Legenda Pedang Iblis Biru

Legenda Pedang Iblis Biru
Chapter 18:Tujuan dan kekuatan


__ADS_3

Setelah mereka melakukan persiapan mereka pun berdiskusi terlebih dahulu dan memperingatkan Shark dan Kaguya untuk berhati hati.


Karena di Akademi tersebut banyak sekali orang licik dan suka memanfaatkan orang lain.


"Baiklah semua ayo kita diskusi terlebih dahulu,aku juga punya sesuatu untuk dibicarakan."


Kai memanggil Zero,Shark dan Kaguya untuk berkumpul terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.


"Ada apa guru Kai."ucap Shark.


"Dengar kita akan melewati jalur terlama untuk kesana."


"Ehh bukannya itu...."


Ucapan Zero langsung dipotong oleh Kai,Kai beralasan bahwa kalau melewati jalur alternative pasti ada banyak musuh dan orang lain yang punya tujuan sama maupun tidak.


"Aku tahu itu sangat jauh,tapi kalau kita lewat jalur alternative itu sama saja dengan bunuh diri."


Shark terheran-heran dengan ucapan Kai,Shark pikir mereka kan kuat kenapa tidak lewat jalur alternative saja biar lebih singkat.


"Guru aku tidak setuju dengan rencanamu."


Ucapan Shark membuat Kai kaget.


"Apa alasanmu tidak setuju denganku."


Kai bertanya karena dia merasa aneh saja terhadap sifat Shark yang mulai melawan akhir-akhir ini


"Kita kan kuat kenapa tidak lewat jalur yang bisa membuat perjalanan menjadi singkat saja itu lebih baik."


Melihat dan mendengar semua ini membuat Zero muak dan ia langsung menghentikan perdebatan kedua orang tersebut.


"Berhentilah kalian,kita ini kelompok kan."


Shark pun meminta maaf lalu menjelaskan kenapa dia ingin melewati jalur alternative.


Begitu juga Kai,ia menjelaskan kenapa harus pakai jalur terlama saja itu dikarenakan banyak musuh disana yang menunggu mangsa nya lewat.


Kai juga berkata bahwa meskipun kita sampai disana,tetap saja akan sulit untuk masuk dikarenakan ada pelindung tidak terlihat dan jika kita menyentuhnya tubuh kita akan terbakar.


"Ada sebuah pelindung disana belum pernah ada yang bisa menghancurkannya bahkan aku sendiri pun tidak bisa."


"Tenang saja,aku dan pedang suciku pasti bisa menghancurkannya,lagi pula kalau ada musuh kita tinggal melawannya saja,anggap saja ini latihan untuk meningkatkan kerjasama."


Mendengar itu Kai mengalah dan hanya memberi peringatan untuk berhati-hati karena di akademi itu banyak sekali orang licik.


"Baiklah aku mengalah,tapi ingat di akademi itu banyak sekali orang licik berhati-hatilah,ok."


"Iya kami mengerti."


"Baiklah ayo berangkat."


Zero nampak bersemangat sekali karena dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan kawan-kawan lamanya yang mungkin saja masih ada di akademi pembunuh iblis tersebut.


"Kau nampak bersemangat sekali Kai."


"Oioi,panggil aku paman karena usiaku juga sudah menginjak 26 enam tahun,tidak-tidak kakak saja,ok."


"Beri aku 10 juta keping emas untuk melakukannya."


Shark memberi sedikit dorongan agar Zero menunjukan sifat aslinya kepada yang lain.


"Hahh,banyak sekali kau pikir aku adalah kau apa dasar orang kaya baru."


"Diamlah aku tahu kau sering genit pasa perempuan-perempuan di desa benar bukan."

__ADS_1


Zero langsung terdiam sekaligus sedikit malu karena sifat aslinya telah dibeberkan oleh Shark.


"Sudahlah Shark,tetap fokus pada jalannya saja karena perjalan kita lumayan juga."


"Baiklah jika kau yang mengatakan itu Kaguya."


Kai berpikir bahwa Shark mencoba untuk membicarakan sesuatu tetapi dia menutupinya selama ini.


Karena penasaran ia pun bertanya.


"Hei Shark ada yang kau tutup-tutupi kan."


Shark terkejut dan hanya memberikan senyuman kecil kepada Kai sambil berkata.


"Aku baik-baik saja kok."


Kaguya pun menanyakan bagaimana cara Shark bisa mencabut pedang tersebut.


Karena setahunya belum pernah ada yang berhasil.


Shark menjelaskan bahwa ia pun tidak menduga ia bisa mencabutnya lagi pula ia tidak terlalu memikirkannya.


"Aku tidak tahu,selepas cahaya itu muncul aku langsung pingsan dan selepas aku bangun pedangnya tiba-tiba ada di tanganku."


"Mungkin itu karena tekad mu yang kuat."


