
Setelah kehilangan tangannya akibat pertarungan nya dengan Hylos,Shark memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.
Aku sedang tertidur di tenda dan tiba-tiba Thor datang menghampiri ku sambil memasang wajah penasaran.
"Halo,bagaimana keadaaanmu sekarang."
Aku terkejut dan langsung melihat,ternyata itu adalah Thor.
"Seperti nya kita masih diberi kesempatan hidup benar bukan."ucap ku.
Thor yang nampaknya tidak bisa menyembunyikan apa yang ingin dia katakan memutuskan untuk langsung bertanya.
"Hei Shark,apa alasanmu menyerang akademi."tanya Thor dengan ekspresi seriusnya.
Aku pun terkejut mendengar hal itu karena tidak menyangka saja seorang Thor bisa sampai sepenasaran ini dengan kisah hidupku.
"Aku melakukannya karena aku hanya ingin melaksanakan keinginan terakhir kakek ku,tapi semua itu berubah sejak kakek tidak jelas itu memerintahkan ku untuk berhenti."jawabku.
Thor kembali penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Shark,dikarenakan dia tidak pernah merasakan rasanya bertemu kembali dengan orang yang sudah lama mati.
"Hei,bagaimana rasanya bertemu dengan orang yang kau ingin temui kembali,padahal orang itu sudah mati,contohnya saja kakekmu."ucap Thor.
Suasana menjadi hening sejenak,aku memikirkan jawaban apa yang harus kuberikan pada Thor.
"Munkin dengan ikatan dan keinginan yang kuat untuk bertemu walaupun hanya dalam mimpi begitulah menurutku."jawabku.
Thor nampak terkejut dan ia mamasang wajah sedih sambil menjawab pernyataan yang ku ucapkan.
Aku merasa sedikit bersalah karena mengatakannya sih tapi kalau tidak dijawab pasti dia akan terus dihantui rasa penasarannya.
"Hei paman Thor kau tidak apa-apa kan."tanya ku pada padanya karena dia terlihat sedih.
Thor memalingkan wajahnya sambil tersenyum.
"Ehh...ya aku tidak apa-apa,lalu bagaimana denganmu sekarang satu lengan mu sudah tidak ada bukan,bagaimana caramu bertarung kembali?."
"Aku juga bingung bagaimana mengatakannya tapi nampaknya aku akan. berhenti saja dan menjalani kehidupan normal saja."jawabku.
Aku merasa berat untuk mengatakan hal tersebut karena hal itu dapat melukai hati Guru serta warga desa yang sudah menaruh kepercayaan padaku.
"Apa...berhenti...tidak meskipun hanya satu tangan,aku tahu kau bukanlah orang yang lemah...kau bahkan menyelamatkan kami."
"..."
Aky tidak bisa melanjutkan pembicaraan oleh karena itu aku hanya diam karena sudah kehabisan kata-kata.
Thor meninggalkan tenda.
"Apa-apaan ini kenapa aku harus mengalami kejadian seperti ini,apakah ini akahir bagiku untuk memegang pedang."ucap ku di dalam hati.
__ADS_1
Aku mendengar suara langkah kaki dari luar dan bertanya-tanya siapa lagi orang yang akan masuk tenda ku tanpa izin.
"Aku masuk ya."
Saat mendengar itu aku tahu kalau itu adalah Kaguya karena suara nya yang lembut.
"ya,silahkan."
Kaguya pun masuk ke dalam tenda yang hanya muat untuk dua orang saja.
"Bagaimana keadaanmu sekarang,apa kau sudah merasa baikan?."
Aku pun mencoba untuk membuat dia kesal dengan mengalihkan pembicaraan.
"Hei Kaguya,sebenarnya sudah lama aku merahasiakan ini...sebenarnya aku...."
Aku merasa sulit untuk mengatakan nya tetapi ini agar Kaguya tidak membicarakan tentang perjalanan ataupun yang lainnya yang berkaitan dengan pedang.
"Kau ingin mengatakan apa?."
Kaguya melontarkan pertanyaan nya yang langsung membuatku kaget dan aku langsung memberitahu nya walaupun ini bohong.
"Sebenarnya kau tahu ada banyak sekali laki-laki dan perempuan di desaku,emm."
