
Didalam mobil tangan Yoga terus nempel di
pinggang Aini
sementara tanpa mereka sadari Lipi sering
curi curi pandang kepada mereka berdua
Aini tiduran di paha Yoga
sesekali Yoga mencium kening istrinya itu
dan sebentar - sebentar Yoga mencium tangan
Aini
tapi di tengah jalan mendadak Aini mual dan
ingin muntah
auwek.. auwek auwek . mobil pun ppdiberhentikan pak supir ke pinggir jalan .
"....pak supir tolong dong ambilin minum .
seru Yoga kepada pak supir mereka
tapi yang mengambilkan minum buat Aini bukannya pak supir , tetapi Lipi
"..ini Yoga ....! Kata Lipi .dan ketika Yoga
Ingin mengambil air minum dari tangan Lipi tiba - tiba Aini pingsan
Yoga jadi panik , melihat Aini lunglai tak berdaya.
dan sewaktu Yoga menggendong istri tercintanya itu tiba- tiba ada se seorang bersepeda motor yang menyenggol Yoga dari samping
Sehingga membuat Yoga dan Aini pun terjatuh ke sisi jalan.
Lipi yang ada di lokasi kejadian merasa bersalah karena sudah mengajak mereka berdua jalan tadi
"....Pak tolong bantu pak ' kita harus segera
Membawa mereka berdua kerumah sakit
para perawat pun datang menolong karena mereka memang sudah di depan rumah sakit
Lipi pun meng hubungi pak Dafit juga bu Hani
bu Hani dan pak Dafit pun jadi cemas
dan buru buru bergegas kejakarta
selama di jalan Bu Hani menangis terus.
"...papi anak kita pi ", Yoga dan Aini , kata bu Hani
di tengah jalan , pak Dafit gugup mendengar
istrinya yang terus saja menangis.
tiba - tiba ada mobil truk melintang ,
,untung ada pak polisi menolong
hampir saja pak Dafit dan bu Hani menabrak truk
"...Papi pelan- pelan deh pih. . . "
Mami takut hampir saja , kita kenapa kenapa
"...Papi juga ikut panik mi, kamu nangis terus ,"Papi gak kuat melihatnya
"...Bagai mana mami gak menangis , baru kemarin kita tertawa bahagia dangar kabar
Mereka ,
"...Eh Sekarang sekarang kok kabarnya
Jelek gitu.
"....Itulah namanya hidup ' mami , tak semua harus Sesuai dengan keinginan kita mi
Setelah sampai dirumah sakit bu Hani melihat buah hatinya lagi dibawa ke UGD
Darah di kepala Yoga terus saja berkeluaran
Akibat terjatuh dan terbentur batu tadi
Terlihat Lipi dan pak supir di ruang tunggu
Lipi terus saja berdo'a
"... . Ya allah selamatkanlah teman- teman
Saya
Perasaan berdosa terus saja menyelimuti
Hati Lipi .
Ya allah seandainya tadi aku tak datang
Mengajak mereka keluar ini tak mungkin
Terjadi.
Air mata Lipi bercucuran dengan sendirinya
Hati Lipi terus saja berkata ya Tuhan ....!
__ADS_1
Mungkin ini teguran bagi ku , karena aku
Masih saja menaruh hati kepada dia
Sementara aku sendiri tau kalau Aini
Itu sudah milik orang...!
Lipi memukul - mukul kepalanya sendiri
Pak supir yang duduk disebelah Lipi
Jadi heran sendiri dengan tingkah anak
Muda yang ada di sampingnya itu
"...Kamu kenapa nak ...?
Tanya pak supir kepada Lipi ., sepertinya
Kamu amat terluka ya...?
"...Bapak perhatikan kamu begitu menyayangi Mereka ya.
"...Nak terus terang ya.. ", bapak juga
Sedih melihat non Aini dan Yoga terluka
Tapi kita harus sabar dan berdo'a
Itu lebih baik nak....!
"...Pak ini semua salahku .
Aku yang mengajak mereka jalan tadi
"... Nak tak ada yang bersalah disini
", ini semua Sudah takdir Kita hanya tinggal menjalani saja.
"...Ia pak Terima kasih banyak ya pak...!
Bapak sudah mendinginkan hati saya .
Setelah satu jam Yoga dan Aini dirawat barulah Aini sadar, dan tak lama kemudian Yoga juga sadar.