"Mungkin saja tapi kurasa karena aku mempunyai tujuan yang mungkin belum pernah bisa dipikirkan bahwa mereka bisa melakukannya."


Kai kaget dan bertanya tujuan Shark sebenarnya.


Shark pun menjawab.


"Sebenarnya ini adalah ambisi untuk membalas kematian kakek ku."


"Kakek mu,kenapa dengannya."


Semua orang pun kaget dan bertanya-tanya kenapa,ternyata ada orang yang pernah bertarung langsung dengan raja iblis.


"Dia pernah bertarung dengannya."tanya Kaguya.


"Ya dan aku harus melaksanakan keinginan terakhirnya."


"Apa keinginan terakhir kakek mu,siapa tahu kami bisa bantu."


Shark menghentikan langkah nya dan memasang wajah dingin dan berkata.


"Membunuh manusia yang ada di luar desa daun."


Sontak itu membuat Kai,Kaguya dan Zero kaget.


tanpa diduga Kaguya berjalan kearah Shark dan langsung menamparnya.


"Apa kau bodoh,kenapa kau ingin melakukan itu."


"Untuk mencapai tujuan ku."


Kaguya mengeluarkan aura pembunuh miliknya dan ia mengeluarkannya dengan kekuatan penuh.


Kai dan Zero langsung menenangkannya.


"Tenanglah beri dia waktu untuk menjelaskan."


Karena penasaran sekali dengan maksud dari perkataan Shark,Zero lalu bertanya.


"Oi Shark,kenapa kau mau melakukan itu memangnya kenapa dengan manusia di luar desa itu."

__ADS_1


Shark kembali memasang wajah dingin dengan tatapan tajam lalu ia berjalan ke arah Kaguya dan berkata.


"Kaguya untuk melakukan itu aku butuh bantuanmu."


"Aku tidak akan pernah melakukannya,lagipula kenapa apa alasanmu."


Shark berkata dengan lantang.


"Itu karena para manusia di luar desa adalah musuh."


Kai heran dengan perkataan Shark,kenapa,apa tujuannya,ia masih sangat bingung mendengar perkataan Shark bahwa manusia di luar desa adalah musuhnya.


Shark kemudian menjelaskan hal tersebut.


"Aku hanya akan membasmi manusia di sekitar area desa dan pulau di dekat akademi saja."


"kenapa,apa tujuannya."


"Sekitar 10 tahun lalu mereka memutuskan untuk mengirim kakek ke raja iblis."


Shark berkata bahwa ia sangat menyayangkan keputusan itu,karena itu membuat kakek yang ia sayangi mati,setelah itu keluarga mereka pun diasingkan.


"Aku akan membunuh semua nya walau pun harus mengaktifkan gemuruh para iblis itu."


"Apa yang kau katakan."


"Aku akan menjadi raja iblis dan mengahancurkan mereka,tidak bukan itu saja,bukan hanya desa yang ada di sekitar desa saja bahkan seluruh dunia akan ku hancurkan."


Kaguya marah lalu menampar Shark untuk kedua kalinya.


"Apa yang katakan dosa seperti itu tak akan bisa diampuni."


"Aku tidak peduli hanya dengan menyisakan penduduk desa saja dan membangun populasi yang baru itulah tujuanku."


Mereka bertiga keheranan dengan perkataan Shark dan Shark pun melanjutkan bicaranya.


"Kaguya aku menjadikan mu kekasih dengan berharap kau akan membantuku, tetapi nyatanya tidak kau hanya lah akan menghalangiku,Kaguya mulai sekarang kau dan aku sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi."


Kaguya menangis mendengarnya.


"Shark apa itu tujuanmu?."ucap Kai


Shark menatap Kai dan tersenyum.


"Itu adalah tujuan kakek ku dan aku akan mewujudkannya."


Kemudian Shark mengeluarkan pedangnya lalu dia mengelurkan jurus yang ia warisi dari kakeknya.


Jurus itu tidak pernah ia perlihatkan karena ia menunggu saat yang tepat untuk melakukannya.


"Awas menghindar."ucap Kai dengam keras.


Pedang Shark tertancap di tanah dan tiba-tiba aura hitam menyelimuti pedangnya dan mata Shark berubah menjadi merah seperti iblis.


Lalu tercipta sebuah kostum berwarna hitam bergaris merah.


Lalu ia berkata dengan suara keras.


"Devil's style: Demonic sword art"


Kaguya,Kai dan Zero kaget sekaligus sedikit ketakutan.


Tidak berhenti sampai disitu setelah melakukan jurus perubahan ia pun mengeluarkanjurus teleportasi dengan kekuatan penuh.


"Demon style: Full teleportation"

__ADS_1


Kemudian mereka berempat langsung berada di depan pintu yang dilapisi pelindung di sekitarnya.


Mereka sangat kaget dan Shark hanya tersenyum dan melihat ke arah Kaguya,Kai dan Zero.


__ADS_2