Kaguya nampak keheranan dengan perkataanku dan ia tidak mempedulikannya juga karena dia menganggap aku akan mengatakan sesuatu yang tida penting.
"Kau tahu ada seorang wanita disana dan dia sangat cantik,mempunyai postur tubuh yang bagus bahkan lebih bagus darimu."ucapku.
Kaguya yang mendengar hal itu langsung menatapku dengan tatapan seram dan tersenyum.
"kau tidak akan selingkuh kan."
Aku terkejut sekaligus sedikit takut karena jika ia marah aku akan kalah darinya karena aku menganggap kekuatan Kaguya angat kuat bahkan melebihi raja iblis.
Aku pun mencoba memancingnya kembali.
"Memangnya kalau aku selingkuh kau mau berbuat apa terhadapku."ucapku sambil tersenyum tetapi di dalam diriku bergemetar.
Kaguya mengambil sebuah batu yang berada di luar tenda membasahinya dengan air lalu menggesekan pisau ke batu tersebut.
"Kamu tahu Shark,aku menjadi kekasihmu bukan untuk mendengar hal itu,kau mengerti kan."ucap Kaguya sambil menggesakan pisau nya.
Dengan rasa gemetaran aku menjawab pernyataan Kaguya.
"Yah tapi dia membuatku serasa tidak tahan untuk menjadikannya kekasihku bahkan ingin menikahinya,Hahaha."ucapku.
"Heh"
Kaguya terkejut dan memasang wajah marah,aku pun ketakutan dan merasa aku membunuh diriku sendiri dengan mengatakan hal itu.
__ADS_1
"Bodohnya aku,sekarang lihat kan Kaguya nampak marah."ucapku di dalam hati.
"Da...da...da...da...dasar tukang selingkuh."
Kaguya berteriak dan langsung memukulku dengan keras sampai tenda nya robek.
Aku terlempar keluar tenda sampai-sampai aku tercebur ke danau.
Kaguya yang melihat itu langsung melompat ke danau sambil melayangkan pisau miliknya.
Aku pun kaget serta panik dan mencoba memanggil yang lain tetapi aku lupa bahwa mereka pergi mencari bahan makanan.
Setelah beberapa lama dimarahi dan mendapat beberapa pukulan serta tamparan,akhirnya Kaguya mulai tenang dan aku mencoba menjelaskan semuanya.
"Emmm,Kaguya akan kujelaskan semua nya,dengar aku hanya bercanda dan aku hanya ingin melihat ekspresi mu saja."
Kaguya menatapku sambil tersenyum.
"Ya jika kau berani menyelingkuhiku atau bermain di belakang ku maka hukuman yang aku terima akan lebih berat dari sekarang,mengerti."ucap Kaguya.
"Ya aku mengerti tapi bagaimana jika aku menikahi mu dan juga menikahi gadis itu,tapi tenang kau akan menjadi yang pertama."ucapku.
"Tidak kau hanya milikku dan hanya aku yang boleh memilikimu."ucao Kaguya.
Aku merasa Kaguya mengatakannya dengan serius.
"Oh ya secantik apa sib dia,coba tunjukan melalui sihir Profile."ucap Kaguya.
"Emm baikalah ini dia."
Aku menunjukan seseorang yang sempat kusukai waktu kecil.
Kaguya kaget melihat penampilannya yang sangat cantik dan anggun dengan gaun bunga yang membuat aura nya semakin terlihat.
"Ja...jadi ini."ucap Kaguya.
"Ya benar kau lihat kan dia sangat cantik."jawabku.
"Hei Shark,kau tidak akan selingkuh kan."
Aku kaget mendengar Kaguya mengatakan hal itu lagi dan karena aku ingin mengalihkan pembicaraan aku mengatakan hal yang membuat dia semakin marah.
"Yah jika ada kesempatan,waspadalah."ucapku.
Kaguya berdiri dan dia berkata bahwa saat dia pulang nanti akan kutunjukan bahwa aku lebih cantik darinya.
"Akan kubuktikan bahwa aku lebih cantik darinya,tunggu saja saat kita kembali."
Kaguya pergi meninggalkanku,aku menghela nafas dan berpikir bahwa ini lebih baik daripada membicarakan pertarungan lagi.
__ADS_1