi saya tak pernah sesedih pak
ini hari bahagia putrinya mungkin beliu
juga turut bahagia disana
seandainya Annisa masih hidup pasti saya
melihat senyum bahagianya itu.
"... Pak bu nisa pasti ada disini
hanya saja kita tidak melihatnya , mungkin
saaat ini beliu juga menangis pak melihat
bapak seperti ini kata kata pak Dafit kepada pak Andre
iya pak saya tau itu tapi rasa sedih ini
hadir begitu saja dengan sendirinya
"...Saya sebenarnya salut kepada bapak yang begitu
sabar dan tabah menghadapi ini semua.
"...papi di cariii rupanya disini kata bu Hani
kepada pak Dafit suaminya
"...loh pak " ayo kesana aja bersama anak- anak kita
tak berapa lama Yoga dan Aini pun datang
menyusul juga
ayo .. ayo kita kembali ketempat acara
nanti tamunya bingung lagi
dimana yang punya pesta
mereka berlima kebali ketengah tamu undangan
Ardita dan wadi juga baru datang
"...hei ....Aini kata Ardita
"...kamu mirip bidadari malam ini cantik sekali
"...iya dong jelas kalau tidak mana mungkin
aku tergila - gila
sampai - sampai nekat begini ha ha ha ha
tawa mereka ber empat terdengar oleh lipi
yang lagi asik menyantap makanannya
lipi pun bangkit dan menghampiri mereka
sambil membawa makanan nya
"..hei ini siapa kata Ardita kepada Yoga
dia Lipi teman aku kata Yoga iya teman aku juga kata Aini pada Ardita dan Wadi
"...kok aku gak pernah lihat ...? kata Wadi
ya iyalah Lipi kan tinggal disini di bogor
kata Yoga ha ha ha mereka tertawa lagi
bisah dong bagi WA nya kata Ardita si gadis
imut itu
aduuuh aku lupa pulak bawa ponsel
nomornya aku gak ingat kata Lipi mengelak
rupanya dalam hati Lipi masih punya perasaan kepada Aini
dan sesekali matanya memandangi Aini
tetapi apabila Aini melihat Lipi pura- pura
buang muka
gaees cerita nya kita sambung ke episode 10 ya
jangan lupa di baca like coment ya
__ADS_1