Legenda Pedang Iblis Biru

Legenda Pedang Iblis Biru
Chapter 26:Kematian di depan mata


__ADS_3

Kematian Hylos menyebabkan pertengakaran besar di


pusat pendekar pembunuh iblis dan semua orang menyalahkan Shark atas kejadian itu,oleh karena itu Shark pebih memilih untuk pergi dan meninggalkan apa yang ia sudah lalui bersama dengan orang yang selama ini dia kenal.


(Rapat di pusat)


Ketua pendekar:"Baiklah bagaimana mengatakannya ya...sebenarnya ini juga menyangkut salah satu dari kita.


Orang-orang yang hadir di rapat otu pun kebingungan tentang apa yang akan dibicarakan oleh seorang ketua pendekar yang merupakan pendekar terkuat.


Pendekar peringkat 1:Maaf pemimpin sebernarnya ada apa sampai anda mengumpulkan kita semua.


Seorang ketua menarik nafas terlebih dahulu lalu menghembuskannya,dengan tenang dia menjawab.


"Hylos telah terbunuh beberapa hari yang lalu dan yang bisa menjelaskan ini adalah...."


Sang ketua melirik ke arah Violet yang duduk manis dengan tubuh gemetaran.


"Kenapa kau gemetaran begitu pendekar Violet tenang saja aku tidak akan menghukumu disini,itu juga jika kau mau berbicara dan memberitahukan pada kami semua."


Violet menghela nafas sebentar lalu berdiri dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh samg ketua.


"Baiklah ketua maaf atas ketidaksopanan saya tapi,saya hanya ingin menegaskan bahwa Hylos lah yang bersalah atas kejadian ini."ucap Violet.


Semua heran dengan apa yang sudah dikatakan oleh Violet dan bertanya tanya apa yang sudah terjadi.


"hmmm alasannya."tanya ketua pendekar.


Violet mengingat kembali apa yang dikatakan Kai saat Shark masih belum sadarkan diri


(Flashback)


"Dia masih terlalu dini untuk disalahkan...sebenarnya yang salah itu adalah aku yang memaksanya untuk ikut dan berlatih denganku."ucap Kai.


Violet heran lalu dia bertanya.


"hmm tidak biasanya kau seperti ini,kau kenapa."


"Aku sudah menduga hal ini tapi aku tidak ingin kau tersinggung."ucap Kai.


Violet kebingungan dengan apa yang dikatakan Kai dan mencoba kembali bertanya.


"Sebernarnya ada apa ini."

__ADS_1


Kai menarik nafas dalam.


"Mungkin saja nanti Hylos akan menyerang desa ini lalu memporak-porandakan nya."ucap Kai.


Violet terkejut dan ia pun langsung mundur ke belakang sambil tertawa kebingungan.


"tidak...itu tidak mungkin kan,kenapa kau menduga hal itu akan terjadi padahal kau sama sekali bukan siapa-siapa."


Kai melihat Violet dan dia langsung membeberkan alasannya.


"Alasannya karena anak itu,dia memiliki pedang iblis itu dan jika saja Hylos memilikinya maka mungkin kita takkan bertahan lama benar bukan?."


"Apa sebernarnya yang terjadi antara mereka berdya dan kenapa kau melibatkanku dalam hal ini."


Kai medekati Violet dan menjawab dengan nada yang meyakinkan.


"Karena aku tahu kau itu kuat...anak itu mungkin akan menjadi burononan suatu hari nanti dan dia hanya akan memikirkan cara selamat."


Violet terkejut karena Kai mendekatinya secara tiba-tiba dan hanya menundukan kepala sambil menghela nafas sedikot demi sedikit.


"Hylos akan mengincarnya karena selain anak itu Hylos juga bisa mengangkat pedang itu,ya tentu saja itu belum pasti karena itu hanya rumor belaka."ucao Kai.


"Kau nampaknya sudah siap mati jika Hylos menyerang kesini ya dia kan lebih kuat dari kita yang ada disini,dia itu...."


"Tidak"


"Dengan kekuatan iblis miliknya dia bisa mengalahkan Hylos tetapi itu tidak mudah."ucap Kai.