".... Aku bersyukur kepada mu ya tuhan
"...Ya robbi hamba berterima kasih yang sebesar - besar karena atas ijin mu ' anak hamba sembuh ya Allah
Lipi yang mendengar bu Hani berucap
Langsung bangkit dari duduknya dan berlari
Melihat keadaan Yoga dan Aini
Takut sekali kawan. Kata Lipi
".... Tante Lipi keluar sebentar ya....! Sapa Lipi kepada bu Hani mami Yoga
"... Kemana kamu nak...?
Tapi Yoga dan Aini baru saja sadar..!
"...Tante Lipi sebentar saja kesana ada yang mau Lipi ambil.
"..Oh iya pergilah nak..! Yoga tinggal Lipi
Sambil berbalik melangkah keluar dari
Ruangan dimana Yoga dan Aini dirawat
Lipi pergi membeli buah dan beberapa roti dan juga minuman , karena Lipi sadar kalau
Istri temannya lagi hamil muda
Diam diam menyelipkan perhatiannya kepada
Aini
Lipi memilih buah buahan segar
dan setelah selesai belanja Lipi pun kembali
kerumah sakit
Setelah sampai
"...assalamu alaikum...!
wa'alaikum JAWAP Yoga dan Bu Hani
"...ini bro aku ada beli buah tadi ' loh
nak kok repot-repot nak.. ," tante gak enak
jadinya, ini untuk sahabat aku Aini dan Yoga tante.
"..Terima kasih ya nak...! kamu sudah begitu
perhatian kepada anak dan mantu tante.
sama sama tan.
Aini pun melahap buah mangga manis yang
dibeli Lipi tadi
Yoga pun memperhatikan istrinya yang lagi
__ADS_1
melahap mangga
dan rasa cemburu dan jutek Yoga pun jadi
timbul
"...enak ya , manis buah nya , kamu sampai
lupa nawarin aku dan kemari - kemarin
sepertinya kamu gak pernah tuh se enak itu
makan buahnya,
tapi mungkin rasa buah yang kamu makan
kali ini beda ya rasanya...?
"...Yoga kamu ini apa - apaan istri mu itukan
lagi hamil muda ya wajar lah dia suka
buah, apa lagi buah mangga.
"....kamu kok seperti anak - anak gitu Yoga,
kesian teman mu Lipi dia udah capek -
capek beli ini untuk kalian berdua
kok kamu cemburuin gitu....! kamu gak malu ya kepada Lipi.
papi dan mami tak suka melihat tingkah mu
yang seperti ini.
" beberapa bulan lagi kamu itu sudah jadi ayah ....!
Assalamu'alaikum....!
waalaikumsalam....! pak Andre datang,
loh kok saya dengar ada marah marah
gak ada apa - apa kok pak saya cuma menasehati anak saya Yoga
"...Lipi minta maaf ya pak ...! kalau meembuat ke adaan jadi enggak enak gini
loh nak kok kamu minta nak... ! kamu tak
salah apa- apa Yoga aja yang keterlaluan.
Aini diam saja dan tak menyangka kalau
suami tercintanya itu seorang laki-laki
pencemburu rupanya. Air mata nya meleleh
karena di omelin suaminya tadi
"...loh kok nangis nduk... ! kata pak Andre
kepada putrinya itu, jaga kandungan mu
kamu itu lagi berbadan dua, enggak boleh
stres , kasian bayi nya didalam.
"..Yoga Aini , ini anak semata wayang ayah..!
jangan sampai dia bersedih seperti ini,
walau pun ayah , orang tuanya satu satunya
tapi selama ini ayah mampu menjaga hati nya.
dan tak pernah ayah biarkan Aini menangis.
tetapi mengapa sekarang setelah bersama mu dia jadi sedih seperti ini
jika kamu sudah tak mampu untuk hidup
bersama Aini
kembalikan dia kepada ayah .
ayah pun mampu merawat nya dan membahagia kannya ,
"...pak kami minta maaf pak ...! atas sikap anak kami ini.
"..Lipi .." om dan tante juga minta maaf yang nak...!
kami berdua pun tak tau entah setan apa yang ada dipikiran , anak ini
Yoga hanya diam , mau minta maaf malu
tapi di dalam hatinya ada penyesalan yang dalam
"..aduuuh bagai mana ini.
bersambung....
Sobat ku semua sampai sini dulu yaa cerita
bersambung ke episod selanjutnya
'
.
__ADS_1