Legenda Pedang Iblis Biru

Legenda Pedang Iblis Biru
Chapter 24:Awal dari sebuah akhir


__ADS_3

Setelah pingsan selama berhari-hari,aku pun akhirnya terbangun.


Tetapi saat dia mencoba untuk bangkit aku merasakan sakit yang luar biasa dari seluaruh bagian tubuhku.


"Ahhhhh"


Aku kesakitan dan langsung tertidur kembali bahkan berbicara pun susah.


Seseorang masuk ke dalam kamarku dan aku bertanya-tanya siapa orang itu,ia mengenakan baju berwarna putih keemasan dengan penampilannya yang anggun.


"Siapa kau"tanyaku.


"Namaku Violet salah satu dari 12 pendekar pedang yang akan membunuh raja iblis."ucap Violet.


Aku sadar bahwa aku telah kehilangan kendali penuh atas kekuatanku dan meluapkan semuanya sampai membakar hampir seluruh hutan di sekitarku.


"Apakah kau membantuku karena kau punya sesuatu yang mau ku lakukan?."


Violet tertawa kecil sambil duduk di sampingku.


Wajahku memerah kareja jarang-jarang ada wanita cantik sepertinya duduk di sampingku.


"Apa yang mau kau lakukan,aku kan tidak melakukan apa pun padamu."


Violet mengelus-elus rambutku dan tersenyum kecil sambil menatapku dengan tatapan seperti orang licik.


"Tidak melakukan apapun ya,tapi apa kau tidak ingat bahwa kau hampir membunuh kami semua."


Aku terkejut mendengar ucapannya dan mencoba kembali untuk berdiri karena ingin menemui yang lainnya dan meminta maaf.


"Hei kau jangan bangun dulu kalau kau bangun kondisimu malah akan memburuk."


Setelah mencoba bangun lagi-lagi sakit sekali rasanya,aku menanyakan kenaoa dan apa yang terjadi pada mereka.


"Apa mereka baik-baik saja dan apa yang kau lakukan pada mereka?."


Violet lalu memegang tangan kananku dan menunjukan telapak tanganku.


Aku pun kaget karena ada sebuah tanda di telapak tanganku.


"Wahhhh,apa ini kenapa ada tanda seperti ini di telapak tanganku."


"Hahahahahaha."


Violet tertawa karena melihatku keherenanan dan bahkan tidak tahu bahwa itu segel.


"Viorel kenapa,itu hanyalah sebuah segel yang ditanam dalam dirimu,diamlah aku akan memberikan obat untukmu."


Aku pun merasa lega setelah mendengarnya jadi dengan adanya segel ini setidanya kekuatanku tidak akan terlalu meluap keluar.

__ADS_1


"Terima kasih banyak,kupikir kau itu wanita yang baik dan cantik juga,oh ya kita belum perkenalan."


Sambil tersenyum aku mengenalkan diriku.


"Hai namaku Shark Viorel,aku berasal dari sebuah desa yang bernama desa daun sebaiknya jangan sungkan-sungkan jika ingin meminta bantuanku."


"Haloww namaku Violet Flower,aku berasal dari klan Flower dan aku juga pewaris dari klan itu."


Aku terkejut mendengar itu lagipula todak heran dia adalah pewaris klan rumahnya saja sudah seperti istana begini.


"Oh ya berapa umurmu."tanya Violet.


"Oh umurku sekitar 15 tahun."


"15 tahun jadi kau lebih muda 2 tahun dariku ya."


Aku terkejut lagi karena dia yang masih berumur sekitar 17 tahun sudah menjadi salah satu dari 12 pendekar pedang utama.


Aku pun mencoba menanyakan tentang orang yang bernama Hylos.


"Hei apakah kau tahu orang yang bernama Hylos di akademi itu?."tanyaku.


Ia mengepalkan tangannya entah karena alasan apa,sepertinya dia memiliki sebuah dendam atau apalah itu pada orang yang bernama Hylos.


"Aku sebenarnya adalah mantan kekasih nya tapi dia hanyalah pengkhianat,bagiku dia itu orang yang menyebalkan."


"Pengkhianat apa maksudmu?."