Setelah itu Zero datang dan lansung berbicara.


"Jika si Hylos itu datang maka Shark akan berhadapam dengannya kan."


Kai terkejut dengan kedatangan Zero begitupun Violet.


"Menurutku hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi,pertama adalah jika saja kita mengalahkan dan membunuh Hylos maka yang akan terkena dampak besarnya adalah Shark karena dia pemegang pedang iblis itu."ucap Zero.


"Kenapa Shark bukannya harusnya kita yang terkena dampak besarnya Zero?."tanya Violet.


"Itu karena pedang yang bisa memenggal kepala atau melukai Hylos hanyalah pedang milik Shark bukan oleh karena itu kau mengincarnya dengan cara membunuh tanpa menyentuh."ucap Zero.


"...Apa...yang kau mak...sud itu."


Dengan nada terbata-bata Violet mengatakannya.

__ADS_1


"Jangan pura-pura bodoh Violet kau tidak sanggup menyaksikan kematian Hylos kan oleh karena itu dari awal kau memang sudah mengincar Shark dari awal."ucap Zero.


Kai disini memahami situasinya dan mengetahui apa yang sudah terjadi,dia melirik ke arah Shark yang masih tidak sadarkan diri.


"Kau...."


"Kau menanamkan racun pembunuh bertahap pada obatnya lalu kau mengolahnya sedemikian rupa sehingga itu terlihat sama,kau sudah melakukannya dari awal pembuatan obat dan sekarang alasan Shark masih tidak sadarkan diri karena kau meracuninya."Ucap Kai.


Violet terdiam dan kaget setelah rencana busuknya tebongkar.


"Kau harus segera membuat penawarnya atau...."


Kai seperti kilat yang langsung berpindah dengan cepat ke belakang Violet lalu mengarahkan pedang ke leher Violet sambil memberi ancaman.


"Kau tahu aku adalh pengguna pedang ganda selain membunuh menggunakan seni pedang aku juga menggunakan racun jikalau situasinya tidak menentu."Ucap Kai.


Kai menggores sedikit bagian pipi dari Violet sambil tertawa kecil.


"hahaha,Seekor Ular yang mengincar anak ayam akan dimangsa oleh rajawali dan itu ibarat dirimu,cepat buat penawarnya dalam 48 jam jika saja itu tidak selesai maka kau akan...."


Violet menundukan kepala sambil menjatuhkan diri dan memohon ampun kepada Kai.


"Aku minta maaf atas kenaifanku ini kalau kau ingi. membunuhku bunuh saja tapi setidaknya jangan membunuhku dengan menyiksaku seperti ini."ucap Violet.


"Hmm apa yang kau katakan nona Violet Kai hanya menanamkan sedikit racunnya kok,tapi walau sedikit itu bisa membunuhmu dam 49 jam lagi lo bersiaplah."ucap Zero.


Mereka akhirnya membuat sebuah perjanjian dan semua orang disana menyetujuinya dan hanya ada 3 orang yang yahu yaitu Violet,Zero dan Kai.


(Kembali)


Violet berjalan ke hadapan ketua pendekar lalu duduk sila dan mengatakan kalau Shark melakukannya demi orang yang ia sayangi.


"Saya berpikir bahwa orang yang mengalahkan sekaligus membunuh Hylos itu hanya untuk melindungi orang yang ia sayangi,tidak salah bukan."ucap Hylos.


"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA"


Semua orang yang ada di ruangan rapat itu tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh Violet.


"Hey apa yang kau bilang Violet bagiku itu sangat menjijikan"ucap pendekar peringkat 3.


"Kau adalah orang yang membenci apa itu cinta dan kau juga payah dalam hal percintaaan."ucap Violet.


Karena kesal ia mengeluarkan pedangnya dan membuat pilar-pilar di ruangan retak.

__ADS_1


"Cukup Pendekar nomor 3 cukup."


Sang ketua pun mengambil langkah yang paling baik menurutnya dan menguntungkan juga bagi dirinya karena dia adalah tipe orang yang mengambil keuntungan dari sebuah masalah.


__ADS_2