Legenda Pedang Iblis Biru

Legenda Pedang Iblis Biru
Chapter 5:Mawar si rambut merah


__ADS_3

Setelah membelah pohon itu dan membuatnya menjadi kering,Shark tidak sadar bahwa ada orang yang melihat bagaimana dia bisa menebang dan membuat kering pohon itu.


"Hei kau luar biasa."


Sambil terkejut Shark pun menoleh ternyata itu adalah mawar si gadis berambut merah yang pernah menolongnya sewaktu ia masih kecil dulu.


Dengan meminjamkan uang pada kedua orang tua nya.


"wah wah wah tidak kusangka anaku telah menjadi anak yang berbakat dan kuat."ucap Mawar.


Setelah mendengar kata kata itu Shark pun terkejut dengan apa yang dikatakan oleh mawar dan dia pun bertanya?.


"Apa kau bilang,kau bilang bahwa aku anakmu tidak-tidak mungkin,apa tuan putri sedang bingung atau apa."tanya Shark.


(Mawar dipanggil tuan putri karena dia adalah putri dari pemimpin desa yang ia tempati)


Wajah mawar pun menjadi pucat dan langsung pergi meninggalkan tempat itu, terlihat ia menangis dan mengingat kembali masa lalunya bersama orang yang ia cintai, tetapi ujung ujung nya orang yang dia cintai meninggalkan nya dan pergi dengan wanita lain.


Dan juga alasan yang ia katakan pun tidak jelas,Mawar merasa dirinya telah hancur waktu itu dan saat itu pun ia sedang mengandung anak dari orang yang ia cintai tersebut,setelah beberapa lama Mawar pun mendengar kabar bahwa mantan suaminya telah meninggal dunia akibat terkena tusukan 3 kali di bagian perut kaki dan juga dada.


 

__ADS_1


Sejak saat itu Mawar berpikir.


"Apakah harus ku buang saja bayi yang ada dalam kandungan ku ini tapi emmmm."


Sambil berpikir beberapa lama akhirnya ia pun mengambil keputusan untuk menyerahkan bayi itu pada sang pelindung desa yaitu ayahnya Shark.


Saat itu ia sempat berbicara terlebih dahulu dengan tetua desa dan akhirnya ia pun memutuskan untuk membesarkan bayi itu.


(kembali ke kondisi sekarang)


Setelah mengingat tentang masa lalunya yang kelam mawar berpikir.


Setelah itu ia pun menghampiri Shark kembali dan setelah berpikir cukup lama akhirnya ia membernaikan diri untuk mengatakan apa yang sebenarnya.


"ehh aku ingin mengatakan suatu hal yang penting padamu apa orang tuamu ada."


Shark pun menjawab"Ya,ada memangnya mengapa tuan putri."tanya Shark.


"Aku ingin berbicara dengan mu dan orang tua mu."


 

__ADS_1


Setelah itu Shark pun mengijinkan masuk sang putri,lalu sang putri pun disuguhkan makan dan minum.


"Terima kasih atas suguhannya tetapi maaf pak penjaga sebenarnya aku kesini ehhh untuk membawa Shark pulang ke rumahku."


Lantas perkataan nya pun membuat seisi rumah kaget mendengarnya.


Ayah nya Shark pun menjawab.


"Yahh akan kukatakan yang sebenarnya,Ehhh...Shark sebenarnya tuan putri ini adalah ibumu."


Sontak itu membuat Shark kaget dan menangis mendengar dan hanya bisa menerima keadaan yang sedang terjadi.


"Apa mengapa kalian merahasiakan itu semua dariku dan ibu juga mengapa ibu membuangku."


Mawar pun menjawab.


"Bukan seperti itu nak tapi."


Mendengar kata kata itu Shark pun lari keluar sambil menangis ia berlari ke hutan dan ingin merenungkan semuanya sendiri dan saat ia sedang merenung datang seorang kakek misterius.


 

__ADS_1


__ADS_2