Aku memberitahu bahwa saat aku ke akademi aku bertarung dengannya dan dia akhirnya meledakan diri tetapi belum mati.


"Kau tahubwaktu aku ke akademi aku diserang oleh Hylos dan aku terluka parah tetapi lukaku bisa sembih karena perubahan itu,di sisi lain Hylos meledakan diri disaat akhir saat aku berhasil mengalahkannya."


"Apa dia meledakan diri?."


"Ya tetapi dia masih hidup loh hebat sekali."


Violet terkejut lalu menanyakan kenapa dia masih bisa hidup setelah meledakan diri seperti itu.


"Kenapa dia masih bisa hidup setelah meledakan diri seperti itu?."


"Aku tidak tahu aku hanya memikirkan diriku dan teman-temanku saja waktu itu."


Aku meminum obat yang diberikan Violet rasanya sangar pahit dan aku tidak protes karena hal itu.


"Rasanya memang pahit tapi itu akan mempercepat penyembuhanmu."


Violet keluar dari ruanganku dan membawa nampan yang ia bawa untuk membawa obatku.


Beberapa bulan berlalu selain di perhatika. oleh Violet nampaknya Kaguya agak cemburu melihatnya dan mereka secara bergantian memberikan obatnya.

__ADS_1


Aku mencoba bangun dari temapt tidurku dan sekarang keadaanku sudah membaik.


Aku berjalan di sekitar kediaman milik Violet dan tiba-tiba aku melihat seekor kucing berjalan ke arahku.


"Hei ayo sini."


Kucing itu menghampiriku dan aku mengelus-elus bulunya yang sangat lembut.


"Oh ternyata ada kalungnya ya...namamu adalah Ame ya."


"Meoww"


Kucing itu mengeong seolah mengerti apa yang kukatan.


Aku terjatuh dan nampaknya kucing itu mencoba membuatku bangkit dengan cara dia mengeong seperti meminta bantuan.


"Aku tidak apa-apa kok Ame...aku pergi dulu yah sampai jumpa."


Ame mengikutiku dari belakang seakan dia menganggap ku sebagai tuannya saja.


Tiba-tiba aku merasakan panas yang luar biasa di bagian tangan lalu nampaknya segelnya seperti terbakar dan membesar sampai menjalar ke arah bahuku dan membentuk beberapa bunga.


Panasnya pun menghilang dan aku melihat tangan ku yang sudah seperti di tato saja karena ada corak-corak berupa bunga di tangan kananku.


Aku menutupinya dengan perban karena aku tidak mau hal itu sampai ketahuan oleh yang lainnya.


Aku merasakan hal yang aneh tubuhku seperti kembali sehat dan rasa sakitnya menghilang bahkan aku bisa berlari.


"Wah ini aneh sekali kondisi ku bahkan langsung sehat,apa ini karena efek dari segel yang ada di telapak tangan ku ya."


Tiba-tiba terdengar sebuah ledakan dan nampaknya ledakan itu berasal dari desa yang ada di dekat kediaman Violet.


Kai,Kaguya,Violet dan Zero mencoba menghentikan gerombolan pasukan yang menyerang serta pemimpinnya yang nampaknya ia mirip sekali dengan Hylos.


"Hei apakah kalian melihat anak yang bernama Shark,katakan padanya aku ingin bertarung sekali lagi dengannya,lihatlah desa telah dikepung oleh pasukanku kalian tidak bisa lari lagi."ucap Hylos


"Hylos kenapa kau melakukan ini apa yang kau inginkan?."tanya Violet.


Hylos menjulurkan lengannya dan petir langsung menyambar.


Tetapi terlihat ada sebuah sambaran lainnya yang menghentikan sambaran petir tersebut.


"Kau mencariku Hylos."


Aku menatap Hylos yang saat itu berada diatas singa raksasa dengan tatapan benci.


Hylos tertawa dengan keras dan langsung menyerangkubdengan singanya,singa itu mengaum dan menghasilkan angin yang kencang.


Aku mengcounter serangannya dengan menggunakan kedipan iblis.

__ADS_1


"Hylos aku sudah memutuskan bahwa aku akan benar benar membunuhmu disini kau jangan lari."ucapku.


__ADS_2